TAMAT.
"Berikan gadis itu kepadaku".ucap elang to the poin.
" Tidak! Aku tidak akan memberikan mata pencarian uang ku".tolak salma.
"Saya beli 5m".
-------
Bagaimana rasanya hidup tanpa kasih sayang dan perhatian dari seseorang.
Seorang tante rela menjual keponakan nya demi sebuah uang. Seorang gadis harus menikahi laki laki arrogant dan selalu berbuat kasar padanya dan hanya di jadikan sebagai bahan balas dendam.
bagaimana Merpati menyikapi kehidupan sehari hari nya yang penuh kesuraman?.akan kah Merpati bisa mendapatkan kebahagiaan nya?.
bantu author🙏 like. bintang 5 dan vote jika kalian suka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia margaretha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MAKAN SIANG BERSAMA
di sebuah ruangan besar terlihat seorang sedang berbicara lewat telvon genggam dengan nada yang emosi.
"jangan harap aku akan membiarkan mu menghancurkan ku !" ucap elang penuh penakanan.
" aku tidak akan mengganggumu dan keluargamu asal kamu memberikan surat kerja dengan jeon itu padaku" ucap seseorang di sebrang telvon langsung mematikan telvon nya secara sepihak.
*
Merpati yang sudah sampai di kantor besar milik elang langsung masuk menuju ruangan CEO, ruang ruang lain tampak sepi karena ini adalah jam makan siang otomatis para karyawan akan pergi kekantin untuk mengisi perut mereka, Merpati berjalan santai dengan tangan yang membawa bekal untuk Elang.
cklek .. pintu terbuka sempurna terlihat Elang yang sedang duduk di kursi kekuasaannya dengan wajah di tumpukan di meja. Merpati mendekati elang dan mengelus lembut punggung elang, sontak elang langsung mendongakkan kepala nya.
"maaf tuan sama masuk tampa permisi, aku kemari ingin mengantarkan makanan siang untukmu" ucap Merpati menaruh bekal di meja. Elang menatap makanan yang di bawa Merpati tanpa mengeluarkan kata sepatah katapun.
" kenapa tuan menatap nya seperti itu? apakah tuan tidak menyukainya?".
"aku suka" ucap Elang langsung mengambil makanan itu , Merpati yang melihat tingkah Elang tanpa sadar ia tersenyum tipis.
Elang membuka bekal itu kemudian menatap Merpati.
"apa kamu sudah makan siang?" tanya Elang.
"belum tuan saya akan makan setelah pulang dari sini". jawab merpati.
Elang berdiri dan membawa bekal itu mengarah kursi sofa yang ada di ruangan itu. elang duduk dan menepuk nepuk kursi kosong yang ada di sampingnya .
"duduk lah sini" perintah elang.
Merpati pun hanya menuruti perintah elang.
"makan lah bersama ku" ucap Elang sontak Merpati langsung menolak nya.
"ha tidak tuan terima kasih aku bisa makan diluar".
"kenapa? km tidak mau makan bersama suami mu sendiri?".ucap elang.
suami? dia mengakui jika dia adalah suami ku, tingkah nya juga sekarang menjadi lembut tidak seperti biasanya, apa yang sedang laki laki gila ini rencanakan? atau memang dia sudah berubah?". pikir Merpati dalam hati sambil menatap Elang intens.
elang menjentikkan jarinya membuat Merpati langsung tersadar." kenapa diam? kamu memang tidak mau makan bersama ku?".
"b-bukan begitu tuan, aku hanya takut kau jijik saja makan bersama ku". ucap Merpati sambil menunduk.
elang lalu mengangkat dagu Merpati agar menatap nya .
"aku tidak jijik intinya aku ingin makam bersama mu!" ucap elang tegas, Merpati pun tidak bisa menolak keinginan laki laki orogant itu, hari ini terpaksa ia makan siang bersama elang.
"aku mau kau suapi aku, dan tidak ada penolakan".titah elang lagi.
Merpati pun menyuapi elang seperti menyuapi bayi sesekali ia menyuapi nasi kemulut nya sendiri.
tak lama mereka berdua menghabisi bekal itu dan merpati langsung membersihkan bekas makan mereka tadi.
"tuan anda sudah selesai makan siang kalau begitu saya pamit undur diri mau kembali ke butik" ucap merpati.
"tunggu dulu" ucap elang langsung berdiri dari duduknya.
"ada yang aku ingin tanyakan padamu".lanjut Elang.
"tanya apa tuan?" ucap Merpati penasaran
"ada apa dengan mu? berapa hari ini tidak melawan semua perintah ku biasanya kau selalu melawan apapun itu".
"tidak ada tuan aku hanya ingin menjadi istri yang berbakti padamu, jika menyiksa ku itu adalah kebahagiaan lakukan lah tuan lakukan hingga kamu puas, jika itu bisa membuat mu tidak membenci ayah ku lagi".ucap merpati lirih.
*
"aku sudah berkali kali kan bilang kepada Presdir jangan ikuti aku terus banyak gadis yang bisa kamu dekati disini !". ucap Della jengkel dengan tingkat Daren yang selalu mengganggunya jam istirahat.
"kalo aku mau nya sama mbak Della gimana?". jawab Daren.
"tapi aku gak mau deket deket sama kamu". jawab Della ketus.
"kenapa aku gak boleh deket mbak Della? apa mbak sudah punya pacar?".tanya daren .
hisss bocah tengil ini tiap hari banyak sekali pertanyaan sampai bosan aku menjawab nya mana sok akrab lagi".batin jengkel Della .
"gak ada pacar, dan emang aku risih aja di deketin kamu".
"eummm baguslah klo Mbak Della gak ada pacar, wajar sih mbak della gak punya ayang soalnya kan mbak Della ketus gini mana ada yang berani".ucap Daren seakan meledek.
"kamu meledek ku? bukan aku tidak ada yang mau tapi memang aku saja yang tidak mau punya pasangan untuk saat ini, dan termaksud dengan mu!". ucap Della penuh penekanan.
"kalau suatu saat nanti aku bisa mendapatkan mu bagaimana?"
"tidak mau dan tidak akan terjadi ingat itu! " jawab Della langsung meninggalkan Daren sendiri.
minta bantuan nya like.komen.vote.gift.bintang 5 trima kasih pay pay
hrd ngapain aja
buatnya thoor sehat sll dn semangat terus,.!💗
Mampir dong kak di novel baharu ku Cyberpunk ke dunia Isekai