Indonesia
NovelToon NovelToon
PSYCO KEJAM SUAMI, EL

PSYCO KEJAM SUAMI, EL

Status: tamat
Genre:Mafia / Wanita Karir / Romansa / Tamat
Popularitas:17.9k
Nilai: 5
Nama Author: fida lia

~El
Jika ada orang yang mengatakan bahwa cinta itu tidak penting, maka aku orang pertama yang akan membantahnya. Karna menurutku cinta itu snagat penting dalam diri semua manusia, tidak ada yang tidak menginginkan cinta, Semua pernah jatuh cinta, bahkan semua orang bisa hilang kendali karna cinta. Jadi cinta itu sangat penting bukan?.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon fida lia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 33,Ingin Bekerja

El merebahkan tubuhnya diatas ranjang dan tidak peduli dengan kedatangan Elio kedalam kamar, dia sibuk bermain ponsel sampai Elio selesai mandi dan ikut tidur bersamanya. El bahkan tidak mendengarkan Elio bicara padanya, sampai pria itu menarik tubuhnya untuk mendekat, barulah El sadar dan langsung terkejut.

"lepaskan tuan.. jangan seperti ini" ucap El sambil berusaha untuk melepaskan tangan Elio dari pinggangnya, namun pria itu mendekapnya begitu erat sampai El sudah untuk melepaskannya. dai kesal dan menatap Elio dengan tajam, " lepaskan aku!!" ucap El sangking kesalnya, matanya hampir saja jatuh menatap Elio.

"kalau aku tidak mau gimana?, aku ingin tidur begini saja" ucap Elio ngeyel dan semakin memeluk El dengan erat, dia juga mencium aroma tubuh El sambil menghembuskan nafas dengan pela, sangat lembut sampai membuat El merinding sendiri, dia takut dengan pria ini. mana mereka berdua saja didalam kamar.

"aku tidak mau tidur begini, aku tidak bisa tidur" ucap El kesal. dia sangat canggung seperti ini, tidak biasa tidur dipeluk seperti ini. " jangan bergerak berisik, aku ingin tidur. lelah seharian diluar" ucap Elio dan memejamkan matanya, sedangkan El grasak-grusuk karna tidak bisa tidur.

"tuan.. aku mau bicara sebentar" ucap El sambil memperbaiki poisisnya. dia menatap Elio namun matanya malah fokus pada sesuatu yang ada di leher pria itu, naik turun dan sangat menggemaskan dimata El. " katakalah, aku mendengarnya" jawab Elio namun tidak membuka matanya, ia tetap memeluk El dengan erat.

"kalau aku bekerja apakah tuan memberi izin?, aku mau bekerja lagi sangat suntuk dirumah seharian tidak mengerjakan apa-apa" ucap El sambil memasang wajah yang memohon kepada El. "kenapa memang kalau dirumah seharian?, apa kau mau ikut denganku bekerja?" tanya Elio sambil melihat kebawah, saling menatap satu sama lain.

"boleh juga tuan, asalkan aku bekerja tidak masalah dimana pun" jawab El dengan bahagia. dia sangat senang ketika Elio mengizinkan dirinya untuk ikut bekerja dengan pria itu. " tapi hanya dirumah saja, kemana aku pergi kamu harus ikut kesitu juga" ucap Elio, seketika senyuman El langsung pudar begitu saja.

"ishhh.. jangan begitu tuan aku sudah sangat senang bisa bekerja" ucap El sambil memasang wajah yang kesal. dia memukul dada Elio dengan keras dan membelakangi pria itu, dia kesal dan rasanya ingin memukul wajah pria itu. bisa-bisanya pria itu masih bisa tersenyum saat dirinya menahan kesal.

"tidak ada kata bekerja untukmu!!. aku tau apa yang kau rencanakan seteah itu, jangan anggap aku bodoh seperti dirimu" ucap Elio dengan ketus, dia menarik kembali El agar dekat dengannya. " kau saja yang bodoh, begini pun aku masih bisa meniti karir sampai jadi model tterkenal" ucap El ketus dan memejamkan matanya.

dia tidak ingin berdebat lebih panjang lagi dengan Elio. sangat menguras emosi dan tenaga. lebih baik dia tidur agar besok bisa bangun dengan tubuh yang segar. begitu juga dengan Elio, dia ikut tertidur karna memang benar tubuhnya sangat lelah hari ini, dia bahkan sejak pagi tidak ada istirahat sampai malam. tenaganya sangat terkuras banyak hari ini.

sedangkan dibawah, Liam merasa sedikit lega karna Elio dan El sampai saat ini terlihat baik-baik saja. keduanya terlihat baik-baik saja dan Liam merasa sedikit tenang. sekarang dia hanya perlu memastikan kalau El tidak akan meninggalkan Elio nantinya, karna Liam percaya bahwa Elio menyimpan rasa terhada El.

hanya saja pria itu belum menyadari perasannya, dan Liam akan mengambil alih agar Elio bisa merasakan dan sadar akan kehadiran El dalam kehidupan pria itu. Liam tidak ingin Elio terus menerus hidup seperti ini dan tidak menemukan masa depannya, Liam ingin Elio hidup seperti impian orangtuanya dulu.

pagi harinya, Elio bangun lebih dulu dan melihat El masih sibuk dengan mimpinya. dia tidak berani membangunkan El karna wanita itu juga tidak punya pekerjaan, jadi lebih baik dibiarkan tidur dulu sampai dia selesai mandi. sedangkan El sebenarnya sudah bangun namun sangat malas untuk membuka mata, ia lebih memilih tidur kembali dari pada harus bangun dan bberdebat dengan Elio.

jam 8.30 El baru bangun dan itu pun karna terhusik dengan suara Elio. pria itu membangunkan dirinya namun suara Elio begitu lembut ditelinga El. bahkan El merasa bukan dibangunkan, malah ingin kembali tidur. "bangunlah, jangan tidur lagi kau harus sarapan" ucap Elio sambil mengelus wajah El.

siapa yang tidak melayang jika diperlakukan seperti ini, El jelas langsung merasa menjadi wanita yang paling diratukan didunia ini. baru pertama kali dia merasakan dibangunkan dengan suara yang begitu lembut dan juga sentuhan tangan yang tidak memaksa, jika biasanya manager Ling selalu memaksa dirinya untuk bangun, namun sekarang El sedikit bahagia mendnegar suara Elio selembut itu.

"aku masih ngantuk dan tidak lapar, jangan ganggu aku" ucap El dan menerukan tidurnya. namun Elio tidak membiarkan dirinya tidur lagi, dengan cepat pria itu menggendong tubuh El dan dibawa turun untuk sarapan, bahkan rambut dan wajah El masih sangat kusam seperti singa baru bangun. tidak ada tanda kehidupan disana.

"aaa.. turunkan aku, malu dilihat mereka" ucap El meronta diatas gendongan Elio, namun pria itu tidak peduli dan terus melangkah turun. El tentu saja sangat malu diperlakukan begitu. namun apa boleh buat, dia tidak bisa mengelak lagi karna mereka sudah sampai di meja makan dan saatnya sarapan.

"kenapa harus menggendongku sih, aku bisa jalan sendiri tau" ucap El sambil memasang wajah kesal, namun Elio hanya mengangkat bahunya dan meletakkan tubuh El di kursi, dia bahkan mengambil piring dan melayani El. seperti anak kecil saja El menunggu nasi untuknya dari Elio.

"makanlah, jangan banyak bicara. jangan biasakan sarapan telat, aku tidak suka" ucap Elio dan menikmati sarapannya.sedangkan El hanya diam dan ikut makan, tidak ada komentar hanya ada pelayan yang berbisik kecil melihat majikan mereka pagi ini sangat romantis, jarang-jarang melihhat tuan mereka mau melayani wanita seperti pagi ini. itu sebuah peristiwa yang snagat langkah untuk mereka.

"jangan ditahan untuk makan, kalau masih muat diperutmu makan saja. tidak ada kata diet dalam kamusku" ucap Elio dan memindahkan satu potong daging ayam di piring El dan menyuruh El untuk menghabiskannya. "aku sudah sangat kenyang, tidak akan habis" ucap El namun Elio tidak peduli dengan ucapan El. dia tetap menikmati sarapannya tanpa merasa terganggu.

setelah selesai sarapan, El dan Elio sama-sama naik keatas dan itu tidak luput dari pandangan para pelayan, mereka ikut senang melihat tuan mereka berubah hari demi hari. Elio juga mau ikut apa yang dikatakan oleh El, seperti pagi ini El meminta agar Elio tidak usah bekerja, dan see pria itu tidak pergi ke kantor.

mereka berdua masuk kedalam kamar, El memilih untuk mandi lebih dulu. jadwal mereka hari ini hanya dirumah saja, El ingin Elio menemaninya seharain dirumah, mengingat karna pria ini juga dia tidak bisa bekerja dan menghidrup udara luar. El ingin pria itu juga merasakan hal yang sama.

El selesai mandi dan melihat Elio duduk dibalkon kamar. El langsung menghampiri ikut duduk disana, dia menatap Elio dengan sejuta pertanyaan dalam kepalanya. El emnatap pria itu cukup lama, sampai akhirnya dia berani untuk membuka suara. "apa yang membuat mu membawaku kerumahmu?' tanya El sambil menatap Elio.

dengan cepat tangan Elio menurunkan buku yang dia baca dan menatap El. dia juga tidak tau apa alasannya membawa El kerumahnya dan tidak membiarkan El berada diluar sana. Elio merasa jika El adalah miliknya sejak dia menatap mata wanita itu, dan jika sudah menjadi miliknya tidak ada yang boleh memiliki atau menatap dengan hasrat ingin memiliki.

#fid.nch

#Zelenio

1
Ndr Ka
upp thorr
Ndr Ka
karyanya bagus, cerita nya juga menarik, mantappu jiwa. semangat thor👑
Ndr Ka
mantappu jiwa
Ndr Ka
hebat thor🧜‍♂️
Alfi Nirhays
lanjut ka
lentera.malam: ashiappp readerss setia 😂
total 1 replies
Alfi Nirhays
ky udh pernah baca...lanjut ka
lentera.malam: wkwkw ini orisil kok, mungkin beberapa kejadian aja yg sama
makasih udh mampir
total 1 replies
dineeeey
ceritanya seru .... but jangan lupa mampir yaaaa~
lentera.malam: ashiapp makasih, udh mampir kemariin
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!