Ketulusan hati Joana perlahan terkikis! rumah tangga yang telah ia jalani bersama Stanley Conrad selama 8 tahun itu akhirnya membuka mata hati sang wanita,
Ia tak menempati posisi sebagai seorang kekasih hati dalam kehidupan Stanley, Joana hanya mendapatkan status sebagai seorang istri dalam selembar surat pernikahan yang mereka jalankan selama bertahun-tahun,
Kenyataan bahwa-,
Stanley hanya menyimpan cintanya untuk Inesa Baldey, hal itulah yang membuat kepribadian Joana berubah, sikap ramah dan murah senyumnya-, kini ia manfaatkan untuk bisa mengurai belenggu ilusi dari ikatan cinta palsu dari sosok Stanley, Joanna memilih untuk menikam jantung nya sendiri sebelum akhirnya ia mampu menghadapi kenyataan yang jauh lebih pahit yang mungkin akan merenggut seluruh kewarasan juga kehangatan dari relung kalbunya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Akan Memilih Untuk Egois Mulai Saat Ini!!!
'Apa kau mampir ke rumah ayah wahai Tuan Putri?? itu artinya-, kita bisa bertemu lagi, kan!!? buku diary mu-, aku sempat membacanya, maaf!??'
"Dasar tak tahu sopan santun!! aku benci saudara tiri!!!" Joanna kembali meletakkan ponsel dengan layar yang menghadap tepat pada meja kaca.
Tapi ..., dia berada di luar negeri bukan?? bagaimana bisa ia mengirim pesan padaku seolah ia tengah berada di kota ini??
"Terserah!! jika dia ingin kembali hadir untuk mem-bully diriku, aku sungguh tak akan pernah diam sekarang!! lihat saja!! aku bisa menghajar mu kali ini, Grayson!!"
Aku tidak peduli, meski ibu Genova ada disini-, aku tak ingin lagi memikirkan perasaan siapapun!! Joanna Catherine Leopoldine-, ia sudah terlalu banyak mengalah demi orang-orang terdekatnya selama ini, dan mulai sekarang, aku tak akan melakukan hal bodoh semacam itu lagi!! diriku ..., aku akan memprioritaskan kebahagiaan ku sendiri! aku akan memilih untuk egois mulai saat ini!
Joanna meremas jemari, ia terduduk di area taman dari beranda samping kediaman besar Tuan Leopoldine seorang diri, wanita itu nampak tak bergeming, bahkan beberapa maid yang senantiasa memperhatikan dirinya tampak ikut merasakan kecemasan yang luar biasa,
👩"Nona belum menyentuh makanan apapun, bagaimana ini?!"
👧"Beliau sedang ingin menikmati suasana senja, setidaknya-, itu alasan yang ku dengar sekitar 30 menit yang lalu,"
🙍♀️"Tapi ini sudah lebih dari dua jam, tunggu-, dimana Ethan!?? bagaimana jika kita meminta pria itu untuk-,"
"Apa ada sesuatu yang serius?!" Ethan yang tiba-tiba muncul di tengah pembicaraan diantara beberapa maid kediaman Leopoldine seketika membuat beberapa pelayan beralih pandang ke arahnya.
👩"Apa kau tak akan kembali menghampiri Nona Muda, Ethan!?? seharusnya Nona Catherine telah menikmati makan malam!! ini bahkan sudah sangat terlambat."
Ethan hanya menghela nafas, pengawal kepercayaan yang ditugaskan oleh Stanley untuk menjaga Joanna itu kini hanya menggeleng dengan wajah kecewa, ia melirik sepintas ke arah Joanna sebelum akhirnya kembali termenung diam,
Nona ..., Anda pasti tengah mencoba untuk menguatkan diri sendiri sekarang,
🙍♀️"Ethan!! Nona harus segera meminum obat bukan??! bagaimana jika dokter Stanley-,"
"Aku tidak ingin mengganggu beliau!!"
🙍♀️"Mengganggu?!! apa maksud mu? kita hanya-,"
"Nona Joanna sedang tidak baik-baik saja!! itulah sebabnya, kenapa beliau senang menyendiri akhir-akhir ini, tolong jangan usik ketenangan yang ingin ia dapatkan saat ini, kau mengerti!?"
🙍♀️"Mmmmm???!"
Ethan?!! dia berkata bahwa Nona Muda sedang tidak baik-baik saja?? apa hubungan Nona Catherine dan suaminya kembali memburuk??!
"Apa yang kalian lakukan disini?!"
👩👧🙍♀️"Nyonya-, kami-,"
"Apa putriku masih duduk melamun di beranda taman samping?!"
🙍♀️"I-itu ..., benar Nyonya!"
Dia datang kemari-, pasti hanya untuk meraih perhatian dari suamiku!!? dasar gadis kekanakan!! kenapa Joanna sama sekali tak menyadari bahwa dirinya telah dewasa?!! setiap ada selisih paham dengan Conrad, ia pasti langsung lari ke rumah ini!! sungguh menjengkelkan!!
"Kalian!!! kembali lah pada tugas masing-masing!!"
🙍♀️"Baik Nyonya!!"
"Dan kau Ethan!!?"
"Saya Nyonya!?"
"Segera hubungi Stanley!! katakan bahwa Joanna kembali rewel dan mengamuk di kediaman ini!!"
"A-apa??! Nyonya-,"
"Kau tak berhak membantah!! ingat!! dirimu hanyalah seorang pengawal!!!"
Ethan akhirnya tertunduk bungkam! pria itu hanya mampu menganggukkan kepala atas titah yang diberikan oleh sang Nyonya Besar.
"Tak perlu menghubungi siapapun Ethan!!"
"Nona?!"
Bukan hanya Ethan, Nyonya Genova sang ibu sambung-, wanita itu juga tampak terbelalak ketika mendapati sosok Joanna yang tak begitu jauh dari posisi ia berdiri.
"Jo-,"
"Aku tidak akan menginap disini ibu! kau tenang saja!! Ethan, kita pergi sekarang!"
"Nak!!? tunggu!!!"
Langkah Joanna yang tertatih itu seketika terhenti, ia berpaling dan akhirnya mampu beradu pandang dengan sosok sang ibu tiri,
"Joanna-, kau belum menikmati hidangan makan malam kan, nak?! bagaimana jika-,"
"Tidak perlu ibu! terima kasih!! ayo Ethan!!"
Senyuman macam apa itu??! anak ini!!??? apa ia sengaja ingin meremehkan keberadaan ku??
"Joanna putriku!!"
Satu pernyataan tegas yang kembali terdengar sampai pada indera pendengaran nya-, hal itu kembali membuat Joanna menghela nafas.
*****
"Kau bisa menunggu ku di luar, Ethan!!"
"Baik Nona!"
Joanna terduduk anggun! meski kakinya harus berbalut perban putih yang cukup panjang, namun-, penampilan wanita itu selalu tampak stunning dengan pakaian casual yang terpasang di badan.
Setelah keheningan yang cukup nyata, Tuan Leopoldine akhirnya mencoba untuk memulai percakapan dengan sang putri semata wayang.
"Bagaimana kondisi kakimu Jo??!"
"Seperti yang ayah lihat! aku masih bisa berjalan!"
Joanna ..., maafkan ayah nak!?
Tuan Leopoldine mengangguk! entah apa yang membuat pria itu mengerti, namun sikap dingin yang selalu ditampilkan oleh sang putri-, hal itu agaknya membuat Tuan Leopoldine memahami bahwa-, ada benteng besar yang telah dibangun oleh Joanna terhadap dirinya semenjak ia memutuskan untuk berpisah dari sang istri pertama,
"Apa kau-, sering menghubungi ibumu, Jo?!"
"Kenapa ayah menanyakan hal ini? ayah tahu kan? ibu sama sekali tak menginginkan diriku, ibu tidak bahagia jika ia terus bersamaku!! jadi aku juga tak ingin mengusik kebahagiaan siapapun!!"
"Joanna ...,"
"Aku kemari hanya untuk mengambil beberapa barang milikku yang tertinggal, jadi-, ayah tak perlu khawatir! tak akan ada kericuhan apapun antara diriku dan Nyonya Genova!!"
"Joanna, bukan seperti itu maksud ayah, nak!!"
"Lalu apa ayah??!" netra Joanna seketika berkaca-kaca, namun ia tak ingin larut hingga rasa sakit menenggelamkan keberanian dalam dirinya, "ayah dan ibu, kenapa kalian tega menelantarkan diriku?! aku kebingungan, sungguh ...,kenapa aku tak bisa memiliki kehidupan seperti anak-anak lain? kemana lagi aku harus mencari kebahagiaan? kenapa rasanya-, aku tidak pantas untuk dimiliki oleh siapapun?! apa ini semua salahku??"
*****
"Ethan!??"
"Tuan?!"
"Apa istriku berada didalam bersama ayah mertuaku?!"
Anggukan santun yang ia dapatkan dari Ethan seketika membuat Stanley mengetuk pintu dan memasuki ruangan tanpa ragu,
"Sayang-,"
"Ayah dan ibu, kenapa kalian tega menelantarkan diriku?! aku kebingungan, sungguh ...,kenapa aku tak bisa memiliki kehidupan seperti anak-anak lain? kemana lagi aku harus mencari kebahagiaan? kenapa rasanya-, aku tidak pantas untuk dimiliki oleh siapapun?! apa ini semua salahku??"
Pernyataan Joanna yang tampak begitu putus asa dihadapan sang ayah, hal itu lagi-lagi membuat Stanley mendapatkan pukulan telak didalam relung kalbu.
Jo ..., se_putus asa inikah dirimu??
"Aku sakit ayah!! aku sakit!!!"
Isak tangis Joanna yang akhirnya pecah justru membuat Stanley Conrad tak berani melangkah lebih dekat, pria itu mematung di ambang pintu, hatinya terkoyak setiap kali ia menatap ke arah sang istri yang kini sibuk menyingkirkan derai air mata dihadapan Tuan Leopoldine.