menceritakan tentang para remaja yang ingin menemukan jati diri, Kedewasaan dan cinta
bagaimana mereka satu-satu menyelesaikan masalah hidup mereka.
Belajar menjadi sosok yang tangguh dan tidak putus asa dalam hidup dan percintaan
Andita gadis yang selalu di bayangin oleh masa lalunya yang kejam dimana kedua orang tuanya menelantarkan dan menyiksanya
ingin merubah dirinya menjadi orang yang bisa berguna bagi sesamanya, apalagi untuk para sahabatnya yang sangat dia sayangi. belajar bersama melawan kerasnya hidup dan problematika persoalan remaja
Dan cerita mereka di mulai dari SEBUAH RASA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon antariksa86, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
KEBENARAN
mendengar jawaban andita seperti itu, evan hanya tersenyum dan mulai meceritakan kepada mereka.
jadi sosok yang kasat mata itu namanya aldi dia meninggal sudah 10tahun yang lalu aldi masih belum bisa meninggalkan dunia ini karna dia merasa masih ada yang mengganjal
sampai akhirnya dia melalang bualang dan sampai di taman yang setiap hari mereka bermain disana
awalnya aldi hanya memperhatikan andita,nissa dan beni bermain bersama dan entah kenapa aldi merasa menyukai andita dan selalu menemani andita kemanapun sampai pada akhirnya andita merasa sedih karna masalah dengan orangtuanya, merasa tak tega akhirnya aldi selalu memasuki mimpi andita dan memberikan semangat kepada andita sampai benar-benar andita bahagia, baru aldi meninggalkan andita.
mendengar yang sebenarnya dari evan, membuat hati andita merasa sakit, sakit yang tak tertahankan sedangkan nissa dan beni mulai menitikan air mata tak percaya dengan apa yang di ceritakan oleh evan.
"Kak, boleh aku tau dimana ia di kuburkan?? dimana ia tinggal??"
"iya, karna kak evan tau kamu akan kesini jadinya kak evan udah minta ningsih untuk mencari tahu, nanti kak evan akan mengantarkanmu kesana"
"aku mau ikut" ucap beni
"aku juga" nissapun ikut-ikutan
"baiklah, besok kita kesana" ucap evan
setelah selesai berbicara dengan evan, merekapun berpamitan dan tak lupa berterima kasih, beni dan nissa langsung berjalan keluar duluan sedangkan andita masih duduk belum beranjak dari tempatnya seakan enggan untuk pergi.
"dit, kak evan tauk kamu masih memikirkan tentang putra, Tapi kak evan hanya mengatakan dia tidak sama dengan aldi dia bukan renkarnasi aldi dia orang yang berbeda dit"
ucap evan seakan tau apa yang sedang dipikirkan oleh andita
"euumm.. terika kak evan" ucap andita sembari pamitan
belum beberapa jauh evanpun kambali berucap" percaya dengan isi hatimu dit, jangan menyangkal atau merasa gusar"
mendengar ucapan evan, terpampang seyuman di wajah andita seakan andita memahami apa yang dikatan evan
"JANGAN KHAWATIR KAK EVAN,, SIAAAP!!" teriak andita sambil hormat dan langsung pergi menghampiri dua sahabatnya itu.
esoknya hari minggu andita dan nissa sudah berada di rumah beni karna kemarin mereka sudah berjanji akan pergi ke tempat aldi bersama dengan evan
"jadi kita mau kemana dulu?" tanya evan kepada mereka bertiga
"aku sih maunya ke kuburannya aldi trus kita mampir kerumahnya kak" jawab andita
yang langsung di disetujui oleh nissa dan beni
setelah mendegar jawaban anditapun evan langsung mengajak mereka bergegas ke mobil
diperjalanan andita tak banyak bicara hanya memandangi jalanan dan mendengarkan nissa dan beni berbicara, sementara evan sesekali mencuri pandang ke arah andita.
"apa kamu takut untuk bertemu aldi??"
"eh,," sontak andita terkejut ketika kak evan tiba-tiba bertanya
"aku bilang, apa kamu takut untuk bertemu dengan aldi?" ucap evan sekali lagi pada andita
"Tidak, kak!! sama sekali tidak, andita hanya saja nanti saat bertemu harus mengatakan apa?? sebenarnya banyak yang ingin andita katakan padanya tapi andita susah untuk merangkai kata-kata itu"
"katakan saja semua isi hatimu dit, aku yakin aldi akan mendengarkan semuanya dan mungkin dia akan senang mendengarnya"
"iya.." jawaban singkat andita membuat nissa dan beni yang duduk di belakang hanya bisa memegang bahu andita
"kami akan menemanimu dit" ucap mereka berdua bersamaan dan itu membuat andita tersenyum dan sedikit lebih tenang
waiit for Sebuah Rasa yah.. makasih ❤❤