Indonesia
NovelToon NovelToon
Ekspektasi Dalam Cinta

Ekspektasi Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Nikahmuda
Popularitas:151
Nilai: 5
Nama Author: Mega Harsa

Alina Putri Jayashree merupakan seorang anak perempuan yang berasal dari kota Bogor. Saat ini, ia berusia 23 tahun. Ia berhasil mencapai mimpinya untuk memiliki sebuah toko buku.

Bayu Rafardhan adalah seorang anak laki laki berusia 26 tahun ini sangat menyayangi keluarganya. Ayahnya bernama Lukman baru saja meninggal dan sekarang ia tinggal bersama Bunda yang bernama Indri di Jakarta. Sebelumnya, merantau di Bandung karena pekerjaan. Namun, ia memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan di Jakarta agar bisa menjaga dan merawat Bunda.

Siapa sangka, niat Bayu untuk bekerja di Jakarta membuatnya dekat dengan kembali dengan masa lalu tetapi dengan versi yang berbeda. Kisah cinta tak terduga pun terjadi tidak sesuai ekspektasi, inilah yang di alami Bayu dan Alina beserta para sahabatnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mega Harsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 30

"Hah, Sayang?!" ucap Kevin dengan nada tinggi.

"Iya, sayangnya Kevin, gitu maksudnya."

Bayu sangat merasa puas karena berhasil membalas candaan dari Kevin.

Handphone Kevin yang di pegang oleh Bayu pun tidak lama kemudian berdering.

"Hai, Naila!" sapa Bayu dengan sangat girang. Sedangkan sang pemilik handphone-nya, justru mengalihkan pandangan ke arah bubur ayam yang sudah di buatkan oleh Bunda Indri.

Bayu sengaja mendekatkan kamera handphone ke arah Kevin, meskipun teman ia ini tidak menoleh sedikitpun. Tujuannya yaitu karena Bayu berharap Naila akan berbaikan dengan Kevin meskipun dengan status yang tidak tahu pasti akan jadi seperti apa. Tetapi, Bayu hanya berharap yang terbaik untuk Kevin.

"Hai, Bayu! Eh, Kevin kok jam segini masih bareng sama kamu. Atau jangan - jangan kalian berdua itu saudara, ya?" Tanya Naila.

"Kita teman, tapi sudah seperti saudara," jelas Bayu.

Dari layar handphone, Naila tampak mengangguk.

"Kevin, semoga segera cepat sembuh, ya. Ayo, cepat segera makan dan jangan lupa minum obatnya. Bentar lagi kan mau tahun baru, masa menyambut tahun baru dengan wajah yang pucat kayak gitu."

"Iya, terima kasih Naila!" ujar Kevin dengan penuh semangat, ia berusaha tetap bersikap ramah dan tidak canggung.

Bayu tersenyum.

"Oh iya, ngomong - ngomong tentang tahun baru, kamu udah ada rencana apa nih untuk tahun baru kali ini?" tanya Bayu.

"Hm, belum ada rencana untuk rekreasi. Paling nanti nunggu info dari keluarga dulu, nggak tahu deh mereka mau rekreasi kemana tahun ini."

Bayu menoleh ke arah Kevin, ia mengingat rencana rekreasi yang sedang direncanakan dengan Alina dan dua sahabat perempuannya.

"Owalah, kalau rencana tentang hidup kamu, gimana?" tanya Bayu kepada Naila seraya cengengesan, tetapi ia berusaha terlihat cool.

Naila tertawa.

"Udah ah, udah malam nih, kita lanjut ngobrol nanti ya. Hayuk, kalian juga harus segera tidur," kata Naila dengan tersenyum.

Bayu tersenyum, Kevin juga sekilas menoleh ke arah kamera dengan tersenyum tipis dan mengangguk.

"Huft, padahal kan gue mau bahas rencana buat liburan nanti," gerutu Bayu.

"Lagian sih, kebanyakan bertele - tele. Akhirnya, nggak jadi." kata Kevin dengan ketus.

"Dih, kenapa Lo? Cemburu, Vin?" tanya Bayu dengan menahan tawa.

"Nggaklah."

"Oke, bagus kalau gitu. Gue merencanakan hal ini juga buat Lo, bukan untuk gue." Kata Bayu, lalu ia mulai merebahkan dirinya di kasur sebelah Kevin.

"Iya, gue udah tahu kok."

"Terus, Lo setuju gitu, dengan rencana gue?"

"Hm, no komen."

Jawaban Kevin yang begitu singkat tanpa penjelasan yang lebih mudah di mengerti membuat Bayu menjadi bingung dengan perasaan Kevin terhadap Naila seperti apa, Bayu pun mengganti topik pembicaraannya.

"Eh, Lo setuju kan mengenai rencana liburan tahun baru dengan team Vin Books?"

"Iya, setuju. Eh, menurut gue, kalau Lo mau mendekati Alina jangan karena masa lalu lah, Bay. Gimana coba perasaan Alina, setelah dia tahu bahwa Lo deketin dia cuma karena masa lalu, bukan karena tulus sayang sama dia."

Bayu terdiam, ia menatap langit - langit kamarnya seraya mencerna apa yang barusan Kevin ucapkan.

Kevin menepuk pundak Bayu dengan berkata, "Udah tidur aja, gue juga bentar lagi tidur kok. Mau makan dan minum obat dulu, lalu tidur."

"Hm."

Akan sangat sulit bagi Bayu untuk melupakan sesuatu yang sudah terjadi dalam hidupnya. Bayu merasa move on dari masa lalu itu mudah, tapi sangat sulit jika kenangannya masih saja terus berulang kali terjadi di masa kini yang datang dalam hidupnya.

Bersambung...

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!