Indonesia
NovelToon NovelToon
Alluna Story

Alluna Story

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:145.2k
Nilai: 5
Nama Author: INNA PUTU

Alluna merupakan sosok wanita yang tergila gila terhadap seorang pria bernama Gio.

Namun sayang , seberapa keras usaha pun yang dilakukan oleh wanita itu dalam mengejar cinta seorang Gio nyatanya semua itu ternyata percuma. karena Gio terkesan acuh tak acuh seolah olah tak mau menanggapi cinta yang diberikan oleh gadis itu kepada dirinya.

namun suatu ketika, karena sebuah kecelakaan yang gak terduga. tiba - tiba saja membuat Alluna mengalami amnesia seketika. Yang dimana cinta milik gadis itu terhadap Gio juga ikut menghilang.

Sehingga membuat sosok Alluna yang selalu mengejar ngejar seorang Gio kini tiba - tiba jadi berubah sikap seketika

" Kenapa dia tak mengejarku lagi ? " batin Gio

" Apa!! aku pernah mencintai pria dingin seperti dia...tidak itu tidak mungkin terjadi ? " pekik Alluna tak percaya

Bagaimanakah kelanjutan kisah Alluna setelah mengalami amnesia ? apakah cinta milik gadis itu akan tetap terpaku terhadap Gio ataukah akan berubah haluan ke sosok pria lain

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon INNA PUTU, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29

Alluna terlihat berlari sembari terseok ke arah sebuah ruangan di mana Gio di rawat karena mengalami sebuah kecelakaan.

Entah suatu kebetulan atau berjodoh namanya . Karena saat ini Gio ternyata juga di rawat di satu rumah sakit yang sama dengan Alluna

Brak

Dengan tak bisa perlahan Alluna buru buru membuka pintu secara kasar

" Alluna...." gumam Gio ketika melihat gadis yang ingin di jenguknya saat ini malah tengah terlihat berdiri di ambang pintu menatap dirinya dengan pandangan yang sulit ia baca.

Alluna berjalan perlahan

Dengan mata yang terlihat mulai berkaca - kaca di dalam . Gadis muda itu pun terlihat mulai berjalan cepat ke arah Gio berada dan grep....

Sebuah pelukan erat gadis itu layangkan hingga tangan Gio yang saat ini sedang dipasangi gift oleh dokter jadi terasa sedikit nyeri seketika

Namun ia tahan...

Melihat Alluna yang saat ini tengah mengkhawatirkan dirinya membuat Gio jadi sedikit senang dan terharu di dalam sana

" Sttt...hey...kenapa menangis hmmm...aku baik - baik saja " ucap Gio sembari mengelus punggung Alluna dengan menggunakan sebelah tangannya yang saat ini masih bisa bergerak bebas

" Aku tidak menangis . Aku sedang kelilipan mata tahu " ketus Alluna mencoba mengelak . namun tetap saja gadis itu meraung serta sesegukan di dalam dekapan tubuh kekar yang Gio miliki

Gio tertawa

Gadis yang di cintainya ini benar - benar lucu

" Astaga Alluna..dulu gue benar - benar buta . Gue gak tahu ternyata gadis sombong yang gue pernah kenal dulu ternyata aslinya bisa sangat terlihat menggemaskan seperti ini "

Alluna terlihat melepaskan pelukan tangannya dan menatap sipit Gio dengan wajah kesal namun dalam hati sebenarnya sangat khawatir setengah mati

Mendengar Gio yang telah mengalami kecelakaan ketika perjalanan hendak menjenguk dirinya , membuat Alluna jadi terlihat sangat syok seketika

Tanpa pikir panjang ia langsung turun dari atas brankar tempat dirinya di rawat

Bahkan infus yang terpasang di tangannya pun sampai tanpa sadar terlepas karena Alluna yang tiba - tiba saja langsung berlari menuju kamar dimana pria itu di rawat

" Shut up Gio..atau akan kupatahkan lenganmu yang masih sehat itu " ancam Alluna yang bukannya membuat Gio bungkam . Pria itu malah semakin mejadi dalam hal menggoda Alluna .

" Apa kau khawatir aku tak sela...."

Ucapan Gio terdengar menggantung ketika melihat benda kenyal milik Alluna yang saat ini tengah mendarat sempurna di atas bibir seksi yang ia milikki

" Diamlah . Atau akan kulakukan lebih dari ini " ucap Alluna sehingga membuat Gio jadi mengerjap seketika

Ciuman singkat yang di lakukan oleh Alluna benar - benar mampu membuat Gio bungkam

Bahkan bukan hanya Gio saja yang bungkam , melainkan Caroline , Alex , Bram dan juga Ellia pun juga tampak syok ketika melihat gadis muda cerewet itu kini malah berubah menjadi agresif tiba - tiba

" Apakah aku sedang bermimpi pa ? " tanya Caroline kepada Alex yang saat ini sedang berdiri di samping istrinya sembari mengintip dari balik luar jendela kamar ruang Gio di rawat

Kyut

" Akh...kenapa kau mencubitku " pekik Caroline sakit karena lengannya di cubit keras oleh suaminya yang agak sinting namun tampan itu

" Sakitkan ? " bukannya minta maaf pria itu malah melayangkan pertanyaan bodoh kepada Caroline

" Ya..sakitlah . Namanya juga di cubit " ketus Caroline rasanya ingin sekali menggeplak kepala suaminya itu biar bisa sedikit waras dalam berpikir

" Kalau sakit itu artinya mama sedang tidak lagi bermimpi "

" Oh..iya juga ya...astaga pa..mama gak nyangka jika putri kita sudah tumbuh besar dan jadi sangat agresif seperti itu terhadap Gio " ujar Caroline senang

" Besok kalau Gio main sama Alluna kita tak boleh meninggalkan mereka berdua " ucap Alex yang diangguki oleh Bram

" Loh emang kenapa ? " tanya Ellia sedikit tak terima dengan ucapan temannya tersebut

" Tentu saja tak boleh . Aku tak ingin terjadi sesuatu hal yang tak diinginkan terjadi diantara mereka berdua " kini Bram yang ikut bicara

" Sesuatu yang tak diinginkan ? Maksudnya apa coba ? " kini Caroline yang berucap . Ia masih tak mengerti ucapan dari para suami mereka saat ini.

" Pokoknya tidak boleh . Kita harus pantau terus . Jika tidak , setelah lulus sekolah nanti kita langsung nikahkan saja mereka "

" Apa !! " pekik Caroline serta Ellia hampir bersamaan.

Kedua wanita itu sepertinya cukup syok akan keputusan yang Alex utarakan kepada mereka berdua

*****

" Ayo..buka mulutmu " ketus Alluna namun perhatian

Sedari tadi gadis itu tak pernah beranjak dari ruangan yang di tempati oleh Gio untuk di rawat

Niat hati ingin menjenguk , malah dirinya yang saat ini sedang di jenguk serta di layani oleh Alluna

Pelipis pria itu agak robek dengan lengan kiri yang juga terlihat patah akibat tabrakan yang tak sengaja ia alami ketika menuju rumah sakit hendak menjenguk Alluna

" Apakah ini yang dinamakan tabrakan pembawa berkah ?" batin Gio tampak merasa senang di dalam sana

Sedari tadi kedua mata milik pria itu terus saja terlihat menatap ke arah Alluna yang sedang sibuk melayaninya

Dari membenarkan selimut untuk ia tidur , membantu Gio untuk turun dari brankar menuju kamar mandi , bahkan makan dan minum pun gadis itu juga yang menyuapi

Yang mana hal itu membuat Gio jadi tambah berbunga - bunga dan juga Falling in love dengan Alluna

Gio terlihat membuka mulut dengan terus menatap lekat ke arah wajah cantik yang Alluna miliki

Lebih tepatnya Gio saat ini tengah fokus menatap bibir ranum milik Alluna yang beberapa menit yang lalu telah mendarat mulus di atas bibir yang ia miliki

" Apa tadi itu mimpi ya..tapi kok kerasa nyata banged sih ! "

" Kenapa senyam senyum begitu . Atau mau kucium lagi "

Uhuk..uhukkk..uhukkk

Gio langsung saja terlihat tersedak makanan ketika mendengar ucapan gila yang Alluna lontarkan di hadapannya

Sedangkan Alluna malah terlihat tersenyum miring dan santai ketika melihat wajah Gio yang saat ini tengah terlihat bersemu merah malu di depan sana

" Nich minum dulu " ucap Alluna sembari memberikan Gio segelas air mineral yang tergeletak manja di atas meja

" Makanya kalau lagi makan itu fokusnya ke makanannya . Jangan malah fokus lihatin bibir orang "

Byurrrrr

Minuman Gio tampak tersembur

Niat hati mau minum untuk melegakan dirinya yang tersedak makanan . Sekarang Gio malah terlihat tersedak kembali karena mendengar celetukan Alluna yang tengah menyindirnya karena ketahuan sedang curi pandang ke arah bibir merah merekah milik gadis itu

" Lo tahu...." ucap Gio sedikit gugup

Lihat saja wajah dan telinga milik pria itu yang saat ini tengah terlihat memerah di depan sana karena malu tingkat setan yang saat ini tengah menderanya

" Oh shit gue malu banged anjir. Tapi tunggu... kenapa Alluna yang sekarang malah terlihat lebih berubah stay cool dari sebelumnya . Apa yang terjadi sebenarnya ? "

" Ye...malah melamun . Cepat rentangkan tangannya " ucap Alluna yang membuat Gio jadi mengkerut bingung di depan sana

" Merentangkan tangan ? Untuk apa..."

" Ya untuk ngelepasin baju . Lihat aja baju yang kau pakai sedang basah saat ini " ucap Alluna yang membuat Gio jadi menunduk seketika

" Oh iya..baju gue basah . Tunggu !! Gue harus buka baju di depan lo gitu " ujar Gio dengan pandangan kaget terbelalak

" Memang kenapa ? Bukankah kita sudah pernah merasakan ciuman panas di atas ranjang bersama "

Deg

" Please..seseorang tolong gampar gue "

1
awesome moment
cari yg lain j napa?.sdh pengkhianat bgitu
falea sezi
ini g lanjut lagi kah
falea sezi
kapok
falea sezi
males klo ujungnya balikan guna nya apaa kecelakaan/Drowsy/
Dewi hartika
kadang jodoh kita tak tau apa dekat, atau orang tak di kenal, hanya Tuhan yang tau, bagaimana jalan hidup seseorang, next thorr lanjut semangat.
septika suri
kok lama thor upnya,di tunggu loh ini/Smile/
Anonim
Aku sbnrnya mau gio sma aluna Sbb awl crtanya mmg nma gio dan aluna peran nya
Uun
thorr lama banget up ya di tungguin😥
Weldien Juntak Sasada Part II
mana kelanjutan up nya thorrr
Figuran
.
Weldien Juntak Sasada Part II
thorrr kalo up nya jgn lama² dong thorrrrrr😮‍💨😮‍💨
Dsy_Sagitariuzz
wahhh jgn" rena yg itu lagi
Dsy_Sagitariuzz
wkwkwkwkkk malah mikirin benih 🤣 apa kabar nya si riska yg mikirin amukan mama nya🤣🤣🤣
-yhanie Perikitiww-
cerita aluna nya sdh slsi ya kok ganti ker riska thor
Weldien Juntak Sasada Part II
lanjutkan up nya thorrr
Weldien Juntak Sasada Part II
2 bab dong up nya thorr... masa 1 bab meluluk.. udah gitu jarang up lagii😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Dsy_Sagitariuzz
moga berjodoh wkwkwkwkkk
Siti Nurlaela
kan happy jenika nya jadi gak jahat
Dsy_Sagitariuzz
setuju
RJ §𝆺𝅥⃝©💜🐑
ceritanya menyebalkan, alluna bodoh banget massa gampang banget di cium gio, bukannya melupakan 😏😏😏😤😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!