Banyak yang mengira bahwa Arjuna begitu bodoh, bahkan ada yang menyebutnya aneh, sehingga dia dipandang rendah oleh keluarga istrinya.
Padahal sebenarnya dia adalah seorang pangeran yang memiliki keahlian dalam dunia medis pada 1000 tahun yang lalu, yang memaksanya harus hidup di dunia modern yang terasa asing untuknya.
Dengan kemampuan medisnya yang dimiliki, dia akan membuktikan bahwa dia adalah seorang dokter genius yang hebat dan menjadi penguasa.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DF_14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 31
Setelah menyelesaikan urusannya dengan Ferdy, Arjuna bergegas pergi untuk menemui Helena ke Rumah Sakit Niroga. Dia sangat mengkhawatirkan keadaan gadis itu.
Namun, baru juga dia sampai di depan gerbang rumah sakit. Dia dihadang oleh empat orang security.
"Maaf, kamu tidak boleh masuk ke rumah sakit ini," ucap salah satu security.
Arjuna tidak terima. "Kenapa? Aku ini suaminya Helena, anak dari pemilik rumah sakit ini. Kenapa aku dilarang masuk?"
Security itu menjawab. "Tuan Axel yang memerintahkan kami."
Arjuna bisa saja menghajar mereka. Tapi dia tidak ingin membuat keributan disana, demi menjaga nama baik Helena. "Aku mohon, tolong izinkan aku masuk. Sebentar saja."
Tak lama kemudian, Axel pun datang. Dia menatap menantunya itu dengan tatapan tajam. "Untuk apa kamu datang kesini? Helena sudah dijaga oleh keluarganya, jadi lebih baik kamu segera pergi."
Arjuna tersenyum kecut. "Keluarga? Apakah Anda tahu, apa yang telah dilakukan oleh Nova terhadap Helena. Dia telah menyuruh..."
Plak!
Arjuna berhenti bicara saat Axel tiba-tiba menampar wajahnya. Membuat pria itu langsung membeku. Seumur hidup, tidak pernah ada orang yang berani menampar wajahnya seperti itu.
Axel berkata dengan nada tinggi. "Jangan pernah menjelek-jelekkan salah satu anakku. Di mataku, kamu itu hanya sampah. Tidak pantas masuk ke Keluarga Niroga. Jadi, lebih baik sekarang kamu pergi dari sini."
"Aku pastikan sebentar lagi kamu akan bercerai dengan putriku. Kamu tidak pantas menjadi suaminya Helena," sambungnya dengan nada penuh penekanan.
Kata-kata kejam pria itu telah melukaimu hati Arjuna. Dengan berat hati, dia memilih pergi meninggalkan rumah sakit itu.
Lalu, dia pergi menemui Jordan di Markas Nightmare. Dia disambut dengan ramah oleh pria itu.
"Akhirnya kamu datang juga, Arjuna," sambut Jordan sambil tersenyum hangat.
Disana, ada banyak sekali anggota Nightmare yang sedang latihan bertarung dan latihan menembak. Jumlah mereka cukup banyak.
Arjuna sama sekali tidak menyadari bahwa orang yang sedang berbicara dengannya adalah orang yang begitu dihormati di kalangan dunia bisnis. Bahkan mereka sangat sulit untuk bertemu dengan Jordan.
Contohnya Axel, Axel telah beberapa kali mencoba mengundang Jordan untuk datang ke acara-acara penting, termasuk pesta malam ini. Tapi Jordan tak pernah meresponnya.
Bagi Jordan, Perusahaan Niroga tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan perusahaan yang dia miliki.
"Setelah aku bergabung dengan Anda. Apakah aku masih boleh menjalani kehidupan seperti manusia biasa?" tanya Arjuna, untuk memastikan.
Demi memastikan keamanan kalung itu, dia tetap harus tinggal bersama dengan Helena.
Jordan menjawab dengan tenang. "Tentu saja. Justru banyak anggota kami yang memilih untuk menyembunyikan identitasnya. Agar keamanannya tetap terjaga. Kita hanya akan berkumpul pada saat ada acara penting ataupun misi penting."
Tidak ada satu orang pun yang tahu bahwa Jordan adalah seorang mafia. Karena dia menjalankan bisnis dunia bawah tanahnya dengan operasi senyap. Kecuali, jika dikalangan mafia itu sendiri.
Setelah mendapatkan jawaban dari Jordan. Dia sangat bernafas lega. Itu artinya tidak ada satu orang pun yang akan tahu bahwa dia adalah seorang anggota mafia.
Jordan menjelaskan. "Aku adalah seorang pemimpin yang selalu ingin bersikap adil. Karena kamu sudah resmi bergabung, kamu boleh ikut bersaing dengan anggota yang lain."
Arjuna sedikit bingung. "Bersaingan dalam hal apa?"
Jordan menjelaskan, "Aku sudah mulai tua. Suatu saat nanti harus ada orang yang bisa menggantikan posisi aku sebagai ketua mafia. Karena itu, aku harus memilih siapa anggota terkuat di Nightmare. Untuk sementara orang itu akan menjadi wakil ketua selama aku belum pensiun."
Dia menambahkan, "Bukan hanya itu, aku juga akan menyerahkan sebagian bisnisku padanya."
Arjuna menjadi penasaran. "Lalu dengan cara apa kami akan bersaing?"
Jordan menjawab, "Aku akan mengadakan sebuah pertarungan sesama anggota. Siapa yang terkuat, dialah pemenangnya."
sok jadi pahlawan...
hutang nyawa lo bilang?..
mati saja kau reno😡
juna waktu kamu hanya tinggal sejam lagi, kompetisi babak kedua akan segera dimulai. jangan sampai terlambat datang helen sangat khawatir kamu semalam tidak pulang...
apalagi helen tahu kamu selamatin bukan reno merasa lega, reno hanya ngaku yg selamatin helen...
helen dari semalam khawatir sama juna tidak pulang-pulang, helen sijuna lagi dirawat terluka parah sampai babak belur...
direno menggungkit-ungkit telah selamatkam helen, padahal yg selamatkan helen adalah juna. jangan mau helen makan malam sama reno yg ada dilampir nova ngamuk nanti klo tahu🤭