Setelah pertarungan epik dalam menghentikan invasi umat Thetoid, V-FIGHTER akhirnya bisa kembali menikmati kehidupan normal mereka. Namun karena aksi mereka, banyak beberapa Fighter lain yang tertarik untu menemui mereka secara langsung untuk mengetahui kelayakan mereka mendapatkan gelar calon El-Fighter. Para Fighter tersebut tidak hanya Fighter dari bumi... tetapi juga Fighter dari dunia lain
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Asrul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 6 - Ryuga Menantang OSIS ?
Yukiharu dan Jubei memulai pertarungan Kendo mereka. Yukiharu memutuskan untuk memulai penyerangannya terlebih dahulu saat dia melihat Jubei masih ragu untuk memulai [ertarungan mereka agar dia bisa memikirkan langkah untuk menyerang atau melindungi dirinya dari serangan
( SYAAAT ! )
“ Ah ! Cepat ! “ Jubei yang terkejut langsung bersiap untuk menahan serangan dari Yukiharu
( TRAAAK ! TRAAK ! TRAAK ! TRAAAK ! )
“ Hyaah ! “ Jubei hampir terdorong jatuh oleh Yukiharu dan berusaha menahan diri
“ Hm ! Tidak buruk ! Tapi usahakan untuk bisa menyerangku ! “ Gumam Yukiharu yang kembali menyerang kearah Jubei
( TRAAK ! TRAAK ! TRAAAK ! )
“ Eeeerrgh ! “ Jubei berusaha menahan Yukiharu yang terus mendorongnya
“ Kenapa belum menyerang ?! Jika tidak menyerangku... maka itu akan membuat lawanmu tahu kelemahanmu ! “ Yukiharu meminta Jubei untuk memberikan penyerangan kearahnya
“ AAAH ! “ Jubei membalasnya dengan menendang Yukiharu
( DUAGH ! )
“ Dasar ! Kenapa malah menendangku ?! “ Tanya Yukiharu akan aksinya Jubei yang tidak tepat dalam pelatihan Kendo
“ Ah ! Ma- ma- maaf... aku tidak sengaja “ Jubei dengan gugupnya langsung minta maaf kepada Yukiharu
“ Melanggar aturan dalam bertarung membuktikan sisi penakutmu ! Kau takut akan kematian yang ada ditangan lawan ! “ Gumam Yukiharu yang kembali menyerang Jubei dengan Shinainya
( Traaak ! Traaaak ! Traaak ! )
“ Ah ! “ Jubei bergegas langsung melindungi dirinya dengan menahan Shinainya Yukiharu
( TRAAK ! )
“ Jika kau tunjukan rasa takutmu dihadapan lawan... maka itulah yang akan jadi pembuka lawanmu untuk membunuhmu ! Untuk menghindarinya... cobalah melawan dengan berpikir jika nyawa... martabatmu... dan alasan hidupmu ! Percuma saja namamu diambil dari nama Samurai tetapi kamu tidak bisa menjadi seberaninya “ Sahut Yukiharu yang tetap memancing Jubei agar mau menyerangnya
Mendengar perkataannya Yukiharu yang terus memancingnya, membuat Jubei akhirnya melakukan perlawanan dengan mendorong shinai mereka “ Eeergh ! HAAAAAH ! “
( TRAAAAK !!! )
“ Hmph ! Lumayan ! “
“ Eeeerrrgh ! Jadi begini... sensasi bertarung... dari jarak dekat... dengan pedang ! Eeeeghh... kakiku gemetar... sulit fokus... “ Gumam Jubei kepada dirinya sendiri yang merasa dirinya kaku dan gemetar disaat yang bersamaan Yukiharu kembali menyerangnya
( SYAAAT! TRAAAK! TRAAAK! TRAAK! SYAAAT! )
“ Ah ! Uwaaaa “ Jubei yang berhasil menangkis serangan Yukiharu hampir terjatuh dan kehilangan keseimbangannya
“ Ini di- “
“ AAAAAAH ! “ Jubei yang berhasil mendapatkan keseimbangannya langsung memberikan serangan kepada Yukiharu
( TRAAAAAK ! )
“ Woah ! Dia hebat ! “ Puji para junior Klub Kendo dimana Yukiharu yang belum menyerah kembali memberikan serangan kepada Jubei
( SYAAAT ! TRAAAK! TRAAK! TRAAAK! SYAAAT! SYAAAT! )
“ Haaaaaaaaah ! “
“ Celaka ! “ Jubei yang mulai terpojok terkejut dengan serangannya Yukiharu dan langsug menahannya
( TRAAAAK ! )
“ Kuat juga ! Bahkan dalam terpojok seperti ini kamu masih bisa menahan serangan para musuh “ Gumam Yukiharu
“ Aku... aagh! Aaaah ! Kurasa aku sudah tidak kuat lagi ! Oouuh ! “ Sahut Jubei yang mulai kewalahan untuk menghadapi Yukiharu
“ Ini bukanlah waktu yang tepat untuk- “
“ UWAAAAAAAAAAAA “ Ataru tiba-tiba muncul terlempar oleh seseorang yang membuat Yukiharu melepaskan Jubei untuk terhindar dari Ataru yang sontak membuat suasana menjadi terkejut melihat kedatangannya
( BRUUUUUK !!! )
“ Hah ? Siapa itu ?! “ Tanya salah satu senior Klub Kendo
“ Heeeeeeeeh ?! Ataru-kun ! Kenapa kamu bisa terpental kemari ?! “ Tanya Jubei yang panik kepada Ataru yang masih belum bangkit dari lemparan tersebut
Tidak lama kemudian, Ryuga datang dengan ekspresi datarnya menghadap mereka Yukiharu sambil mengambil sebuah Shinai yang yang tidak terpakai
“ Hei Yukiharu Yagyu ! “
“ Kamu Ryuga Mangetsu bukan ? “
“ Sepertinya tadi... pelatihan yang menyenangkan... sungguh menarik ! Aku juga... tertarik untuk mempelajarinya... “ Gumam Ryuga dengan nada datarnya yang tidak berekspresi
“... “
“ Oi Ryuga-san ! Apa kau- “
“ Ada apa ? “ Tanya Ryuga kepada Yukiharu yang tidak menanggapi perkataannya dimana dia juga memotong pertanyaan dari Ataru
“ Jadi kau ingin... mempelajari itu ? “ Tanya Yukiharu
“ Aku tidak yakin... apakah teknik pedang dari Keluargaku ini... bisa diajarkan untuk Mangetsu ?! Menurut sumber yang kubaca... melihat latar belakang keluargamu itu... kurasa teknik bertarungku ini tidak cocok untuk diajarkan dengan keturunan “manusia istimewah” seperti dirimu “ Lanjut Yukiharu sambil menatap Ryuga dengan tatapan tajamnya dan Ryuga sama sekali belum mengubah ekspresi tenangnya
Dari pintu ruang Klub Kendo, terlihat beberapa siswa-siswi dari Klub lain yang mendengar suara keributan dari ruangan tersebut berdatangan dan penasaran untuk melihat apa yang terjadi disana
“ Hei Hei ! Itu si anak dari keluarga Mangetsu ‘kan ? “ Tanya salah satu siswa kelas 1 dari jurusan IPS
“ Yaaa ! Dia mau menantang Kak Yukiharu ?! Dia pasti sudah gila ! Apa dia sudah tahu siapa lawannya itu ?! “ Gumam Kazuya yang mengenal Ryuga dan niat untuk menghadapi Yukiharu dan kemudian Tazuya beserta Inuya datang menghampiri mereka saat mereka berdua keluar dari ruangan Klub Kesenian
“ Ada apa ? “ Tanya Tazuya kepada sepupunya tersebut
“ Tuh lihat temanmu ! Dia menantang Kak Yukiharu “ Jawab Kazuya dengan singkat
“ Oi ! Apa dia serius mau menantang OSIS ?! “ Tanya Inuya dengan nada paniknya
“ Tapi siapa yang bakal menang jika mereka bertarung ya ? “ Tanya salah satu siswi
“ Sudah pasti Kak Yagyu ! Dia akan membuat si Mangetsu itu menangis menyesal ! “ gumam salah satu siswa yang percaya Yukiharu bisa menang melawan Ryuga
“ Mangetsu sudah gila apa dia menantang OSIS seperti Kak Yagyu “ gerutu Kenneth yang juga ikut melihat tantangan tersebut
“ Heh ! Dia itu berasal dari keluarga pendiri kota~ dia bisa bertindak sesuka hatinya selama memakai seragam itu “ Gumam Alessander yang berdiri disamping Edward
Tazuya tidak berkata apa-apa tentang situasi tersebut. Terlebih karena Tazuya merasa situasi saat ini sangat tidak bagus untuk bertarung satu lawan satu
“ Jika kau yakin untuk bisa menghadapiku dalam bertarung satu lawan satu dengan shinai... tidak masalah ! Aku yakin... suatu saat kau akan sadar jika kau akan jadi yang tak bisa terhentikan jika kau tahu cara menggunakannya ! Aku bisa melihat kau itu bukanlah orang bodoh yang memikirkan satu teknik bertarung ! ” Sahut Yukiharu yang menerima tantangan Ryuga sambil bersiap mengarahkan Shinai kearahnya
“ R- Ryuga-kuuuun~ aku tidak yakin ini adalah ide yang bagus untuk menantang Senior seperti diaaaa ! Apalagi kamu belum pernah menggunakan teknik pedang ! “ Bisik Jubei yang meminta Ryuga untuk tidak menantang Yukiharu
“ Bukan’kah ini yang pertama kali kamu menggunakan pedang ? “ Balas Ryuga dengan nada santainya
“ Ayoo~ nikmati saja pertarungan mereka ! Yang minta ini’kan si Ryuga-san bukan ? “ Gumam Ataru yang meminta Jubei untuk tidak ikut campur sambil mengajak Jubei untuk menghindari mereka
Ryuga dan Yukiharu memulai pertarungan mereka dengan Yukiharu yang memulai duluan untuk menyerang Ryuga. Dengan menggunakan Dowsingnya, Ryuga dengan cepat melindungi dirinya dari serangan milik Yukiharu dengan tepat
( SYAAAT ! TRAAAK ! TRAAAK ! TRAAAK ! TRAAAK ! )
“ Eeergh ! Kau lebih cepat dari Hideyuki ! “ Gumam Ryuga yang menyadari bahwa teknik pedangnya Yukiharu jauh lebih unggul dari Tazuya
“ Benarkah ! Hiyaaaa ! “
( TRAAAAK ! TRAAK ! TRAAK ! )
“ Apa kamu sudah tahu bahwa aku dan dia pernah satu Akademi saat SD ? Yaaa~ itulah kenapa kau familiar dengan gerakanku “ Jelas Yukiharu tentang hubungannya dengan Tazuya
( TRAAAK ! TRAAAK ! )
“ Pantas saja ! Kamu memang orang yang cocok dijadikan figure-nya Hideyuki “ Puji Ryuga
“ Haaah ! “ Yukiharu mengambil kesempatan dengan menyingkirkan Shinainya Ryuga
( TRAAAK ! )
“ HAAAH ! “ Dengan cepat Ryuga membalasnya dengan menendang Shinai milik Yukiharu menjauh darinya
( SYAAT ! TRAAAK ! )
“ Heh ! Tanpa pedang... itu bukan masalah bagiku ! Aku suka semangatmu ! “ Gumam Yukiharu dan mereka berdua melanjutkan pertarungan dengan tangan kosong
( Syaaat ! Syaaat! Bug ! Bug ! Bug! Syaaat ! DUAAAGH !!! )
“ Haaah ! Haaaah ! Haaaah ! “ Ryuga mulai kelelahan saat menghadapi Yukiharu
“ Haaaaaaaaaah ! “ Yukiharu melancarkan pukulan penyelesaiannya kearah Ryuga dimana Ryuga akhirnya memutuskan untuk bersiap memukul Yukiharu untuk menyelesaikan pertarungannya
“ HAAAAAAAAAAAAAHHH ! “
Tazuya yang merasakan sesuatu yang bruk dengan serangannya Yukiharu saat melihat gerak-geriknya meminta Ryuga untuk berhati-hati
“ Serangan itu ! Celaka ! “ Tazuya terkejut dengan teknik yang akan dilakukan Yukiharu terhadap Ryuga
“ HAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHH !!! “
( DUAAAAAGH ! )
Beruntungnya aksi mereka berdua dihentikan oleh Pak Victor Morgana berkat laporan dari salah satu siswi yang memperhatikan mereka. Pak Victor menghentikan serangan mereka dengan menggenggam pergelangan tangan mereka dengan sangat kuat
“ Fyuuh ! Sempat juga dihentikan ! “ Gumam Pak Victor yang menggenggam kedua lengan mereka dengan erat
“ P- Pak Victor ! “
“ Kalian semua yang tidak terlibat berhentilah berdiri disana sambil memperhatikan mereka sambil planga-plongo mending bubar dari tempat ini ! Tidak lama lagi Bel masuk akan berdering “ Gumam Pak Victor kepada para siswa-siswi lainnya untuk membubarkan diri mereka dari ruang Klub Kendo
“ Ayoooo~ anak-anak ! Sabung Manusianya sudah usai ! Bubar bubar bubaaaar “ Pak Eléanor membubarkan mereka semua yang membuat para siswa-siswi lain kecewa karena pertarungan mereka sudah usai
“ Iga ! Namidashi ! Kenapa membiarkan teman kalian berkelahi dengan OSIS ? “ Tanya Pak Eléanor yang menyadari jika Inuya dan Tazuya berada ditempat itu
“ Ma- maaf pak ! Kami sebenarnya... tidak ingin mendapat masalah sama anggota OSIS !” Sahut Tazuya yang panik
“ Iya Pak ! Bahaya banget jika kami ikut terlibat ! Jadi kami mengambil aman saja deh “ Gumam Inuya yang ikutan panik
Disaat situasi sudah kembali membaik, Ryuga langsung minta maaf kepada Pak Victor karena telah memancing keributan dengan Yukiharu
“ Maafkan saya Pak ! Maafkan saya karena telah memancing keributan dengan anggota OSIS karena masalah sepele “ Sahut Ryuga yang langsung minta maaf kepada Pak Victor
“ Baiklah ! Aku senang kamu akhirnya mengakui kesalahmu nak ! Tapi jika anda kembali melakukan ini maka aku tidak akan ragu memberikanmu hukuman yang sama dengan siswa lain ! Kamu harus tahu itu “ Jelas Pak Victor memberi teguran kepada Ryuga untuk tidak mengulangi perbuatannya
“ Baik Pak ! Maafkan aku “
“ Bagus ! Sekarang berdamailah dan selesaikanlah urusan dengan cara dewasa “ Sahut Pak Victor sambil melepaskan pergelangan tangan mereka berdua dan dia langsung meninggalkan ruangan Klub Kendo
“ Ryuga-kuuun~ “ Panggil Jubei yang langsung menghampiri Ryuga bersama dengan Ataru
“ Hei ! Kamu OK ?! “ Tanya Ataru
“ Yaaa~ “
“ Cara bertarungmu itu lumayan juga ! Tapi gayamu itu masih terkategori sangat lembut ! Usahakan untuk mempelajari gaya bertarung yang kasar dan perkuatkanlah dirimu ! Pertahanamu masih agak lemah dariku “ Jelas Yukiharu sambil memberikan Shinainya kepada ketua Klub Kendo
“ Terima kasih... atas pertarungannya... Yukiharu Yagyu “ Sahut Ryuga sambil membungkukkan dirinya ke Yukiharu dan sang anggota OSIS tersebut memberikan senyuman kecil kepadanya sebelum pergi meninggalkan mereka
“ Hei ! “ Sapa Tazuya yang menunggu didepan pintu Klub Kendo
“ Woah ! Lama tidak jumpa... Tazuya Hideyuki Iga “ Sapa Yukiharu yang masih mengenal Tazuya
“ Yaaa~ Suatu kehormatan bisa kembali berhadapan langsung dengan anda... Shindo pertama... Yukiharu Yagyu “ Balas Tazuya sambil menyebut gelar lamanya Yukiharu di Akademi Olahraga Shinjitsu
*****