Ini adalah cerita tentang seorang pria yang kembali ke masa lalunya.
Perlahan ia mulai menuju ke kekuatan aslinya di kehidupan pertamanya. Kini bahkan ia dikenal sebagai salah satu dari Lima Raja Dunia. Seseorang dengan pengaruh dan kekuatan yang luar biasa.
Petualangannya terus dimulai. Ia kini menuju sebuah pulau misterius yang berisi harta karun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Boqin Changing, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Seseorang yang akan Membantuku
Malam telah tiba di Kota Chiyou. Lampu-lampu mulai menerangi jalanan utama kota. Sebagian besar toko telah menutup pintunya, tetapi beberapa tempat usaha masih tetap buka hingga larut malam.
Di salah satu ruangan di dalam toko Paviliun Teratai Naga, Taichu Wuji masih sibuk dengan tumpukan kertas yang memenuhi mejanya. Sebagai kepala toko, ia memang terbiasa bekerja hingga larut malam. Selama masih ada laporan yang belum diperiksa, ia tidak akan merasa tenang untuk pulang.
Taichu Wuji mengambil satu lembar laporan, membacanya dengan teliti, kemudian meletakkannya di sisi meja.
"Perdagangan bahan herbal bulan ini meningkat..."
Ia mengambil laporan lainnya.
"Namun pengiriman senjata dari kota sebelah mengalami keterlambatan."
Taichu Wuji terus membaca.
Ia sama sekali tidak menyadari bahwa di dalam ruangan tersebut sebenarnya tidak lagi sendirian. Cangkir teh di atas meja tengah tiba-tiba terangkat.
"Slurp..."
Taichu Wuji masih membaca laporan. Beberapa saat kemudian terdengar lagi suara seseorang meminum teh.
"Slurp.."
Tangannya berhenti.
Taichu Wuji mengerutkan kening. Ia masih menatap laporan di tangannya.
"......"
Beberapa detik berlalu. Taichu Wuji mulai berpikir. Bukankah sejak tadi ia hanya sendirian di ruangan ini? Mengapa terdengar suara orang sedang minum teh?
Ia mencoba mengingat kembali. Tidak ada seorang pun yang masuk. Pintu dan jendela masih tertutup.
Taichu Wuji menelan ludah.
"Jangan-jangan..."
Keringat dingin perlahan muncul di dahinya.
"Hantu?"
Tubuhnya langsung merinding.
Taichu Wuji memang seorang pendekar yang cukup kuat. Namun menghadapi hantu adalah persoalan yang berbeda.
Ia menarik napas panjang. Tidak mungkin ada hantu di ruangannya.
Setelah mengumpulkan keberanian, Taichu Wuji perlahan mengangkat kepalanya. Tatapannya bergerak menuju meja tengah yang selama ini tidak ia perhatikan. Kemudian tubuhnya langsung membeku.
Di sana, seorang pemuda sedang duduk dengan santai. Pemuda itu sedang meminum teh sambil membaca beberapa lembar laporan yang sebelumnya Taichu Wuji letakkan di atas meja.
Taichu Wuji membelalakkan matanya. Jantungnya langsung berdegup kencang. Ini bahkan lebih menyeramkan daripada hantu!
"Tu... Tuan Muda?!"
Taichu Wuji buru-buru berdiri.
Ia segera berjalan menuju meja tengah dan membungkuk hormat.
"Maafkan aku! Aku benar-benar tidak tahu Tuan Muda datang!"
Taichu Wuji kemudian tanpa sadar melirik ke arah pintu yang masih tertutup. Ia juga melirik jendela yang masih tertutup rapat.
Taichu Wuji kembali memandang Boqin Changing. Bagaimana orang ini bisa masuk? Ia bahkan tidak merasakan sedikit pun kehadiran Boqin Changing. Namun tentu saja Taichu Wuji tidak berani menanyakan hal tersebut.
Boqin Changing hanya mengangkat kepalanya dari laporan yang sedang dibacanya.
"Oh, kau sudah selesai rupanya?"
Taichu Wuji terdiam.
“Selesai?”
Ia bahkan baru saja hampir mati ketakutan! Namun tentu saja ia tidak berani mengatakannya.
"Ya... sudah selesai, Tuan Muda."
Boqin Changing tersenyum kecil. Sebenarnya, ketika tiba di Toko Paviliun Teratai Naga, ia melihat Taichu Wuji masih sibuk bekerja. Karena itu, ia tidak ingin mengganggunya.
Boqin Changing langsung masuk ke ruangan tersebut, duduk di meja tengah, mengambil teh yang tersedia, lalu membaca beberapa laporan yang ada di sana. Ia hanya menunggu.
Boqin Changing menunjuk kursi di hadapannya.
"Kemarilah. Duduk."
Taichu Wuji segera duduk.
Namun wajahnya masih menunjukkan sedikit ketegangan. Ia kemudian membuka percakapan.
"Tuan Muda, bukankah seharusnya kau pergi ke Sekte Darah Bulan Hitam?"
Boqin Changing mengangkat alis.
Taichu Wuji segera melanjutkan.
"Semalam kau mengatakan kepadaku bahwa pagi ini kau akan pergi ke sana dan menghabisi sekte tersebut."
Ia masih mengingat percakapan mereka dengan jelas. Karena itu, ia merasa heran melihat Boqin Changing masih berada di Kota Chiyou pada malam hari.
Bukankah Sekte Darah Bulan Hitam sangat jauh dari tempat ini? Bahkan jika terbang, perjalanan tetap membutuhkan waktu.
Boqin Changing justru menjawab dengan santai.
"Ah, aku sudah ke sana."
Taichu Wuji terdiam.
"Hah?"
Ia menatap Boqin Changing dengan bingung.
"Sudah... pergi?"
Boqin Changing mengangguk.
"Sudah."
Taichu Wuji semakin bingung. Ia tahu jarak antara Kota Chiyou dan Sekte Darah Bulan Hitam tidak dekat.
Namun beberapa saat kemudian, Taichu Wuji tersadar. Ia hampir lupa siapa yang sedang duduk di hadapannya.
Orang ini adalah salah satu Raja Dunia. Salah satu pendekar terkuat di alam ini. Bagi seorang pendekar seperti Boqin Changing, terbang dengan kecepatan yang sangat tinggi menuju tempat yang jauh mungkin bukanlah masalah besar.
Ekspresi Taichu Wuji perlahan berubah.
"Dan..."
Ia menatap Boqin Changing dengan penuh antusias.
"Kau sudah menghancurkan mereka?"
Boqin Changing mengangguk santai.
"Sudah."
Mata Taichu Wuji langsung berbinar. Seluruh tubuhnya seakan kembali dipenuhi energi.
"Benar-benar luar biasa..."
Ia hampir tidak mampu menahan kegembiraannya.
Ia tahu Boqin Changing kuat. Namun mengetahui bahwa Sekte Darah Bulan Hitam yang selama ini memiliki reputasi mengerikan telah dihancurkan hanya dalam waktu singkat tetap membuatnya bersemangat.
Dalam hati, Taichu Wuji kembali mengagumi sosok di hadapannya. Benar-benar luar biasa. Sesuai dengan reputasi Dewa Kematian.
Boqin Changing tidak terlalu memperhatikan ekspresi kagum Taichu Wuji. Ia meletakkan cangkir tehnya di atas meja. Kemudian ia menatap langsung ke arah Taichu Wuji.
"Aku sebenarnya datang ke sini karena ingin meminta tolong padamu."
Taichu Wuji langsung duduk lebih tegak.
"Meminta tolong kepadaku?"
Boqin Changing mengangguk.
"Ya."
Taichu Wuji segera menunjukkan ekspresi serius.
"Tentu saja, Tuan Muda. Selama masih dalam kemampuanku, katakan saja."
Boqin Changing tersenyum tipis.
Sejak awal, langkahnya menuju Toko Paviliun Teratai Naga memang bukanlah sebuah kesalahan. Ia menemukan Taichu Wuji.
Orang ini memiliki posisi yang tepat, kemampuan yang cukup, serta jaringan yang luas di Kota Chiyou. Lebih penting lagi, Taichu Wuji telah mengetahui identitasnya sebagai Boqin Changing dan menunjukkan rasa hormat yang tulus kepadanya. Tidak ada sedikit pun tanda bahwa pria itu akan mengkhianatinya.
Boqin Changing merasa orang seperti Taichu Wuji sangat cocok untuk membantunya. Jika ia ingin bergerak di Kota Chiyou tanpa harus turun tangan dalam setiap persoalan kecil, memiliki seseorang yang dapat dipercaya akan sangat membantu. Itu akan sangat berguna untuk rencana-rencananya selanjutnya.
Boqin Changing mengangkat cangkir teh dan menyesapnya perlahan sebelum meletakkannya kembali di atas meja.
"Ada beberapa hal yang ingin aku lakukan di Kota Chiyou."
Taichu Wuji langsung memasang wajah serius.
"Hal apa itu, Tuan Muda?"
Boqin Changing menatapnya dengan tenang.
"Pertama-tama, aku ingin kau melakukan satu hal untukku."
Taichu Wuji segera mengangguk.
"Silakan katakan."
Boqin Changing tersenyum tipis.
"Sebarkan berita mengenai kehancuran Sekte Darah Bulan Hitam."
Mata Taichu Wuji langsung berbinar.
Taichu Wuji terdiam. Sesaat kemudian, matanya kembali berbinar.
"Tentu saja, Tuan Muda... aku akan melakukan itu."
Suaranya terdengar penuh semangat.
Bagi Taichu Wuji, menyebarkan berita seperti ini bukanlah pekerjaan yang sulit. Justru sebaliknya, sebagai kepala Toko Paviliun Teratai Naga, ia memiliki banyak cara untuk membuat sebuah berita menyebar dengan cepat tanpa perlu mengungkapkan sumber sebenarnya.