Indonesia
NovelToon NovelToon
Love Story: Menemukan Cinta Sejati

Love Story: Menemukan Cinta Sejati

Status: sedang berlangsung
Genre:Bad Boy / CEO
Popularitas:505
Nilai: 5
Nama Author: Irma Nirmala

kisah seorang wanita yang berusaha melupakan mantannya yang mengkhianati kepercayaan.

diperjalanan menemukan jati diri dan kehidupan baru

sebuah kisah cinta yang manis namun penuh komedi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma Nirmala, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34

...****************...

Pagi itu, Evelyn datang ke Hills Corporation dengan perasaan yang cukup baik.

Entah mengapa sejak dinner bersama Arseno beberapa hari lalu, suasana hatinya menjadi jauh lebih ringan.

Bahkan pekerjaan yang biasanya membuatnya lelah terasa sedikit lebih menyenangkan.

Saat Evelyn baru saja duduk di kursinya, Naomi masuk membawa beberapa dokumen.

"Nona, ini laporan yang harus Anda tanda tangani."

Evelyn menerima berkas tersebut.

"Terima kasih."

Naomi hendak keluar, tetapi tiba-tiba Evelyn memanggilnya.

"Naomi."

"Ya?"

"Menurutmu..."

Evelyn berhenti.

Naomi menunggu.

"Apakah seseorang bisa berubah?"

Naomi mengerutkan kening.

"Berubah bagaimana?"

"Misalnya seseorang yang dulu sangat dingin tiba-tiba menjadi perhatian."

Naomi langsung tersenyum.

"Tuan Arseno?"

Evelyn mendesah.

"Aku tidak menyebut namanya."

"Tapi jelas."

Evelyn memutar mata.

"Sudahlah."

Naomi tertawa.

"Kalau menurut saya, orang tidak akan berubah tanpa alasan."

Evelyn terdiam.

"Kadang seseorang berubah karena ada orang tertentu yang membuatnya ingin berubah."

Kalimat itu terus terngiang di kepala Evelyn.

Sementara itu...

Di Andreas Corporation, Arseno sedang membaca laporan ketika Kosta masuk.

"Pak."

"Hm?"

"Ini informasi terbaru mengenai Anita Hara."

Arseno mengangkat kepala.

"Apa lagi?"

"Dia akan menghadiri acara fashion malam ini."

Arseno mengangguk.

"Bagus."

"Kemungkinan besar dia akan berada di sana bersama beberapa media."

Arseno langsung menatap Kosta.

"Kenapa kau memberitahuku?"

"Kami hanya ingin memastikan tidak ada masalah."

Arseno menghela napas.

"Selama dia tidak mengganggu Evelyn, biarkan saja."

Kosta mengangguk.

Namun sebelum keluar, ia berkata,

"Pak."

"Apa?"

"Menurut saya, Anda harus berhati-hati."

Arseno menatapnya.

"Terhadap Anita?"

"Terhadap semua orang yang tahu Anda memiliki kelemahan."

Arseno diam.

Ia tahu maksud Kosta.

Evelyn.

Wanita itu sekarang memang sudah menjadi kelemahannya.

Dan itu membuat Arseno sedikit takut.

Bukan karena ia menyesal.

Tetapi karena untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ada seseorang yang begitu penting baginya sehingga ia bisa kehilangan kendali jika sesuatu terjadi padanya.

Malam harinya...

Sebuah acara fashion bergengsi digelar di salah satu hotel mewah.

Anita Hara menjadi salah satu bintang utama.

Lampu kamera terus menyala ketika Anita berjalan di atas karpet merah.

Namun setelah acara selesai...

Anita tidak langsung pulang.

Ia masuk ke sebuah ruangan privat.

Di sana sudah ada seorang pria yang menunggunya.

"Bagaimana?"

Tanya Anita.

Pria itu menyerahkan sebuah map.

"Informasi yang Anda minta."

Anita membukanya.

Di dalamnya terdapat beberapa foto.

Foto Evelyn.

Foto Arseno.

Dan beberapa informasi pribadi mengenai kehidupan Evelyn.

Anita membaca semuanya dengan teliti.

"Kau yakin informasi ini benar?"

"Sudah diperiksa dua kali."

Anita tersenyum.

"Bagus."

Ia mengambil salah satu foto.

Foto Evelyn sedang menghadiri acara bersama seorang pria.

Pria itu bukan Arseno.

Anita menatap foto tersebut cukup lama.

"Ini siapa?"

"Namanya Daniel Foster."

"Hubungannya dengan Evelyn?"

"Tidak ada hubungan khusus."

"Tapi mereka pernah bertemu beberapa kali."

Anita tersenyum.

"Itu sudah cukup."

Pria tersebut terlihat ragu.

"Anda yakin?"

Anita menutup map.

"Orang tidak membutuhkan kebenaran untuk percaya pada sebuah gosip."

Keesokan harinya...

Sebuah berita muncul di media.

"BENARKAH EVELYN HILLS MEMILIKI HUBUNGAN KHUSUS DENGAN PRIA LAIN?"

Berita tersebut disertai beberapa foto Evelyn dan Daniel.

Tidak ada bukti hubungan khusus.

Namun judulnya cukup provokatif.

Dalam hitungan jam...

Berita itu menyebar.

Naomi masuk ke ruangan Evelyn dengan wajah panik.

"Nona!"

Evelyn mengangkat kepala.

"Ada apa?"

Naomi menyerahkan tablet.

Evelyn membaca berita itu.

Wajahnya langsung berubah.

"Apa ini?"

"Kami sedang mencari sumbernya."

Evelyn melihat foto tersebut.

"Aku bahkan tidak ingat kapan foto ini diambil."

"Foto itu dari acara amal dua tahun lalu."

Evelyn menghela napas.

"Daniel adalah teman bisnis keluargaku."

"Saya tahu."

"Jadi mereka sengaja membuatnya terlihat seperti sesuatu yang lain."

Naomi mengangguk.

"Tampaknya begitu."

Evelyn langsung berdiri.

"Hubungi bagian hukum."

"Baik."

Namun sebelum Naomi keluar...

Ponsel Evelyn berdering.

Nama Arseno muncul di layar.

Evelyn langsung mengangkat.

"Halo?"

"Sudah melihat beritanya?"

Nada suara Arseno terdengar serius.

"Sudah."

"Jangan percaya."

Evelyn tersenyum tipis.

"Aku tahu."

"Aku sedang mengurusnya."

"Arseno."

"Hm?"

"Aku tidak punya hubungan apa pun dengan Daniel."

"Aku tahu."

Jawaban Arseno begitu cepat.

Evelyn terdiam.

"Kau tidak marah?"

"Aku marah."

Evelyn mengerutkan kening.

"Marah kepadaku?"

"Tidak."

"Kalau begitu?"

"Kepada orang yang membuatmu harus menjelaskan sesuatu yang tidak pernah terjadi."

Evelyn terdiam.

Entah kenapa...

Kalimat itu membuat hatinya hangat.

Namun di sisi lain...

Anita melihat berita tersebut dari apartemennya.

Senyum puas muncul di wajahnya.

"Bagus."

Ia menatap layar ponselnya.

Namun beberapa menit kemudian...

Sebuah berita baru muncul.

ARSENO ANDREAS MEMBELA TUNANGANNYA DARI GOSIP MIRING

Anita membaca judul itu.

Senyumnya menghilang.

"Brengsek."

Ia melempar ponsel ke sofa.

Rencananya justru membuat Arseno semakin menunjukkan keberpihakannya kepada Evelyn.

Anita berdiri dan berjalan mondar-mandir.

"Kenapa?"

"Kenapa dia selalu membelanya?"

Ia berhenti di depan cermin.

Kemudian perlahan tersenyum.

"Kalau begitu..."

"Mungkin aku salah menyerang Evelyn."

Anita mengambil ponselnya kembali.

"Yang harus aku lakukan adalah membuat Evelyn meragukan Arseno."

Beberapa hari kemudian...

Evelyn mendapatkan undangan ke sebuah acara bisnis.

Ketika sampai...

Ia melihat Anita Hara.

Wanita itu berdiri di dekat Arseno.

Anita tersenyum manis sambil berbicara dengannya.

Evelyn berhenti sejenak.

Entah mengapa pemandangan itu membuat dadanya terasa tidak nyaman.

Arseno melihat Evelyn.

Wajahnya langsung berubah cerah.

"Evelyn."

Ia berjalan mendekat.

Namun Anita lebih dulu memegang lengannya.

"Arseno, kita belum selesai berbicara."

Evelyn melihat tangan Anita di lengan Arseno.

Arseno segera melepaskannya.

"Maaf."

Ia kemudian berjalan menuju Evelyn.

"Kau datang."

Evelyn tersenyum tipis.

"Ya."

Anita memperhatikan mereka.

Kemudian berkata,

"Jadi ini tunanganmu."

Evelyn menatapnya.

"Benar."

Anita tersenyum.

"Akhirnya kita bertemu."

"Anita Hara."

"Aku sudah sering mendengar namamu."

Evelyn membalas senyum.

"Begitu juga aku."

Keduanya saling menatap.

Senyum mereka terlihat sopan.

Namun udara di antara mereka terasa sangat dingin.

Anita kemudian berkata,

"Arseno dan aku sudah saling mengenal cukup lama."

Evelyn mengangguk.

"Bagus."

"Kami bahkan pernah bekerja sama dalam beberapa acara."

"Aku tahu."

Anita tersenyum.

"Lalu aku berharap kita bisa menjadi teman."

Evelyn tersenyum.

"Tentu."

Namun Arseno melihat ekspresi Evelyn.

Ia tahu wanita itu sedikit tidak nyaman.

Tanpa berpikir panjang...

Arseno meraih tangan Evelyn.

"Evelyn."

"Hm?"

"Temani aku."

Evelyn sedikit terkejut.

"Ke mana?"

"Ke mana saja."

Arseno membawa Evelyn pergi meninggalkan Anita.

Anita menatap tangan mereka yang saling menggenggam.

Wajahnya berubah.

Kepalannya mengepal.

"Jadi begitu."

Ia menarik napas dalam.

"Kalau aku ingin mendapatkan Arseno..."

Tatapannya menjadi dingin.

"Aku harus membuat Evelyn merasa bahwa Arseno tidak pernah benar-benar mencintainya."

Di kejauhan...

Arseno masih menggenggam tangan Evelyn.

Namun Evelyn belum menyadari...

Ada seseorang yang sedang menyusun rencana untuk menghancurkan kepercayaan di antara mereka.

Dan kali ini...

Ia akan masuk perlahan...

Ke dalam hubungan mereka.

...****************...

1
Nanda Sa
oke 👍❤️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!