Indonesia
NovelToon NovelToon
Cinta Yang Hilang

Cinta Yang Hilang

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: risma@za

Prolog

Ini adalah cerita dua orang anak manusia yang berbeda latar belakang kehidupannya sehingga membuat mereka harus terpisah.
Clarissa adalah seorang anak yang di buang di depan panti asuhan, berteman dengan Adrian yang orang tuanya seorang pengusaha. karena papa Adrian tidak menyukai Clarissa maka ia membawa putranya pergi jauh dari Clarissa. Selama Adrian tidak ada menemani Clarissa, secara tidak di sengaja ia bertemu lagi dengan bekas teman satu kelasnya di SD dulu yang bernama Reyhan. Reyhan lah kemudian yang setiap hari membantu dan menghibur Clarissa di saat senang atau susahnya.
clarissa bertemu lagi dengan Adrian setelah sama-sama dewasa, tetapi mereka berdua tidak saling mengenal dan tidak ingat bahwa mereka pernah berteman ketika masih kecil.
Mereka baru saling mengenali dan mengingatnya ketika sudah tidak ada kesempatan lagi bagi mereka untuk bersama. siapakah di antara dua pria itu yang akhirnya mendapatkan cinta Clarissa ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon risma@za, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB : 30 ( tiga puluh )

Setelah pulang dari rumah sakit, yang di lakukan Clarissa hanya menangis seharian di dalam kamarnya.

Ia merasa sangat bersalah karena sudah menyebabkan suaminya kecelakaan.

Ia belum makan apapun setelah pulang dari rumah sakit.

Ibu Andini yang biasanya melihat Clarissa ceria, kini merasa heran karena kamarnya sangat sepi dari tadi pagi sampai sore ini.

Kemudian ibu Andini mendekati kamar Clarissa karena rasa penasarannya.

Setelah tiba di depan pintu kamar Clarissa, di dengarnya suara orang sedang menangis.

Ibu Andini terkejut lalu segera mengetuk pintu kamar Clarissa.

" Risa ? kamu kah itu nak ? kenapa kamu menangis di kamar ? ada apa nak ? tolong buka pintunya, ibu mau bicara." kata ibu Andini di depan kamar Clarissa.

Kemudian terdengar langkah kaki Clarissa yang membukakan pintu kamarnya.

" Ibu, Clarissa sangat menyesal. Clarissa sudah menyebabkan Reyhan celaka." kata Clarissa sambil menangis tersedu-sedu.

" Memangnya apa yang sudah terjadi kepada suami mu nak ?" tanya Bu Andini bingung.

" Reyhan di tabrak mobil karena menyelamatkan aku Bu. aku tadi begitu bodoh. aku berjalan tanpa sadar sampai ke tengah jalan raya dan tidak melihat ada mobil yang melaju ke arah ku." cerita Clarissa terbata-bata sambil terisak.

" Apa...? lalu di mana sekarang suamimu ?" tanya Bu Andini.

" Dia di rawat di rumah sakit Bu, luka-lukanya cukup parah. tadi mama dan papanya datang ke rumah sakit. kemudian mamanya mengusir aku dari rumah sakit karena tidak suka dengan kehadiranku. hanya tuan Alexander, yang cukup baik kepadaku. dia papanya Reyhan." jawab Clarissa masih sesenggukan.

" Sungguh terlalu mamanya Reyhan, biar bagaimana pun kamu adalah istri anaknya. kamu berhak menemani suamimu. apakah kamu akan kembali ke rumah sakit lagi ? ibu akan menemani mu ke rumah sakit." kata ibu Andini.

" Benarkah Bu ? kalau begitu ayo kita ke rumah sakit sekarang Bu. aku ingin tahu keadaan suamiku saat ini." kata Clarissa sambil menyeka air matanya.

Matanya kini sudah sembab karena terlalu lama menangis.

Ia dan ibu Andini mengganti pakaiannya lalu pergi bersama ke rumah sakit dengan taksi.

Ketika sampai di depan rumah sakit, Clarissa dan ibu Andini segera turun dari taksi setelah membayar ongkosnya.

Mereka bergegas masuk ke rumah sakit untuk melihat keadaan Reyhan.

Ketika mereka sampai di ruang ICU tempat Reyhan di rawat, Clarissa terkejut karena Reyhan sudah tidak ada di ruangan itu.

Clarissa menjadi sangat panik lalu ia segera menemui dokter Revan dan bertanya tentang suaminya.

" Maaf dokter, di mana pasien yang di rawat di ruangan ICU itu dokter ? tolong lah dokter katakan, di mana suami saya itu dokter ?" tanya Clarissa sambil mengatupkan kedua tangannya kepada dokter Revan.

Air mata Clarissa sudah tidak bisa di bendung lagi karena sekarang suaminya tidak ada.

" Orang tua suami anda sudah membawa anak mereka ke luar negeri untuk mendapatkan perawatan di sana. maafkan saya, tidak bisa membantu anda." jawab dokter Revan.

Clarissa terduduk di lantai setelah mendengar jawaban dokter Revan.

Tangisnya kini semakin pilu karena kehilangan suaminya.

Akhirnya Clarissa jatuh pingsan karena sudah lelah menangis dan belum makan seharian.

Ibu Andini yang menemaninya menjadi kelimpungan, untung saja masih ada dokter Revan di dekat mereka.

Dokter Revan segera menggendong Clarissa lalu membawanya ke ruangan prakteknya.

Ia membaringkan Clarissa di tempat tidur pasien yang ada di ruangannya.

Untung saja jam praktek dokter Revan sudah selesai jadi tidak ada yang mengganggunya merawat Clarissa.

Dokter Revan memanggil seorang perawat lalu menyuruhnya mengambilkan sepiring makanan dan segelas minuman di pantry untuk Clarissa.

Setelah perawat itu pergi, dokter Revan melekatkan minyak angin ke hidung Clarissa agar ia segera sadar.

Tidak lama kemudian Clarissa akhirnya sadar juga, tetapi ia langsung menangis lagi ketika ingat suaminya sudah di bawa pergi ke tempat yang jauh oleh orang tuanya.

Clarissa tidak bisa lagi melihat ataupun bertemu suaminya entah sampai kapan.

Ia pikir mungkin lebih baik mati saja dari pada tidak bisa bertemu lagi dengan suaminya karena kini ia benar-benar merasa kehilangan dan kesepian di tinggal suaminya.

Dokter Revan merasa iba melihat kesedihan Clarissa.

Ia berusaha menasehati Clarissa agar jangan mudah putus asa dan bersabar.

Kalau memang mereka berjodoh, suatu hari nanti mereka pasti bertemu lagi, itu yang di katakan dokter Revan kepada Clarissa.

Dan ia juga berjanji kepada Clarissa untuk menjadi temannya kapan pun Clarissa membutuhkan teman untuk curhat.

Setelah memberikan nasehat kepada Clarissa, kemudian dokter Revan menyuruh Clarissa makan walaupun hanya sedikit karena ia membutuhkan tenaga untuk pulang ke rumahnya.

Clarissa akhirnya mau memakan makanan yang di ambilkan oleh perawat tadi sebelum pulang ke tempat ibu Andini.

Ketika Clarissa dan ibu Andini hendak pulang, ternyata hari sudah cukup malam.

Dokter Revan kemudian menawarkan diri untuk mengantar mereka pulang tetapi di tolak dengan halus oleh Clarissa karena ia tidak mau menyusahkan dokter Revan.

Tapi dokter Revan terus membujuknya baik-baik dengan alasan keadaan Clarissa yang kurang fit dan juga ibu Andini sudah tua untuk mengurus Clarissa jika ia mendadak pingsan lagi di jalan.

Akhirnya Clarissa setuju di antar pulang oleh dokter Revan.

Setelah membereskan ruang prakteknya, dokter Revan mengajak Clarissa dan ibu Andini ke tempat parkir mobilnya lalu membukakan pintu untuk Clarissa dan ibu Andini.

Clarissa terpaksa duduk di depan bersama dokter Revan sebagai penunjuk jalannya.

Setelah berkendara selama tiga puluh menit, mereka sampai juga di tempat ibu Andini.

Dokter Revan ikut turun dari mobilnya untuk mengantar Clarissa dan ibu Andini sampai ke depan rumahnya.

Setelah sampai di depan rumah ibu Andini, dokter Revan berpamitan kepada Clarissa dan ibu Andini.

Ia juga memberikan kartu namanya kepada Clarissa untuk jaga-jaga jika Clarissa membutuhkan bantuannya.

Tadinya Clarissa tidak mau menerimanya tetapi ibu Andini bilang tidak sopan jika menolak niat baik orang, barulah Clarissa mau menerimanya.

Setelah dokter Revan pergi, Clarissa dan ibu Andini segera masuk ke dalam rumahnya.

Ibu Andini menyuruh Clarissa beristirahat dan jangan terlalu banyak pikiran agar dirinya tidak jatuh sakit.

Ibu Andini meminta Clarissa untuk sabar menghadapi cobaan ini dan lebih banyak berdoa agar Reyhan bisa sembuh secepatnya dan kembali kepada Clarissa.

Clarissa mengangguk tanda ia mengerti dan setuju dengan nasehat ibu Andini.

Setelah itu, Clarissa dan ibu Andini pergi ke kamarnya masing-masing untuk beristirahat.

Tetapi malam itu Clarissa tidak bisa memejamkan matanya karena ia terus teringat dengan suaminya yang begitu menyayangi dan mencintainya sepenuh hati selama ini.

Baru sekarang Clarissa menyadari bahwa ia juga sangat mencintai Reyhan dan merasa kehilangan ketika ia tidak ada di sisinya.

Agak terlambat untuk menyadarinya sekarang pikir Clarissa tetapi ia berjanji kepada dirinya sendiri untuk menunggu Reyhan kembali kepadanya dengan sabar.

bersambung....

1
ForGoodluck
Kumenunggu maning cerita ini huhu :(
maya: terimakasih untuk komentarnya. author sangat menghargai apa pun yg reader berikan karena reader adalah penyemangat author
total 1 replies
Nightingale Soakage
lanjuttt thorrr semangat ,jangan lupa jaga kesehatan ,dan jangan lama lama upnya ok會汨交汳ェ
Rahmat Emas
Ceritanya bagus thor! Keep it up, ya!
LilCutie
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
Mrextinct Hashtag
Pokoknya author gak boleh sakit ya, supaya tetap bisa lanjutin cerita ini. Kalau sakit, bilang sama aku, siapa yang nyakitin kamu, Azekkk
maya: terimakasih komentarnya. serius nih, kamu mau jadi pelindung aku ? cie...cie..halu
total 1 replies
kisses and martini
oke .... ditunggu next part nya
Berkilau
Hari ini aku mantengin HP ku karena nunggu update-an dari author :( Suka banget :( lanjutannya jangan lama-lama
maya: terimakasih atas komennya, jangan lupa like juga ya. semoga kamu selalu berkilau.
total 1 replies
Cinta Insta
Thor, kalau tiba-tiba aku kurus berati itu salahmu ya. Habisnya ceritamu bikin lupa waktu wkwkwk Semangat!
coastbycoast
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
Grace Shower
Semangat kak..., ditunggu lagi up terbarunya嬉汳ェ剌
TexasTiger
selalu mendukung,majuuuuuu trus
maya
terimakasih atas komentarnya. tapi jangan komentar aja dong, ngasih like tidak pernah. komentarnya juga yang wajar, jangan buat sakit hati. thanks
Windy Miller
Yailah kok udah sampe bab paling akhir aja.. semangat update thor!
indigosparkle
ceritanyah bagus aku suka lanjutkan karya mu thorr総
maya: terimakasih untuk komentarnya, beri like juga dong kalau bagus. kenapa yang like cuma sedikit ? apakah harus di balas like juga ?
total 1 replies
Atas Untuk Diikuti
Next thor, biar aku bisa jadi first comment di bab selanjutnya haha
Labuh Ardianto
Kak authooor, demi ketenangan hatiku, aku mohon up bab selanjutnya uuyy
floufrouu
cerita yg bagus...gak banyak part nya tp jelas,singkat n feel nya dapet banget,aku lebih suka cerita yg gak terlalu banyak part nya,ini udah ok banget Thor..tapiii sayang like kok dikit yaaa...semangat terus Thor潮潮
DavidTheDancer
Lanjuting dong thor, seru!
love hunter
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
maya: thanks atas komentarnya, tolong kasi like juga dong say agar author makin semangat nulisnya.
total 1 replies
Prasetya Wibowo
aku enggak suka digantung thor!
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!