Indonesia
NovelToon NovelToon
Infinite Destiny

Infinite Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / TimeTravel / Romansa Fantasi
Popularitas:52.8k
Nilai: 5
Nama Author: °°_Alena_°°

Maaf jika ada kata yang salah dan banyak detail yang kurang atau yang lain, ini karya pertama ku,
Mohon dimaklumi ya 🙏

(Hiatus)

Namanya adalah Ye Len An berumur 24 tahun seorang Jenderal wanita yang telah lama berkecimpung perang

Mempunyai dua orang adik bernama Arta dan Agatha yang berumur 21 tahun

Masa lalu yang suram membuat kepribadian nya dingin namun masih memiliki hati bersih dan terhindar dari hasutan mereka

Dia menjadi incaran para musuhnya yang ingin merebut posisinya, segala trik mereka mainkan namun itu tidak berfungsi dengan Ye Len An yang memiliki mata spesial

Dia mati ketika mencoba menyelamatkan semua anak dari musibah yang terjadi, dia tidak sedih ataupun apa, dia puas dengan semua yang dia kerjakan, "asalkan anak anak tadi bahagia maka aku juga akan bahagia "

Namun dia ternyata berpindah dimensi namun tubuhnya tetap sama tapi menyusut, dari situlah Ye Len An memulai petualangan nya dan mencari jati diri sebenarnya

Hanya untuk hiburan saja 🥀

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon °°_Alena_°°, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

-_ Chapter 04 "Pertarungan" _-

Lenna, Yuu, Long, Rann, Arta, dan Agatha kini berjalan jalan sebentar di Kerajaan Wei untuk menemukan hal yang menarik

Namun sayangnya mereka tidak menemukan hal menarik dari tadi pas selesai makan

"Tuan aku capek apa gak pulang saja?" keluh Yuu

"Terus?" ucap Lenna yang tidak peka

"Dasar lemah" cibir Long tapi didengar oleh Yuu yang sedang malas

"Apa kau bilang Naga jelek?!" ucap Yuu tidak terima dicibir

"Ka___" Belum sempat melanjutkan ucapan mereka, mereka tiba tiba merasakan hawa dingin di depan mereka

"Ikut aku atau aku cabut Bulu dan sisik kalian!" ancam Lenna

"Hehehe maaf Tuan" ucap Yuu cengengesan

"Jangan cabut sisik ku Tuan!" ucap panik Long

"Makanya ayo cepat" ucap Lenna meninggalkan mereka

"Kenapa sifat mereka mirip dengan Arta dan Agatha?!" batinnya

Pada akhirnya mereka pulang ke hutan kematian, awalnya Arta dan Agatha bingung kenapa kakak mereka tinggal dihutan menyeramkan gini?

Tapi setelah dijelasin dan diperlihatkan tempat yang indah mereka mulai menghapus semua rumor buruk di pikiran mereka tentang hutan kematian

Mereka juga terkejut ketika mengetahui Kakak mereka adalah Ratu penguasa hutan ini bahkan kakak kakak yang tadi mereka anggap manusia ternyata adalah binatang suci ilahi

Dengan segala kemalasan, Lenna berjalan menelusuri hutan yang menjadi daerahnya

"Hoam~ Ngantuk....," Keluh Lenna melompat ke sebuah pohon dan tidur disitu untuk sementara

.....

Trangg

Tringg

Syuut

Suara pertempuran terdengar membuat Lenna yang tadinya tidur jadi keganggu

"Siapa sih yang berani bertarung di hutan ku?!" batinnya melihat ke tempat kejadian

Tampak dua orang pengawal sedang menghalau 20 orang pembunuh bayaran, dan dibelakang pengawal itu ada sebuah kereta kuda yang amat cantik

"Kenapa mereka bisa masuk sini?! Mana tuh spirit beast yang lain?!" Batinnya melihat ke sekeliling

"Ratu, aku takut...hawanya menyeramkan..." rengek seekor ular diatas pohon Lenna tadi

"Hah?! Dasar ular! segitunya takut" protes Lenna pada ular tersebut

"Huaaaa, tapi aku takut, temen temen yang lain juga sudah melarikan diri dan malah ninggalin aku" tangisnya

"Eh, cup cup, ular yang baik, imut, cantik, jangan nangis lagi ya..." ucap Lenna mengelus ular itu

"Tuan! Kami yang lebih baik dan imut!" keluh tiga orang itu di telepati Lenna

"Gak ah, kalian jelek ditambah Jomblo" ejek Lenna

Kata Hati Yuu, Long, dan Rann

"Nona, bisakah perkataan tajam mu itu dihilangkan? Kasihanilah aku yang selalu dikasih perkataan menyakitkan" _Yuu_

"Aku tau aku memang Jomblo Nona, tapi sebagai Naga tua yang hidup lama seperti Yuu, aku juga butuh kasih sayang" _Long_

"Aku harus mencari Tuan agar bisa membungkam kata kata Nona" _Rann_

.....

Dan pada akhirnya Lenna menonton pertarungan yang tak seimbang itu

Dan saat pengawalnya dalam kondisi kritis, sang pemimpin pun akhirnya keluar dari keretanya

"Siapa yang berani menganggu Raja ini?!" ucapnya dingin menatap para pembunuh bayaran

"Raja?? Apa dia seorang Raja?" ucap Lenna menatap ular yang sedari tadi ketakutan

"Huwaaaa aku takut!" ucap ular itu tak sengaja ekornya mengenai Lenna

"Eh?! Haaa!!"

Lenna yang terkena serangan mendadak pun pada akhirnya dia hampir menginjak tanah (Ingat Ya! Hampir!)

Wajar jika begitu, besar ular itu sampai sekali Lenna dan besarnya hampir mirip dengan Lenna

"Ups.... Maaf Ratu...." ucapnya cengengesan langsung pergi takut kena amuk

Lenna tidak terjatuh, tapi dia malah ditangkap oleh pria tadi

saat membuka matanya dia melihat wajah tampan yang mulus dengan mata tajam nya bewarna Ungu bersih dan rambut hitamnya tak sengaja menyentuh muka Lenna

Lenna ingat bahwa pria itu yang dia tabrak kemarin karena Rann mengasih tau ciri cirinya tapi tidak memberi tau alasan dia takut

Lenna berkedip berapa kali seolah dia bilang ini tidak nyata kan? apalagi dia hampir terpesona dengan ketampanan itu

Lenna memberontak ingin lepas, dan dilepas nih, tapi.....

Bruk

Bukannya diturunin seperti pasangan pada umumnya eh ini malah dijatuhin seperti benda biasa

"Arrrggghhh Sial! kenapa aku selalu kena Sial sih hari ini?!" Pada akhirnya Lenna jatuh ke tanah beneran

Setelah membersihkan rambut dan bajunya dia menatap 23 orang yang menatapnya aneh

Entah kenapa dia rasanya ingin membunuh setelah melihat para pembunuh bayaran itu, kilatan merah di matanya hanya bisa dilihat oleh satu orang, pria itu

"Itung itung pelampiasan sementara" batinnya

"Eh, tapi malas pake kekuatan" batinnya lemes

"Nona, anda bisa memakai kekuasaan Hutan ini gimana?" Saran Rann

Seketika Lenna gembira dengan saran Rann yang menurutnya masuk akal

"Em... Gadis kecil... Kami ngapain disini?! Sana pulang mungkin Ibumu nyariin kamu!" ucap ketua pembunuh itu mengamati penampilan Lenna

"An**** Lo paman, mentang mentang umur sudah tua malah negur anak kecil!" protes Lenna

"Itu ngapain pake masker? Oh takut kena virus? disini gak ada virus Paman" ucap Lenna

"Dan juga ngapain pake baju item item, mau berbaur dengan alam? sana ambil daun lalu tempelin ke baju kalian aku jamin kalian sudah berbaur dengan alam" ucap Lenna menunjukkan jari jempolnya sambil berkedip satu

"I____"

"Apalagi kalian pake tudung, apa kepala kalian botak?!" sindir Lenna pedas

Mereka yang mendengar kata kata pedas dari Lenna pun tidak menahan diri lagi dan menyerangnya *** dihalau oleh pria tadi

"Jangan pancing mereka gadis!!" ucapnya tegas mengahalau semua serangan, dia menahan diri untuk mengeluarkan semua kekuatannya

"Oh...... Malah justru semakin menarik dong" ucap Lenna membuat mereka semua berhenti dan menatapnya bingung

"Ayo boneka ku tersayang, ayo main" ucap Lenna mengeluarkan boneka boneka kesayangan nya

Ada yang bentuk manusia lah, ada bentuk gabungan hewan lah, dan ada hewan itu sendiri, dan Lenna hanya mengeluarkan 5 boneka yang berbentuk manusia 1 yang mirip dengannya, hewan biasa seperti Singa, Serigala, dan Kuda hitam, dan hewan campuran antara Kucing dan Macan

Tentunya setiap boneka itu kemampuannya berbeda beda dan juga ada kelemahannya, namun karena kerja sama mereka baik makan kelemahan itu bisa ditutupi dengan baik

"Ayo jangan ragu ragu untuk serang" ucap Lenna matanya kini sudah bewarna merah rambut hitamnya seolah olah terbang

(Pakai kekuatan dia untuk mengubah warna rambut karena kata hewannya bisa bisa dia diincar karena warna rambut aslinya)

Para boneka yang dikeluarkan Lenna langsung menyerang tanpa ampun, dan juga Lenna mengaitkan benang di jarinya agar bisa mengontrol pergerakan boneka bonekanya

Beberapa lama kemudian, para pembunuh bayaran itu tidak mau kalah meskipun mereka mengakui bahwa boneka itu sangat kuat dan mereka sudah hampir pada batasnya

"Oh, rupanya gak ada yang kalah ya? Baiklah baiklah" ucap Lenna menutup matanya dan melakukan gerakan aneh dan itu diikuti oleh bonekanya

Bukan, itu bukan jurus atau Lenna menggunakan skill nya, itu hanyalah pengalih perhatian mereka dengan menampilkan suatu tarian yang sangat asing tapi ketika melakukan itu para pembunuh bayaran tadi merasa energinya habis

Dan...

Syuut

Blaar

Suara ledakan terjadi, sebelum mereka sadar bahwa itu hanyalah pengalih perhatian, Lenna membuka matanya dan seketika para boneka itu mengambil sesuatu di balik lengan mereka lalu melemparkannya tepat sasaran

Itu adalah granat dan bom asap emang disiapkan untuk musuh yang banyak tapi agak kuat, asapnya bikin semua orang ngantuk tapi ada racun

"Uhuk... Sial?! aku lupa kalo tubuhku menyusut jadinya ngantuk kan!! untung kebal racun! " ucap Lenna pelan merasa kakinya lemas dan pandangannya memburam

Dia hanya merasa tubuhnya diangkat dan dapat merasakan kenyamanan, dia ingin membuka matanya tapi terasa berat

"Aku menunggu mu... Sayang... " ucapnya mengecup kening Lenna

Sementara Lenna merasa geli tapi karena dia sudah tidur jadi tidak tau apa apa selain mimpi indah

.....

**Terimakasih telah membaca Novel ini semoga kalian selalu sehat terus ya~

Bye Bye 👋👋**

1
Inisial Ni
widihh kere nn
smangat ya thor
Karen Kamisihiro
Lanjut Thor
Gz'baker
kocak shiva
Hening Nuri
bumi sama tanah sama aja deh keknya,knp g tumbuhan aja?
Hening Nuri: oh ok
total 2 replies
@khoir_yayol
lnjut thor semngt terus
Evi Dwi Astuti
thor...d tunggu kelanjutannya.. dan tetap semangat.....
Chaergf
⚜️Thor, bikin cerita yang to the point kalau bisa~🥀⚜️

💅bukan bermaksud ngennyinggu ya~!🥀😌💅
Chaergf: Typing-nya alay bet wkwkwk.
total 3 replies
BlackFX
bekas sepatu adek lu shilin
Arunika
next kak ngakak aku tetap semangat ya
Fita
Author.. tingkat kultivasinya ko ga banyak misal sampai godness mistik gapa ga perlu dimasukin ke hati kalo nyakitin cuma saran,oke?
꧁༺Alena༻꧂: Gak apa apa kok
Sebenarnya ini sudah Author rencanain dari dulu kalau tingkat kultivasi itu gak sampai yang Author tulis, misalnya kayak diatas langit masih ada langit, nah itu artinya masih ada kultivasi yang belum tokoh utama ketahui
total 1 replies
onalia Sukatendel
hahaha lucu thor
Arunika
lanjut kak semangat ya
Arunika: Sama-sama
total 2 replies
Arunika
si riri teryata tampan ya
Arunika
Lanjut kak semangat maaf ya karena baru mampir soalnya tugas kian menumpuk
꧁༺Alena༻꧂: Yah betul, kita ini hanyalah seorang murid yang harus banyak belajar, belajar, dan belajar. ingin rasanya ngeluh tapi nanti di marahi kalau ke temen, gak tau siapa temenku kan pada libur semua, nanggung kalo di chat ujung ujungnya minta traktir dengan alasan bantuin aku belajar 🙃🙃
total 3 replies
BlackFX
semangat thor... nasib" punya cicit kek gitu
꧁༺Alena༻꧂: Udah Kakeknya yang selalu pusing, gimana dengan keluarganya nanti ya? Apakah separah kakeknya? 😃😃
total 1 replies
BlackFX
semangat kakak author😊
꧁༺Alena༻꧂: Terimakasih🙏💕
total 1 replies
Hua Haitang
gw ga pernah di gituin karena gw ga pernah keluar kota + gw anak terakhir. tapi sebagai anak terakhir gw sering banget bilang gitu 😃
Hua Haitang: gw juga, tapi kakak terakhir gw kalo minta jajan malah ke gw, gw belum kerja mau dapet duit dari mana coba 😑
total 2 replies
IntanhayadiPutri
Aku mampir nih kak, udah 5 like dan 5 rate juga.. jangan lupa mampir ya ke ceritaku

TERJEBAK PERNIKAHAN SMA

makasih 🙏🙏
Umi Yan
Semangat menulis untuk karyanya yang luar biasa kak, sukses selalu😊💪🙏
꧁༺Alena༻꧂: Terimkasih 🙏💕
Semangat juga untuk karyamu yang sangat luar biasa 💕💕
total 1 replies
Arunika
tetap semangat ya kakak
"Will your lips taste the kiss of death? "
"will you be with me in the next life?"
꧁༺Alena༻꧂: Terimakasih, semangat juga untukmu 💕💕
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!