Indonesia
NovelToon NovelToon
Penyesalan Mantan

Penyesalan Mantan

Status: tamat
Genre:Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:159k
Nilai: 5
Nama Author: Erni Pasha

Pramudya Sosok Pria sederhana yang bekerja di perusahaan kontraktor, dan dia cukup piawai dalam mengatasi masalah yang terjadi di perusahaan tempat dia bernaung, kariernya yang cemerlang tak seindah kehidupan cintanya.
Tunangan dan camer yang selalu dia bantu telah mengkhianatinya, mereka tiba -tiba memutuskan pertunangannya dengan alasan Zaenab ( tunangan dari Pramudya)telah hamil dengan pria lain.
Kecewa itulah yang di rasakan Pram sehingga dia enggan untuk menjalin cinta dengan wanita lain.
Sementara itu di tengah -tengah kekecewaan Pramudya ada sosok wanita yang mengaguminya secara diam-diam, nah siapkah dia ? ikuti ceritanya ya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erni Pasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32

POV Author.

Karina berjalan cepat menaiki anak tangga di rumah, sudah kebayang bagaimana rasa sesak dalam hatinya hingga membuat dia ingin menangis meraung-raung saat itu juga.

Kata-kata pedas Bu Marni telah menyinggung perasaannya, hingga membuat Karina lepas kontrol.

Sampai di dalam kamarnya wanita itu berdiri di depan jendela kaca dan pandang matanya menatap lurus ke depan, sementara sang suami Pram berdiri di belakang wanita cantik itu.

Tangan Karina melipat di depan dadanya, matanya sudah berkaca-kaca.

" Jelaskan?" lirih karina dengan suara yang terdengar gemetar.

" Sayang ini tak seperti yang kamu bayangkan, maaf Mas tadi malam sebenarnya mau memberi tahu kamu, tapi Mas ga tega melihat kamu sakit, Mas urungkan untuk meminta ijin mereka menginap di sini." Tutur Pram dengan nada yang lembut.

" Terus ?" Karina belum puas atas jawaban yang di sampaikan sang suami.

" Tadi malam mereka datang sayang, kondisinya pas hujan lebat, Mas mau menolak mereka tetapi kondisi mereka basah kuyup jadi Mas ga tega, apalagi Zaenab lagi mengandung, jadi Mas urungkan niat Mas untuk menolaknya" ucap Pram jujur.

" Jadi benar Mas masih mencintainya?" ucap Karin tanpa menoleh.

" Tidak sayang, tidak seperti yang Adek bayangin, Mas masih waras untuk menilai mana yang tulus dan mana yang tidak." Ucap Pram jujur, Pram menjeda ucapannya.

" Mas menerima mereka karena Mas masih punya sisi kemanusiaan, bukan yang lain" imbunya.

" Terus apa anak yang di kandung Zaenab adalah anak kamu Mas? hingga kamu mau menerima mereka berada di sini?!" seru Karina masih puas atas jawaban sang suami.

" Dek, kenapa kamu berpikir seperti itu sayang, mana mungkin aku menghamilinya, sementara kita menikah tak barang sedikit kita berpisah lama, selama dua puluh empat jam Mas berada di sebelah kamu sayang? mustahil sayang, Mas bukan lelaki seperti itu Dek," ujar Pram panjang lebar.

Karina membenarkan perkataan sang suami bahkan selama dua puluh empat jam suaminya itu berada di sisinya terus, mana ada ketemu sama Zaenab, selama menikah mereka kemana-mana selalu berdua, ngepel terus kaya perangko, kecuali pas di proyek waktu itu mereka sempat terpisah karena kondisi Karina yang sakit, dan saat itu malah Karina menjadi paparazi mengikuti Zaenab sepanjang hari.

" Terus Mas bersedia dengan permintaan Ibu Marni yang aneh itu?" tanya Karina untuk memastikan perkataan Bu Marni itu.

" Permintaan yang mana Dek? Mas jadi bingung" ucap Pram yang memang belum tahu rencana Ibu Marni, sebab Bu Marni memang suka membuat orang emosi, niat untuk meminta anaknya di nikahi Pram belum terucap Bu Marni utarakan.

" Ibu Marni meminta Mas Pram menikahi Zaenab masak ga tahu sih?! Mas mau??" seru Karina yang sudah terlanjur emosi setelah mati.

" Dek jangan mengada-ada, Mas tidak segila itu Dek, menerima barang bekas kaya gitu, aku masih waras sayang, sudah jangan kamu hiraukan perkataan Bu Marni, Mas sudah ada rencana buat mereka" balas Pram.

" Mas akan menuntut mereka bila mereka mempermalukan kita, Mas janji sayang." ucap Pram dengan tegas.

Pram memeluk sang istri dari belakang, di ciumnya cekuk leher istrinya itu dengan penuh kelembutan, aroma yang selalu menjadi candu buatnya itu, Pram tahu Karina sedari tadi memendam tangisannya.

" Mas tak sebodoh itu sayang, Mas memang mencintai Zaenab, tapi itu dulu sebelum dia memutuskan Mas dengan alasan yang masuk di akal" ucap Pram dengan memberikan pengertian pada istriku itu.

" Tapi bila Adek tak percaya sama Mas, kita tunggu sampai bayi itu lahir dan kita tes DNA, apa benar bayi itu adalah anak Mas atau bukan." Imbuh Pram kemudian.

Karina masih terdiam mendengar penuturan sang suami, dalam hati kecilnya Karina tak percaya bila Pram bisa berbuat zina, sebab selama beberapa bulan Karina selalu di samping pria itu terus.

" Sebenarnya Mas mau memberi pelajaran buat Bu Marni, sempai sejauh mana dia akan memfitnah Mas dan memanfaatkan Mas terus menerus." ucap Pram lagi.

" Bu Marni bilang, Mas masih cinta sama Zaenab dan mau menikahinya." Cicit Karina yang nyaris tak terdengar oleh Pram.

" Banyak kebohongan yang dia sebarkan sayang, dari dulu dia selalu membohongi Mas, dia bilang sakit dan harus di rawat di rumah sakit, hanya karena dia ingin meminta uang dari Mas, dan dia selalu pinjam uang sama ibu hampir tiap bulan dan itupun tak pernah di kembalikan." Pram menjeda kalimatnya.

" Semuanya itu tega dia lakukan pada kami yang sudah menolong dia dari dulu, sepertinya tak ada rasa malu dan merasa tak enak di dirinya." Tutur Pram panjang lebar.

"Mas heran, setelah memutuskan hubungan pertunangan sepihak, dia dengan tak tahu malunya ke sini hanya meminta belas kasihan dengan embel-embel bahwa kami masih saling mencintai." Seru Pram yang menumpahkan uneg-uneg nya kepada sang istri.

" Kamu pasti juga ga akan terima bila di perlakukan seperti itu sayang, ia kan?" tanya Pram pada Karina.

" Terus Mas sekarang apa yang akan mas lakukan, membiarkan mereka di sini atau mengusir dia pergi dari sini?" ucap Karina yang merasa lega dengan penuturan sang suami, sebab penuturan Pram tak beda jauh apa yang di dengar Karin dari Fatimah, dan tetangga kanan kiri di kampung Pram, Karina tahu banyak sewaktu Karina menginap di sana.

" Kamu ada ide sayang?" balas Pram sambil membelai rambut panjang sang istri.

" Biarkan saja mereka di sini Mas sampai Zaenab melahirkan, terserah mereka mau berbuat apa? Karina hanya ingin tahu sampai sejauh mana urat malu mereka itu, tapi Karina juga menginginkan Ayah dan Ibu tinggal di sini pula, kalau perlu Fatimah juga," ucap Karina.

" Kamu yakin sayang?" Pram balik bertanya.

" Yakin Mas, Karina ingin membuka mata Bu Marni lebar-lebar, dan menyadari kesalahannya, dia itu terlalu sombong Mas, uang membutakan mata hatinya, buat dia menyesal telah mencampakkan Mas begitu saja." Ucap Karina dengan yakin.

" Mas saya sakit hati, Mas di perlakukan seperti itu, habis manis sepah di buang, oke Mas kita ikuti saja cara dia main, setelah itu kita tunjukkan cara main kita juga." Ucap Karina penuh keyakinan.

" Mas tidak amu kamu nanti sakit hati pada ucapannya Dek, Mas tak ingin melihat hatimu jadi kotor karena tiap hari meladeni mulutnya yang terlampau pedas." Ucap Mas Pram yang nampak keberatan bila mereka tinggal di rumah ini terlalu lama, bahkan sampai Zaenab melahirkan.

" Saya bisa mengontrol diri kok Mas, tenang aja," ucap Karina yakin.

" Baiklah, Mas nurut apa katamu sayang, besuk kita ke rumah ayah ya memberi tahu ayah biar ayah tak kaget saat ayah bertandang ke rumah." Ucap Pram kemudian.

" Ia Mas," balas Karina dengan senyum yang menawan, hati Karina sudah amat lega sikap tegas dari suaminya.

" Sekarang kita siap-siap kerja saja yuk," ajak Pram pada istrinya itu.

Akhirnya mereka berdua melakukan olahraga pagi sebelum berangkat kerja, yang rutin di lakukan, kata Prma biar semangat gitu.

1
Akun Lima
ini novel apa nyeritain diri sendiri? kok aku aku terus prasaan
Vivi Yanti
crta y bagus bnget thor keren👍👍👍👍😘😘😘😘
Erni pasha: terimakasih kak
total 1 replies
Sulati Cus
cinta boleh bodoh jgn "lbh baik di cintai drpd mencintai" ttp pk logika jgn pk hati biar g ambyar🤣
Sulati Cus
otaknya kebalik kasian sm janda tp g kasian sm istri bisa 2" menjadakan istri demi janda"
Sulati Cus
pelakor sok bijak klu km sbg cwk g welcome suami orang mn mau jg laki orang 😂aneh
sri rahayu rahayu
Luar biasa
Budi Anduk
lumayan
Didi Juhdi
Mantap...
rinasti
Pram ini tipe lelaki bertanggung jawab sepertinya..
Hasrie Bakrie
Next
Hasrie Bakrie
Jgn mau dimanfaatkan oleh Zaenab dan keluarganya Pram, kasian qm kerja banting tulang.
Hasrie Bakrie
Jangan" Pram mau dijebak ma si Karin
Hasrie Bakrie
Lanjut
Hasrie Bakrie
Assalamualaikum mhn ijin aq mampir ya, pasti seru deh ceritanya 😘💕
Erni pasha: waalaikum salam, terimakasih kakak
total 1 replies
Linda.w
novel gak jelas 😅
Erni pasha: terimakasih 🙏
total 1 replies
AZ & AR
nah, pelajaran tuh ndra. berharap dpt berlian eh malah dapat kaca beling.
istri kamu cantik, tp gk kamu rawat & jaga jd tertutup deh kecantikannya.
di mata biyan yg bisa menilai muncul lg deh kilau berlian mitha..
Tiara Golby
andra bodoh sdh tau disetir wulan masih aja mau bodoh2 andra
Tiara Golby
double up dong thor
Riski Budi
di tunggu next
AZ & AR
siap siap ribut nih ibunya dgn wulan. siapa yg menang ya?

semangat thorr.. di tunggu episode episodenya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!