Indonesia
NovelToon NovelToon
Save Me From The Dark

Save Me From The Dark

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Dikelilingi wanita cantik / Single Mom / Duniahiburan / Tamat
Popularitas:41.7k
Nilai: 5
Nama Author: Arashka

Ansara Harcourt seorang model, aktris dan mahasiswi cantik paripurna dan juga kaya raya. Karirnya cemerlang, keluarganya harmonis, dan memiliki kekasih tampan nan posesif bernama Aidan. Tetapi ternyata Sara hanya dimanfaatkan tubuhnya oleh Aidan sampai akhirnya ia hamil. Ditengah perjalanannya bertahan dengan segala kejadian buruk yang menimpanya, Sara bertemu dengan Sean Lazarus. Seorang penerus dan juga pemilik dari Lazarus Group yang berarti Sean adalah bosnya. Akankah pria tampan dan kaya raya ini menyelamatkan hidup Sara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arashka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6

Setelah kejadian di pantai dua minggu yang lalu, Sean dan Sara belum pernah bertemu satu kali pun. Sara sengaja menghindar karena ia takut perasaan untuk Sean kembali tumbuh seiring berjalannya waktu. Dan kebetulan Sean pergi ke London untuk urusan bisnisnya dan baru akan pulang hari ini.

Sara sadar betul, bahwa ia saat ini menjalin hubungan dengan Aidan. Maka dari itu ia harus bisa menjaga perasaannya. Pada saat Sara pulang dari pantai, Sara sangat takut berita tentang dirinya dan Sean akan muncul di media manapun yang membuat Aidan akan sangat marah. Tapi ia beruntung, tak ada media manapun yang mengangkat berita tersebut. Sekali pun semua crew mengetahui kejadiannya.

Sean baru saja tiba dari London, ia tidak langsung pulang ke rumahnya. Melainkan pergi ke kantor kemudian langsung menghubungi Natha dan Leon, berharap ada informasi tentang Clara yang sempat tertunda karena Sean sangat sibuk.

Ia melepaskan dasinya kemudian membuka dua kancing dibagian atas, dan menggulung lengan kemejanya setengah. Meski terkesan berantakan tapi hal itu tidak mengurangi kadar ketampanan seorang Sean Lazarus.

Sean menyiapkan tiga gelas kosong dan satu botol wine untuk mereka minum nanti saat membicarakan tentang Clara.

“Ternyata dia bukan hanya kasus kecelakaan Sean.” Ucap Natha yang baru saja masuk ke ruangan Sean dan diikuti oleh Leon di belakangnya.

“Apa maksudmu?” Tanya Sean sambil menuangkan wine ke dalam gelas dan memberikannya kepada Natha dan Leon.

“Clara pengguna narkoba, Sean.” Jawab Leon menerima gelas berisi wine kemudian duduk di sofa empuk yang besar berwarna hitam.

“Lalu bagaimana sekarang? Dia di penjara atau di panti rehabilitasi?” Tanya Sean lagi.

“Tentu saja dia bebas.” Kali ini Natha yang menjawab.

“What? Bebas? Bagaimana bisa? Sedangkan media sudah ramai membicarakan ini.” Sahut Sean dengan nada sedikit tinggi.

“Semua berkat ayahmu, Sean. Dia membayar dengan harga yang sangat fantastis agar Clara terbebas dari segala tuntutan.” Jelas Leon kepada Sean.

“Aneh sekali. Ayahku berani membayar sangat mahal demi seorang Clara. Apa Clara kini menjadi simpanannya?” Sean bergumam sambil memainkan jari telunjuknya dan menyusuri bagian atas gelas yang membentuk lingkaran.

“Jika dugaanmu benar, kau benar-benar tidak berharga di mata Clara, Sean. Tidak mendapatkan anaknya, maka ayahnya pun tak apa.” Ucap Natha sambil meneguk wine nya.

“Sialan. Dia berniat menghancurkan keluarga Lazarus rupanya.” Sean menggerutu. Ia pun berniat untuk menemui Clara dan membicarakan hal ini.

Clara itu salah seorang aktris yang dinaungi oleh Lazarus Entertainment dan sempat ada berita bahwa mereka berdua menjalin hubungan karena terpergok wartawan keluar dari salah satu hotel milik Lazarus pada pagi hari. Entah apa yang mereka lakukan pada saat itu.

**

Jam menunjukkan pukul delapan pagi, Sara menginap di apartemen miliknya dan Sara masih terduduk di kamar mandi dengan posisi menghadap ke wc duduk. Sejak tadi Sara muntah-muntah, ia merasakan mual yang sangat hebat dan pening yang amat sangat di kepalanya. Saat Sara berusaha untuk kembali ke ranjangnya, ponselnya berdering. Tertera nama Celine di layar ponsel miliknya.

“Sar kau sudah siap? Aku berada di basement apartemen mu.” Ucap Celine dalam panggilannya.

“Cel, sepertinya hari ini aku di apartemen saja. Aku sedang tidak enak badan dan perutku rasanya mual sekali.” Jawab Sara dengan suara yang lemas sambil telentang di atas ranjang.

“Kau serius? Yasudah lebih baik kau istirahat saja. Kabari aku jika terjadi sesuatu.” Sahut Celine dan langsung memutus panggilannya. Celine menghidupkan kembali mesin mobilnya kemudian melaju meninggalkan basement untuk pergi ke kampus.

“Badanku sama sekali tidak panas. Tapi kenapa rasanya lemas sekali.” Gumam Sara sambil menyentuh keningnya.

“Astaga!” Sara seketika terduduk kemudian terdiam sejenak, seakan berusaha untuk mengingat sesuatu. Sara segera membuka layar ponselnya dan melihat jadwal kapan seharusnya ia menstruasi.

“Terlambat.” Lirih Sara.

Sara sangat panik, karena setelah ia mengecek kalender menstruasinya ia sudah telat satu bulan lebih. ‘Bagaimana ini..’ lirih Sara dalam hati dengan rasa penuh khawatir. Tanpa menunggu lama, Sara berjalan menuju walk in closetnya kemudian mengambil hoodie dan menggunakannya, serta tidak lupa memakai masker dan kacamata berwarna hitam agar tak ada yang mengenalinya.

Tidak perlu waktu yang lama , kini mobil Sara sudah terparkir di halaman sebuah toko swalayan. Ia berniat untuk membeli beberapa testpack dengan merek yang berbeda dan harga yang berbeda pula. Setelah Sara mendapatkan barang yang dibutuhkan, ia pun segera kembali menuju apartemennya dan bergegas menuju kamar mandi dan melakukan test tersebut.

Bagai disambar petir di siang bolong, Sara sangat terkejut saat melihat hasilnya. Ditestpack tersebut terlihat sebuah dua garis yang sangat jelas. Sara terduduk lemas dan bingung harus bagaimana.

Sara berharap hasilnya salah, ia kemudian membuka testpack yang lain berharap ini tidak benar. Tapi kenyataannya hasilnya masih sama.

Sara membuka pintu kemudian berjalan menuju ranjang dengan lunglai. Sara terdiam dengan mata yang berkaca-kaca. Tinggal menunggu waktu bendungan air mata itu sebentar lagi akan jebol dan membasahi seluruh permukaan wajah Sara.

Hari itu juga Sara pergi ke dokter kandungan tanpa ditemani oleh siapapun. Ia hanya ingin memastikan apakah benar ia hamil atau tidak.

"Dok kau bisa menjaga hal ini? Aku belum siap jika media harus tahu tentang hal ini." Tanya Sara kepada dokter Venna, dokter kandungan yang sejak dulu menangani mommy nya saat hamil Sara hingga hamil si kembar.

"Sara, kau tenang saja ya. Privasi pasienku akan selalu aman." Jawab dokter Venna sambil melipat baju Sara agar perut Sara terlihat dan dokter bisa melakukan USG.

"Baru lima minggu, Sara. Masih sebesar biji-bijian." Ucap Dokter Venna sambil menyerahkan foto hasil USG.

Sara hanya menangis dalam diamnya, ia menutup mulutnya rapat-rapat menggunakan tangannya. Tamat sudah riwayatnya kali ini.

"Ini resep obatnya." Dokter Venna memberikan selembar kertas dengan beberapa tulisan. Entah itu apa, Sara tidak bisa memahami tulisannya.

Sara hanya diam saat menerima resepnya, kemudian melenggang pergi meninggalkan ruangan tersebut tanpa menebus resepnya. Sara berniat untuk mengunjungi apartemen Aidan, Sara ingin meminta pertanggung jawaban dari Aidan yang sudah menghamilinya.

Mobil melesat cepat membelah jalanan. Sara mengendarai mobilnya dengan tatapan penuh kalut. Ia belum siap jika harus kehilangan karirnya hanya karena ini. Tidak butuh waktu lama, Sara telah sampai di apartemen Aidan. Sara menekan beberapa tombol angka agar pintu apartemennya terbuka.

“Sayang, kau kemari tidak mengabariku. Ada apa?" Tanya Aidan dengan segelas wine di tangannya

“Aidan kita harus bicara.” Ajak Sara kepada Aidan. Kemudian mereka berdua berjalan menuju sofa yang berada di dalam kamar Aidan.

“Aku hamil.”Ucap Sara singkat padat dan jelas.

“Hah? Hamil? Siapa yang menghamilimu?"

“Siapa? Kau bilang siapa? Memangnya menurutmu aku melakukannya dengan berapa pria? Hanya denganmu Aidan!" Pekik Sara tak menyangka Aidan. bisa mengatakan hal itu.

"Apa kau mempunyai buktinya?" Tanya Aidan.

Sara memberikan tespack yang tadi pagi ia gunakan dan juga satu buah foto hasil USG.

“Kau gila? Aku tidak mau karirku hancul karena hal ini Sara!" Aidan mengusap wajahnya dengan gusar. “Gugurkan..” Lanjut Aidan.

“Aidan, apa kau gila? Janin ini bisa mati! Ini adalah darah dagingmu dan kau tega melakukan itu?!"

“Aku belum siap menjadi ayah Sara! Aku masih ingin bersenang-senang menikmati hidup tanpa ada beban seperti ini!" Aidan membentak Sara dengan frustasi.

“Apa? Kau masih bisa berkata seperti itu? Apa kau tidak memikirkan bagaimana nasibku hah? Aku pun sama Aidan! Aku masih ingin menikmati masa mudaku dengan bersenang-senang! Tapi aku hamil Aidan, semakin lama perut ini akan semakin membesar. Kau harus tanggung jawab, Aidan. Aku mohon.” Sara memohon dengan tangis yang mulai pecah. Ia sudah tidak bisa membendung lagi.

“Gugurkan Sar!”

“Aidan aku mohon jangan memaksaku untuk melakukan itu..” Sara bertekuk lutut di hadapan Aidan sambil menangis dan memohon kepada Aidan agar ia bertanggung jawab atas dirinya dan janin yang ada di perut Sara.

“Ya ya baiklah, kita pikirkan lagi bagaimana ke depannya."

Sara tersenyum kecil, setidaknya Sara memiliki sedikit harapan agar Aidan mau bertanggung jawab.

1
Andriyati
lach kamu salah,, malah ada satu pria yg sangat bahagia nanti nya, yaitu sean,,
Tutuk Isnawati
Luar biasa
Dewi AmarRaya
jangan2 Aidan ma temennya sara
Nadine Nabila: yaop betul itu
total 1 replies
sleepyhead
No problem.. and thank u for the beautiful story thor.. don't giving up 🙏🥰
sleepyhead
Slicky Sluth
sleepyhead
wkwkkwkkwkkwkkk...
sleepyhead
Humm.. I know what u mean 😅
sleepyhead
BRILIANT 👏👏👏
sleepyhead
Oh for god sake Chris long time no see, u still adorable and beauty all the way 🤣🤣
sleepyhead
See am I rite?? Leon luv at the first sight hahay Memang lah Sebajinganya Pria tetap akan memilih wanita baik² untuk keturunannya kelak 🤣🤣
sleepyhead
Aaaaacieeee (つω`*)
sleepyhead
Jodoh untuk Leon 😅
sleepyhead
Yeah I do agree with your beautiful plan Sean.. And for u Aidan, u mess with the wrong person jackass
sleepyhead
Cihh Lelaki lemah.. Ternyata hanya segitu keahliannya.. Mendompleng kelemahan wanita demi kepopulerannya.
sleepyhead
Whuuuft bar² sangad Sara
sleepyhead
Humm Syndrom pregnant
sleepyhead
🤣🤣🤣 kobe
sleepyhead
Bener kan???? 🤣🤣🤣
sleepyhead
🤣🤣 Oh my I can believe it, I was imagine they hooked up in the club 😅
sleepyhead
Posesif detected 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!