Indonesia
NovelToon NovelToon
Wanita Bercadar Biru

Wanita Bercadar Biru

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Patahhati / Tamat
Popularitas:723.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: nana shin

Mita wanita yang sangat cantik, dia bagai bidadari yang turun dari kayangan, tapi sayang, kecantikan dalam dirinya tak seindah perjalanan hidupnya. Untuk menghidupi 2 adiknya dan juga ibunya yang stroke, dia terpaksa menjajakan dirinya dari hotel ke hotel untuk mendapatkan uang. Hingga takdir mempertemukannya dengan lelaki mapan beristri, yang mengambilnya dari lembah hitam itu, namun siapa sangka, justru ketika hidayah itu datang semuanya berubah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nana shin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Liburan Zila

Mita masih terlihat belum siuman, Ayana terus menggosok gosok minyak kayu putih di hidung Mita, sambil sedikit menyingkap cadar biru Mita. Dan mengoleskan obat merah pada memar di pipi Mita bekas ketubruk meja saat jatuh tadi.

"Non, gimana? bisa nggak?" Paman satpam masih membelakangi Mita dan Ayana karena takut Ayana marah kalau melihat wajah Mita.

"Belum paman, gimana ini?"

"Apa paman telpon Papamu dulu?"

"Jangan paman, nanti Ummi di marahin hik hik hik." Ayana mulai menangis karena takut, Ayana sangat sayang sama Mita. Sejak jadi istri Izzam, dia memutuskan untuk memakai Hijab, selain adiknya Zila yang menyuruhnya hijrah, ini juga untuk membuang masa lalunya yang mengenali wajahnya. Ayana terus menangis, sedang Paman Satpam bingung mau ngaPain. Dia masih membelakangi Ayana dan Mita.

"uhuk...uhuk...uaaaah, sakiiit" Tiba tiba Mita bangun.

"Ummi hik hik hik.." Ayana memeluk tubuh Mita erat. Mita yang masih tergeletak di lantai pun mencoba duduk dan bersandar di pintu kulkas.

"Nona tidak apa apa?" Paman satpam masih membelakanginya.

"Iya paman, tidak apa apa, Paman boleh pergi." ucap Mita pada paman satpam, paman itu pun keluar.

"Ummi, tunggu, biar Ayana ambilkan nasi dulu!" Ayana pun dengan gesit mengambilkan Nasi dan lauk untuk Mita, dan mengambil sapu.

"Ini ummi makan dulu ya, biar Ayana sapu beling ini dulu, untung ada sendal cantik pemberian ummi, jadi Ayana nggak takut kena beling hehehe." Ayana cengengesan sambil menyapu lantai bekas pecahan piring. Sementara Mita mulai menyuap nasinya dengan pelan.

"Ayana....Papa pulaang..." Mendengar suara Izzam datang, Mita langsung berdiri, dia takut kena marah suaminya yang susah ditebak kelakuannya itu. Sedang Ayana yang asyik menyapu dan brisiknya pecahan kaca yang bergesekan, hingga dia tidak mendengar ayahnya datang.

"Ayana...kenapa kamu menyapu sayang? Mita!kenapa kau suruh anakku menyapu?" Izzam menatap wajah Mita marah.

"Tidak bang,i..itu"

"Ayana sini!" Izzam mengambil tangan Ayana lembut dan menatap wajah Mita marah dia pun membawa Ayana ke kamar atas.

"Ayah kenapa marah marah terus sama Ummi?" Wajah Ayana terlihat sedih.

" Tidak sayang, Papah tidak ingin Ummi mu itu menyuruhmu menyapu, Papa sayang sama kamu, makanya Papa nggak mau kamu capek." Izzam mencium pipi tembem anaknya penuh kasih sayang.

"Tidak pa, Ummi tidak menyuruh Ayana, Ayana yang pengen membantu Ummi, Ummi tadi kan ping...up"Ayana keceplosan, dia tidak ingin bercerita kalau Mita telah memecahkan piring, Ayah pasti marah. Dia pun menutup mulutnya.

" Apa yang ingin Ayana katakan, katanlah Nak,Papa tidak akan marah kok!"

"Tidak Pa, Papa jangan marahi Ummi lagi, kasian Ummi, Mamah juga sering marah marah, padahal kan Ummi baik, Ummi slalu jagain Ayana, tapi Mamah sama Papah slalu saja ninggalin Ayana."

"Papa kan kerja sayang, cari uang buat kamu."

"Ayana nggak perlu uang Pah, Ayana takut kalau Ummi dimarahin terus, nanti dia pergi kayak Bi Iyem hk hik hik." Ayana menangis dan memeluk tubuh Ayahnya. Izzam merasa tidak tega.

"Baiklah sayang, Ayah akan berusaha tidak marah marah lagi sama Ummi mu ya, emang tadi, kenapa Ayana menyapu? itu juga, kenapa banyak beling di lantai?"

"Tadi pagi habis memasak ummi kan dimarahin Mamah suruh nyiram nyiram tanaman dan ngepel lantai, Mamah tiap hari slalu saja marah marah, Ummi juga kena marah kalau makan duluan, katanya, Ummi itu wanita murahan, nggak pantes makan duluan, emang wanita murahan itu apa ya pah?"

"Ooh...itu (Izzam bingung mau jawab apa)itu bahasa orang tua artinya sangat baik pemurah suka menolong."

"Ooh...tadi Ummi mau makan pagi jam 9 lebih, karena ummi kelaparan pingsan, dan pecah deh piring yang Ummi pegang, tapi papah janji jangan bilang Mamah, nanti Ummi dimarahin lagi sama Mamah."

"Jadi tadi Ummi mu pingsan?" Izzam tampak terkejut.

"Iya Pah, tadi Ayana yang ambilin nasi buat Ummi, kasian ummi, tiap hari makannya setelah Papah dan Mamah tidak ada di rumah"

" Baiklah, kamu diam disini ya, ini Papah belikan mainan, dan juga cemilan."

"Tunggu Lah, ingat jangan marahin ummi ya, kalau Papah marahin lagi, Ayana nggak mau lagi ngomong sama papah."

"Kamu sangat sayang Ummi mu ya, mana sayangan ummi sama Mamah mu?"

"Tentu saja sangat sayang Ummi."

Deg...

Jantung Izzam berdetak kaget, mana mungkin anak yang lahir dari rahim ibunya malah menyayangi orang lain, ini pasti dampak Ayana kurang kasih sayang, padahal Ayana baru 3 bulan di asuh oleh Mita, namun sangat berdampak banyak pada dirinya.

"Ayana jangan bilang Mamah gitu ya! nanti Ummi bisa di usir oleh Mamah, kalau Ayana bilang lebih sayang Immi!"

Ayana hanya mengangguk.

Tap tap tap

Izzam menuruni tangga dan menemui Mita di dapur.

"Kamu sudah makan?" Izzam pun pura-pura mengambil air minum dan duduk di kursi.

"Sudah Bang, apa ada yang bisa saya bantu bang?" Ayana menatap suaminya sedikit gugup, karena takut akan di marahi lagi. Mita juga sudah,menyelesaikan menyapu sisa pecahan beling.

"Tidak, aku hanya haus, oh ya, kata Ayana tadi kamu pingsan, besok besok jangan terlambat makan, makan saja duluan, kalau kamu sakit siapa nanti yang memasak dan menjaga Ayana." Izzam pun pergi meninggalkan dapur. Walau terdengar judes, tapi Mita merasa sedikit lega karena dia tidak dimarahi lagi.

Tap tap tap

Izzam menaiki tangga dan menemui putri cantiknya.

" Ayana lagi ngapain?"

"Lagi mainan Pah, mainannya bagus, oh ya Pah, kata Ummi mainan Ayana terlalu banyak di gudang, kemaren Ummi merapikannya, kata Ummi, tidak baik punya benda kalau tidak terpakai, mubazir, lebih baik di kasih sama anak yang tidak punya mainan, Papah tidak usah beli mainan lagi buat Ayana, biar uangnya di tabung buat Ayana sekolah."

"Benarkah? pinter anak Papah, baiklah, nanti Papah kasih tabungan ya...tapi jangan bilang mamah, nanti tabungannya papah kasih ke Ummi"

Cklek..

"Ummi...sini Mi! ini ada mainan baru."

"Waah bagus mainan Ayana, bilang apa Nak, kalau diberi sesuatu?"

"Terimakasih Papa emch." Izzam terkejut dapat ciuman kecil dari anaknya, selama ini Ayana tidak pernah mengucapkan terimakasih kalau diberi sesuatu, dia juga sering marah marah nggak jelas.

"Bang, maaf, bolehkah aku izin pulang, Zila Adikku minggu depan liburan selama satu minggu, di rumah sudah tidak ada ibu, cuma ada Faris, tapi dia juga laki-laki sering pergi keluar kota karena pekerjaannya."

"Ikuuut Mi..." Ayana duduk dipangkuan Mita dan merengek minta ikut.

"Berapa lama?"

"Satu minggu Bang"

"Baiklah, tapi bawa Ayana juga, di sini tidak ada yang jagain."

"Terimakasih Bang" Mita mengambil tangan suaminya dan menciumnya.

"Yeeee,liburaan."

"lho! ko liburann." Ucap Mita heran melihat tingkah laku Ayana.

"Tadi katanya pulang, pulang kampung kan?"

"Nggak pulang kampung juga sih, kan masih deket aja sayang, nanti Ayana masih sekolah ko di jemput sama sopir."

" Yaaaa nggak jadi deh" Ayana cemberut.

"Emang Ayana mau liburan kemana?" Tanya Izzam pada anaknya.

"Mau mandi di kolam renang Pah"

"Ooh, nanti minta temenin Ummi mu ya.oke...sekarang... Papah mau makan dulu, trus ke kantor, emch, pinter anak Papah ya!" Izzam pun turun Kebawah untuk makan siang di iringi Ayana dan Mita.

💐💐💐

BESAMBUNG.....

1
Berkah Kafa Jaya
✊🏽berkarya Kak Thor🌟🌟🌟
Berkah Kafa Jaya
🙏🏽Makasih Y Kak Thor nana shin buat hiburannya. Sy Pembaca d Thn 2024 mlm Pemilu. Alurnya mengejutkan Y Kak gak monoton Horor meski banyak Kuntinya🤭🌟🌟🌟
Berkah Kafa Jaya
🙏🏽Makasih Y Kak Thor nana shin buat hiburannya. Sy Pembaca d Thn 2024 mlm Pemilu. Alurnya mengejutkan Y Kak gak monoton Horor meski banyak Kuntinya🤭🌟🌟🌟
:> si rubah kecil🤍🖤
sudah gilaa ni kerajaan betul tak kawan kawan... semoga kita tidak begitu ya... 🙂
:> si rubah kecil🤍🖤
cerita nya sangat best semoga yang bikin cerita ini bisa kaya
Khusnul Hidayah
👍
Bunda Enih: lanjuutt
total 1 replies
Siti Robiah
bagus banget seru takut kasian sedih juga brsatu
Siti Robiah
yaa harus tanggung resiko ni mita
Nikmah
seru Thor.
Bunga Alika
Assalamualaikum Mom, aku mampir nih 🤗
Maulana ya_Rohman
pasti ulah nya mita nih🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
masih nyimak thor
Maulana ya_Rohman
pada syock semua, kalau mita masih hidup.....🤭
terutama Tami🤔🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
😢😢😢😢😢😢
Maulana ya_Rohman
blm ngeh kalau ada mslh....🤦😱🤦🤦🤦
Maulana ya_Rohman
apakah jodohnya Zila ya thor🤔
Maulana ya_Rohman
siapa yang ketok² pintu ya🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
ilkas gak tu ngasinya🤔
Maulana ya_Rohman
mau apa si Izam memanggil Mita🤔
Maulana ya_Rohman
apakah uang mahar nya itu utuk membeli kevirginnanya🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!