Indonesia
NovelToon NovelToon
Midnight Class

Midnight Class

Status: sedang berlangsung
Genre:Perperangan / Kutukan / Penyelamat / Fantasi / TimeTravel / Reinkarnasi / Barat
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: Rheanzha

Tiga sekolah besar dibangun pemerintah untuk menampung anak-anak yang memiliki talenta. Salah satu dari tiga sekolah itu, membuat sebuah kelas khusus untuk mereka yang mempunyai potensi terpendam dan dapat membantu negara, dan dengan berbagai cara mereka mencari dan memasukan anak-anak yang memiliki bakat khusus untuk masuk kesekolah mereka.


Seorang programer yang merahasiakan identitasnya, tiba-tiba didatangi tiga orang kepala sekolah ternama, agar bergabung dengan mereka. Setelah bergabung, dia juga dimasukan ke kelas zero dengan kode name 'RAVEN', sebagai seorang programer dengan rekannya Mius, agar bisa dilatih menjadi agen rahasia pemerintahan.


Satu per satu identitasnya mulai bermunculan, bersamaan dengan kebenaran akan dirinya yang ada di sekolah itu.
.
.
.
.
semua itu terjadi di-

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rheanzha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Night 33: Terisolasi

~Akademi Army~

Beberapa menit sebelum terdengar ledakan.

Tuk... Zresh... beberapa suara pendek terdengar dan semua arus listrik mulai padam.

"Hei, apa yang terjadi?" tanya seorang pria didalam ruang pengawas di Army.

"Apakah ada yang bisa menyalakan generator darurat?" pinta yang lainnya.

Dua orang yang ada diruangan itu mulai bergerak dan pergi menyalakan apa yang dipinta orang yang pangkatnya lebih tinggi diatas mereka.

Beberapa menit setelah mereka pergi, keduanya kembali lagi keruang pengawas dengan ekspresi yang kebingungan.

"Ada apa? Kenapa listriknya tidak menyala?" tanya pria yang meminta menyalakan generator tadi.

"Maaf pak, generatornya tidak dapat dihidupkan dan juga tidak ada kerusakan apapun pada generatornya." jawab mereka berdua.

"Haish... apa yang terjadi disini." ucapnya sambil melihat ponselnya.

Dia berusaha untuk menghidupkan ponselnya, namun tetap tidak menyala. Dia juga menanyakan kondisi ponsel mereka, dan hal yang sama terjadi dengan ponsel yang lainnya.

Dengan pikiran cemas, dia langsung mengecek radio dan alat yang lainnya, namun semua alat yang dia cek tidak ada yang berfungsi.

"Sial, apa ini gangguan elekromagnetik?" keluh dia menatap semua alat itu.

Duar...

Terrrdd...

Bangunan dan alat-alat diruangan itu bergoyang dan bergetar dengan kuat, membuat mereka kaget dan juga langsung keluar melihat dari arah mana suara ledakan itu hingga menciptakan sebuah gempa.

"Apakah ada yang tahu darimana suara dan pusat getaran tadi?" tanya Jacob kemereka yang sudah berada dilapangan.

"Suaranya terdengar dari arah tenggara." jawab Shony dari belakang Jacob.

"Tenggara? Apa sesuatu terjadi di Bright Hawk?" gumam jacob.

"Apa sudah ada yang menghubungi kedua sekolah itu?" tanya Jacob.

"Tidak... kita tidak dapat menghubungi siapa-siapa, semua alat elektronik dan radio kita tidak dapat berfungsi, kita seperti terjebak didalam area elektromagnetik." jawab seorang pria yang dari ruang pengawasan.

"Siapkan mobil, kita akan mengecek langsung ke Bright Hawk." perintah Jacob ke beberapa siswa dihadapannya.

Seorang siswa berlari mendekati rombongan Jacob dengan terburu-buru dan raut wajah yang panik.

"Lapor pak..." teriaknya.

"Kita dalam masalah, semua kendaraan kita tidak dapat berfungsi, dan terdapat listrik statis disetiap bodinya." lapor pria itu.

Jacob langsung memijit kepalanya bingung dengan apa yang terjadi disekolah mereka dan penasaran apa yang terjadi dengan Bright Hawk.

"Apa ini ulah mereka, yang pernah dikatakan Jun waktu rapat saat itu?" bisik Alexander ke Jacob.

"Kalau benar itu mereka, berarti tujuan sebenarnya itu..."

"Pasti Sky Heaven." sambung Alexander memotong ucapan Jacob.

"Lex, kamu bisa cari tahu seberapa besar penghalang ini?" pinta Jacob ke Alexander.

Alexander langsung pergi tanpa mengucapkan apapun.

"Shon, kamu ajak beberapa siswa cari dimana jamming itu terpasang dan segera matikan alat itu jika ketemu." pinta Jacob ke Shony.

"Apa aku boleh menyimpan alat itu untukku sendiri?" tanya Shony.

"Sebagian." balas Jacob.

"Yang lainnya segera perbaiki kendaraan kita jika gangguan ini berakhir dan juga siswa yang terdaftar dalam Pygmachia segera bersiap. Saya akan mencari Judith dan bergerak ke Sky Heaven. Semuanya bergerak." teriak Jacob.

"Pak... siap pak..." jawab semua siswa itu.

Jacob menghampiri beberapa pengajar yang ada didekatnya.

"Maaf pak.. bu... saya titip pengawasan ke kalian semua." pinta Jacob ke para guru itu.

"Serahkan pada kami." jawab mereka

"Saya permisi."

Jacob langsung meninggalkan mereka dan menemui Judith diruangannya dan mulai bergerak menuju Sky Heaven untuk mengabarkan sesuatu ke Loch dan lainnya.

"Judith..." panggil Jacob memasuki ruangan Judith.

"Ada apa ini?" tanya Judith kebingungan.

"Besiap-siaplah, kita pergi sekarang." ujar Jacob.

"Kemana?"

"Sky Heaven. Kita akan pakai motor kesayanganmu." jawab Jacob.

"Memang ada apa sih?" tanya Judith kebingungan.

"Akan ku jelaskan dijalan. Kita harus bergerak cepat."

"Baiklah." jawab Judith langsung bergegas.

Judith segera mengeluarkan motornya yang sudah dia modifikasi. Jacob segera memacu motor itu dan membonceng Judith menuju Sky Heaven.

Jacob terus memacu motor itu dengan kecepatan tinggi sampai dia dihentikan oleh sebuah mobil yang membelokir laju motornya. Mereka berdua turun dari motor mereka dan menghampiri mobil itu, begitu juga dengan mereka yang ada didalam mobil.

"Maaf, jika kami harus menghentikan perjalanan kalian." ucap salah satu siswa Zero yang turun dari mobil itu.

"Kami ingin memastikan apa yang terjadi dengan Akademi Army sampai kehilangan kontak dan juga kami ingin menyampaikan pesan kalau 'Mereka' sudah bergerak." lanjut yang lainnya.

"Kami terjebak penghalang elektromagnetik yang membuat semua alat kami mengalami malfungsi." jawab Jacob.

"Kalian langsung saja ke Akademi, Alex dan Shony segera bersiap untuk membawa siswa ke Sky Heaven setelah alat jamming itu dimatikan." lanjut Judith.

"Kami harus segera ke Sky Heaven untuk menyampaikan sesuatu yang penting ke Jun dan Loch." ucap Jacob lalu bergerak kemotornya.

Kedua anak Zero langsung meminggirkan mobil mereka dan membiarkan Jacob dan Judith pergi, setelah itu mereka juga pergi kearah yang berlawanan dengan Jacob, yaitu ke Army.

1
「Hikotoki」
ditunggu novel fantasy isekainya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!