kamu nyata namun tak bisa kusentuh....begitulah perasaan ku untukmu bila cinta ini tak terbalas mengapa rasa ini tak mau hilang kamu adalah pusat hidupku penyemangat hari hari ku meski rasa ini tak terbalas cukup melihat wajahmu dari kejauhan sudah menjadi energi untukku memulai hari
izin kan aku menyimpan rasa ini meski tak terbalas
sebuah cerita cinta remaja yang bertepuk sebelah tangan,namun siapa sangka pemuda yg ia kagumi
selama ini ternyata memiliki perasaan yang sama, namun karna perbedaan yang jauh membuat azka menutup rapat hatinya dan membuang jauh mimpi untuk mencintai sang putri raja,hingga suatu kesalahan besar yg d buat oleh exel membuat mereka harus terpisah
akankah mereka kembali dipertemukan??
simak kisah selengkapnya......
selamat membaca😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon umie thay@, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 27 padam sebelum berkobar
Exel tampak senang dengan pertemuan kami,tak jauh berbeda dengan perasaanku,aku bahagia akhirnya bisa bertemu kembali dengan teman masa kecilku.
"Azka, kamu apa kabar,lama gak ketemu aku jadi pangling sama kamu,kamu sekarang tinggi,dan tubuhmu tegap,wajah kamu juga tampan banget jauh beda sama waktu kecil dulu" Ucap Exel.
"Terima kasih tuan muda,anda juga gagah dan tampan,saya juga pangling tadi pas ketemu"
"Itu artinya kita berhasil tumbuh dengan sempurna,oh iya,nanti aku ajak kamu ketemu sama Kenza,kamu inget kan sama dia?"
Kenza,iya aku ingat,aku penasaran sudah seperti apa dia sekarang,apa dia sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik,aku benar-benar penasaran.
"Kok ngelamun sih,mau ketemu Kenza enggak?, kalau mau ayo ikut aku!" Exel menarik tanganku mengajakku pergi ke rumah Kenza,saat sampai di sana ternyata Kenza sedang tidak di rumah,mereka sekeluarga pergi ke rumah kakek dan nenek Kenza di kampung.
"Maaf ya Az,saking bahagianya ketemu kamu,aku jadi lupa kalau Kenza sudah dua hari ini tidak di rumah." Ucap Exel dan ku balas dengan anggukan.
Kami memang tidak bisa bertemu dengan Kenza, tapi Exel bilang untuk mengobati rasa penasaran ku dia bakal nunjukin poto Kenza pada ku.
Dan benar saja saat tiba di rumah utama,Exel mengambil ponselnya di kamar lalu membuka galeri kemudian menunjukkan poto Kenza,aku begitu terpesona menatap gambar Kenza, belum bertemu saja entah mengapa dadaku berdebar kencang,ada perasaan hangat menyelimuti hatiku.
Paras Kenza begitu cantik dan manis,bola matanya begitu indah,menyihir ku,hati ku berdesir, didalam hati aku memuji kecantikannya.
"Cantik kan calon istriku,kamu tau tidak aku dan Kenza sudah di jodohkan dan saat lulus SMA nanti kami bakal bertunangan" Ucapan Exel seketika mematahkan hatiku,ternyata mereka sudah di jodohkan saat kecil.Aku patah hati,sebelum memulai hubungan ini.
"Selamat ya tuan muda,kalian berdua memang sangat cocok,saya doa kan semoga hubungan kalian langgeng dan sampai ke pelaminan"
"Aamiin" Jawab Exel mengaminkan doa yang baru saja ku langit kan.
Baru saja merasakan debaran pertama di dada,namun sudah harus di pukul mundur oleh kenyataan.Akan ku simpan rapat perasaan ini.
Kenza kamu benar-benar cantik aku jatuh cinta hanya dengan melihat gambar mu,belum bertemu secara langsung saja hatiku sudah bergetar sehebat ini, apa lagi kalau bertatap muka apa aku masih sanggup memijakkan kaki di bumi ini.
Exel menggeser layar ponselnya,menunjukkan ratusan bahkan ribuan gambar dirinya dan Kenza, dengan berbagai gaya dan pose.Mereka mengabadikan kebersamaan mereka selama beberapa tahun ini.
Seakan menamparku dengan kenyataan, bahwa aku tak boleh mempunyai perasaan sedikitpun pada Kenza.
"Apa kamu sudah punya pacar,atau gebetan?" Tanya Exel aku hanya menggeleng.
"Kenapa,dengan wajah dan tampang setampan dan sekeren ini,kamu masih belum mempunyai pacar?,ngapain aja selama ini,masa iya kamu belum pernah pacaran" Aku hanya menanggapinya dengan gelengan dan tersenyum kecil.
Tuan muda dengan kondisi ku yang seperti ini mana ada waktu untuk aku berpikir soal pacaran,keluar rumah sekedar bermain saja hampir tak pernah apa lagi sampai memikirkan gadis,mana aku berani.
Tugas dan latihan yang diberikan Om Darma padaku begitu padat setiap harinya,jangankan mau punya pacar,memiliki teman anak perempuan saja aku tidak punya.
"Saya tidak punya waktu untuk hal yang seperti itu tuan muda,waktu saya hanya saya gunakan untuk belajar,latihan fisik dan melatih mental saya,jadi saya tidak ada waktu untuk main main." Ucapku.
"Cobalah untuk membuka hati dan jatuh cinta lah Azka,agar kamu tahu rasanya perasaan mu yang berdebar debar saat di dekatnya, hatimu akan bergetar hebat hanya dengar melihat wajahnya." Ucap Exel lagi.
Sudah tuan muda hari ini aku sudah merasakannya,dan maaf karena hatiku berlabuh pada orang yang salah,aku jatuh cinta pada kekasihmu tuan,tapi tenang saja aku jamin aku tidak akan membiarkan rasa ini tumbuh semakin dalam,mulai sekarang aku sudah memadamkan rasa yang belum sempat hidup apa lagi berkobar.
"Iya tuan muda,suatu saat saya yakin akan bisa merasakan jatuh cinta seperti yang tuan ucapkan barusan."
"Nanti aku kenalin sama cewek cewek di kompleks ini,mereka cantik cantik tapi masih tetap tidak bisa mengalahkan kecantikan Kenza ku." Ucap Exel membanggakan Kenza.
Aku sependapat dengan Exel,gadis mana saja tidak bisa mengalahkan kecantikan Kenza, menurutku dia gadis yang sempurna.
Begitulah hari itu,kami lewati dengan berbincang,membahas Kenza, dan Kenza, hanya itu yang menjadi topik obrolan kami.Exel begitu mencintai Kenza, bisa ku nilai dari bahasa tubuhnya,dan juga binar di matanya saat berkali kali bibirnya menyebutkan nama Kenza.
Aku harap kalian bisa bersatu selamanya,berbahagialah Exel kamu sahabatku,aku akan mendukung setiap langkahmu.
Bersambung..........