Indonesia
NovelToon NovelToon
I'M Lord Vampire

I'M Lord Vampire

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Barat
Popularitas:538.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Julia Tiara Anggraeni

Alexander tidak tahu bahwa keluarganya adalah Vampire, yang berarti Dia juga adalah Vampire.

Alexander mengetahui kebenarannya saat ia memasuki bangku SMA.

Alexander bukanlah hanya keturunan Vampire biasa, tetapi Ia berasal dari Keluarga Bangsawan Vampire, dan di dalam darahnya terdapat darah Vampire Murni. Alexander mengetahui kebenaran bahwa Dia seorang Vampire akan terungkap saat usianya memasuki 16 tahun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia Tiara Anggraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

31. Pedang Neraka dan Kebangkitan Jiwa Phoenix

Saat ini Alex sedang berlari menuju wilayah Black Moon Pack.

Keadaan gelapnya malam dan pakaian hitam yang di pakai oleh Alex, membuatnya tidak terlihat, hanya mata hijau milik Alex yang bersinar di bawah sinar bulan.

Alex pergi secara diam-diam, dia tidak ingin ada yang tahu jika dia sudah pergi ke wilayah Black Moon Pack.

'Aku merasakan hal yang aneh di sini, auranya sangat pekat dan mengerikan' pikir Alex.

"Nithael, Gazardiel, apa kalian bisa mencari asal dari hawa mengerikan ini?" tanya Alex kepada Nithael dan Gazardiel.

Nithael dan Gazardiel pun muncul di samping Alex.

"Aku sudah menemukannya dari tadi, aku menunggu mu untuk bertanya" ucap Nithael membuat Alex kesal.

"Kenapa tidak memberitahu ku?" tanya Alex kesal.

"Sudah ku bilang, aku menunggumu untuk bertanya!" teriak Nithael.

"Alex berhenti!" ucap Gazardiel tiba-tiba, dan langsung menarik Alex dan Nithael bersembunyi di balik sebuah pohon besar.

Mereka bertiga melihat 2 orang Werewolf membawa sebuah benda seperti sebuah pedang, dengan panjang sekitar 2 meter.

Sarung pedang itu berwarna hitam dengan garis merah yang bercahaya sebagai hiasannya.

"Kenapa mereka bisa memiliki Pedang Neraka?" bisik Nithael.

"Pedang Neraka?" tanya Alex bingung karena dia tidak tahu tentang pedang itu.

"Aku akan menjelaskannya nanti, sekarang kau harus mengambil pedang itu terlebih dahulu" ucap Nithael.

Nithael langsung menghilang, dan Gazardiel berubah menjadi sebuah busur berwarna putih.

Alex mengambil busur itu, dan langsung melesatkan dua anak panah sekaligus yang terbuat dari energi miliknya.

Stab!

Kedua anak panah energi yang dilepaskan oleh Alex langsung menembus jantung kedua Werewolf itu.

Bruk!

Setelah Alex melihat kedua Werewolf itu sudah kehilangan nyawanya, Alex langsung mengambil pedang yang jatuh tak jauh dari kedua Werewolf itu.

Setelah mengambil Pedang Neraka, tiba-tiba cahaya merah yang ada di sarung pedang itu bersinar terang dan memasuki tubuh Alex.

"Pa-panas…Aaarrrggghhh!" Alex berteriak dengan keras, membuat beberapa Werewolf lainnya menuju ke tempat Alex berada.

Alex yang mendengar suara langkah kaki mendekat ke arahnya langsung menggunakan teleportasi menuju halaman Mansion milik Sean, karena tiba-tiba tubuhnya mengeluarkan api.

Saat Alex muncul di halaman Mansion milik Sean, api yang keluar dari tubuhnya langsung membesar dan melebar.

Api yang keluar dari tubuh Alex tiba-tiba berubah warna menjadi hitam, putih, merah, biru, dan unggu.

Nithael, Gazardiel, Xeran, dan Mofsi yang merasakan hawa panas dan energi dari luar dimensi milik Alex langsung keluar dan menjauh dari Alex.

"Apa yang terjadi?" tanya Xeran.

Mereka berempat melihat api keluar dari tubuh Alex dengan warna yang berbeda, bahkan mereka melihat ada satu warna lagi yang terbentuk dari api itu.

Api yang berwarna silver mulai muncul di antara kelima api sebelumnya.

""Api berwana abu"" ucap merek berempat bersamaan.

Alex semakin berteriak ketika api berwarna silver itu membakar tubuhnya.

Keenam api yang membakar tubuh Alex tiba-tiba berubah membentuk seekor burung, dan terbang mengelilingi Alex.

Setelah beberapa kali mengelilingi Alex, ke enam Burung Phoenix dengan berbeda warna itu langsung masuk ke dalam tubuh Alex, bersamaan dengan Pedang Neraka yang menusuk tubuh Alex tepat di jantungnya, membuat Alex jatuh terduduk.

Ledakan energi keluar dari tubuh Alex, membuat getaran yang besar dalam radius 100 km selama 3 detik dan langsung mereda.

Mansion milik Sean bergetar, dan beberapa retakan yang cukup besar terlihat di dinding Mansion Sean.

Sean, Sent, Fero, Yuna, dan Gyren yang merasakan getaran itu langsung terbangun dari tidur mereka dan menghampiri sumber ledakan.

Mereka berlima terkejut saat melihat sebuah pedang menusuk Alex tepat di jantungnya.

"Alex!" teriak Sean.

"Berhenti" ucap Sent.

Saat Sean ingin mendekati Alex, Sent menghentikan Sean.

"Kenapa paman menghentikan ku?" tanya Sean.

"Kau merasakannya juga kan? Hawa panas di sini berasal dari Alex" ucap Sent.

"Jadi hawa ini…"

Saat semuanya khawatir dengan kondisi Alex, Alex membuka matanya perlahan, dan melihat sebuah pedang menancap tepat di jantungnya.

Alex langsung menarik pedang yang menancap di jantungnya itu dengan sekali tarikan, membuat darah langsung mengalir dari dadanya.

"Ukh!"

Perlahan luka itu menutup dan menghilang seperti tidak pernah ada luka sedikitpun di sana.

Sean yang melihat Alex baik-baik saja langsung menghampiri Alex.

"Alex, kau baik-baik saja, kan?" tanya Sean kepada Alex.

Alex tak menjawab pertanyaan Sean, dan mencoba untuk berdiri. Tapi, saat Alex sudah berdiri, Alex langsung tak sadarkan diri.

~•~

"Ugh…"

Sean dan yang lainnya mendengar suara Alex dan mendekati Alex yang sedang berbaring di atas kasur.

"Alex" ucap Sean.

Alex yang mendengar seseorang memanggil namanya membuka matanya perlahan, dan melihat ke sekeliling.

'Ini…ruang bawah tanah tempat latihan keluarga Valcon' batin Alex.

Alex mencoba untuk menggerakan tubuhnya, tapi seluruh tubuhnya terasa sangat lemah.

"Kau kehilangan banyak energimu, itu akan lama untuk kembali terisi penuh" ucap Fero.

Alex yang mendengar itu hanya menghela napasnya.

"Berapa lama aku tak sadarkan diri?" tanya Alex.

"4 hari" ucap Yuna.

"Alex, aku ingin bertanya sesuatu" ucap Nithael.

"Apa yang ingin kau tanyakan?"

"Jiwa Phoenix api memiliki 5 warna api, dengan masing-masing kekuatan yang berbeda. Tapi, kenapa kau memiliki Jiwa Phoenix berwarna silver?" tanya Nithael.

"Eh, silver?" Alex bingung.

"Ya, aku belum pernah melihat Jiwa Phoenix yang berwarna silver" ucap Nithael.

"Jadi, aku memiliki Jiwa Phoenix berwarna silver?" tanya Alex.

"Tidak, kau memiliki seluruh warna Jiwa Phoenix" ucap Gazardiel.

Semua yang ada di sana terkejut mendengar bahwa Alex memiliki seluruh Jiwa Phoenix, kecuali Nithael, Xeran, dan Mofsi karena mereka sudah mengetahui apa yang terjadi kepada Alex.

"Pedang Neraka membangkitkan Jiwa Phoenix mu dengan api neraka nya" ucap Xeran.

"Jiwa Phoenix ku sudah terbangkitkan?"

Alex tak percaya dengan apa yang dia dengar.

'Bukankah Jiwa Phoenix hanya bisa dibangkitkan ketika bulan Purnama merah atau darah para Dewa?' pikir Alex.

"Jiwa Phoenix berasal dari neraka, jadi ketika kau memiliki api neraka di tubuhmu, maka otomatis Jiwa Phoenix mu akan bangkit" ucap Gazardiel.

"Kami tidak memberitahumu jika ada cara lain untuk membangkitkan Jiwa Phoenix di tubuhmu, karena memiliki api neraka sangat sulit dibandingkan dengan mendapatkan darah para Dewa atau menunggu bulan Purnama merah" ucap Nithael.

"Apa benar-benar sesulit itu?" tanya Alex.

"TENTU SAJA! JIKA KAU TIDAK BISA MENAHAN PANAS DARI API NERAKA, KAU AKAN MATI! MA-TI!" teriak Nithael kesal.

"Kau juga tahu, kau hampir kehilangan kesadaran mu ketika api neraka dari Pedang Neraka membakar tubuhmu" ucap Xeran.

Alex mengingat kembali aoa yang terjadi ketika dia menyentuh Pedang Neraka.

'Tunggu!' batin Alex.

Alex kemudian menyentuh dada kirinya, tepat di jantungnya.

Alex ingat bahwa jantungnya tertusuk oleh Pedang Neraka.

"Syukurlah, jantungku masih berdetak" ucap Alex sambil menghela napasnya.

1
Ryan Jacob
semangat Thor
asw
baguss bangettt
@bloodpoetica_
ceritanya sangat menarik dan sangat berbeda dengan cerita yang lain nya,belum pernah sy menemukan cerita sebagus ini. benar - benar berbeda dengan yang lain-nya.
IG: @sskyrach
nah ketemu yang genre vampire. hehehe. Jangan lupa mampir ya ke karyaku🤗
AL fa
akhirnya update juga, aku tetap setia menunggu happy ending Alex sm anna
Nur Imam Muhamad
thx kaka sudah update
Nur Imam Muhamad
thx Kaka sudah update
AL
semangat kakak, aku pendukung setia Lo, menunggumu dengan sabar, aku hanya ingin ending bahagia keluarga Alex dan anna
𖧷̷۪۪ᰰ⃟𖧷̷۪۪ᰰ᪇Hare_09
yok kak tetap semangat nulisnya aku tetap mendukung mu
jung je woo
apa dgn alex mati misi alex menyatukan dua dunia akan berhasil....
sepertinya alex akan mati.. 🤭🤭🤭🤭
jung je woo: 😂😂😂😂😂 oke oke
total 2 replies
Helena
up
Julia Tiara Anggraeni
Kalo lama nunggu kalian bisa cek profil Thor, ada cerita udah agak lama di up, jadi fokus ke sana, Judulnya The Whole World In A Smartphone Card
@bloodpoetica_
aku ulang ulang trs baca cerita ini gak pernah bosan 😇😅
Nur Imam Muhamad
thx Kaka sudah update
Khusnul Nunung Lolok
thor lama banget updetnya, semangat thor.
jangan lama" thor buat lanjutan capter selanjutnya
AL
kata terakhir nya yuk komen, jadi sy komen, dan yang mau sy komen maaf author lama sekali updatenya, terimakasih
AL
Alex pokoknya harus sama Anna, nggak ada sad ending, banyakin adegan so sweet nya.
Nur Imam Muhamad
thx kaka sudah update
AL
setelah sekian lama aku menunggu dan akhirnya novel ini up juga, tapi ingat Thor Alex sama anna harus berakhir bahagia, karna sayangku pada anna melebihi sayang-nya Leo. SEMANGAT 🔥
Khusnul Nunung Lolok
sekian lama author bru up lagi, jangan lama" dianggurin thor, lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!