Indonesia
NovelToon NovelToon
A Love To Killer

A Love To Killer

Status: tamat
Genre:Mafia / Identitas Tersembunyi / Romansa / Chicklit / Tamat
Popularitas:75.2k
Nilai: 5
Nama Author: Shan_Neen

SPIN OFF DARI "THEY CALL ME, MACBETH" DISARANKAN UNTUK MEMBACA NOVEL SEBELUMNYA AGAR TAHU KISAH LENGKAPNYA!!!

Evangeline, seorang gadis dari keluarga berada, yang selalu hidup bergelimang harta, tiba-tiba harus menghadapi kondisi tak terduga.

Sang ayah terluka karena orang yang dicintainya, dan dia pun harus menikah dengan pria yang sangat dibencinya.

Namun saat kebenaran terungkap, sang suami justru pergi dengan alasan yang misterius dan dikabarkan tewas dalam sebuah kejadian aneh.

Ditengah usahanya mengungkap kebenaran dibalik kematian sang suami, dia justru menemukan sebuah fakta mengejutkan. Kejadian demi kejadian membuatnya sadar, bahwa yang dihadapinya tak lagi sesederhana dulu.

Apa yang akan terjadi pada Evangeline selanjutnya? Mari ikuti kisah selengkapnya 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shan_Neen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BABAK 2 : Pelampiasan

“Eva, jangan memaksaku berbuat kasar padamu,” ancam Ardiaz.

“Oh benarkah? Memang siapa kau? Bukankah kita tak ada urusan apapun?” elak Evangeline.

“EVA! AKU MASIH SUAMIMU!” bentak Ardiaz.

“KAU SALAH! SUAMIKU SUDAH MATI. ARDIAZ SUAMIKU SUDAH MATI. BAGI KU KAU SUDAH MA...,” pekik Evangeline tak kalah keras.

Tiba-tiba,

CUP!

Sebuah kecupan mendarat di bibir tipis nan mungil Evangeline, membuat gadis itu bungkam seketika.

Namun, itu tak berlangsung lama karena gadis tersebut segera mendorong Ardiaz agar menjauh darinya.

PLAK!

Tamparan bahkan mendarat di wajah tampan pria tersebut, membuat Ardiaz membeku dengan wajah tertunduk.

“Apa yang kau lakukan? Aku tak sudi disentuh oleh mu. Kau kotor. Pergi lah dari sini. PERGI!” pekik Evangeline lagi.

Ardiaz mengangkat pandangannya dan menatap wajah sang istri.

“Ingat, Eva. Kau tidak boleh dekat dengan pria itu,” ucap Ardiaz.

“PERGI!” pekik Evangeline lagi dan semakin histeris.

Dia bahkan mendorong-dorong Ardiaz hingga pria tersebut terdorong keluar, dan gadis itu pun langsung mengunci pintunya.

Dia berbalik bersandar pada pintu. Tubuhnya merosot ke bawah dengan air mata yang sudah banjir di wajahnya.

Tangisnya seketika pecah, mengingat apa yang terjadi tadi padanya.

Kenapa? Kenapa kau baru muncul setelah aku membencimu? Kenapa? Kau benar-benar brengs*k, makinya dalam hati.

Dia menyesali keputusannya untuk membukakan pintu untuk pria itu.

Beberapa saat yang lalu, ketika Ardiaz menggedor pintunya keras-keras, Evangeline melihat dengan jelas sosok pria yang meninggalkannya dirinya begitu saja, tengah berdiri di depan apartemennya melalui interkom.

Dia cukup lama berdiri di balik pintu, dengan batin yang berkecamuk antara harus membuka pintu atau membiarkan pria itu di sana.

Namun, dia ingat perjuangannya selama ini untuk menemui sang suami. Meski hatinya sakit saat mengingat kejadian semalam, akan tetapi tak dipungkiri jika dia pun ingin bertemu dengan Ardiaz.

Ada rasa senang saat pria itu mendatanginya dan berharap dia akan kembali menjadi Ardiaz yang seperti dulu, meskipun dia sendiri tak tahu apa alasan orang yang selama ini berpura-pura mati itu tiba-tiba muncul di depannya.

Akhirnya, dengan perang batin yang membuat dirinya galau, Evangeline pun membuka pintu.

Namun saat ini, dia menyesali keputusannya itu, melihat betapa Ardiaz lebih menjadikan orang lain sebagai alasan, dari pada istrinya sendiri.

...❄❄❄❄❄...

Di sisi lain, Ardiaz yang telah keluar dari lift, berjalan cepat ke arah mobilnya. Namun, sesampainya dia di depan pintu mobil, bukannya segera masuk, dia justru menendang ban dan berteriak kencang sembari meremat rambutnya sendiri kuat-kuat.

Dia seolah kesal pada dirinya karena apa yang baru saja dilakukan pada sang istri.

Bod*h. Kenapa aku bisa seperti ini? Dimana akal sehatku? Rutuknya dalam hati.

Dia kembali berteriak keras hingga orang yang kebetulan berada di sana pun melihatnya dengan pandangan aneh. Mereka lebih memilih menjauh dari pada menanyakan kondisinya.

Setelah cukup puas berteriak, dia pun membuka pintu dengan kasar, dan masuk begitu saja. Dia bahkan melajukan mobil dengan ugal-ugalan menuju ke sebuah tempat.

Saat di jalan, beberapa kali dia hampir mengalami tumbukan dengan kendaraan lain yang melaju di depannya.

Umpatan dan makian yang terlontar dari pengguna jalan lain, tak dipedulikannya sama sekali. Dia terus saja melaju seperti itu hingga tiba di kastil Joker.

Dia keluar dari mobil dengan membanting pintu keras-keras dan berjalan cepat ke arah dalam. Tujuannya adalah arena latihan pasukan Joker yang ada di bagian belakang bangunan kastil tersebut.

Begitu tiba, dia langsung mendorong pintu besar itu kuat-kuat, hingga semua yang ada di sana pun menoleh melihat kehadiran sang king palsu.

Saat itu, Mac duff tengah berada di arena, dan sedang melatih pasukan baru mereka. Dia melihat temannya itu seperti sedang tidak baik-baik saja.

Dia pun berjalan menghampiri Ardiaz dan menanyakan kondisinya.

“Dari mana saja kau? Kenapa tak memba...,”

BUG!

Sebuah pukulan secepat kilat mendarat di wajah Duke King Joker dengan keras hingga membuat pria seksi itu sampai tersungkur jatuh.

Ardiaz kembali mengejarnya dan meraih kerah kaus yang dikenakan Mac duff saat itu, dan memukulnya lagi.

“Kenapa kau selemah ini hah? Ayo lawan aku. Pukul aku, Brengs*k!” teriak Ardiaz.

Mac duff merasa saat ini King palsu itu sedang dalam suasana hati yang buruk. Pasti karena foto yang dikirimnya siang tadi.

Karena tak ingin mati konyol ditangan Ardiaz, Mac duff pun membalas. Perkelahian antara dua pria itu terjadi di depan semua pasukan Joker.

Mereka yang ada di sana tak melerai keduanya, karena semuanya tahu siapa Ardiaz, dan lagi kejadian seperti ini tak hanya sekali dua kali terjadi, melainkan sudah hal lumrah di tempat tersebut yang menjadi tempat pelampiasan emosi Ardiaz saat hatinya sedang tak baik-baik saja.

Di awal, Ardiaz terus mendominasi, akan tetapi lama kelamaan Mac duff bergerak dengan gesit, menghindari setiap serangan temannya itu, dan bahkan menyerang balik dengan pukulan-pukulan telak.

Keduanya bertarung begitu serius sekitar hampir satu jam. Lebam memenuhi wajah Mac duff, sementara Ardiaz justru lebih parah karena banyak darah yang keluar dari luka pukulan yang dideritanya.

“Berhentilah. Kau sudah terluka parah,” seru Mac duff.

Namun, Ardiaz seolah hilang akal, dan tak mau mendengarkan perintah dari temannya itu. Dia kembali bangun dan menyerang Mac duff.

Namun lagi-lagi, dia tak bisa mengenainya karena sudah sangat lelah. Staminanya tak sebanding dengan Mac duff yang memang sudah terlatih di jalan gelap ini sejak masih sangat muda.

Serangan terakhir dari Mac duff membuat Ardiaz terkapar tak mampu bangun lagi.

“SIAL!” pekik Ardiaz keras.

Dia terbaring di lantai yang dingin dengan luka dan lebam di hampir sekujur tubuh, terutama wajahnya yang sudah tak berbentuk.

Mac duff justru masih bisa berdiri meski dengan nafas yang tersengal akibat kelelahan meladeni kegilaan Ardiaz.

“Ingat pertarungan tadi, dan praktekan nanti. Latihan hari ini sampai sini. Semuanya bubar,” seru Mac duff kepada semua bawahannya.

Semua pasukan pun pergi meninggalkan arena, dan menyisakan Mac duff dan Ardiaz. Seorang pengawal datang dan memberikan dua buah handuk kepada Mac duff, dan kembali keluar menutup pintunya.

Bos sky night itu lalu melemparkan satu handuk ke arah Ardiaz. Sementara dirinya memakai yang lain untuk mengusap tubuhnya yang penuh peluh bercampur darah.

Dia duduk di dekat Ardiaz, dengan kedua lutut yang membentuk sudut enam puluh derajat.

“Apa kau seperti ini karena foto itu? Kau marah? Lalu apa menurutmu Eva tidak merasakan hal yang sama saat melihat dirimu dan Alexa semalam?” tanya Mac duff.

Ardiaz masih diam. Dia memilih memejamkan matanya. Dia masih kesal pada dirinya dan enggan untuk mendengarkan ocehan orang lain.

“Eva hanya makan bersama seorang pria dan kau sudah begitu gila. Mereka bahkan sudah kembali berpisah saat anak buahku mengejar ke sana,” ungkap Mac duff.

Seketika, Ardiaz membalik wajahnya yang sejak tadi berpaling, kini menatap lurus ke arah bos sky night itu.

“Apa? Kau mau bilang kenapa aku tak memberi tahu mu lebih cepat? Sekarang aku tanya, apa kau membaca pesanku berikutnya?” tanya Mac duff cepat bahkan sebelum Ardiaz sempat bertanya.

Melihat temannya itu kembali diam dengan kening yang mengendur, Mac duff hanya bisa menghela nafas kesal.

“Sudah ku duga. Kalian itu sebenarnya sudah saling jatuh cinta. Eva bahkan sudah mencoba menerimamu sebagai suaminya dan berusaha menemui. Tapi justru kau si bod*h yang tak mau mengakuinya dan malah melukai istrimu sendiri,” gerutu Mac duff.

Dia pun berdiri dan berjalan keluar dari arena, meninggalkan Ardiaz yang masih terbaring di sana seorang diri.

.

.

.

.

Mohon tinggalkan jejak berupa like 👍, komen 📝, atau beri dukungan lainnya

terimakasih

1
Anhy Salewa
mengerikan
Anhy Salewa
penuh misteri ya thor
Nengah Suarni
ysssssssss2sss2ssssssss
Betty Lusiana
The End ya Thor,,
extra part nya mana??
bleh kah minta up nya lagi,,, biar obat jantung yg selama ini ,berdetak kencang selagi baca ,🥰🥰🥰
Ageng dzarin: jadikan aja kak,,, kita tunggu ya 😄😄
total 2 replies
Ageng dzarin
udahan yaaa ☹️☹️☹️ ekstra part dong 🙃
🐌KANG MAGERAN🐌: rencana mau bikin judul baru lanjutan novel ini kak, ceritanya perjalanan si Malcolm yang jadi orang buangan

kalo jadi, mungkin bakal publish sekitar bulan Juli🙏

follow akun othor aja kak biar dapet notifnya
total 1 replies
Ageng dzarin
lanjut uuupppp
Betty Lusiana
hadeeeeeh,,,, jantung ku mulai lagi Thor,,
dag Dig serr bacanya,,
Tapi seru,, semangat 💪 dan sehat sehat selalu ya 🤲
🐌KANG MAGERAN🐌: oke, kak
total 1 replies
Ageng dzarin
lanjuuuttt
Betty Lusiana
semangkin seruhhhh walaupun tidak menegang kan,,, agak sedikit aman lah jantung ku bacanya Thor,🤣🤣
semangat Thor 💪 dan jaga kesehatan nya🤲
🐌KANG MAGERAN🐌: siap kak
total 1 replies
Yulia Rossi
semangat terus thor updatenya...
🐌KANG MAGERAN🐌: siap kak
total 1 replies
Betty Lusiana
men debarkan tapi candu, Terus penasarannn dengan cerita selanjut nya,, seruuuu
🐌KANG MAGERAN🐌: ditunggu ya kak
total 1 replies
Betty Lusiana
ada apa ya??
penasaran banged,
lega baca nya Eva dah sadar,
semangat ya Thor 💪 dan sehat2 selalu 🤲
🐌KANG MAGERAN🐌: siap kak
total 1 replies
Betty Lusiana
extrim banged bacanya Thor,,,,
semangat 💪
🐌KANG MAGERAN🐌: emang harus gitu kan 🤭
total 1 replies
Yulia Rossi
double up dong thor... jgn sampai ayahnya eva benci sama ardiaz...
🐌KANG MAGERAN🐌: dtunggu y kak
total 1 replies
Betty Lusiana
selalu tarik napas setelah selesai baca nya Thor🙂
kasihan banged lihat pasangan Eva dan ardiaz,😥 kapan kah mereka bahagia Thor ,
semangat Thor 💪 dan sehat2 selalu ya 🤲
🐌KANG MAGERAN🐌: kirain apa tuh 😅
total 3 replies
Betty Lusiana
terlalu mendebar kan,,,
🐌KANG MAGERAN🐌: ditunggu updatenya ya kak, maaf kalo masih pelit, soalnya harus bagi waktu dengan dunia nyata 🙏
total 3 replies
Yulia Rossi
lanjut thor... jgn digantung
🐌KANG MAGERAN🐌: nggak kok, tetep dilanjut
total 1 replies
Ageng dzarin
lanjuuutttt
Yulia Rossi
lanjut thor...
Ageng dzarin
aahhh,,, kepotong 😞😞😞
🐌KANG MAGERAN🐌: besok lagi ya 😄
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!