Indonesia
NovelToon NovelToon
Sayembara Cinta

Sayembara Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan
Popularitas:20k
Nilai: 5
Nama Author: R_adelia

Dila adalah cucu satu satunya kakek Saka Arifin , seorang pensiunan tentara yang memilih menjadi petani dan hidup sederhana . keluarga mereka bersahabat dengan keluarga pengusaha sukses yang tinggal di Bandung , Tuan Gunawan Prayoga . karna sebuah janji yang di buat oleh ayahnya , Tuan Gunawan Prayoga harus menikahkan salah satu cucunya dengan Dila , agar dirinya dapat meninggal dengan tenang . Tuan Gunawan memutuskan untuk menjodohkan cucunya yang angkuh namun penurut padanya Jordi untuk menikahi Dila , namun kakek Dila , eyang saka , tidak ingin memaksakan kehendaknya dengan sebuah perjodohan paksa . dengan triknya ia membuat sahabatnya tuan Gunawan membuat sayembara pada ketiga cucunya , bahwa siapapun lelaki yang mampu membuat Dila jatuh cinta adalah yang berhak menikahi Dila

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R_adelia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

30 . pria pintar tapi bodoh

Pak Nurdin menghentikan mobilnya tepat di depan Rumah kontrakan Dila . Sambil membawa beberapa paper bag lelaki setengah baya itu memasuki pagar rumah yang nampak sunyi . Ia berdiri beberapa saat setelah memencet bel .

" Siapa..." Ocha yang membukakan pintu rumah menatap pak Nurdin seraya bertanya .

" Selamat pagi Nona Dila ada di Rumah ? " Tanya pak Nurdin.

" Tidak ada , Bapak siapa ? " Ocha berusaha untuk mengingat wajah di depannya .

" Saya supir nyonya Nisa " jawab pak Nurdin berbohong .

" saya kemari untuk mengantarkan barang barang Nak Dila , apa dia ada ?"

" Dila baru saja pergi naik gunung , sebenarnya ada apa pak ? " Tanya Ocha .

Setahu dirinya semalam Dila menginap di rumah orang tua nyonya Nisa .

" Oh...kapan Dila pergi ? , Handphone Dila tertinggal apa ada no lain yang bisa di hubungi ? " Tanya.pak Nurdin .

Ocha memandang wajah pak Nurdin sesaat , ia merasa kesedihan Dila pagi ini ada hubungannya dengan keluarga itu .

" Tidak ada " jawabnya singkat .

" Kemana dia mendaki ? " Tanya pak Nurdin.

" Saya tidak tahu pak , dia hanya bilang akan pergi seminggu lebih " jawab ocha bohong .

Pak Nurdin tahu Ocha sengaja tidak memberikan informasi yang ia inginkan , tatapan gadis itu juga penuh dengan kecurigaan .

" Kalau begitu saya titip barang Dila , tolong sampaikan kepada Dila untuk menghubungi tuan Gunawan , beliau sangat khawatir karena nak Dila pulang tanpa pamit .saya permisi nona " pak Nurdin menyerahkan barang barang Dila pada Ocha seraya melangkah pergi .

*****

" Apa Dila pergi mendaki ? " Tuan Gunawan bertanya dengan terkejut setelah mendengar cerita pak Nurdin .

" Ya tuan , saya belum mendapatkan informasi lagi " jawab pak Nurdin .

" Saya rasa Nona Dila tidak baik baik saja , saya bisa merasakan temannya sengaja tidak memberikan informasi kepada kita , mungkin dia tahu apa yang terjadi " lanjut pak Nurdin .

Tuan Gunawan menarik nafas panjang , lelaki berumur tujuh puluhan tahun itu menyandarkan tubuhnya di kursinya .

" Cari informasi kemana Dila pergi , aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi padanya " ucap tuan Gunawan setelah terdiam beberapa saat .

" Baik tuan " jawab pak Nurdin .

" Din... kenapa kau tidak pernah memberitahukan padaku tentang Jidan " Tuan Gunawan menatap wajah pak Nurdin .

"Sebenarnya ketika kita pulang dari Sukabumi saya hendak memberi tahu tuan , tapi saat itu tuan masih marah " jawab pak Nurdin .

" Lalu bagaimana hubungan antara Jidan dengan wanita itu ? " Tanya tuan Gunawan .

" Saya tidak dapat informasi tentang wanita itu , namun saya dengar tuan muda Jidan mendapatkan sanksi administrasi karena insiden tersebut hampir membahayakan misinya " jawab pak Nurdin .

" begitukah ? " Tuan Gunawan tediam .

" Bagaimana dengan Jordi dan Rizky ? " Tanya tuan Gunawan .

" Tuan muda Jordi hanya dekat dengan nona Dila akhir akhir ini , bahkan mereka sempat makan malam di sebuah resto bersama dengan anak anak panti Jum'at malam kemarin " lapor pak Nurdin.

" Jordi ..? , Makan dengan anak panti ?!" Tanya tuan Gunawan tidak percaya .

Pak Nurdin mengangguk sambil tersenyum .

" Tuan muda Rizky tidak sedang dekat dengan siapapun tuan " pak Nurdin melanjutkan laporannya .

" Bagaimana dengan Dila ?" Tanya tuan Gunawan .

" Sejauh ini kami tidak bisa menyimpulkan apapun , Nona Dila banyak memiliki teman baik laki laki atau perempuan , ia juga dekat dengan beberapa orang lelaki dari komunitas pendaki , tapi saya rasa Nona Dila hanya menganggap mereka sebagai seorang sahabat " jawab pak Nurdin .

" Benarkah, bagaimana dengan pihak lelaki ? " Tanya tuan Gunawan .

Pak Nurdin terdiam sejenak seraya tersenyum , tuan Gunawan menatap orang kepercayaannya sambil menarik nafas panjang .

" dia terlalu naif , dia bisa terkena masalah seperti Kartika " gumamnya kemudian .

" Tapi Nona Dila bisa melindungi diri tuan , saya dengar dari mang Karman tuan Saka melatihnya taekwondo , dia juga berlatih Jitsu dan karate " pak Nurdin bercerita .

" Oh ..itu bagus , tapi aku tetap khawatir akan keselamatannya . Kau tahu...bagiku yang terpenting adalah dia bahagia seperti harapan Saka . meski aku berharap dia bisa menjadi cucu menantuku , aku tidak ingin keinginanku membuat dia tidak bahagia " tuan Gunawan berbicara sambil memandang ke langit langit ruangan .

" Seharusnya aku dulu memilih untuk hidup sederhana seperti Saka " gumam tuan Gunawan .

" Kau boleh pergi , Aku ingin istirahat sebentar " tuan Gunawan beranjak dari Kursinya .

Lelaki tua itu melangkah menuju kamarnya dengan berbagai pemikiran di kepalanya .

* * * * *

Jidan terbangun dari tidurnya setelah tertidur lelap beberapa saat . Ia segera beranjak dari ranjang setelah terdiam beberapa saat .

Dengan gontai Jidan melangkah menuju kamar mandi , ia membersihkan diri lalu segera keluar dari kamarnya setelah berpakaian .

Mengenakan kaos berkerah berwarna biru ,dan celana jeans dengan warna senada , pria muda itu terlihat tampan dan maskulin .

Saat itu jam menunjukkan pukul tujuh malam , tapi ruang makan masih sepi , Jidan melihat jam tangannya lalu melangkah menuju ruang keluarga .

Jordi tengah duduk di sana sambil memegang handphone , Tania dan Rizky dan juga tuan Aditya berserta sang istri juga udah bersiap untuk makan malam . Mereka semua tengah menanti tuan Gunawan .

" Kakak....' teriak Tania seraya berlari ke arah Jidan . gadis kecil itu memang telah mendengar kepulangan sang kakak , namun ia belum bertemu dengannya .

Dengan manja Tania memeluk Jidan .

" Kau sudah bertambah besar " ucap Jidan sambil mengusap kepala Tania .

Rizky juga segera bangkit dari duduknya dan memeluknya .

" Kakak sehat ..? " Tanya Rizky dengan wajah gembira .

" Yah...aku masih hidup " jawab Jidan seraya menepuk pundak sepepunya tersebut .

" Kau baik baik saja " Jidan menyapa Jordi yang hanya duduk diam di tempatnya .

" Ya.... syukurlah kau kembali dengan utuh " ucap Jordi membuat Jidan tertawa .

Jidan duduk di sofa panjang bersebelahan dengan Tania yang asik menyandarkan kepalanya di bahu sang kakak .

" gadis manja duduk sendiri sana " ucap Jidan sambil mendorong kepala Tania .

" Tidak....., Aku kangen kak Jidan " jawab Tania manja sambil memeluk erat lengan Jidan .

Jidan hanya bisa pasrah menerima kelakuan adik semata wayangnya .

" Nia..kakak pasti lelah jangan manja begitu " seru nyonya Irma sambil tersenyum . Ia gembira kedua anaknya sangat akur .

" Biar saja ..." jawab Tania , ia semakin mengeratkan pelukannya pada Jidan .

" Ah..kenapa kakek lama sekali aku sudah lapar " rengek Tania .

" Aku akan melihatnya " ucap Jidan seraya bangkit dari duduknya . Ia melangkah menuju kamar Tuan Gunawan .

Setelah mengetuk pintu Jidan segera membuka pintu kamar Tuan Gunawan . Dilihatnya sang kakek tengah duduk sambil termenung .

" Kek...semua orang menunggu kakek untuk makan malam " ucap Jidan seraya menghampirinya .

" Kalian makanlah aku sedang tidak selera " jawab tuan Gunawan .

" Apa ada yang mengganggu pikiran kakek ? , Apa ini tentang Dila dan aku ? " Tanya Jidan sambil duduk di hadapan tuan Gunawan .

" Kau yakin dia mencintaimu ? , Sejauh mana hubungan kalian ? " Tuan Gunawan menatap Jidan .

" Entahlah...., Kini aku tidak yakin " jawab Jidan .

" Apa yang membuat kamu ragu , hatimu atau perasaannya ? " Tanya tuan Gunawan

" Kakek tau aku tidak pernah mencintai seseorang , aku tidak tau cinta itu apa dan bagaimana ? , Tapi bersamanya aku menemukan kedamaian " jawab Jidan .

" Dia mengajariku cara bahagia dengan cara yang sangat sederhana " lanjut Jidan sambil tersenyum .

" Lalu kenapa kau tidak melepas seragammu ?" Tanya tuan Gunawan .

" Bukankah Seragammu yang menjadi penghalang hubungan kalian ? " Tanya tuan Gunawan sambil menatap wajah sang cucu .

Jidan menelan ludahnya , lelaki muda itu terdiam sesaat lalu menghela nafasnya .

" Karena ini adalah hidupku . Aku adalah seorang tentara , jika dia sungguh mencintaiku maka dia akan menerima aku apa adanya , jika tidak maka aku juga tidak ingin berubah menjadi orang lain untuk ia cintai " jawab Jidan .

" Itu adalah pengorbanan yang harus kau lakukan untuk mencapai tujuan yang kau inginkan , untuk mendapatkan hal yang berharga kau harus mengorbankan hal yang berharga " tuan Gunawan menimpali .

" Kakek aku adalah seorang prajurit . Jika Ku harus memilih antara seorang gadis atau seragamku , maka itu bukanlah pilihan . Itu adalah sebuah penolakan . Kami tidak bisa menukar seragam kami , bahkan dengan nyawa kami sekalipun " Jidan beranjak dari duduknya .

" Apa kakek tetap tidak mau makan ? " Tanya Jidan sambil melangkah pergi .

" Kau.. sungguh tidak ingin memperjuangkan Dila..? " Tuan Jidan kembali bertanya tanpa menjawab pertanyaan Jidan.

" Ku rasa kakek sudah tau jawabanku " ucap Jidan sambil membuka pintu .

Pemuda itu melangkah menuju ruang keluarga seraya memberi tahu pada semua orang bahwa tuan Gunawan tidak ingin makan malam .

Setelah makan malam semua anggota keluarga sibuk dengan aktifitasnya masing-masing . Rizky Berpamitan untuk pulang ke rumahnya , sementara Jordi memilih untuk menikmati secangkir kopi di teras belakang .

Jidan menatap Jordi yang tengah duduk santai . Dengan langkah ringan ia menghampiri sang sepupu .

" Ku dengar kekasihmu menikah , siapa namanya..? " Tanya Jidan sambil duduk di samping Jordi .

" Dia bukan kekasihku lagi , kami sudah putus " jawab Jordi .

" Kenapa kau bertanya ? " Tanya Jordi heran . Tidak biasanya Jidan mencampuri urusan seseorang .

" kau tidak terlihat patah hati seperti biasanya , apa kau tengah dekat dengan seseorang ? " tanya Jidan tanpa menghiraukan perkataan Jordi .

Jordi tertawa mendengar pertanyaan Jidan . dengan wajah curiga ia menatap wajah Jidan .

" Ada apa denganmu ? , Apa terlalu banyak minum obat ? " Tanya Jordi .

" Aku hanya penasaran " jawab Jidan seraya tersenyum tenang .

" Apa kau.... pernah mencintai seseorang ? " Tanya Jordi tiba tiba setelah mereka terdiam beberapa saat .

" Aku tidak ada waktu untuk itu " jawab Jidan sambil menatap wajah Jordi .

" aku....kurasa aku menyukai seseorang ' Jordi bergumam . Jidan terdiam sambil menatap wajah Jordi dalam .

" Dia gadis yang unik , suka memarahi seseorang sesuka hatinya , juga sangat ceroboh , tapi kurasa dia sudah punya kekasih " kata kata Jordi membuat Jidan tertegun .

" Kenapa kau berkata begitu ? " Tanya Jidan kemudian .

" Hanya dugaanku , dia sepertinya tidak tertarik padaku . Kau tahu..banyak gadis yang tergila-gila padaku . Mencoba mendekati aku atau bahkan dengan terus terang mengatakan cinta . Tapi dia berbeda , dia bahkan selalu mengejekku " cerita Jordi .

Jidan terdiam . Jika benar yang dikatakan Jordi berarti gadis itu tidak tertarik pada sepupunya tersebut .

" lalu apa rencana mu tuan muda ? " tanya Jidan

" tentu saja membuat dia menyukaiku , apapun caranya " jawab Jordi

" kau pikir cinta itu adalah kompetisi ? , hati seseorang bukan sesuatu yang dapat kau menangkan sesuka hati mu ! " ucap Jidan sambil menatap tajam sepupunya yang memang selalu penuh ambisi jika menginginkan sesuatu .

" begitukah cara berpikir seorang prajurit , bukankah kalian pantang pulang jika kalah ? " ucap Jordi

" cinta dan peperangan adalah dua hal berbeda " jawab Jidan .

" di mana bedanya ? " tanya Jordi

" cinta itu adalah tentang memberi tanpa mengharapkan imbalan apapun " jawab Jidan .

" apa bedanya dengan dirimu ? , bukankah saat kau pergi bertugas kau tidak mengharapkan apapun untuk diri sendiri , tapi kau tetap berharap dan berusaha sekuat tenaga untuk mencapai misi yang kau jalankan , untuk apa ? , bukankah karna cinta pada negara ? , meski kadang tidak ada yang tau hal itu " ucap Jordi sambil menatap wajah Jidan .

" hidup ini hanya sekali bagaimana bisa kau berkata cinta adalah tentang memberi , cinta itu adalah tentang berjuang bersama , buat dia jatuh hati padamu , jadikan milikmu , lalu bahagia sampai akhir " lanjut Jordi .

"bahagia sampai akhir kepalamu !! , lalu kenapa kau membiarkan kekasihmu menikahi orang lain " Jidan mengejek Jordi .

" itu hal yang berbeda " sanggah Jordi .

" di mana bedanya ? " Jidan melotot .

" kau harus yakin dulu tentang hatimu dan hatinya , setelah itu barulah kau bisa berkata dengan bangga bahagia hingga akhir ! , dasar manusia bodoh " ucap Jidan seraya tertawa .

" kenapa , bukankah cukup membuat dia senang , dia juga lama lama akan mencintai kita ?! " tanya Jordi .

" oh... begitukah... dengan apa kau akan membuatnya senang ? "

Jordi terdiam sambil memandang keluar jendela yang menghadap ke taman belakang .

Suara handphone dari saku celana Jidan membuat kedua pria yang tengah membisu itu terkejut .

" Ya.." ucap Jidan menerima panggilan telepon tersebut .

" Tidak dia tidak menghubungi aku " ucap Jidan .

" Benarkah ? , Apa terjadi sesuatu sebelumnya ? " Wajah Jidan nampak serius .

" Baiklah...aku akan mencarinya " ucap Jidan seraya menutup teleponnya .

Jordi menatap wajah Jidan yang tiba tiba serius .

" Aku harus pergi , lanjutkan cerita cintamu lain kali " ucapnya Jidan pada Jordi seraya berdiri .

" Apa kau akan pergi bertugas lagi ? " Tanya Jordi .

Jidan menggeleng kepalanya . Lelaki itu tersenyum masam .

" Tidak..kali ini ada urusan pribadi yang harus ku selesaikan " jawab Jidan .

" Oh ya...kurasa dia tidak tertarik padamu ..gadis yang kau ceritakan itu . Berhentilah mengejarnya , kalau kau tidak ingin patah hati " ucap Jidan seraya melangkah pergi dengan tersenyum lebar .

" Apa..?! , Memangnya kau siapa ?! " Teriak Jordi yang merasa di ejek .

" Dia bahkan tidak pernah berpacaran dengan seseorang " Jordi bergumam sendiri .

Jidan melanjutkan langkahnya tanpa perduli dengan perkataan Jordi . dari awal dia tahu Jordi adalah pria pintar tapi bodoh dalam urusan asmara , Jordi selalu menganggap semua hal dapat di raihnya dengan mudah . ia pikir uang dapat membeli semuanya .

Lelaki muda itu menuju garasi mobil dan segera melajukan kendaraannya meninggalkan rumah .

Jidan meraih earphone yang tergeletak di dashboard mobilnya lalu memasangnya di telinganya . Lalu pemuda itu menelpon seseorang .

Jidan menghela nafas beberapa kali saat panggilan teleponnya tidak di angkat .

" Kemana dia pergi " gumam Jidan sambil terus mengemudi .

Pemuda itu terus saja mengemudikan mobilnya menuju jalan tol keluar dari kota Bandung . Ia menuju ke arah kota Semarang , wajahnya tampak resah dan penuh kekhawatiran .

1
paulina tay
ceritax terlalu berbelit belit..membosankan..
R_adelia: hai kk.. terimakasih kritiknya..🙏, terimakasih telah setia membaca karya pertama saya hingga kini 🙏, semoga kedepannya lebih baik lagi
total 1 replies
paulina tay
thor ditunggu kelanjutanx...udah sebulan lho,upx cuma se bab aja..bikin penasaran.../Sob/
R_adelia: Terima kasih selalu setia kak 🙏 , mohon maaf jika belum bisa update teratur karena lagi banyak kerja di dunia nyata 🙏
total 1 replies
paulina tay
thor..updatex jgn cuma 1 bab aja..udah lama nunggu,e tau2x cuma sebab aja...
paulina tay
thor,ditunggu kelanjutanx ya...udah lama tggux,e hax satu bab aja/Sob/
paulina tay
lanjut thor..
paulina tay
lanjut thor..penasaran...
paulina tay
/Drool//Heart/lanjut tjor..deg deg kan ne...
paulina tay: thor,ditunggu kelanjutanx..
total 1 replies
paulina tay
lanjut thor..penasarannn...
paulina tay
minta update lg thor..tks
paulina tay
mana updatex thor...penasaran ne...he/CoolGuy/
paulina tay
lanjut thor..kereen..kpn jidan ktmu dila? mudah2 pas ktmunya,dila blm nikah sama jordi ya.../Drool/
paulina tay
thnak you thor,lanjut ceritax...km di buat penasaran ne...smoga happy ending jidan for dila..
paulina tay
alur ceritax keeerennn...sy pikir akan spt drama korea DOTS..tetapi penulisx bisa membuat ceritax lebih bervariasi. sy suka...please,update ya...biarlan Jidan bersama Dila...
Annissa
lanjut ka
booksand peonies
Semangat Thor! Jiwa membaraku masih semangat baca semua update-anmu! Mau berapa ratus aku tungguin!
zuluandzephyr
Makasih thor... hiks sampe terharu aku tuh hiks. walaupun gatau berapa lama ga update tapi aku masih inget ceritanya kok.
ShySnicker
Terhura banget Thor! Ini karya yang bikin aku enggak mau move!
RainbowSweety
Ampun pala eike pusing mak, menunggu lanjutannya bikin galau‾
margo and me
Thor update crazy dong ...... author baik.. pinter... update crazy ya 咀汨昨汨
flowerbean
Harus berapa lamakah aku menunggumu kembali, Thor! Aku kepo lanjutannya, Thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!