"Kenapa hanya karna anak ini terlahir sebagai wanita sampai di buang begitu saja? kau ibu yang tak perasaan" teriak nya sambil mengutuk perbuatan seseorang wanita yang membuang bayi nya di pinggir sungai
Penasaran dengan cerita ini yuk mampir
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Intanpsarmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sepuluh
Acara pernikahan putra mahkota Cao dan istrinya begitu meriah. Raja Cao tak tanggung-tanggung mengeluarkan biaya yang fantasti Kaisar Qing Cao juga memberikan hadiah yang begitu mewah, Khon Cao si saudagar kaya juga memberikan hadiah yang membuat orang melongo. satu tambang emas yang berada di kerajaan Cao, tambang emas itu menghasilkan emas setiap bulan nya tiga ratus ton.
Sedangkan Si Jendral besar Khen Cao. dia memberikan satu juta prajurit yang dia latih saat masih muda, semua orang yang datang membuat mereka iri. putra mahkota Cao mengangkat dagunya setinggi mungkin, Nyonya Anhi Cao yang menjadi bibi satu-satunya itu memberikan satu kebun besar dan satu Vila di Kerajaan Cao. istri putra mahkota Cao terharu, mereka menikah bukan karena perjodohan. tapi karena cinta masa kecil sampai sekarang. Ratu Cao pun meminta suaminya untuk menutup rumah Harem, dia tidak ingin nasib suaminya itu jatuh kepada putra pertama nya. ke khianatan Selir kehormatan itu tamparan nyata, apa lagi sampai membuahkan satu putra yang memiliki ambisi bodoh. kenapa putra Selir Kehormatan itu di anggap bodoh, karena dia tidak cukup memiliki pasangan lima. sekarang saja dia sudah memiliki selir dua dan gundik empat.
Para nona muda yang mengetahui kalau kediaman Harem di tutup pun merasakan kesal, tapi sekesal apa pun mereka tak bisa membuat Raja Cao membuka kembali kesempatan itu.
"Saling menghormati satu sama lain......" teriak kan pembawa acara pernikahan.

Acara pernikahan dan penghormatan kepada keluarga dan leluhur pun berlangsung dengan lancar. Raja Cao meminta kepada putranya untuk membawa menantu nya, karena waktu memberikan pelajaran kepada Keluarga Selir kehormatan tak bisa di tahan lagi. Nyonya Anhi Cao yang duduk manis bersama dengan suaminya pun tersenyum miring, You you di dekapan nya pun tersenyum kecil.
CUP
Nyonya Anhi Cao mengecup lembut kepala You you. You you pun. melihat kearah Ibunya, You you tersenyum mengemaskan, Tuan Lao Yun ikut tersenyum bahagia. senyuman Nyonya Anhi Cao sangat berarti baginya, Tuan Lao Yun merangkul pundak Nyonya Anhi Cao dengan penuh cinta. tanpa melihat sekitar atau pun malu menunjukkan rasa sayang dan cinta nya itu.
"Uh.... Ayah Angtat Atu ini co cweet cetali" seru You you.
[Tuan... sistem harus melakukan misi untuk mereka, apa tuan lupa misi kita?].
"Ck.... ganggu Olang aja tamu tuh, iya-iya Atu inget... cepat tamu talit pangelan te empat, Tita haluc hutum dia... talna belniat jahat pada ictli tatat cepupu" ucap You you. ya You you mendapatkan informasi dari Sistem, kalau putra selir kehormatan ingin melakukan sesuatu yang tercela pada Putri mahkota Cao. dia ingin memperk*sa istri dari putra mahkota Cao, sebelum kejadian itu terjadi. You you ingin membuat pangeran ke empat di Lempar ke luar kerajaan, harusnya dia bersyukur Raja Cao tak langsung melemparkan tubuhnya itu.
[Hehehe.... sistem sangat suka menghukum orang jahat].
You you memutar mata jengah, sistemnya itu emang sangat luar biasa. kalau disuruh hajar menghajar dia paling giat, menurut Sistem itu luar biasa. apa lagi orang yang dia hukum ketakutan saat, sistem memukul mereka tanpa wujud nya.
"Hanya cictem tu yang cuta memutul cepeltinya" gumam You you.
Raja Cao berdiri, membuat semua orang terdiam. bukan hanya itu Raja Cao memanggil lima puluh prajurit, semua orang saling tatap.
"Ada apa ini?" bisik menteri keuangan. Mereka saling tatap dan memberikan kode, saling geleng dan saling mengangkat bahu mereka.
"Pasti kalian penasaran dengan apa yang akan Raja ini lakukan ya? kalian tak perlu cemas.... Raja ini, hanya ingin memberikan hadiah yang luar biasa, kepada beberapa menteri dan pejabat" ucap dingin Raja Cao sambil tersenyum miring. semua orang bukan bahagia mendapatkan senyum manis dari Raja Cao, mereka yakin senyuman itu bukan hal yang baik.
"Sebenarnya ada apa Menantu? kenapa kau sampai memanggil para prajurit luar, disini sudah ada jendral besar dan panglima muda" ucap ayah Selir kehormatan dengan nada yang penuh percaya diri. semua orang berdiam diri, hanya ayah seorang selir saja lelaki tua ini begitu berani memanggil Raja Cao dengan sebutan menantu di depan umum. padahal ada etika kerajaan yang harus dia penuhi, Kaisar Qing Cao tersenyum miring mendengar pertanyaan bodoh dari mertua Gegenya.
"Wah.... Zhen tidak tahu bila, seorang mertua di perbolehkan memanggil menantu di depan umum ke pada seorang Raja? menteri Zhou Enlai, apa kau lupa dimana status mu? sampai begitu lancang memanggil menantu pada Raja Cao.... lihat, ayah Ratu Cao saja masih tahu batasan. beliau memanggil Raja Cao dengan sebutan Yang Mulia Raja Cao.... bukan menantu" ledek Kaisar Qing Cao. Menteri Zhou Enlai mengepalkan tangannya, dia hanya bisa mengutuk keras Kaisar Qing Cao. dia melihat Raja Cao, wajah Raja Cao mengeras dan memerah. Menteri Zhou Enlai pun menyadari kesalahannya, harus nya dia tidak perlu terburu-buru melakukan itu.
"Ma maafkan hamba Yang Mulia Kaisar Qing Cao.... hamba terbiasa memanggil Yang Mulia Raja Cao, dengan sebutan menantu... karena kami begitu dekat" ucapnya dengan santai. Raja Cao mendengus mendengar jawaban ayah dari selirnya itu, Ratu Cao hanya memutar mata nya. ayah dari wanita yang tidak tahu diri itu begitu percaya diri.
"Setidaknya anda sadar diri... putri anda itu hanya seorang selir bukan Ratu kerajaan ini" sindir Khon Cao. semua orang menegang, mereka tahu pangeran ketiga itu. menjelma menjadi Saudagar terkaya, bukan hanya status nya yang seorang pangeran. tapi hampir semua penjual di kerajaan Cao ini mengambil semua barang yang akan mereka jual di setiap kekaisaran dan kerajaan.
"Apa maksud Anda pangeran ketiga? walaupun putriku hanya seorang selir, tapi yang mulia Raja sangat mencintai putriku.... status itu hanya gelar saja, bukti nya putri ku pasti sedang menyiapkan pernikahan mewah ini, Raja Cao mempercayai putriku" ujar nya sambil mengangkat dagunya.
"Hahaha..... tuan Zhou Enlai anda terlalu percaya diri sekali, Oya ratu ini hanya ingin memberitahu mu, kalau putri ku yang kau bangga-banggakan itu saat ini sedang di rumah dingin..... dia tidak memiliki etika, bahkan dengan berani mencemooh adik ipar ku, yang statusnya seorang Tuan putri bungsu. Yang di manjakan oleh keempat Gegenya" ucap Ratu Cao dengan lantang. mata Menteri Zhou Enlai mendelik dia terkejut saat melihat wajah Raja Cao yang begitu tenang.
"Apa itu benar Yang Mulia Raja Cao? kau berani menghukum Putri ku? apa kau lupa kalau putriku itu wanita yang di pilih oleh mendiang kakek mu...." ucap marah Zhou Enlai. Raja Cao menatap tajam kearah lelaki tua itu, Raja Cao memberikan kode pada kasimnya.
"Dekrit dari yang mulia Raja Cao..... Selir kehormatan telah di cabut status nya dari seorang selir, kesalahan nya.... Selir Zhou berbohong tentang pangeran Keempat, bukti dan saksi telah kami dapatkan... Pangeran keempat bukan putra kandung Yang Mulia Raja Cao" teriak Kasim pribadi Raja Cao.
"Bohong.... kau pasti bohong Kasim kurang ajar" teriak Zhou Enlai. salah satu Jendral muda pun langsung mengarah kan pedang nya ke arah Zhou Enlai, ketegangan di aula itu semakin menjadi saat.
BRUK
"Pangeran Keempat.....
BERSAMBUNG.....
bisikan tak kasat meta = Hantu atau Jin
kalau gitu, aku panggil Jin You aja 🤣
malah yg kena pamannya🤣🤣