Indonesia
NovelToon NovelToon
Biang LaLove

Biang LaLove

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Ayu Anfi

Spin-of Baby's breath untuk Aretha

Arlo dan Queena sudah bersahabat sejak kecil, sebenarnya di bilang sahabat juga bukan atau lebih tepatnya musuh bebuyutan. Lebih pada Queena adalah sasaran empuk kejahilan dan kenakalan Arlo, si cantik putri dari pasangan Rega dan Rhea tersebut sudah menjadi target keusilan putra Hana dan Leo sedari Queena masih bayi.

“Apa? Mi-mom jangan bercanda, ya!” Arlo terkejut saat mi-mom Hana memberikan usulan untuk menikahkan Arlo dan Queena diusia mereka yang masih muda.

Arlo mengusak rambutnya frustasi, kecerobohannya memanjat balkon kamar Queena membuatnya terjebak dalam situasi yang membuat kedua orang tuanya dan orang tua Queena murka. Dan satu-satunya orang yang harus di salahkan adalah kakak sepupu Arlo yang tidak lain adalag Gavin.

Lalu apa alasan Arlo dan Queena menyembunyikan pernikahan mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayu Anfi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

34 # Satu Kecupan di pipi

Satu per satu keluarga memberikan selamat pada Queena dan Arlo, mereka juga berphoto.

“Daddy, mommy. Maaf,” ucap Queena. “Mbak Aretha, Enzo sama baby Cimol pasti marah banget kalau tahu,” Queena menatap sendu mommy Rena dan daddy Axel.

Kedua orang tua Azura tersebut tersenyum pada Queena, mommy Rena memeluk dan menepuk punggung Queena dengan lembut. “Mbak Aretha dan Enzo pasti bisa memakluminya, sayang. Lagi pula kalau mbak Aretha dan Enzo tahu, misi mommy sama bunda Kia bisa gagal nanti. Tapi kalau Zura? Jangan tanya kalau nanti tantrum,” ucap mommy Rena, dia mengurai pelukannya dari Queena.

“Palingan baby Cimol minta jajan,” ucap Queen.

“Jangan lupakan jajan dia premium semua, sayang.” Sahut daddy Axel, dia menepuk lembut puncak kepala sang keponakan. Setelah itu dia beralih mengucapkan selamat pada Arlo. “Jaga keponakan cantik om yang satu ini, Arlo. Jangan buat dia nangis, kamu tahu kan backingan Queena?” daddy Axel menepuk kedua pundak pemuda yang kini mejadi bagian keluarga sang adik.

Arlo mengangguk. “Siap om,”

Daddy Axel dan mommy Rena lebih dulu pamit pulang, mereka sudah ada janji dengan kedua orang tua Gavin.

Selanjutnya mereka semua menikmati hidangan yang sudah di sediakan, barisan meja panjang yang dengan kursi tiffani sudah siap untuk para tamu menikmati makanan. Family-Style Dinning memang konsep yang tepat, para remaja bergabung menjadi satu. Mereka menikmati hidangan sambil mengobrol dengan santai, begitu juga dengan para orang dewasa. Sepasang pengantin baru tentu tidak boleh di lupakan, Arlo dan Queena duduk di barisan paling tengah diantara mereka.

“Makan yang banyak, Ueena. Biar bisa balas kalau Arlo jahilin kamu,” ucap papa Dio.

“Mana berani dia jahilin Ueena, Dio. Sekarang satpamnya Ueena bukan hanya Rega dan Rhea, tapi ada Hana. Mana berani putraku itu kalau sudah berhadapan dengan mi-momnya,” sahut papi Leo.

“Berani buat Ueena nangis… piranhanya Azura siap jadi teman tidur Arlo,” imbuh papa Rega.

“Kalian jangan lupakan backingan Ueena. Ada Setyadarma x Aikav,” tunjuk Rayen pada Aiden dan Alvian putra Aiden dan Karin. “Plus Damian Huan dan Darmawan yang spek intel,” lanjut Rayen yang saat ini memegang kendali perusahaan Darmawan,”

Arlo melongo. “Ini tidak ada kah yang berniat mau menjadi backinganku?” Arlo menatap bergantian mereka semua.

Para tetua menggeleng dengan kompak.

“Uncle Arya?” Arlo menatap kakak kedua mi-mom Hana tersebut, dia berharap sang uncle menjadi pendukungnya.

“Sorry, bro. Uncle sepakat dengan papi dan papa mertuamu,” ucap uncle Arya yang ikut memilih berada di pihak Queena.

Rafa menertawakan sahabatnya tersebut. “Kasihan banget kamu, bro. Semua memihak Ueena,” sahut Rafa.

Queena bahkan sudah terkekeh karena melihat ekspresi Arlo, dia puas saat ada yang bisa membuat Arlo tidak berkutik.

“Jangan senang dulu kamu ya, Queen. Lihat siapa nanti yang menang,” bisik Arlo.

“Memangnya kita sedang lomba?” jawab Queena.

Cup

Arlo mencuri satu kecupan di pipi Queena.

“Ar…” Arlo langsung menaruh jari telunjuknya di bibir Queena yang sudah hampir meledak karena marah. “Teriak aku ci um di sini!” ucapannya tersebut berhasil membuat Queena diam karena takut di sosor Arlo.

Queena menghempaskan jari Arlo. “Biang rusuh, rese. Manusia red flag,” Queena memberengut.

“Di sini masih ada anak di bawah umur, woi. Jangan pamer bucin,” sahut Aqila.

“Berantem ini, Qil. Berantem!” sahut Arlo.

“Kurung saja, om. Kurung… kunci in mereka berdua di kamar. Biar berantem ala pengantin baru,” ujar Rafa, hari itu dia sangat bahagia karena bisa ikut ada dalam moment terindah dua sahabatnya tersebut. Rafa yakin kalau Queena dan Arlo memang di takdirkan, keduanya mungkin masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri. Terlebih dari yang biasanya menjahili dan bertengkar berubah menjadi suami istri, tapi Rafa yakin kalau mereka bisa melalui itu. Rafa berjanji pada dirinya sendiri untuk mengawal kedua sahabatnya tersebut sampai bahagia.

“Rafa!!!” pekik Arlo dan Queena bersamaan.

“Ide yang bagus, Raf. Aku malah tidak kepikiran,” sahut mi-mom Hana.

Mereka semua tertawa mendengar itu, kedua pipi Queena bahkan sudah memerah karena malu. “Kapan selesainya ini? Makin lama duduk sama mereka, makin jadi bahan ledekan. Tidak bisa ini,” gumam Arlo.

***

“Arlo. Itu Ueena di bantu, kasihan. Gaunnya berat,” ucap mi-mom Hana sebelum dia pulang ke rumahnya yang hanya berjarak beberapa langkah tersebut.

“Super women dia, mom. Bisa sendiri,” jawab Arlo dengan santainya.

Mi-mom Hana langsung menjewer telinga Arlo.

“Aduh, mom. Sakit,” Arlo memegangi tangan sang mi-mom yang menjewernya

“Kamu ini, ya. Ueena itu sekarang istri kamu, Arlo. Kamu harus meratukan dia, kamu ini benar-benar. Bantu Ueena!” kesal mi-mom Hana. “Pilih Ueena atau kopermu yang sudah siap mi-mom lempar ke halaman? Kamu sekalian mi-mom lempar,” lanjutnya.

“Ya ampun, mom. Arlo hanya bercanda, tentu saja Arlo pilih Queen. He… he… he,” ucapnya pada mi-mom Hana.

“Ingat pesan papi sama mi-mom,” mi-mom Hana mengingatkan kembali Arlo.

“Iya, mom. Siap,”

Mi-mom Hana beserta rombongan akhirnya pulang, papa Rega dan mama Rhea bernapas lega karena acara berjalan dengan baik. Selanjutnya tinggal istirahat.

“Ueena ke kamar duluan ma, pa. Gaun mama berat banget ternyata,” ucap Queena yang sudah ingin merebahkan tubuhnya pada kasur empuk miliknya.

“Itu gaun, papa kamu yang pilih, sayang. Saat itu mama bahkan tidak tahu kalau papamu mengadakan pesta kejutan,” mama Rhea menarik ingatannya ke masa lampau.

“Pilihan papa bagus kan, sayang?” tanya papa Rega diangguki Queena. “T.O.P pokoknya. Sampai masih bisa Ueena pakai dan tetap terlihat seperti gaun baru,” jawab Queena.

“Ya sudah, sayang. Ueena sama Arlo ke kamar duluan saja, istirahat. Nah, Arlonya mana?” mama Rhea baru menyadari kalau Arlo tidak di sana.

“Itu, ma. Masih telepon,” tunjuk Queena pada Arlo yang sedang sibuk bicara dengan seseorang melalui sambungan telepon.

Beberapa saat kemudian Arlo selesai menelpon, dia kemudian menghampiri istri dan mertuanya.

“Ada masalah, nak?” tanya mama Rhea.

Arlo mengangguk. “Hanya masalah kecil, ma. Tapi tetap harus segera Arlo urus,” jawab Arlo. “Arlo nanti ijin sebentar pa, ma. Ada yang harus Arlo selesaikan setelah istirahat sejenak,” dia minta ijin pada kedua mertuanya.

Papa Rega menepuk pundak Arlo, dia sedikit menekan tangannya pada pundak menantunya tersebut. “Tolong jaga Ueena, Arlo. Jangan buat dia bersedih atau terluka," ucap papa Rega.

“Siap, pa. Arlo ke kamar dulu pa, ma. Papa sama mama juga istirahat,” pamitnya.

Mama Rhea dan papa Rega langsung menuju kamar untuk istirahat.

1
Mamahnya Dewi
lanjut dong kk
a yulaela_fa(Ayu Anfi): sdh kk... sprtny br aja rilis
total 1 replies
zhelfa_alfira
Bagus
zhelfa_alfira
Bagus
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimakasih kk... 💗💗💗
total 1 replies
muthia
maaf g bs sering mampir lg sibuk bantuin kk jaga warung makan soalnya lg pd sakit anggotanya 🙏
muthia: Aamiin🤲 makasih doanya 🙏
total 2 replies
Mamahnya Dewi
lajut dongkk
a yulaela_fa(Ayu Anfi): otw kk... msh proses review
total 1 replies
Melda indah
jangan-jangan Arlo Uda ngincer kamu queen dari bayi liat aja no nama cafe nya 🤭😂
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭🤭 arlo ade-ade aje kan tuh mmg
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semoga bahagia terus Arlo Queena ...semangat updete Author 😊😊
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kk ❤️❤️❤️
total 1 replies
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
Nur Asiatun
Alhamdulillah...terima kasih Author,semoga Allah permudahkan urusan
a yulaela_fa(Ayu Anfi): aamiin kk.. trmksh sdh sll dkg karyaq... smg kk dksh sehat dan berkah.. dmdhkn juga urusan kk ❤️❤️❤️
total 1 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat Author
a yulaela_fa(Ayu Anfi): terimksh kk❤️
total 1 replies
rose lilian
kak cerita argan dan amora enggak ada ya?
a yulaela_fa(Ayu Anfi): belum sempet aku rilis kak... msh waiting list
total 1 replies
muthia
👍👍👍👍👍👍👍👍
muthia
❤❤❤❤❤❤❤
muthia
pasti seru hari harimu Ueena🙏
Nur Asiatun
Alhamdulillah...semangat Queen,kami medukungmu
a yulaela_fa(Ayu Anfi): pendukung queen siap jd garda terdepan wkwkwk
total 1 replies
Melda indah
semangat queen 🤭
a yulaela_fa(Ayu Anfi): 🤭🤭 queena kyknya bakal di buat jantungan terus... musuh bebuyutan jadi suami, wkwk
total 1 replies
In
kayaknya senja di ufuk barat deh kak... klo terbit baru di ufuk timur....🙏
a yulaela_fa(Ayu Anfi): siap kkk. trimksh ❤️❤️❤️
total 3 replies
muthia
Alhamdulillah, sah❤
muthia: Aamiin🤲
total 4 replies
Nur Asiatun
Alhamdulillah
a yulaela_fa(Ayu Anfi): sah klo kata daddy Axel wkwwk
total 1 replies
muthia
semoga nt ada cerita nya Alvian ya 🙏❤
muthia: ❤❤❤❤❤❤❤❤❤
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!