Indonesia
NovelToon NovelToon
Dicerai Suami Dinikahi Bosnya

Dicerai Suami Dinikahi Bosnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati
Popularitas:8.4k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Diana melihat suaminya mencium atasannya di mobil, kala hujan deras di depan rumah. Alih-alih minta maaf, Geo malah menceraikan Diana saat istrinya itu minta penjelasan. Bahkan kedua orang tua Geo menghina dan mengusir Diana dari rumah itu.

Tak hanya itu, Sandra wanita selingkuhan suaminya, yang ternyata adalah salah satu putri orang terpandang di kota itu, membayar orang untuk membakar toko orang tua Diana. Memaksa Diana mempercepat perceraian dan menyerahkan hak asuh anak mereka pada Geo.

Saat Diana merasa sangat putus asa dan terpuruk, karena tak punya sepeser pun untuk membayar biaya rumah sakit ibunya dan operasi ayahnya. Seorang pria datang mendekat dan berkata,

"Kamu Diana kan? mau menikah denganku? aku akan bayar semua pengobatan ayah dan ibumu. Juga mengambil kembali hak asuh putrimu!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

Dukk

Diana terkejut, ketika ponsel yang ada di tangannya terjatuh begitu saja. Padahal sejak tadi dia menggenggam ponselnya itu cukup kuat. Kenapa bisa jatuh?

Diana meraih ponselnya itu, panggilan pada Kinan masih terus memanggil. Diana mengusap wajahnya, entah kenapa dia punya firasat tidak baik tentang sahabatnya.

"Kinan... " lirihnya khawatir.

Diana ingin menghubungi Ravi lagi, tapi... dia berpikir lagi, kalau dia terus menghubungi Ravi. Bukankah akan terkesan mendesak Ravi. Diana mengurungkan niatnya, tapi dia benar-benar sangat khawatir.

Sementara itu, John sudah memerintahkan semua anak buahnya memeriksa setiap kamera pengawas di perusahaan dimana terakhir kali Kinan terlihat.

Benar saja, sebuah mobil mencurigakan keluar dari basemen parkir perusahaan itu. Anak buah John segera mengikuti arah kemana saja mobil itu pergi, dari kamera pengawas di jalan raya.

Hingga pada akhirnya mereka menemukan mobil itu menuju ke pinggiran kota. Di dekat sebuah hutan karet.

"Mereka ke pinggir hutan..."

"Ada gudang disana bos, dulunya ada pabrik karet!"

"Cepat ke sana!" John segera memerintahkan anak buahnya ke tempat itu.

Di mobil, ketika mereka menuju ke tempat itu. John menghubungi Ravi, menjelaskan seperti apa hasil penyelidikan mereka. Ravi juga segera pergi ke tempat itu, setelah mengajak pengacara ke kantor polisi. Apapun yang terjadi, kasus ini harus di selesaikan secara hukum. Tindakan seperti itu sudah termasuk dalam tindakan kriminal.

Dua mobil berhenti tanpa suara di balik deretan pohon.

John turun lebih dulu.

Tatapannya langsung tertuju pada gudang di kejauhan.

"Benar," gumamnya.

Salah satu anak buahnya mendekat.

"Mobil itu, bos mobil itu benar ada di sini!"

John mengangguk.

"Itu mobil yang kita curigai keluar dari perusahaan tadi."

Suasana seketika berubah tegang.

John mengangkat tangan, memberi isyarat agar semua anak buahnya bersiap.

"Kita masuk sekarang."

"Baik, Bos."

John menatap bangunan gelap itu sekali lagi.

"Prioritas kita Kinan. Jangan pedulikan yang lain sebelum dia aman."

Mereka bergerak cepat menuju gudang.

Semakin dekat, semakin jelas terdengar suara-suara dari dalam bangunan.

"Menjauh dariku, brengsekk! kalian akan mati mengenaskan seperti wanita licik itu!"

"Ha ha ha, masih galak saja kamu cantik. Lihat saja nanti kalau kami sudah membuat mu lemas, kamu pasti tidak akan lagi bisa teriak!"

"Pergi!" pekik Kinan.

John langsung berhenti. Wajahnya berubah keras.

"Itu suara Kinan, teman nyonya Diana!"

Tanpa membuang waktu, ia memberi isyarat.

"Dobrak."

Brakk

Pintu gudang dihantam hingga terbuka. Suara keras itu membuat seluruh orang di dalam terkejut. Tujuh pria yang berada di dalam gudang sontak menoleh.

Mereka sedang mengerumuni Kinan yang berada dalam kondisi nyaris tanpa pakaian. Perempuan itu meringkuk di sudut ruangan, tubuhnya gemetar hebat sambil berusaha menutupi dirinya dengan kedua tangan.

Kinan mengangkat wajahnya. Matanya yang berkaca-kaca membesar ketika melihat John berdiri di ambang pintu.

"Tolong..." suaranya hampir tidak terdengar.

John langsung menunjuk anak buahnya.

"Singkirkan para penjahat brengsekk itu!"

Dua orang segera berlari menghampiri Kinan. Sementara yang lain bergerak mengepung tujuh penjahat tersebut. Salah seorang penjahat mencoba meraih benda di dekatnya.

"Jangan bergerak!"

Bentakan John menggema di seluruh gudang. Dengan sebuah senjataa api laras pendek di tangannya.

Pria itu membeku. Anak buah John sudah mengarahkan perhatian mereka kepada ketujuh orang tersebut.

"Berani sekali kalian menyentuh dia."

John melangkah masuk perlahan. Setiap langkahnya terdengar berat di lantai beton gudang. Salah seorang penjahat mencoba melawan.

"Kalian siapa? jangan ikut campur!"

Di sisi lain, seorang anak buah John segera mengambil jaketnya dan menyelimutkannya ke tubuh Kinan. Kinan masih gemetar.

Ia menggenggam erat jaket tersebut, lalu menundukkan kepala. John sempat menoleh kepadanya. Tatapan keras di wajahnya sedikit melunak.

Tujuh pria itu saling berpandangan. Salah seorang dari mereka tiba-tiba menyambar batang besi yang tergeletak di lantai.

"Serang!"

Dalam sekejap, mereka menerjang John dan anak buahnya. John menghindar tepat ketika batang besi itu menghantam tempat ia berdiri. Ia menangkap lengan penyerangnya, memutarnya dengan gerakan cepat, lalu mendorong pria itu hingga terhuyung menabrak meja tua.

"Jangan biarkan satu pun mendekati Kinan!"

"Siap!"

Pertarungan pun pecah. Dua anak buah John langsung menghadapi tiga penjahat sekaligus. Suara benturan tubuh dan benda-benda yang berjatuhan menggema di seluruh gudang. Salah seorang penjahat mencoba menyerang dari belakang.

John menyadarinya. Pria itu berbalik, menahan pukulan tersebut, kemudian melayangkan satu pukulan keras yang membuat pria itu kehilangan keseimbangan dan jatuh tersungkur.

Belum sempat bangkit, salah satu anak buah John sudah menghadangnya. Pria itu kembali mencoba menyerang. Namun kali ini ia justru terjatuh setelah serangannya berhasil dihindari.

Di sisi lain, dua penjahat lainnya berusaha mengepung seorang anak buah John. Namun mereka salah perhitungan. Dengan gerakan cepat, ia menghindari serangan pertama dan menjatuhkan salah satunya, sementara rekannya membantu menghadapi yang kedua.

Satu demi satu, ketujuh penjahat mulai kehilangan tenaga. Mereka yang sebelumnya begitu percaya diri kini mulai panik.

"Kenapa mereka kuat sekali?!"

John masih berdiri tegak di tengah gudang.

Napasnya sedikit memburu, tetapi tatapannya tetap tajam. Penjahat terakhir mencoba menyerangnya dengan membabi buta.

John menangkis serangan itu dan membuatnya kehilangan keseimbangan.

Dukk

Pria tersebut jatuh ke lantai.

Beberapa detik kemudian, ketujuh penjahat itu sudah terkapar berantakan di lantai gudang.

Ada yang memegangi lengannya, ada yang terduduk sambil meringis kesakitan, dan beberapa lainnya bahkan tidak sanggup segera bangkit.

John memandang mereka satu per satu. Hingga beberapa saat kemudian, terdengar suara sirine mobil polisi. Ravi dan pengacaranya datang ke gudang itu. Menangkap ke-7 orang itu dan mengamankan mereka.

Sementara, salah satu anak buah John sudah membawa Kinan ke salah satu mobil. Yang akan di kemudikan oleh John. Tapi, sebelumnya John melapor terlebih dahulu pada Ravi.

"Tidak ada yang lain tuan, hanya 7 orang itu. Kondisi nona Kinan..."

"Bawa dia ke rumah sakit, awasi dengan baik. Panggil semua dokter terbaik"

"Baik tuan!"

Pengacara Abraham itu mendekat ke arah Ravi.

"Tuan, mereka akan di bawa ke kantor polisi. Aku akan ikut mereka. Tapi kalau dalangnya adalah orang yang berkuasa, mungkin..."

"Lakukan saja yang terbaik, kalau dengan siksaan mereka tidak mengaku. Potongg saja jari mereka satu persatu!"

Abraham melonggarkan sedikit dasinya. Kalau Ravi sudah bicara seperti itu, artinya pria di depannya itu sudah benar-benar marah.

***

Bersambung...

1
Maulidia Okta
sandra Kalo lihat ternyata suami bossa-nya adalah Diana... bisa nangis darah tu.... apalagi si geo..... nyesel kan.... jadinya
mimief
kejang kejang lah liat Diana di perusahaan
mana pemilik nya lagi🤣
karyawan aja pada sok ngehina pemilik 🫣
mimief
cuman...mang takut ya
ni orang kepalanya kepentok kali ya
Trus amnesia
eh liat kita sangkanya kita orang yg paling dicintainya 🤣🤣
lah kalau tetibaan dia inget lagi,gimana donk😔
mimief
lah aku pun
pasti bingung..
ini orang ,mesti gimana ya balesnya?
yula
💪💪💪💪💪thor
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
Maulidia Okta
bang ravi, at jugaa mau donk perhiasanya...
Noer Row_ling: aku pun
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
ya makanya banyak² bersyukur Dewi, sudah tau dah tua masih aja tak tau diri
Noer Row_ling: ho'oh bener itu
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Itang 🤔
Noer Row_ling: salah kak, mohon maaf lahir dan batin kaburrr
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Dewi ngapain sedih, itukan menantu yang katamu sempurna 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: betuulll
total 2 replies
🔵incha💘🏡s⃝ᴿ◌⑅⃝ͩ●
emg enak sokorrrr😄
Noer Row_ling: wkwk 🤣🤣🤣
total 1 replies
Muft Smoker
krn bu Dewi gx pandai bersyukur bibi nova ,,
pandai ny cuma mengeluh aj dy
Muft Smoker: betul ,, betul ,, betul ,,
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
sombong 😡
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
sunaryati jarum
Ya diterima dan dijalani Bu Dewi karena sudah pilihan kamu dan Geo
Noer Row_ling: iya kan ya
total 1 replies
Maulidia Okta
yaa dinikmati aja Ya bu Dewi....
hitung2 pembalasan dari diana
Noer Row_ling: iya jalur lain ya kan
total 1 replies
mimief
makan tuh mantu kaya
dia aja bisa seenaknya ngerebut ank lu dengan ga tau malu nya
bisa ngapain lagi ntar nya..
tebak aja
seruu kan hidup lo🤣🤣
mimief: 🤣🤣🤣🤣🫣🫣
perlu panggil babeh ga si
biar kasih paham Ama dia
total 4 replies
mimief
lah.. tersinggung pak?
marah?
lah emang fakta,gimana donk
udah mokondo ga tau malu lagi🫣🤣
Noer Row_ling: nah iya
total 1 replies
yula
💪💪💪💪💪thor lanjut
Noer Row_ling: gomawo ❤️
total 1 replies
yula
💪💪💪💪💪thor
Noer Row_ling: ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Muft Smoker
krn km bodoh geo ,, 😉😁
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
mimief
cuman jadi pemimpin keluarga nya aja ga becus
apa yg kau harapkan ketika dia harus Jadi pemimpin banyak orang
ya...ga bakalan mampu lah
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!