Indonesia
NovelToon NovelToon
Beautiful Romance 2

Beautiful Romance 2

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Patahhati / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:12.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Mutia

Beautiful Romance season 2 Menceritakan tentang Seorang Pria kaya bernama Aditya Sinatria yang berubah menjadi pengusaha berdarah dingin setelah ditinggal pergi oleh istrinya yang bernama Kyra Malaika.

"Istriku...jika aku menemukanmu. aku akan mengurungmu dan mengikat kedua kakimu agar kau tidak bisa kabur lagi" (Aditya Sinatria)

"Maafkan aku....aku tidak bisa tinggal disisimu lagi Aditya. kamu sudah sangat menyakitiku. For you this is a bad romance but for me this is a beautiful romance. Goodbye my love, goodbye my past." (Kyra Malaika)

Sekarang umurnya sudah menginjak 32 tahun. Ia sudah menjadi pengusaha yang menguasai dunia bisnis.

Delapan tahun kemudian Kyra kembali dengan Bagas sahabat Aditya bahkan memiliki seorang anak berusia 7 tahun.

Bagaimana kisah mereka......?

IG:dewimutiawitular922

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Mutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 29 Beautiful Romance 2

Kyra dan Ivan sudah masuk ke dalam Apartemennya. Kyra langsung mempersilahkan Ivan duduk di sofa.

“Silahkan duduk..”

“Terima kasih. Tapi kenapa kamu tiba – tiba menyewa seorang supir?” Tanya Ivan penasaran.

“Itu supir dari kantorku. Aku tidak menyewanya.”

“Begitu. Oyah...dimana Kaila?”

“Mungkin ada di kamar bersama Zahila. Tunggu sebentar, aku pergi melihatnya.”

“Oke....”

Kyra masuk ke kamarnya untuk mengecek keberadaan Kaila. Dan benar saja, Kaila bersandar dikasur bersama Zahila sambil menonton kartun.

“Wah...anak mama sedang asyik nonton Tv yah sampai mama datang pun Kaila tidak tahu.”

Kaila langsung turun dari tempat tidurnya dan berlari kearah ibunya.

“Mama kapan datang?”

“Baru saja mama datang.” Ucapnya sambil berjongkok didepan anaknya. “Kaila tebak deh, siapa yang datang?” sambil tersenyum.

“Papa sudah datang...”

“Bukan papa sayang, tapi Om Ivan yang datang.”

“Papa Ivan ada disini.”

“Ia...Om Ivan ada diluar tunggu Kaila. Dia mau kasih Kaila hadiah.”

Kaila langsung keluar kamarnya dan berlari menghampiri Ivan.

“Papa Ivan...” Panggilnya yang berlari sambil tersenyum senang.

Ivan berdiri ketika mendengar suara mungil Kaila yang memanggilnya. Ia langsung menggendong Kaila saat Kaila sudah ada didepannya.

“Bagaimana kabarmu sayang?”

“Kaila baik...Papa Ivan gimana kabarnya?”

“Baik! Tapi kenapa Kaila sekarang panggil papa dengan Papa Ivan. Biasanya kan Kaila panggil papa saja.”

“Itu karena Kaila sudah punya papa kandung. Kaila tidak boleh panggil papa sama papa Ivan.” Ucap Kaila dengan wajah polosnya.

“Papa kandung....” Ucap Ivan yang sedikit terkejut sambil melihat kearah Kyra.

“Nanti akan kuceritakan.”Ucap Kyra sambil melihat Ivan.

“Baiklah...”

Ivan kembali fokus pada Kaila. Ia menurunkan Kaila disofa sambil duduk disampingnya.

“Oyah....papa punya hadiah buat Kaila.”

“Apa...?”

Ivan membuka sebuah kotak hadiah yang ia bawa tadi didepan Kaila.

“Tadaaaa....” Ucapnya sambil memperlihatkan baju bolanya didepan Kaila.

“Wah....baju bola.” Balasnya sambil meraih baju bola yang dipegang Ivan.

“Ia....papa juga punya baju bola sama mama. Jadi nanti kita bertiga bisa main bersama.”

“Benarkah...” Balasnya dengan antusias.

“Ia....”

Tiba – tiba Ivan teringat tentang Zahila. Ia kemudian berbicara kepada Kyra.

“Ky.....mana Zahila. Katanya dia juga kembali kesini?”

“Dia masih dikamar.”

Zahila kemudian keluar dari kamar Kyra.

“Aku disini...” Ucapnya sambil berjalan menghampiri Ivan.

“Zahila....kamu terbang dari Amerika ke Indonesia sendiri.”

“Haaaa.....mulai lagi deh. Pasti kak Ivan marah lagi.” Dalam hati Zahila.

“Kenapa diam saja?”

“Ia....aku datang sendiri kesini.”

“Apa kamu sadar kalau bahaya bepergian jauh sendiri apalagi kamu seorang perempuan. Kenapa tidak minta Mas Bagas mengantarmu ke sini?”

“Aku minta maaf. Aku cuma tidak ingin merepotkan Mas Bagas saja lagipula aku ingin hidup mandiri seperti Kak Kyra. Tidak hidup dalam bayang – bayang Mas Bagas, Kak Ivan dan Kak Kyra. Apa aku salah lagi?”

“Sudahlah....kalian jangan bertengkar didepan Kaila.” Sahut Kyra.

“Siapa yang bertengkar?” Ucap Zahila dan Ivan secara bersamaan.

Kyra hanya menghela nafasnya dengan panjang mendengar ucapan Zahila dan Ivan. Ivan lalu bicara pada Kyra.

“Ky....apa kita bisa bicara berdua?”

“Bisa...”Balasnya. “Zahila....kamu bawa Kaila ke kamar dulu yah.”

“Ia kak....”

Zahila kemudian menurunkan Kaila dari sofa.

“Ayo sayang. Kita main dikamar. Mama sama papa Ivan mau bicara dulu.”

“Ia....” Balasnya sambil memegang tangan Zahila. “Daaaa papa Ivan.” Ucapnya sambil melambaikan tangannya didepan Ivan.

“Daaaa....sayang.”

Setelah Zahila dan Kaila sudah masuk ke dalam kamar. Kyra dan Ivan duduk berdua di sofa untuk berbicara. Ivan membuka obrolan mereka dengan bertanya tentang ayah kandung Kaila.

“Aku ingin bicara tentang ayah kandung Kaila.”

“Silahkan...”

“Apa benar yang dikatakan Kaila kalau dia sudah bertemu dengan ayahnya?”

“Ia...”

“Apa kamu baik – baik saja setelah bertahun – tahun tidak bertemu dengan mantan suamimu itu?” Tanya Ivan penasaran.

“Aku baik – baik saja.”

Ivan kembali bertanya dengan wajahnya yang terlihat serius.

“Apa kamu masih mencintai dia?”

Kyra hanya terdiam mendengar pertanyaan Ivan. Ivan yang melihat Kyra seperti itu hanya bisa menghela nafasnya dengan panjang. Ia kembali bicara pada Kyra.

“Bukankah kita teman, kamu ceritakan saja semuanya padaku supaya perasaanmu merasa lega.”

“Maaf Van....kalau aku terlalu egois. Aku bersedia bertunangan denganmu tapi perasaanku tertuju pada orang lain.”

Ivan terdiam sejenak mendengar ucapan Kyra sambil memejamkan matanya. Ia kembali bicara kepada Kyra.

“Ky...aku bersedia berbuat apa saja supaya kamu dan Kaila bahagia. Kalau kamu tidak bisa mencintaiku, aku bisa menunggumu sampai kamu bisa mencintaiku seperti dulu. Kamu juga harus mencari kebahagiaanmu sendiri. Dulu kamu bilang dia bersama dengan wanita lain kan. Ini saatnya kamu juga harus bahagia. Kita bisa ke Singapura terus bangun rumah di pinggir pantai. Kamu suka pantai kan.”

“Ia...”

“Kalau kamu butuh teman, aku bisa menjadi temanmu kapan saja. Bukankah waktu SMA kita selalu bersama. Sama seperti sekarang, meskipun kamu tidak mencintaiku aku bisa menjadi temanmu sampai kamu bisa mencintaiku.”

“Terima kasih karena sudah mengerti perasaanku.”

“Bukankah teman memang saling mengerti satu sama lain.”

“Ia...tapi aku merasa tidak enak padamu. Kamu sudah sangat baik padaku dan Kaila”

“Sudahlah...antara teman kan tidak ada perasaan tidak enak seperti itu.”

“Ia...” Balasnya sambil tersenyum.

Ivan kemudian memegang kedua tangan Kyra sambil melihat wajahnya.

“Ky.....aku berjanji akan membuatmu bahagia terus. Meskipun kamu hanya menganggapku sebagai teman itu tidak masalah. Selama aku bisa mengobati luka dihatimu itu. Aku bersedia menjadi teman yang selalu membuatmu bersandar dipundakku apalagi kita akan bertunangan. Kalau saja aku tidak meninggalkanmu dulu mungkin kamu tidak menikah dengannya. Aku bisa meminta bantuan Tante Mery untuk menolong Zahila. Ini adalah penyesalanku yang tidak pernah bisa kulupakan”

“Van...jangan katakan itu. Aku tidak pernah menyesal dengan semua masa laluku itu. Memang takdir berkata lain, tidak ada yang perlu disesali.”

“Baiklah! Aku tidak akan membahas masa lalu lagi. Sekarang yang terpenting adalah masa depan kita.”

“Ia...” Balasnya sambil melepaskan tangan Ivan karena merasa tidak nyaman. Kyra kembali bicara kepada Ivan.

“Ini sudah tengah malam. Sebaiknya kamu kembali, ini tidak baik kalau kamu terus disini.”

“Oh....maaf. Aku sampai lupa waktu. Kalau begitu aku pulang yah. Jangan lupa besok datang ke pesta.”

“Ia...”

“Tenang saja...Tante Mery hanya mengenalkanmu sama keluarga yang lain. Tidak ada acara tukar cincin seperti acara pertunangan yang lain. Dia hanya ingin memperkenalkanmu saja sebagai tunanganku apalagi keluarga kami sebenarnya tidak pernah mengadakan acara pertunangan seperti itu. Mereka semua langsung menikah. Dihari pernikahan baru ada tukar cincinnya.”

“Baiklah.....”

“Kalau begitu, aku pulang yah.”

“Ia...”

Ivan berjalan kearah pintu, tiba – tiba ia dipanggil oleh Kyra.

“Tunggu sebentar.”

“Ada apa?”

“Apa boleh...aku tidak membawa Zahila dan Kaila?”

“Kamu takut yah kalau mereka mencibir Kaila.”

Kyra hanya diam mendengar ucapan Ivan. Ivan kembali bicara padanya.

“Tenang saja. Selama ada aku, mereka tidak akan menyakiti Kaila. Tapi kalau kamu merasa tidak nyaman. Itu tidak masalah kalau kamu datang sendiri. Lagipula ini hanya acara biasa. Tapi saat kita menikah nanti, mereka harus hadir.”

“Terima kasih.”

“Ia....apa ada lagi?”

“Tidak ada....itu saja yang ingin kukatakan.”

“Kalau begitu aku pulang yah.”

“Ia...”

Ivan pun keluar Apartemen Kyra dan kembali pulang dengan mobil pribadinya. Sedangkan Kyra masuk ke dalam kamarnya, ia sudah melihat Kaila tertidur pulas.

“Kaila sudah tidur.”

“Ia kak.”

“Kakak boleh bicara sebentar denganmu dek.”

“Boleh...”

“Kalau begitu, kita bicara diluar saja.”

“Baiklah...”

Kyra dan Zahila pun keluar kamarnya. Mereka berdua duduk berdua disofa.

“Kakak ingin bicara apa?”

“Besok malam kan ulang tahun Ivan. Kakak berencana menghadirinya sendiri, dan diacara ulang tahun itu kakak akan bertunangan dengan Ivan.”

“Tunangan....jadi kakak benar – benar ingin tunangan dengan Kak Ivan.”

“Ia...”

“Tapi kenapa kakak datang sendiri dan tidak mengajak kami?”

“Ini bukan acara besar sayang. Kakak hanya diperkenalkan Tante Mery dengan keluarganya. Tidak ada yang spesial kok.”

“Baiklah terserah kakak saja.”

“Oyah....masalah kuliahmu kakak akan mendaftarkannya besok.”

“Tidak perlu....bulan depan kan baru pergantian semester. Kalau aku pindah sekarang, yang ada aku mengulang dari awal. Aku ingin tunggu nilaiku keluar dulu dari kampusku di Amerika.”

“Baiklah....itu terserah padamu saja.” Ucapnya sambil berdiri.

“Kakak hanya ingin mengatakan itu.”

“Ia....pergilah istirahat.”

“Oke...”

Zahila pun pergi menuju kamarnya begitupun dengan Kyra.

Bersambung.

1
Mitra Susanti
Luar biasa
sharvik
d sni q menyalahkn bagas n kyara . .cm mslh gitu aj smpe prgi
Surati
bagus
Erna M Jen
akhirnya aditya buka puasa...😀
Jennifer Jatam
Lumayan
Jennifer Jatam
Kecewa
Evi
thoor aq cari S3 nya GK ketemu" dimana si thoor??
Lennyandika Sitanggang: dimana ya Beautiful Romance 3?
total 1 replies
MariAdi
keren
S
ini karakter si cewe kenapa ngeselin sih
Vafajia
ya Ampun...
ternyata ada season 3nya..
tayang dmna thor...???
Vafajia: tq kak..
yg 1 sma 2 udah bca berulang²..
ternyata ada yg ke 3..
tmbh seneng dh..
tingkyu... selamat berkarya dan suksessss....🥰🥰
total 2 replies
Nur Yati
good
Sri Widjiastuti
salah paham kok bangga... rusak deh
Sri Widjiastuti
blm trima akta cerai lhoh... g sadar apa bikin susah sendiri 😏
Cici Rahayu
cerita nya nggak ada di noveltoon yah thor
DewMutt: F.I.Z.Z.O kk
total 1 replies
sweetie belle
weww..da lp cerita neh 😶
Jhuitha PuttRy UttaMy
bacanya lompat2 gak seruuu .makin kesini makin ilfeeelll.
YunaD
ngantuk aku
™•~•zira Kanaya°•°
terharu sangat,....🥺🥺 oooh aku padamu Thor....😍😍😍
Nofriyanti Vivi
jngn2 ginjal,kan peminum berat slma 8 thn..
kim_ rayhan
dah lah salah dua duwnya gak mau terbuka ama berkomunikasi tolol kesel esmosii nih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!