Indonesia
NovelToon NovelToon
Cintaku Kalah Sama Dupa

Cintaku Kalah Sama Dupa

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Misteri
Popularitas:13.9k
Nilai: 5
Nama Author: Attalla Faza

Raya lemes ketika pacar yang sudah menemaninya saat miskin maupun sugih, saat waras maupun lagi nggak eling, saat susah maupun senang, kini hilang tidak ada kabar. Padahal Jaka sempat ajak Raya ke bazar kuliner sebelum menghilang.

Raya dan Jaka adalah pasangan seiya sekata senada dan seirama sejak 3 tahun lalu. Dulu Raya ketemu sama Jack saat lagi razia dagangan yang digelar depan panti jompo.

Raya suka ikut membantu bibinya jualan kembang kuburan dan aksesoris pemakaman, komisinya lumayan buat beli seblak bojrot. Apesnya hari ini sedang ada operasi gabungan sapu bersih dari tim Satpol PP.

" Ya Allah Pak, itu air mawar dan kendi-kendinya jangan dihancurin ya. Saya nggak punya modal lagi buat jualan kembang " mohon Bi Nur

Tiba-tiba ditengah kekacauan itu, muncullah pangeran tampan yang bikin hati Raya geter-geter kayak kena gempa. Lelaki yang baru turun dari truck Satpol PP itu adalah Jaka, ternyata dia adalah anak dari Komandan Pasukan yang bernama Pak Zaki.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Attalla Faza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan Jangan....

Langkah kaki Raya melambat saat rumahnya mulai terlihat di ujung jalan yang sepi. Matahari sore mulai merunduk ke arah barat, menyisakan semburat jingga yang sayu di langit, persis seperti perasaannya saat ini.

Hatinya masih terasa gamang, bergejolak antara harapan dan ketakutan. Antara ingin percaya dan merasa dikhianati oleh kebisuan.

Sepanjang perjalanan pulang, ia berusaha terlihat baik-baik saja. Raya memasang senyum yang cukup meyakinkan karena tak ingin Mamah Yana melihatnya seperti perempuan bingung.

Cukup Raya aja yang bingung, Mamah harus tetap waras!

"Assalamu'alaikum, Mah..." ucapnya lembut sambil mencium punggung tangan ibunya yang sedang duduk menata bumbu di meja kecil ruang tengah.

Mamah Yana menoleh, wajahnya yang berkerut halus oleh usia tampak teduh menyambut kedatangan putri kesayangannya.

"Wa'alaikumsalam, Neng. Sudah makan belum? Tuh Mamah baru selesai masak urap daun pace sama ikan teri main bola, makan gih! " kata Mamah sambil menunjuk ke arah meja makan yang harum semerbak aromanya menguar memenuhi ruangan.

Raya tersenyum tipis, mencoba menikmati kehangatan itu walau hatinya terasa beku.

"Iya Mah, nanti saja makannya, perut Neng belum terlalu lapar sekarang. Tadi sebelum pulang, Neng makan somay dulu sama si Ara."

" Yaudah atuh kalau belum lapar mah."

Saat Raya melepaskan jilbab luarnya dan senderan ke kursi. Pikirannya masih terpaku sama si Aa, tapi ia sedikit ragu kalau cerita ini sama Mamah.

"Mamah nggak pergi ngerias hari ini?" tanya Raya.

Mamah Yana terkekeh pelan sambil merapikan tumpukan daun pisang di sudut meja. Kayaknya dia mau bikin lontong isi oncom sama sambel kacang.

"Nggak ada atuh, Neng. Ini kan bulan Safar. "

Raya mengerutkan kening bingung, ia segera membetulkan posisi duduknya karena tertarik sama pembahasan ini.

"Memangnya apa hubungannya bulan Safar sama ngerias, Mah?"

" Buat orang Sunda jaman dulu, bulan safar itu pamali untuk menggelar hajat besar seperti pernikahan atau sunatan. Katanya mah bisa seret rejeki, sial atau membawa malapetaka. Tapi nggak semua orang Sunda mikir kayak gitu Neng, ini mah cuma kata pepatah kolot (orang tua) aja. "

Raya mengangguk perlahan, mencoba memahami.

"Tapi di Simpang Lima ada yang hajatan, Mah. Padahal kan ini bukan Safar."

" Berarti dia nggak make itungan Safar, bisa jadi dia pantang gelar hajatnya bulan Hafid. "

Raya menggaruk kepalanya yang tidak gatal,

" Loh kok beda-beda, Mah?"

" Tergantung kepercayaan masing-masing, Neng. Walaupun sesama orang Sunda, tapi mereka punya adat atau tradisi berbeda yang sudah disesuaikan. "

" Jadi Bhineka tunggal ika ya, Mah? "

" Ya begitu Neng."

" Berarti job Mamah bulan ini berkurang dong?"

" Kamu jangan khawatir soal itu, Neng. Kalau untuk biaya kelulusan kamu, Mamah udah nabung dari bulan Haji tahun lalu. Nanti kita cari kebaya buat lulusan ya Neng, kamu mau warna apa? Hijau pucuk teh atau ungu biji gandaria? kalau kata Mamah mah mending warna merah PDI aja Neng, biar kamu kelihatan beda dari mahasiswa lain. "

Mendengar itu, mata Raya seketika terasa memanas. Di saat dunia terasa begitu gelap karena kepergian Jack, nyatanya di rumah sederhana ini, kasih sayang ibunya justru terasa begitu besar dan melimpah.

"Terima kasih banyak ya Mah karena selalu mengusahakan apapun buat Neng" ucapnya dengan suara sedikit bergetar namun ia tahan agar tidak menangis. "Do'ain Neng ya Mah, biar cepat lulus kuliah dan dapat pekerjaan yang bagus. Biar nanti Neng yang menafkahi Mamah, nanti Mamah nggak usah lagi keliling cari riasan dari rumah ke rumah kayak sales bubuk abate."

Mamah Yana tersenyum haru, tangannya yang kasar namun hangat itu mengusap lembut puncak kepala putrinya.

"Pasti Mamah selalu mendoakan kamu kesehatan dan kesuksesan kamu, Neng. Yang penting Neng sehat, selamat, dan jadi anak yang berguna. Itu sudah cukup buat Mamah."

" Aamiin. "

Tiba-tiba Mamah Yana teringat sesuatu yang mengganjal di hatinya sejak beberapa hari lalu. Tatapan ibunya menjadi lebih teliti, menelusuri wajah Raya yang berusaha ditutupi ketenangannya.

"Ngomong-ngomong Neng, Mamah perhatiin kok belakangan ini A Jaka nggak pernah mampir ke sini ya? Biasanya kalau hari libur atau sepulang kerja, dia datang ke sini atau pamitan ajak kamu jalan. Apa dia lagi sibuk ya?"

Jantung Raya seketika berdegup kencang tak beraturan. Pertanyaan yang paling ia takutkan akhirnya datang juga. Ia harus menjawab apa? Jika ia jujur, dikhawatirkan Mamah akan ikut cemas dan kepikiran. Jika ia berbohong, hatinya sendiri merasa berdosa karena menyembunyikan kegelisahan yang sudah lama ia rasakan.

Dengan sekuat tenaga Raya menyusun jawaban yang terdengar wajar. Ia akan bercerita jika memang ia sudah tak bisa menahan lagi kegalauan akibat Jaka yang menghilang.

" Dia lagi pelatihan di luar kota, Mah. Katanya mau ada pembukaan cabang baru di Sukabungah. "

" Oh gitu, pantes atuh nggak pernah ke sini. "

Raya berusaha menjawab se-normal mungkin agar tidak terbaca oleh Mamah Yana.

"Semoga aja urusannya dipermudah dan dia bisa segera pulang dengan selamat," ucap Mamah pelan.

" Aamiin, mudah-musahan pelatihannya cepat selesai. " bohong Raya.

" Oh ya Neng, Mamah punya cerita seru. "

Raya mengangkat wajahnya perlahan, ia lega karena Mamahnya sudah beralih topik ke pembahasan selanjutnya. Urusan Jack, nanti ia pikirankan lagi solusinya.

"Cerita apa Mah?"

"Begini Neng... Katanya suaminya Bi Eroh itu pergi dari rumah tanpa kabar, udah ada sebulanan mah. "

" Pergi kemana? Dia kan supir truk, jadi wajar kalau suka pergi-pergian. "

" Ya tapi Mang Anung nggak ngabarin Bi Eroh, Neng. Dia nggak kasih nafkah buat anak istri, kasihan Bi Eroh dan si Nanang yang masih sekolah STM. "

" Emang nggak dicari ke tempat kerjanya? "

" Justru itu Neng, kata bossnya, Mang Anung sudah pindah pull truk dari 2 bulan lalu. "

" Waduhh! itu Mang Adung nggak ada gejala selingkuh lagi kah?" Raya makin penasaran

" Kata Bi Eroh, seminggu sebelum pergi, suaminya itu kelihatan beda. Banyak bengong dan kelihatan linglung, dia juga cuek sama anak. Padahal Mang Anung dan si Nanang kan bestie. "

" Terus terus... "

" Akhirnya si Kokom nyaranin Bi Eroh buat nanya ke orang bisa, ya kayak di syareatin gitu. "

" Ke dukun maksudnya, Mah? " tebak Raya.

" Pak Haji, Neng! bukan dukun. "

" Oke oke, terus apa hasilnya? "

" Katanya Mang Adung itu dikerjain orang, dia dibuat lupa sama anak istri biar nggak pulang lagi. Si Kokom bilang, katanya dia di pelet sama janda tua, dukunnya dari Dayeuh. Itu yang bikin dia jadi orang nggak eling. "

" Astaghfirullah... tega amat sih manusia. "

Darah Raya seketika terasa berdesir hebat. Kata-kata itu menembus langsung ke dalam ketakutan terdalamnya. Hatinya tercekat hebat, seolah ada tangan tak terlihat yang mencengkeram napasnya. Apakah mungkin? Apakah hal mengerikan seperti itu juga sedang menimpa Jack?

Pikirannya langsung melayang ke keanehan-keanehan yang terjadi. Jack yang tiba-tiba menghilang tanpa kabar. Ponselnya mati terus. Padahal sebelumnya mereka tidak pernah bertengkar.

Apa mungkin Jack kena pelet seperti Mang Adung suaminya Bi Eroh?

 

1
gina altira
Manda bener" udah buta hati
Lailatul Qadriah
mantap kan man? belom slsay man..sabar y..masih permulaan🤭
Afsyura Novrianti
Berikan penderitaan paling berat dan menyakitkan untuk wanita berhati iblis itu jangan biarkan hidupnya tenang. Sudah banyak yang menderita karena ulah nafsu durjananya.
🔵🙏🏻OFF GC🙏🏻📴𝘠𝘢𝘴𝘮𝘪𝘯
Harusnya bukan dimasukkan ke penjara tapi ke RSJ.. dia tuh udah kena ganguan mental akut.. dia harus kasih sayang kepercayaan perhatian dan validasi dari orang tapi caranya ya gitu ekstrim
rasahaz
puas puas puaaaaas lo rasain rubah betina musang birahi,,, 😡😡
rasahaz
ciiiihh pngen dcintai,, yg da lo cintai sma jin dsar musang birahi,, lo mng pnya raga ny c jaka tpi ngga dgn hati ny,, smua itu palsu😏😏😏😏
🔵🙏🏻OFF GC🙏🏻📴𝘠𝘢𝘴𝘮𝘪𝘯
Bu lain kalie konfirmasi dulu sama anaknya or perempuan yg disukai anak bukan asal nelen idup² info yg gak jelas dan dari orang yang gak dikenal 🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️🤦🏼‍♀️ Haduhhh ngaku orang pinter kok gampang bgt dibodohi

Bakar tuh jimatnya, Bu biar anakmu eling..
Mana ada orang pkk begituan bales dg tulus... Itu mah halusinasi gilamu sendiri.. dasar ulet keket /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Lailatul Qadriah
eh mandot g semua yg kita inginkan itu baik buat kita.hadeuhh Sush KLO punya otak dipke buat nget*t Mulu mh
gina altira
nah lho Manda,, ga da kapoknya dan ga mikir" sih
🔵🙏🏻OFF GC🙏🏻📴𝘠𝘢𝘴𝘮𝘪𝘯
No komen lah.. selama penyakit hati masih bertumbuh sampai kiamat juga masih aja kyk gitu
gina altira
kak Atha,, baru kali ini baca karya kak Atha yang bikin hati dongkol banget. Raya bikin kuat dunk lawan tuh si Manda.
Lailatul Qadriah
nth knp ko aku y kurg sreg SM razqa dn kluarg nya y...semoga raya BS dptin Gus Gus lah gt..yg punya ilmu kebatinan..yg BS jagain raya jg
nurul @zna
Doa Mamah Yana terkabul... Jack gak akan bs punya anak, meskipun dr perempuan yg berbeda... n sepertinya selain kena karma ats perbuatannya si Manda tuh kena ucapan/tulisannya sndiri ya... kan akun sosmednya @Mandul_Cantiq... maksudnya sih mungkin Manda ya tp diplesetin jd Mandul... eh mandul beneran...
🔵🙏🏻OFF GC🙏🏻📴𝘠𝘢𝘴𝘮𝘪𝘯
Setiap pilihan pasti ada resikonya.. entah itu jadi kebaikan dan keberkahan or jadi kesakitan dan kerugian yg bisa buat hidup jadi semakin terpuruk hingga akhir
.
Lagian orang waras mikir 1000x duwit segitu banyak habis buat hal gak jelas dan pasti cari cara buat usaha sendiri tanpa capek ikut aturan orang lain dg kejar target
🔵🙏🏻OFF GC🙏🏻📴𝘠𝘢𝘴𝘮𝘪𝘯
wahhhh sukurin tuh jadi aset masa depannya ancur lebur gitu 🙊 Astagfirullahalazim
🔵🙏🏻OFF GC🙏🏻📴𝘠𝘢𝘴𝘮𝘪𝘯
Alhamdulillah dukunnya meninggoy juga.. napa betina jadi² ikutan meninggoyy, Mak 😁
gina altira
Manda gimana rasanya kena sihir sendiri
gina altira
Sudah saatnya Manda ulat Keket itu menerima balasan
rasahaz
puas puas puas loh ,,, 😂😂😂 rasain kau l0nt3,,, 😂😂👍
Lailatul Qadriah
mam mam dah tuh🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!