Indonesia
NovelToon NovelToon
Rindu Yang Menyakitkan

Rindu Yang Menyakitkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Idola sekolah
Popularitas:214
Nilai: 5
Nama Author: Sweet Pen ASIAH

Elea Zara adalah seorang remaja ceria yang bersekolah di SMA favorit, dia bertemu dengan cowo kaya raya dan super nyebelin yaitu Aksara Zean yang ganteng dan hits di sekolah.

Pada hari pertama pertemuan mereka pun aksara sangat benci kepada elea karena kecerobohan elea, dan tidak patuh pada peraturan aksara. Sedangkan teman satu angkatannya sangat takut dan menghormati aksara.

Di perbatasan gerbang sekolah elea berlari sambil menangis pada saat bersamaan hujan deras ikut turun. Elea mulai kehilangan keseimbangan dan kehilangan arah pada saat berlari karena perasaan yang sangat menyakitkan seseorang yang menyakitinya ternyata rasa berlebihan itu sangat amat fatal.

Bagi elea, cinta itu adalah suatu yang sangat indah yang bisa di rasakan semua orang, mengapa baginya itu luka dan kenapa harus merasakan kerinduan yang menyakitkan.
Apa yang akan terjadi dengan kisah cinta elea dan aksara ?

Tunggu yaaa part selanjutnya !!!

Jangan lupa follow dan komen ya teman-teman, saya pemula yang

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet Pen ASIAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gemetar

Selang beberapa menit satpam pun datang membawa dua payung. Rencana aksara satu payung buat dia sama elea dan satu payung lagi buat rafi dan tiara. Tapi gerakan aksara sudah terbaca oleh elea.

“Ini payung buat satu berdua gitu ?.”

“Ya terus lo mau pake sendiri ? Orang cuma ada dua jadi sharing lah.”

“Yaudah gue ga mau sama lo, gue sama rafi aja. Boleh kan fii?”

Rafi yang melihat rayuan elea hanya tersenyum dan melirik ke arah tiara yang terlihat sedih. “Oke boleh. Kali ini biar elea bareng gue lagian deket ko. Lo sama tiara lo kan masih shock juga sama kejadian tadi.”

“Ttaaaapiii gue udah terlanjur basah biar gue aja fi.” Belum sempat aksara menarik tangan elea, sudah lebih dulu rafi membuka mobil pintu kiri sambil memegang payung dan menjulukan tangan hendak membantu elea keluar dari mobil dan memegang tangan dia. Elea yang melihat cara rafi semakin kesenangan dan ikut berdebar jantungnya karena bisa deket lagi sama crush nya.

Aksara pun ga bisa mencegahnya atau menariknya untuk bareng dia terlihat terpaksa membuka pintu kemudi lalu mengajak tiara. Kalau tiara berbeda dia terlihat senang bisa ada momen di bawah payung berdempetan di bawah derasnya hujan yang romantis.

Baru jalan dua langkah, rafi melihat elea sedikit kesakitan apalagi mau menaiki beberapa anak tangga menuju pintu utama itu akan membuat susah jalan. Lalu rafi punya inisiatif, payung yang dia pegang di pindah tangankan ke tangan elea dan dia langsung menggendong elea jadi mereka tidak terkena basah karena payung di pegang elea. Rafi melangkah perlahan dan menaiki anak tangga menuju pintu gerbang utama.

Aksara yang melihat aktraksi itu mulai sedikit emosi tidak terima “eehhh rafii ga uussa …” belum sempat aksara melanjutkan perkataanya sudah di potong tiara yang tadinya tangan mau menunjuk rafi malah di pegang untuk turun sama tiara dan tiara menggeleng. Aksara yang melihat gelengan itu menghela nafas menerimanya.

Elea yang sedang di gendong tidak berpikir akan mendapatkan bonus dari sakit kakinya itu, matanya pun tidak berpindah dari muka rafi selama di gendong dia menatap terus sambil tersenyum senang.

Hati elea mulai berkata “Ternyata benar ya kata pepatah setelah kejadian buruk akan ada hikmahnya. Contohnya gue setelah rasa sakit di kaki gue karena kecelakaan di sekolah, sekarang ada hikmahnya gue bisa satu payung berdua dibawah hujan deras yang sweet ini, plussnya lagi gue di gendong sama cowo yang gue suka pake banget. Rasanya gue pengen teriak gue bahagia banget atas kejadian tadi berbuah manis seperti senyumnya dia. Kayanya gue pengen lama deh di gendong gapapa deh berkeliling muterin rumah si anak gengsi yang super guede banget juga hihii.”

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Sesampainya di ruang tamu rafi membaringkan elea di sofa lalu rafi duduk di sebelahnya dan memeriksa luka elea yang masih bercucuran darah. Aksara yang baru masuk ruangan itu melihatnya dia melangkah sambil melemparkan tas ke sofa lalu duduk dengan menghempaskan badannya ke sofa.

“Astaga ini luka nya makin parah, lu udah telpon dokter keluarga belom ?” Ucap rafi bertanya ke aksara

“Udah dari tadi gue telpon, dokternya lagi otw ke sini.” Aksara berseru ketus

Rafi mengangguk, dia menyadari tangan elea gemetar kedinginan “El tangan kamu gemeteran ayo ganti baju dulu, biar tiara yang bantu kamu dia juga punya stok baju baru kayanya pake punya tiara dulu aja. Takutnya kamu masuk angin terus demam.” Rafi memegangi tangan elea supaya bisa hangat.

“Ayo el, aku bantu ya.” Tiara cekatan memegangi pundak elea dan membantu melangkah ke kamar untuk ganti baju.

Aksara yang dari tadi melihat perlakuan rafi hanya bisa cemberut.

“Eh lo juga ak…” belum sempat membereskan kata, malah aksara sudah melangkah duluan untuk berganti pakaian.

Rafi hanya bisa mengangkat kedua tangannya seperti berpikir “what happend” dia ga ngerti kenapa aksara cemberut dan seperti ketus sama dia. Mungkin dis cemburu karena tadi rafi sempat menggendong elea.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!