Indonesia
NovelToon NovelToon
Ranula (Sejarah Penuh Luka)

Ranula (Sejarah Penuh Luka)

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Fantasi Wanita / Chicklit
Popularitas:17.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mulyani Syahfitri

Bagaimana jadinya jika seorang Zoya Anastasya mengalamai kejadian yang begitu menakjubkan yang tidak pernah terduga.

Hanya karena kecelakaan yang dia alami, Zoya terbangun pada zaman dinasti kerajaan dimana segala hal yang tidak pernah dia duga terjadi dalam hidupnya.
Kesakitan, ketakutan, cinta dan airmata, membuat Zoya begitu larut dalam peran nya di zaman itu.

Akankah dia bisa kembali terbangun menjadi Zoya yang sebenarnya???
Atau malah terjebak didalam zaman kerajaan itu sebagai putri Ana???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mulyani Syahfitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ditengah Gerimis

Gerimis masih merinyai dimalam yang indah itu. Meski gelap dan dingin, tapi entah kenapa Zoya terlihat betah berada disana. Apalagi bersama pangeran Erlangga. Rasa takut dan kesalnya tadi kini sudah menghilang dan berganti dengan perasaan senang yang tidak bisa dijelaskan. Apalagi dengan perlakuan Erlangga yang terkadang membuat Zoya salah tingkah dan begitu canggung.

Tidak pernah terbayangkan oleh nya jika dia bisa duduk berdua menghabiskan waktu seperti ini bersama dengan seorang pangeran. Bahkan jika disaat seperti ini, Zoya jadi melupakan tentang kehidupan yang sebenarnya.

Terlalu indah untuk dinikmati meski hanya sekedar duduk berdua menikmati waktu.

"Jika kau takut tidur didalam sana sendiri. Aku bisa membawamu ketempat lain" ujar pangeran Erlangga tiba tiba.

"Kemana?" tanya Zoya yang kini menoleh pada pangeran Erlangga. Saat ini mereka duduk disebuah pondok kecil yang ada diatas sana. Sudah mulai usang dan terlihat lapuk, tapi masih kuat untuk mereka duduki.

"Kamar bekas ibunda" jawab pangeran Erlangga.

Zoya langsung terkesiap kaget mendengar itu.

"Pangeran, apa kau memang mau mengurungku untuk seumur hidup. Bahkan jika orang orang kerajaan tahu, aku pasti akan dipenggal saat itu juga. Ada ada saja" ucap Zoya tidak habis fikir.

Pangeran Erlangga tersenyum tipis dan memandang jauh kedepan.

"Tidak akan ada yang tahu jika kau disana. Sebenarnya itu adalah tempat yang paling aman untuk bersembunyi. Karena kamar ibunda adalah ruangan yang tidak pernah lagi terjamah oleh siapapun" jawab pangeran Erlangga

"Kenapa begitu?" tanya Zoya dengan bingung.

"Ayahanda tidak memperbolehkan siapapun masuk kedalam sana. Termasuk para dayang yang ingin membersihkan kamar itu" jawab pangeran Erlangga.

"Jadi kamar itu tidak terawat lagi sekarang?" tanya Zoya

Pangeran Erlangga mengangguk

"Apa raja sangat mencintai ibunda ratu hingga dia tidak memperbolehkan siapapun untuk memasuki kamar itu lagi?" tanya Zoya lagi. Dan entah kenapa dia malah ingin tahu tentang ratu terdahulu.

"Tidak tahu. Tapi begitulah perintah ayahanda. Kamar itu sudah seperti kamar terlarang untuk dimasuki. Bahkan sejak ibunda meninggal, dia juga tidak ada lagi masuk kedalam kamar itu" jawab pangeran Erlangga.

"Aneh sekali" gumam Zoya

"Tapi aku tetap sering kesana jika aku merindukan ibunda. Disana tempat aku menenangkan diri disaat masalah kerajaan terasa begitu berat untuk dihadapi" ungkap pangeran Erlangga.

Zoya kembali memandang pangeran Erlangga. Wajahnya masih terlihat datar, tapi pandangan itu yang seperti berubah menjadi sendu. Apa dia sedang merindukan ibunya?

"Pasti berat menjadi seorang pangeran dan putra mahkota" ucap Zoya

"Tentu saja. Tanggung jawab yang besar dan juga kebencian dari orang yang tidak menyukai ku cukup membuat beban tersendiri dihati" jawab pangeran Erlangga

"Apa ada yang tidak menyukai mu? Kau seorang pangeran yang berwibawa, hebat dalam bertarung dan juga pemberani. Dari sisi mana mereka tidak menyukai mu?" tanya Zoya begitu heran.

" Iri hati yang begitu besar" jawab pangeran Erlangga

Zoya tertegun

"Apa itu pangeran Adipati?" tanya Zoya. Dan entah kenapa dia menjadi teringat dengan pangeran Adipati siang tadi.

"Ya" jawab pangeran Erlangga.

"Apapun yang terjadi, jika bisa cobalah untuk menghindar dari nya" ujar pangeran Erlangga. Dia memandang Zoya cukup serius dan itu membuat Zoya sedikit canggung.

"Kenapa? Apa itu karena cemburu?" tanya Zoya

"Tidak juga. Hanya saja dia terlalu berbahaya untuk mu" jawab pangeran Erlangga. Dia kembali memandang keatas dimana gerimis semakin terasa tebal.

"Berbahaya kenapa pangeran?" tanya Zoya

"Tidak bisa aku jelaskan. Kau hanya perlu menuruti perkataan ku" jawab pangeran Erlangga. Dia beranjak dari duduk nya dan menengadahkan tangan nya kedepan. Dan rinyai gerimis memang semakin terasa bertambah.

"Kita turun?" ajak pangeran Erlangga

Zoya menghela nafas dan juga ikut beranjak dari pondok itu, Dia bahkan langsung berjalan ketengah tengah gerimis. Membuat tubuhnya kini diterpa air yang merintik membasahi kepala dan tubuhnya.

"Sebentar lagi pangeran. Aku suka gerimis seperti ini" ucap Zoya.

Dia merentangkan tangan nya dan menengadahkan kepalanya keatas. Matanya terpejam namun bibirnya tersenyum, merasakan desiran angin dan gerimis yang membasahi wajahnya. Sangat tenang, damai dan sejuk.

Pangeran Erlangga akhirnya juga berjalan menuju kearah Zoya. Matanya memandang lekat wajah Zoya yang nampak tersenyum dengan begitu indah. Dia suka melihat senyum ini, sangat indah bahkan meski ada diantara kegelapan seperti ini. Zoya, gadis berselendang merah yang ternyata mampu memporak porandakan hatinya.

"Kau suka hujan?" tanya pangeran Erlangga

Zoya menurunkan tangan nya dan menoleh pada pangeran Erlangga.

Dia tersenyum dan mengangguk

"Suka sekali. Hujan gerimis seperti ini terasa begitu menenangkan. Apalagi ketika dinikmati dengan hati yang tenang dan bahagia" jawab Zoya

"Tapi hujan merupakan lambang kerinduan bukan" sahut pangeran Erlangga

"Ya, tapi aku tetap menyukai hujan. Apalagi aroma tanah kering yang ditetesi oleh air hujan. Terasa begitu menyegarkan" jawab Zoya

"Kau juga seperti hujan Ana" ucap pangeran Erlangga tiba tiba. Zoya langsung memandang nya dengan bingung. Membuat pandangan mata mereka kini saling pandang dengan lekat.

"Kau datang dengan memberikan kesejukan ditengah tengah tandusnya hati. Dan ketika kau pergi, semuanya mengering tanpa sisa bahkan terasa panas dan tidak lagi sama" ungkap pangeran Erlangga.

Dan lagi lagi Zoya tertegun mendengar ungkapan itu. Kalimat yang sederhana, tapi mampu melekat dihatinya yang paling dalam.

Kenapa terdengar begitu indah?

1
Ayla Gotiq
Luar biasa
Maisyaroh
Zoya emng rada"korslet otaknya kalo udh brsangkutn dngn pangeran Erlangga🙄🙄
Maisyaroh: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 4 replies
Maisyaroh
aish..... si pangeran bikin baper aku aja deh😁😁😁
Dewie Angella Wahyudie
akhhh....so sweeeeetttttt.....🥰🥰🥰🥰aku suka...aku suka.....😂😂😂
Dewie Angella Wahyudie
Astaga....semoga mereka gak ketangkap....pngeran erlangga tolong bnatu zoya...akhh pngeran adipati brengsekk mnjual kerajannya sendiri...dasar manusia kejii....
Marifatul ilmiyah
sumpaaaaahhhhh kereeeeennnnnn..... akhirnya up juga 😍😍😍😍😍😍
Dewie Angella Wahyudie
lanjutt thorr seruu....critanya beda dr yg nmnya kmwahan...😂😂😂
Musyafir: modal nekad buat cerita ini 🤭. tungguin ya, 🫰
total 1 replies
Marifatul ilmiyah
sumpah keren bngt 😍😍😍😍😍😍
Dewie Angella Wahyudie
lanjut kak....berasa kmbli ke umur 5thn nonton film tuturtinular😂😂😂
Musyafir: waduh .... ini tuturtinular fersi dua jaman 😂
total 1 replies
Dewie Angella Wahyudie
aku curiga ada yg mau ngdudomba antra 2 krjaan ya thor.akhhh smoga pngrn erlngg ng cerdas.
Dewie Angella Wahyudie
thorr...berarti djman dulu udah ada firskiss ya...hhhhh
Dewie Angella Wahyudie
aku kok mlh gk ngeh ya klo up...astaga pdhl udh aku nannti"😭😭😭
Marifatul ilmiyah
nah loh jangan2 ada darah zoyaaaa disitu 🥺🥺🥺🥺🥺
Marifatul ilmiyah
ah pangeran kenapa aku berasa jadi Zoya yaaaa 😍😍😍😍😍😍
Marifatul ilmiyah: iyaaaa loh jadi baper sekali 😍😍😍
total 2 replies
Marifatul ilmiyah
ah kenapa pipiku yang panas ya Tuhan 😍😍😍😍😍
Maisyaroh: astaga Thor....bisa bngt sih bikin para pmbaca baper😍😍😍🤭
total 2 replies
Marifatul ilmiyah
zoyaaaa kau terlalu berani hahahha.... bagus bagus bagus
Marifatul ilmiyah
ah aku juga sama kayak kamu zoyaaaa aku juga bingung kamu harus sadar apa enggak hahahhaha
Marifatul ilmiyah
akhirnyaaaa up juga kak
Marifatul ilmiyah: hahahahaha okeeee cinta lanjut
total 4 replies
mommy sya
kok ga pernah up lagi kak? padahal aku sangat nungguin lo
Musyafir: maaf ya kak...belum sempat. tapi nanti pasti aku tamatin 😊
total 1 replies
Marifatul ilmiyah
gilaaaaaa keren banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!