Indonesia
NovelToon NovelToon
Tragisnya Kisah Cintaku

Tragisnya Kisah Cintaku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Sekolah/Kampus / Kontras Takdir / Diam-Diam Cinta / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Cinta Murni
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nuna Nbbn

Kisah Cintaku tidak seindah kisah Novel ataupun drama yang happy ending. Aku mencintai seorang pria di kampusku, yang diam-diam memberiku perhatian. Dia adalah pria tampan dan baik hati yang digemari banyak kaum wanita di kampus dan juga di Gereja. Bagaimana sebenarnya perasaannya terhadapku? Apakah dia juga ternyata mencintaiku? Apakah cinta kami bisa bersatu? Tapi ternyata kisah cintaku berakhir dengan tragis...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nuna Nbbn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Matthew Dihajar & Dikeroyok

Aku seketika terperanjat mendengar percakapan beberapa pria yang yang sedang berbicara dari balik pintu kamar. Dengan tersentak aku menarik telingaku dari balik pintu.

"Siapa mereka kak?" Ujar gadis berambut pirang itu berbisik sambil mendekat ke pintu.

"Sssttt!!! Jangan berisik!!" Sahutku sambil menaruh jari telunjukku ke bibir.

Gadis berambut pirang itu hanya mengangguk dan menempelkan telinganya di daun pintu. Sementara gadis-gadis yang lain menatap ke arah pintu secara bersamaan dengan rasa ketakutan yang dalam.

"Tap tap tap!" Tiba-tiba terdengar suara langkah kaki seseorang menuju pintu kamar.

Aku dan gadis berambut pirang sontak terkejut dan langsung berdiri tegak sambil berpandangan. Mata kami berdua saling menatap dengan penuh tanda tanya.

Saat gagang pintu terdengar dibuka dan didorong oleh seseorang dari luar, kami berdua langsung berlari ke belakang dan menghampiri gadis-gadis yang lainnya.

"Ceklek..." Pintu kamar tiba-tiba terbuka dan seorang pria bertubuh tinggi dan tegap layaknya seorang bodyguard masuk ke dalam kamar.

"Hei kamu dan kamu sini!!" Titah pria besar itu sambil menoleh kepadaku dan satu gadis yang berambut pendek.

"Aku??" Pekikku terkejut sambil ketakutan menatap pria bertubuh besar itu.

"Iya, kamu dan kamu juga sini cepat!!" Teriak pria itu sambil menunjuk 2 orang gadis yang lain.

Kami bertiga saling bertatapan dengan penuh rasa ketakutan. Kami bertiga dengan penuh rasa bingung dan rasa takut maju dengan langkah perlahan. Rasa takut dan cemas tiba-tiba menyelinap masuk ke dalam benak kami bertiga yang bingung entah mau dibawa kemana dan mau diapain.

"Ayok maju cepetan!!" Teriaknya dengan suara keras dan wajahnya terlihat sangar dan kejam.

"I-iya..." Sahut kami bertiga dengan penuh rasa takut sembari maju ke depan pria itu.

Sementara gadis-gadis yang lainnya saling bertatapan dengan penuh rasa takut dan kebingungan.

"Kamu juga sini!!" Pria itu melirik ke gadis berambut pirang yang gemetaran di samping lemari.

Tanpa berkata-kata gadis itu maju sambil gemetaran, matanya sejenak menoleh kepadaku dengan penuh rasa takut.

"Sekarang ayo kalian keluar!!" Titah pria itu sambil mendorong kami berempat keluar dari dalam kamar.

"Kakak tolong kami!! Jangan tinggalkan kami!!" Teriak mereka semua yang ada di dalam kamar sambil terisak sedih dan penuh rasa takut.

Aku sontak menoleh ke belakang dan menatap mereka semua yang ada di dalam. Saat kami berempat sudah berasa di luar pintu kamar, pria itu langsung menutup pintu kamar dan mengunci mereka kembali.

"Tolong keluarkan kami!! Tolong jangan kurung kami disini!! Kakak tolong kami!!" Teriak mereka bersamaan sambil menggedor-gedor pintu kamar dengan kuat.

Aku seketika trenyuh dan menangis mendengar teriakan mereka semua dari dalam kamar. Andai saja aku punya senjata, aku sudah tembak mati pria itu dan membebaskan mereka dari dalam kamar itu.

"Ayok buruan jalan keluar!!" Titah pria itu sambil mendorong kami berempat saat kami tengah berdiri dan menoleh ke pintu kamar mendengar teriakan mereka.

"Ayok cepat jalan keluar!!" Teriak pria itu kembali sambil mendorong bahuku dan juga tiga gadis lainnya.

"Kami mau dibawa kemana??" Ucapku sambil berjalan ketakutan dengan ketiga gadis itu.

"Gak usah banyak tanya, ayo jalan aja!!" Sahutnya sambil membawa kami berjalan keluar menuju sebuah mobil.

"Oh ya Tuhan... Apa kamu berempat mau dikirim??" Pekikku dengan wajah ketakutan sambil berjalan menuju mobil berwarna hitam.

Namun saat kami hendak masuk ke dalam mobil itu, tiba-tiba seseorang muncul dan berteriak.

"Berhenti!!" Seru pria berkulit putih mengenakan helm dengan mengendarai sebuah motor gede.

"Siapa dia??" Ujar pria bertubuh besar itu seraya menoleh ke lelaki yang sedang turun dari atas motor besarnya.

Aku sontak terkejut seraya menoleh ke lelaki yang postur tubuhnya mirip sama seorang temanku.

"Siapa kau?? Apa urusanmu kesini hah??" Hardik pria yang mirip bodyguard itu sembari menghampiri lelaki itu.

"Lepaskan mereka sekarang juga!!" Sahut lelaki itu seraya melepaskan helmnya.

"Hahh Matthew??" Jeritku sambil tersenyum lebar menatap wajah tampannya.

"Apa urusanmu disini hah?? Dasar bocah nakal!!" Sahut pria itu langsung melepaskan sebuah pukulan ke wajah Matthew.

Namun pukulan pria itu belum sampai mengenai wajah Matthew, dia dengan sigap menghindar dan langsung memelintir tangan pria itu dan menghajarnya bertubi-tubi.

"Bag bug bag bug!!" Terdengar suara pukulan dari kepalan tangan Matthew yang mendarat di wajah pria itu sampai babak belur. Matthew bukan hanya menghajar wajah pria itu, namun juga menghajar dua orang temannya yang muncul dari dalam mobil.

"Hi Ahh!!" Teriak Matthew sambil menendang bokong kedua pria itu sampai akhirnya terjungkal dan terjatuh ke tanah.

"Ohh my God... Dia bagaikan aktor laga!" Gumamku sambil terpesona melihat aksi laga nya Matthew yang sangat memukau bak artis laga yang sedang beraksi di depan kamera.

"Kamu gak apa-apa Din!" Ujar Matthew sembari menatap kepadaku dan juga teman-teman ku.

"Aku enggak apa-apa Matt." Sahutku sambil tersenyum lebar dan menatap Matthew dengan penuh kekaguman.

"Syukurlah kalau gitu." Sahutnya singkat sambil tersenyum dan menatapku.

Saat kami berdua saling bertatapan, tiba-tiba beberapa ajudan keluar dari dalam rumah. Mereka berjumlah 4 orang dengan tubuh besar-besar dan tegap.

"Hajar dia!!" Teriak wanita paruh baya yang keluar dari dalam rumah dengan penuh kemarahan. Sang mami germo menatap Matthew penuh kebencian dan amarah yang berapi-api.

"Hati-hati Matt!" Ujarku sambil cemas menoleh ke Matthew yang sedang pasang kuda-kuda untuk menghadapi 4 orang pria sekaligus.

"Hai ahh... Hajar!!" Teriak seorang ajudan nya sambil berlari dan mencoba menghajar Matthew.

"Bag! Bug! bag bug!!!" Terdengar suara pukulan dan tendangan dari seorang ajudan berkepala plontos dan menyerang Matthew membabi buta.

Akan tetapi Matthew dengan gesit bisa menghindar dari semua pukulan dan tendangan pria botak tersebut. Tangan Matthew begitu cekatan menangkis setiap pukulan dan tendangan yang dilayangkan pria itu kepada nya.

"Hiahh chia!!" Teriak Matthew seraya menendang dan memukul kepala dan tubuh pria botak itu sampai terjatuh dan terjerembab ke tanah.

Saat temannya tersungkur dan terjatuh, 2 orang lagi langsung berlari dan mengejar Matthew. Dan akhirnya sebuah pukulan dan tendangan mendarat di tubuh dan kepala Matthew bagian belakang.

"Matthew!!" Teriakku sambil menutup mulutku dengan telapak tangan dan terkejut ketika pukulan pria itu mengenai tubuh dan kepala nya.

Tubuh Matthew terdorong beberapa langkah ke belakang, sesaat dia terhuyung sambil meringis menahan rasa sakit. Aku dan ketiga temanku hanya bisa terpelongo menyaksikan mereka semua sedang bertarung habis-habisan.

Namun Matthew tidak menyerah, dia langsung bangkit dan kembali melawan kedua pria itu. Tangan dan kakinya bergerak menendang dan memukul kedua pria itu sampai terjatuh dan tersungkur.

Saat kedua pria itu terjatuh, 2 orang lagi bangkit dan menyerang Matthew. Dan satu pukulan keras tiba-tiba mendarat di wajah dan bibir Matthew.

Aku dengan rasa panik dan takut melihat wajah dan bibir Matthew yang tiba-tiba mengeluarkan darah.

"Ohh ya Tuhan... Tolong dia!!" Jeritku sambil menahan rasa cemas dan takut. Aku takut mereka menyerang dan menghajar Matthew secara keroyokan.

Dan tiba-tiba saja yang ku takutkan itu terjadi, saat Matthew lengah dengan tenaga yang terkuras. Para bodyguard itu secara bersamaan menghajar dan memukuli tubuh Matthew. Mereka menghajar dan memukuli wajah dan tubuh Matthew hingga terjatuh.

"Matthew!!" Teriakku dengan keras sambil menatapnya yang sedang dihajar habis-habisan.

"Tolong jangan hajar dia!! Jangan pukuli dia!!" Teriakku sambil berlari dan menghampiri Matthew yang sedang dihajar dan dikeroyok.

Bersambung...

1
Nuna
ok mksh kak 👍😊
Solomon72
semangat Thor lanjutkan mampir juga ya 😁
Nuna: jangan lupa like dan follow ya kak 👌
total 2 replies
Nuna
Duhh kenapa paragraf nya begitu ya pas di copas dari PDF 😏 padahal udah saya edit dengan rapi 🤦
Nuna
Yang sudah baca sampai halaman ini tolong like dan vote nya donk!!😊👌
Silvi Aulia
semangat Thor aku mampir lagi nih 🤭
Nuna: makasih banyak kak 😊🤗
total 1 replies
Nuna
Biar author tambah semangat menulis 😊
Nuna
Yang baca beri like dan vote nya dong... jangan pelit-pelit ya! Hehehe 😊🤗
Nuna
Hai readers Budiman... Tolong dilike, vote & komen ya di semua bab nya🤗🤗, Terimakasih 🙏
Rama Fitria Sari
ayo semangat berkarya....💪
Nuna: Ayok kak semangat terus kita💪🤗
total 1 replies
Silvi Aulia
makin seru cerita nya, semangat untuk author 🤗
Nuna: Wah makasih kak 🤗
total 1 replies
Silvi Aulia
ceritanya bagus saya suka 👍
Silvi Aulia: oke sama-sama ka
total 2 replies
Nuna
Cinta yang membuat jantung berdebar bagaikan genderang mau perang😁😊
Silvi Aulia
cie kayaknya ada yang mulai jatuh cinta nih 🤭
Nuna: ok siapp👍😊
total 3 replies
Otabu002
Kgum bngt sm thor😳 pkokny jngn lupa up trus. Like tuk crita in❤
Nuna: Makasih kak supportnya 🤗 Semangat juga buat kakak ya☺️👌
total 1 replies
Otabu002
dh kna plet tu kak trbyang trus, wkwk
Otabu002
hi thor mmpir nih, smngt buat critnya
Hanifah Chayaning Tyas
Got me hooked, dari awal sampe akhir!
Nuna: Terima kasih banyak kakak, ikuti terus kelanjutan ceritanya ya 🤗 hari ini akan update 2 bab, ditunggu ya 👌
total 1 replies
Panqueques24
Jangan sampai terhenti ya, thor! Aku suka banget ceritanya ❤️
Nuna: Thank you so much kakak 🤗 hari ini akan update 2 bab, ditunggu ya 🤗
total 1 replies
Yuri Lowell
Bikin susah move-on, semoga cepat update lagi ya thor!
Nuna: makasih kak sudah ikuti ceritanya, nnt malam akan update lagi ya😊
total 1 replies
Nuna
makasih banyak ya kak 🙏🤗
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!