Indonesia
NovelToon NovelToon
Sembilan Reinkarnasi Naga Primordial

Sembilan Reinkarnasi Naga Primordial

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Balas Dendam / Epik Petualangan
Popularitas:4.6k
Nilai: 5
Nama Author: Bodattt

Dikhianati oleh murid kepercayaannya saat mencoba menerobos batas keabadian, Kaisar Dewa Ye Xuan mati dan jiwanya terlempar melewati sungai waktu. Tiga ribu tahun kemudian, ia terbangun di tubuh seorang pemuda dengan nama yang sama—seorang "sampah" tanpa meridian kultivasi di kota terpencil. Dengan ingatan masa lalunya dan teknik terlarang Seni Sembilan Reinkarnasi Naga, Ye Xuan memulai kembali perjalanannya dari bawah untuk membelah langit, menginjak-injak para jenius sombong, dan menuntut darah dari mereka yang mengkhianatinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bodattt, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 4

Kembali ke Halaman Barat yang sunyi, Ye Xuan menyerahkan kotak kayu berisi herbal kepada Qing’er yang menyambutnya dengan wajah cemas.

​"Tuan Muda, apakah Anda terluka? Kudengar dari para pelayan yang lewat bahwa ada keributan di Paviliun Obat..." tanya gadis kecil itu sambil memeriksa lengan baju Ye Xuan, takut majikannya menyembunyikan luka memar.

​"Hanya menyingkirkan beberapa lalat yang menghalangi jalan," jawab Ye Xuan santai. "Qing'er, siapkan air mendidih di tong mandi kayu besar. Jangan campurkan air dingin sedikit pun."

​Meskipun bingung dengan permintaan air mendidih yang bisa melepuh kulit manusia normal, Qing'er tidak membantah dan segera bergegas ke dapur. Setengah jam kemudian, kepulan uap panas memenuhi ruangan sempit tempat tong kayu itu berada.

​Ye Xuan mengambil sepuluh tangkai Ramuan Pengumpul Roh dan lima akar Rumput Tulang Besi, lalu menghancurkannya dengan telapak tangannya. Menggunakan kendali Qi Naga Primordial yang presisi, sari pati tanaman tersebut diperas hingga menjadi cairan kental berwarna hijau zamrud, lalu diteteskan ke dalam air mendidih. Air di dalam tong seketika mendidih lebih hebat, memancarkan aroma obat yang sangat pekat.

​Tanpa ragu, Ye Xuan melepas pakaiannya dan masuk ke dalam tong.

​Panas yang membakar kulit segera menyengatnya, disusul oleh sensasi tusukan ribuan jarum saat esensi Rumput Tulang Besi meresap secara paksa ke dalam pori-porinya. Metode perendaman ini adalah cara paling brutal dan kuno untuk menyerap herbal tanpa bantuan pil alkimia. Kultivator biasa akan mati kepanasan atau meridiannya meledak, namun bagi pemilik Seni Sembilan Reinkarnasi Naga, rasa sakit ini adalah makanan sehari-hari.

​Ye Xuan menutup mata dan memutar teknik kultivasinya.

​Di dalam Dantiannya, setitik cahaya keemasan yang menyerupai bayangan naga mulai berputar kencang. Ia menyedot energi dari Ramuan Pengumpul Roh layaknya pusaran air, mengubahnya menjadi tetesan Qi yang murni dan mengalirkannya ke sembilan meridian utama. Sementara itu, esensi Rumput Tulang Besi bekerja di tingkat seluler, memperkuat tulang, otot, dan sumsumnya agar mampu menahan ledakan tenaga yang lebih besar.

​Bzzzt!

​Aura di sekitar tubuh Ye Xuan bergejolak. Udara di dalam ruangan bergetar, membentuk riak-riak kasat mata.

​Hanya dalam waktu satu jam, suara letupan pelan terdengar dari dalam tubuhnya. Alam Kondensasi Qi Bintang Dua, tertembus!

​Namun, pusaran energi itu belum berhenti. Ye Xuan terus memandu sisa khasiat obat dengan kejam, memeras setiap tetes potensi dari tubuh fananya. Tulang-tulangnya bergemeretak, memancarkan kilau perak samar di bawah kulitnya. Dua jam kemudian, letupan kedua bergema, kali ini jauh lebih kuat hingga menghempaskan air di dalam tong ke lantai.

​Alam Kondensasi Qi Bintang Tiga!

​Ye Xuan membuka matanya. Sepasang mata hitamnya setajam pedang yang baru diasah. Ia melompat keluar dari tong kayu yang airnya kini telah berubah menjadi bening—tanda bahwa seluruh esensi herbal telah diserap habis.

​Ia mengepalkan tinjunya dan meninju udara kosong.

​Wush!

​Sebuah ledakan udara tercipta murni dari kekuatan fisiknya.

​"Bintang Tiga. Dengan ketangguhan fisik dari Rumput Tulang Besi dan kepadatan Qi Naga Primordial, aku bisa dengan mudah meremukkan leher kultivator Bintang Enam," gumam Ye Xuan puas. Ia mengenakan pakaiannya kembali dan melangkah keluar, mendapati Qing'er tertidur pulas di lantai luar karena kelelahan menjaga pintu.

​Ye Xuan mengangkat tubuh ringan gadis itu dan meletakkannya di atas ranjangnya sendiri, menyelimutinya dengan hati-hati. Tatapannya melembut sesaat. "Di kehidupan laluku, aku gagal melindungi mereka yang setia padaku. Kali ini, siapa pun yang berani menyentuh orang-orangku, akan kuhapuskan seluruh garis keturunannya dari siklus reinkarnasi."

​Sementara itu, di Aula Utama Kediaman Keluarga Ye.

​Suasana di aula yang megah itu terasa sangat suram. Diaken Ye Ba berlutut gemetar di atas lantai marmer, kepalanya menunduk dalam-dalam. Di sampingnya, Ye Ming terbaring mengerang di atas tandu kayu, tangan kanannya dibalut perban tebal dengan darah yang masih merembes.

​Duduk di kursi utama yang terbuat dari kayu gaharu adalah seorang pria tua berjubah abu-abu dengan rambut beruban namun memiliki tatapan seganas elang. Ia adalah Ye Cang, Tetua Pertama Keluarga Ye, sosok yang memegang kendali penuh klan sejak hilangnya Kepala Keluarga.

​Berdiri di sisi Ye Cang adalah seorang pemuda tampan berusia tujuh belas tahun dengan raut wajah angkuh. Ia mengenakan jubah putih bersulam benang emas. Ini adalah Ye Tian, cucu kesayangan Ye Cang dan jenius nomor satu Keluarga Ye saat ini.

​"Jadi maksudmu, si sampah cacat itu tidak hanya sembuh, tapi juga menghancurkan pergelangan tangan Ye Ming hanya dengan satu tamparan?" Suara Ye Cang berat dan dingin, bergema di seluruh aula.

​"B-benar, Tetua Pertama!" Diaken Ye Ba menjawab dengan suara bergetar. "Gerakannya sangat aneh. Dia sama sekali tidak menggunakan teknik bela diri, hanya kekuatan fisik mentah. Tapi tekanannya... tekanannya sangat mengerikan. Seolah-olah dia bukan lagi Ye Xuan yang kita kenal!"

​Ye Tian mendengus sinis, melipat tangannya di dada. "Kakek, paman Ba pasti melebih-lebihkan karena ketakutan. Ye Xuan itu cacat bawaan. Dantiannya hancur. Sekalipun dia mendapatkan pil mujarab dari entah berantah atau sisa-sisa harta ayahnya, paling tinggi dia hanya berada di Bintang Tiga. Ye Ming kalah hanya karena dia lengah dan meremehkan musuh."

​Ye Cang memicingkan matanya, mengetukkan jarinya ke sandaran kursi. "Tetap saja, ini bukan pertanda baik. Selama anak itu masih berstatus Tuan Muda Pertama, posisimu sebagai Pewaris Klan tidak akan pernah sah di mata beberapa tetua kolot. Keberadaannya adalah duri dalam daging."

​"Kakek tidak perlu cemas," ucap Ye Tian sambil tersenyum kejam. Fluktuasi energi tiba-tiba meledak dari tubuhnya, membuat cangkir teh di atas meja bergetar hebat. Aura itu jauh melampaui Ye Ming, sebuah tekanan dari Alam Kondensasi Qi Bintang Enam puncak!

​"Setengah bulan lagi adalah Turnamen Bela Diri Klan," lanjut Ye Tian. "Di sanalah evaluasi tahunan dilakukan. Aku akan menantangnya secara terbuka di atas arena suci. Dalam pertarungan resmi, cacat mati adalah hal yang lumrah. Aku akan memastikan meridiannya benar-benar hancur kali ini, dan mematahkan lehernya di depan seluruh klan. Setelah dia mati, posisi Kepala Keluarga akan mutlak jatuh ke tangan Kakek."

​Ye Cang tersenyum tipis, mengangguk puas melihat kekejaman dan ambisi di mata cucunya. "Bagus. Jangan biarkan serangga kecil mengganggu jalanmu. Pergilah ke ruang pengasingan dan gunakan tiga Pil Pengumpul Qi tingkat menengah yang baru kakek beli. Pastikan kau menembus Bintang Tujuh sebelum turnamen dimulai."

​"Baik, Kakek!" Ye Tian membungkuk hormat, matanya berkilat penuh antisipasi berdarah. Di kepalanya, Ye Xuan sudah dianggap sebagai mayat yang sedang berjalan.

1
Marthen
menyerah akan selamat
meLawan maka akan ada patriark yang baru
Marthen
kebanggaan fana artinya kebanggaan dunia bawah bila baik ke dunia atas hanya dijadikan pengawal penjaga pintu gerbang
preeeeeetttttttt
Fajar Fathur rizky
bikin yexuan hancurkan kultivasi jianwuji bikin jianwuji jadi sampah
Marthen
up thor
sibaweh abduh
bagus sekali ceritanya thor
Marthen
up thor
Visitor8053
Ye Xuan mantap mendapatkan ilmu hebat
Marthen
sudah tgl 4....uo lagi thor 👍
Marthen
asyiiiik panggung dominasi.....
Marthen
hutan binatang buas bagi masyarakat awan ini adalah hutan kematian tetapi bagi mantan kaisar dewa ini adalah kebun binatang yg berisi hewan2 jinak preeeetttt
Marthen
jozzzzz
Marthen
kelinci percobaan beryjung tumbaL
Marthen
assl yg betul ye xuan...kata2mu ini kami tunggu di alam semesta atas sebagai inti cerita pembalasan dendam kepada mo yuan
ARay
nekat boleh, oon jangan coy... ngotak dikit dah
Fajar Fathur rizky
cepat bantai zhao ying beserta keluarganya dan klan zhao pajang mayat mereka di sekte itu
Fajar Fathur rizky
cepat bantai klan zhao sampai ke akar akarnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!