Draven Aleric adalah seorang pria misterius yang memiliki kekuatan Shadow Absolute,kekuatan bayangan mutlak yang tidak berasal dari Buah Iblis, melainkan lahir dari dalam tubuhnya sendiri.
Di dunia yang berada di bawah kendali Pemerintah Dunia, Draven menolak menerima tatanan yang telah mengatur kehidupan manusia selama berabad-abad.
Bersama 2 sahabatnya Zorana dan Axel mereka memulai perjalanan dilautan untuk menjadi pusat kekuatan dan kekuasaan baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon General Blast, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 34 - Pasar kekuatan
Beberapa hari setelah itu di pulau Zenith, Aether membuka penjualan khusus untuk buah iblis replika tingkat 2 kualitas rendah hingga kualitas normal dengan kekuatan 20%-30% untuk kualitas rendah dan 30%-40% kualitas standar dari kekuatan buah iblis aslinya.
Di atas sebuah kastil di pulau Zenith, Zorana dan Axel mengawasi pusat perdagangan tersebut yang dipenuhi para bajak laut veteran dan pemula, bangsawan yang dikawal,broker, hingga warga-warga sipil
"sangat ramai.." kata Zorana melihat kerumunan dari atas.
"tentu saja, selama ini kita hanya memasarkan tingkat 1 dengan kekuatan 15-20% saja" jelas Axel
"sekarang mereka dapat memiliki tingkat 2 dengan 30-40% kekuatan" lanjut Axel.
Zorana masih memperhatikan setiap gerakan para pasukan Aether yang berjaga di sekitar pusat perdagangan tersebut.
Sementara di lautan sekitar perbatasan pulau Zenith, anggota Flash D yang di pimpin komandan Jose sedang mengintai setiap kapal yang masuk wilayah Zenith
"sejauh ini puluhan kapal sudah masuk ke pulau Zenith, komandan" lapor salah satu anak buah Jose.
"apa dari puluhan kapal itu ada kapal yang menarik perhatian?" tanya Jose yang berjalan keluar dari ruangannya
Anak buah Jose itu lalu mengecek laporannya
"ada kelompok bajak laut veteran,broker terkenal dan pemula yang masuk dalam salah satu 'Supernova'.. mereka sudah ada di pulau Zenith" jelas anak buah Jose
Jose menatap pulau Zenith dari kejauhan
"semoga saja pulau Zenith bisa tetap terkendali.." gumam komandan Flash D ,Jose.
Di dalam pulau Zenith.
Komandan Delta 6, Lassy bersama seorang unit 'Paragon', kapten Raizen sedang berpatroli di sekitar wilayah perdagangan pusat.
Sekelompok bajak laut muda yang datang ke pulau Zenith dengan kapal kecil pun tiba di pulau Zenith
"kapten..lihat pelabuhan itu Zenith begitu banyak kapal besar!!" teriak salah satu kru nya.
Kapten bajak laut itu pun ternganga saat mereka tiba di pelabuhan Zenith.
Saat kapal mereka sampai dan turun seorang perwira penjaga pulang mendatangi kapal mereka
"selamat datang di pulau Zenith, sebelum masuk kami butuh informasi nama kelompok kalian" sapa perwira penjaga pulau Zenith.
Kapten itu pun berbicara
"kami bajak laut Wave.." jawab Moro yang merupakan kapten bajak laut Wave.
Perwira itu lalu mengecek daftar
"Wave.. kalian bajak laut baru ya?" tanya perwira penjaga pulau itu.
"kami baru saja masuk Paradise, karena mendengar ada penjualan replika tingkat 2 secara besar-besaran kami akhirnya menuju ke Zenith" jelas Moro.
Perwira itu menatap Moro kemudian melihat para kru nya
"baiklah, tolong jangan buat keributan di dalam..kalian aman selama di wilayah Zenith, tapi jika kalian membuat kekacauan kalian tidak akan bisa keluar dari pulau Zenith" ujar perwira penjaga pulau itu sambil memberikan jalan kepada bajak laut Wave.
Bajak laut Wave pun berjalan masuk ke dalam pulau Zenith.. di dalam pulau mereka melihat para bajak laut disana bahkan beberapa angkatan laut dan para broker-broker yang biasanya menyembunyikan diri kini terlihat sedang bernegosiasi dengan salah satu pedagang.
Diatas kastil puluhan kertas muncul dan berkumpul di belakang Zorana dan Axel hingga membentuk sosok seorang wanita berambut biru, dia adalah Conan salah satu unit 'Shadow' yang di miliki Aether.
"ada sesuatu yang menarik?" tanya Zorana sambil terus menatap kerumunan dibawahnya
Conan mulai melapor
"sejauh ini semua aman..bajak laut veteran, utusan Yonko, utusan pemerintah dunia, broker terkenal hingga bangsawan mereka sudah terlihat di pulau" lapor Conan dengan detail.
"jadi seluruh kekuatan benar-benar berkumpul ya.." ungkap Axel
"tidak hanya mereka, Grim melaporkan bahwa 2 'Supernova' juga sudah berada di pulau Zenith" tambah Conan.
Zorana dan Axel masih tetap tenang sambil bersandar
"para pemula berbahaya 'Supernova' ya" gumam Axel
Zorana pun bertanya ke Conan
"bagaimana dengan Draven?" tanya Zorana sambil menoleh ke Conan.
"Presiden sedang berada di tengah kerumunan,dia berjalan dan melihat langsung keadaan pasar" jawab Conan
Zorana menghela nafasnya dan menggaruk pelipisnya
"selalu saja ingin berurusan langsung.." kesal Zorana
Axel hanya tersenyum tipis
"biarkan saja, dia mungkin bosan karena sekarang semua orang takut kepadanya" terang Axel.
Di dalam pusat perdagangan yang begitu ramai.
Bajak laut Wave sedang melihat kaca yang di dalamnya terdapat beberapa replika tingkat 2
"kapten lihat ini.." panggil salah satu anak buah Moro.
Moro kapten bajak laut Wave pun melihat
"wow.. warna biru yang sangat cerah, terlihat indah" terang Moro,
Seorang pedagang pun menghampiri mereka
"itu buah iblis replika tingkat 2 Diamond,sebuah berlian biru yang dapat membuat tubuhmu keras hingga tak ada satupun peluru yang dapat menembus tubuhmu" jelas pedagang tersebut.
Salah satu anak buah Moro pun melotot
"maksudmu buah ini bisa membuat tubuh seseorang kebal?" tanyanya ke pedagang tersebut.
Pedagang itu mengangguk
"tepat.. walaupun ini replika, tapi transformasi tubuh pengguna sama seperti pemilik buah aslinya" jawab pedagang itu
"berapa harganya?" tanya Moro.
Pedagang itu melihat Moro dan kru nya
"kalian pemula dan nama kalian masih tidak terdaftar dalam ancaman dimanapun" ujar penjual itu lalu mengambil buah replika diamond tersebut.
"65 juta Berry.." tutup pedagang tersebut.
Moro dan 4 temannya menelan ludah
"itu masih cukup mahal.." kata Moro.
Tiba-tiba seorang bertopeng dan berjubah mendatangi kios tersebut
"aku beli itu.." jelas pria bertopeng dan berjubah tersebut.
Moro dan para teman-teman krunya pun menoleh ke belakang mereka dan melihat sosok berjubah dan bertopeng tersebut.
semangat!