Bella terpaksa menggantikan saudara kembarnya menikah dengan seorang pria lumpuh yang kejam dan berdarah dingin.
dimana pria lumpuh itu mempunyai dendam pada saudara kembar nya itu dan juga pada keluarga nya,dan ia menikahi saudaranya itu sebenarnya ingin membalas dendam.
sehingga Bella yang tidak tahu apa-apa harus menerima penderitaan menikahi pria lumpuh berdarah dingin itu,dimana ia di siksa dengan begitu kejam dengan tak punya hati bahkan ia beberapa kali di siksa nyaris kehilangan nyawa.
namun seiring berjalannya waktu pria lumpuh bernama Ansel Cannes itu mulai mencintai Bella dan mulai bersikap baik.
hingga pada suatu hari Ansel menyadari kalau wanita yang ia nikahi yakni Bella bukanlah wanita yang sama yang ia sangat benci,sehingga penyesalannya semakin besar dan cintanya semakin besar pada Bella namun Bella sendiri sudah bersumpah membencinya seumur hidup.
Ansel tidak menyerah ia akan mengejar cintanya sekalipun rahasia Besar nya terbongkar.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hantari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
chapter_{5}
Bella menggaruk kepalanya dan tertawa merayu tukang bengkel,"ya ellah bang gitu banget Ama gua!janji deh besok-besok gue bayar!lhu tahu kagak bang entar malam gue ada balapan dan hadiahnya 1M! jadi tenang aja gua pasti bayar lunas!"ucapnya.
"alah udah gak usah kasih janji palsu bel!kamu mah terus gitu!"ucap Tukang bengkel itu.
"Aduh bang!sekali lagi ini aja ya gue mohon dah!"ucap Bella membuat tukang bengkel yang sepi Job itu menghela nafas kasar dan menerima motor Bella.
"liat aja besok-besok bengkel gua bakal tutup ini dah!"ucap nya ngedumel tapi masih memperbaiki.
"besok gue jemput ya bang!"Bella langsung berlalu pergi tak ingin mendengar ocehan Tukang bengkel itu.
***
"napa lhu jalan kaki?mana motor lhu"tanya Ray yang sudah di warung dan makan dengan lahapnya.
dengan lelah Bella langsung duduk,"motor gua di bengkel,biasa ibu gua kumat ban motor gua di sobek-sobek"jawab Bella.
Ray langsung terperanjat kaget,"kumat?terus lho kagak diapa-apain kan?"tanya nya panik langsung mendekati Bella.
Bella mengangkat wajahnya,"nih liat wajah gue!"ucapnya membuat mata Ray terbelalak begitu terkejut.
Bella juga kemudian membuka pakaian nya memperlihatkan perutnya tanpa canggung sedikit pun,"kayak kagak tahu aja!liat lagi nih perut gue,pinggang gue biru-biru ditendangin"ucap Bella berdesis kesakitan pelan kemudian kembali menutup perutnya.
"astaga Bel,bisa-bisanya lhu gak ngejauh kalau tahu ibu lhu kumat?"tanya Ray menyodorkan tehnya untuk Bella begitu khawatir.
"kalo gue tahu!mana mungkin gue cari gara-gara,ini juga beruntung segini doang"ujar Bella kemudian meneguk sampai habis teh yang diberi Ray.
"udahlah Bel gue kagak kuat lhu diginiin terus!mending lhu tinggal dirumah gue aja"ucap Ray yang sudah berkali-kali mengatakan nya saat Bella diperlakukan buruk oleh ibunya, Ayah nya ataupun kakak nya.
"ya elah kayak kagak biasa aja!!lagian gue kagak mau nambah beban ibu lhu!urus lhu aja dia pusing!dah ah gak usah di bahas lagi gue lapar!Buk pesan makan satu!!"teriaknya agar di dengar.
Ray menghela nafas,Bella selalu terlihat biasa saja saat ditindas kelurganya bahkan sampai saat babak belur pun ia selalu terlihat biasa saja.
sejak kecil mereka berteman ia selalu menjadi saksi dimana Bella selalu menjadi bahan amukan ibunya saat tidak punya uang, bahkan bukan hanya ibunya tapi kadang-kadang Ayah dan kakak nya.
"lhu yang bayarin ya!uang gue habis di ambil ibu gua"ucap Bella menunjukkan gigi nya yang bergingsul.
"iya deh iya"jawab Ray begitu prihatin padahal Bella terlihat biasa saja.
"keadaan lhu gini,emang lhu bisa ikut balapan entar malam?"tanya Ray menatap Bella kasihan.
"bisalah!.."
"eh gue kagak suka dikasihani ya Ray!"Bella yang sudah mulai makan saat mendengar nada bicara Ray yang berbeda langsung melihat nya dengan tatapan tajam.
Ray langsung mengubah ekspresi wajah nya,"ya kali gue kasihan sama lho!"sinis nya.
"motor juga udah gue service masa kagak jadi!gue butuh banget banyak uang jadi apapun yang terjadi gua bakal ikut balapan!"ucap Bella menaikkan satu kakinya dan makan dengan lahapnya.
saat keduanya berbincang-bincang tiba-tiba sebuah mobil berhenti di depan warung makan itu,dan dari dalam mobil itu seorang wanita paruh baya dengan gaya glamor nya turun dengan wajah sombongnya dan membawa kipasnya menghampiri meja Bella dan Ray.
"eh Tante..."
Ray yang melihat wanita itu langsung berdiri dan ingin menyalamnya tapi buru-buru wanita paruh baya itu menghindari nya.
"saya tidak ingin bertemu dengan kamu!tapi saya ingin berbicara dengan wanita jalanan ini"ucap wanita paruh baya itu menatap sinis Bella.
"Tante mau ngomong apa?"tanya Bella dengan bingungnya sambil terus makan.
wanita paruh baya itu langsung menatap sinis,"cara berbicara nya saja sudah benar-benar tidak berpendidikan!memang anak jalanan"gumam nya.
"coba kamu berdiri"suruhnya,dengan bingung dan tak mengerti Bella mengikuti ucapannya dan berdiri.
kemudian wanita paruh baya itu memperhatikan Bella dari atas sampai bawah terlihat jelas di wajah nya mengejek,"oh ya ampun gaya pakaian nya amburadul begini"gumam nya begitu pusing Melihat pakaian Bella.
celana yang lutut nya sobek-sobek kaos hitam yang kebesaran di tubuh nya,sepatu putih hitam yang kusut.
"nama kamu Bella kan?"tanya nya.
"iya"jawab Bella.
"saya ibunya Alex"
"oh kalo itu gue tahu Tante"ucap Bella dengan cengengesan begitu pun dengan Ray.
"saya sedang berbicara serius!"ucap wanita paruh baya itu tidak suka.
"kalo gitu Tante ngomong aja"ucap Ray yang berdiri di samping Bella.
wanita paruh baya itu melirik sinis Ray,"saya sedang berbicara dengan nya jadi jangan ikut campur saya tidak suka!"setelah mengatakan nya ia kembali melihat wajah Bella dengan tatapan sinis.
"saya akan langsung ke intinya karna saya tidak suka basa-basi!saya sebagai ibu Alex tidak suka dia dekat-dekat dengan wanita tidak jelas seperti mu!!dan saya mohon tolong jauhi anak saya karena anak saya Alex akan menikah dengan seorang putri jendral yang kaya raya,berpendidikan dan berkelas"Ujar wanita paruh baya itu dengan tersenyum dan mengatakan cukup keras dan sombong.
Bella terdiam tak bergerak sedari awal wanita paruh baya itu berbicara.
wanita paruh baya itu tersenyum puas melihat Bella yang terdiam,berfikir kalau Bella akhirnya Sadar diri.
"yah...saya yakin kamu punya otak,secara anak saya seorang polisi sedang kan kau hanya wanita jalanan yang asal usulnya saja tidak jelas!anak yang di pungut oleh seorang petinju pensiun yang seperti seorang iblis mengerikan dan hidup di keluarga buronan!"
"ibu perampok!ayah pejudi kakak seorang bandar narkoba dan kau..."ucapnya Melihat dari atas sampai bawah kemudian tertawa.
"seorang anak jalanan pengangguran!satu keluarga pemabuk dan pejudi memalukan sekali!"ucapnya tertawa.
tangan Bella langsung terkepal kuat sampai kuku-kuku nya yang tajam menancap di tangan nya.
semua orang yang makan disana yang tadinya berisik tiba-tiba hening dan semua perhatian mereka melihat Bella dengan seorang wanita paruh baya yang glamor itu.
"jadi kamu harus sadar diri ya!Kamu dengan anak saya berbeda sampai ke tulang-tulang!!kalian tidak selevel!!jadi manusia juga harus tahu diri dan Sadar diri"ucapnya lagi dengan mengipas-ngipas wajah nya.
"kenapa Tante harus ngomong kayak gitu?!"tanya Ray dimana sopan santun nya hampir menghilang karna tidak senang dengan ucapan wanita paruh baya di depan Bella.
"saya berbicara fakta! wanita pengangguran yang tidak punya masa depan tidak pantas untuk anak saya yang sudah terjamin masa depan nya!"tambah wanita paruh baya itu lagi tanpa rasa bersalah sedikitpun mengatakan nya.
"cukup!!anda sudah keterlaluan!"bentak Ray dengan sangat marah.
bersambung....
piye Thor
waduuuh
ini udah banyak Lo aku bacanya
kyknya ini cuman bayangan Ansel ya
didunia ini ada dua orang yg bebas melakukan apa saja.
orang tampan dan orang gila
sialnya dua duanya ada didia🤣🤣
selama bersinggungan sama dia..ga ada pengalaman yg bagus
kalau dia ga sengaja..maaf keun ya
kalau aku,sengaja lempar aja kemuka dia🤣🤣
sok keren amet
Bella swag
jadi pemeran pengganti yaa
udah mati rasa ya bell
mending disakitin secara fisik tapinya bukan
daripada hati yg disakiti
ga berdarah,ga ada memar dan ga ada yg lebam lebam
tapi kenapa sakitnya Ampe ke tulang dan aliran darah...
pediih tapi dimana😭😭
sambil nunggu lanjutan nya dia
ayolah lgi seru2nya ini
semangat dalam berkarya author
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
di gantung pembacaaaa