Indonesia
NovelToon NovelToon
Aku Janda Kamu Duda

Aku Janda Kamu Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Duda / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:302.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Bundew

Status sebagai anak angkat, membuat Sita Anggraini selalu berusaha untuk membahagiakan kedua orang tua angkat yang sudah memberikannya kasih sayang berlimpah. Termasuk saat kedua orang tua Sita memintanya untuk menikah dengan anak dari teman mereka, Sita juga hanya menurut.

Namun nyatanya, pernikahan yang Sita harapkan akan langgeng dan bahagia, seketika berubah menjadi bencana setelah Akshara, suami Sita di-PHK dari tempat kerjanya. Akshara berubah menjadi sosok yang temperamental dan kerap melakukan KDRT pada Sita.
Lalu bagaimana selanjutnya nasib pernikahan Sita dan Aksha?

Bagi Robert Erlangga, cinta sejati miliknya hanyalah untuk Sheila Arinda. Apapun rela Robert lakukan demi Sheila. Bahkan ketika keluarga besarnya menentang hubungan Robert dan Sheila, Robert tetap pada pendiriannya dan rela angkat kaki meninggalkan semua kemewahan demi Sheila.

Hingga akhirnya, sebuah takdir memaksa Robert untuk melepaskan cintanya pada Sheila selamanya.
Dunia Robert runtuh seketika.

Lalu tiba-tiba seorang bocah laki-laki dengan sorot mata lembut datang ke hadapan Robert dan seketika memberikan aura baru untuk dunia Robert yang terasa hampa.

"Om baik hati, mau jadi papa aku, nggak?"

Siapa sebenarnya bocah laki-laki itu?
Apakah Robert akan tetap bersedia menjadi Papa untuk bocah tersebut setelah tahu asal-usulnya?

Cerita tentang Robert Erlangga (asisten Liam Halley) dan Sita Anggraini (sahabat Teresa di "Bukan Perebut Suami Orang")

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bundew, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BUTUH UANG

Cukup lama Sita dan Robert diam di dalam mobil yang masih berada di tempat parkir.

"Mobilmu ada pendingin udaranya?" Tanya Sita yang sejak tadi tak berhenti mengibaskan tangannya untuk mengipasi tubuhnya yang terasa panas.

"Sudah kunyalakan sejak tadi. Kau masih kepanasan?" Tanya Robert bingung.

"Entahlah! Rasanya aneh!" Sita sudah membenamkan kepalanya di dashboard mobil Robert.

"Kau sedang apa disini?" Tanya Robert seraya meletakkan punggung tangannya di leher Sita. Sedikit hangat dan wanita itu langsung menggeliat.

"Mencari uang." Suara Sita tercekat di tenggorokan saat Robert mengangkat kembali tangannya . Wajah wanita itu sudah berubah kemerahan.

"Dengan menjual diri?" Robert menatap tak percaya ke arah Sita.

"Aku bingung!" Sergah Sita seraya merem*s ujung gaunnya seolah sedang menahan sesuatu. Sita rasanya ingin merobek bajunya sendiri sekarang. Apa Sita sudah gila?

"Aku butuh uang untuk operasi bapak dan aku tidak tahu harus meminjam kemana."

"Lalu seseorang menawariku pekerjaan dan aku tak berpikir panjang."

"Aku juga sudah menolak tadi tapi aku malah diancam." Rem*san tangan Sita di ujung gaunnya semakin kuat.

"Mereka memberikanmu minuman?" Tanya Robert yang kembali mengulurkan tangannya untuk mengusap wajah Sita yang sudah memerah.

"Aku tidak tahu!" Nafas Sita terengah. Tapi sentuhan tangan Robert terasa begitu nyaman. Jadi Sita menahan tangan pria itu saat Robert hendak mengangkatnya.

"Sial!" Umpat Robert yang tentu saja langsung paham dengan apa yang terjadi pada Sita. Tak mungkin Robert mengantarkan wanita ini pulang ke rumah karena jika hasratnya tak terlampiaskan entah apa yang akan dilakukan Sita. Bisa saja Sita menyakiti dirinya sendiri atau Angga.

Robert menatap ke arah hotel di depan kelab malam tempat ia bertemu klien Liam tadi. Robert tadi memang sempat ditawari satu kamar oleh klien Liam, namun Robert menolak.

Tapi sepertinya sekarang Robert akan memakai kamar itu.

"Robert, bisa kau besarkan pendingin di mobilmu?" Pinta Sita yang sudah menggeliat tak karuan. Robert tak menjawab dan segera menginjak pedal gas lalu menyeberang ke hotel di depan kelab malam. Robert meraih sebotol alkohol di jok belakang mobilnya, lalu menenggak isinya dengan rakus. Rasa panas langsung membakar kerongkongan pria itu.

"Kau minum apa? Aku boleh minta? Aku kepanasan," racau Sita terbata-bata dengan nafas yang sudah terengah-engah.

"Kau bisa minum di dalam. Ayo turun!" Robert turun duluan, lalu memapah Sita keluar dari mobil. Sita yang sudah setengah sadar, malah mengalungkan kedua lengannya di leher Robert. Wanita itu mendadak berubah agresif sekarang.

Ting!

Lift akhirnya sampai di lantai tempat kamar Robert berada. Robert menghendong Sita ala bridal keluar dari lift, lalu langsung membawanya masuk ke dalam kamar. Robert mendaratkan tibuh Sita dengan hati-hati ke aas tempat tidur dan wanita itu kembali menggeliat dengan liar.

"Sayang!" Sita menarik tubuh Robert yang juga sudah setengah limbung karena pengaruh alkohol, lalu tanpa basa-basi menyatukan bibirnya dengan bibir Robert yang terasa dingin.

"Maaf, Sita!" Batin Robert yang sebenarnya masih metasa sadar dengan semua yang terjadi. Tapi situasi ini benar-benar sedang tak berpihak pada Robert, dan Robert terpaksa akan melakukannya malam ini.

Setelah adegan ciuman panas antara Robert dan Sita, kini dua tubuh itu sudah sama-sama naked dan saling mendekap. Tak ada lagi penghalang. Milik Robert dan Sita bahkan sudah saling bertaut dalam gairah kehangatan.

"Emmmh!" Robert melenguh saat akhirnya ia kembali melakukan ini bersama seorang wanita yang baru saja dikenalnya. Tiga tahun lebih tak melakukannya, membuat Robert sangat sangat menikmati.

Hingga lewat tengah malam, pergelutan Robert dan Sita baru berakhir. Sita dan Robert langsung terlelap masih dengan tubuh yang sama-sama dipenuhi peluh.

****

"Nenek, Mama sudah kembali?" Tanya Angga yang terbangun dari tidurnya. Bocah enam tahun itu terlihat gelisah sejak tadi karena Sita yang tak kunjung kembali ke rumah sakit.

"Mungkin Mama langsung pulang ke rumah karena lelah, Angga! Angga tidur lagi, ya!" Bujuk Bu Tutik seraya mengusap lembut kepala Angga. Bu Tutik sebenarnya juga khawatir karena Sita yang belum juga kembali padahal ini sudah lewat tengah malam. Tapi mungkin Sita memang langsung pulang dan tidur di rumah. Semoga mama Angga itu baik-baik saja.

"Nanti kalau mama datang, Nenek bangunin Angga, ya!" Pesan Angga yang hanya bergumam karena kedua mata bocah laki-laki itu sudah kembali terpejam. Sepertinya Angga memang ngantuk berat.

Bu Tutik akhirnya memutuskan untuk tidur juga masih sambil memangku kepala Angga.

.

.

.

Terima kasih yang sudah mampir.

Jangan lupa like biar othornya bahagia.

1
Janah Husna Ugy
Will saja jadi asisten nya Liam
test terts
Luar biasa
dream
Robert... bilang I Love you Sita... n dia akan luluh
Siti Uswatun
menarik dan jalan critanya mudah di pahami
Isna mansur
keren...keren bgt ceritanya Thor...mantep ...😘😘😘👍👍👍
Sulaiman Efendy
AURA JODOHNYA KEANO, SDGKN FAIREL JODOHNYA SI BETH ADIKNYA TIMMY ANAK WILL DN TERE, SDGKN TIMMY ANAK TERE & DARREN, JODOHNYA KATHLYN ANAK DYRTHA & MITZY, REINA MMG DGN ANGGA.. WALAUPN NNTI KISAH CINTA MRK RUMIT
Sulaiman Efendy
SEMUANYA DEH, PINGSAN,, SEMAPUT, TK SADARKN DIRI, PURA2, OGEB...
Sulaiman Efendy
NAHHH LOO DYRTHA, SI SITA ITU KK LO SATU AYAH BEDA IBU...
Sulaiman Efendy
LKI2 KOQ MULUT DYRTA KYAK MULUT EMAK2 KOMPLEK..
Sulaiman Efendy
THE BEST STEP FATHER, SI ROBERT... SPRTI HALNYA LILY MENJADI STEP MOTHER BUAT ALSYA, DN VALERIA BUAT VAIA, ALINA BUAT MIA..
Sulaiman Efendy
TU ANAK SITA & ROBERT, NNTI MLH JDI REBUTAN KEANO & FAIREL..
Sulaiman Efendy
👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤❤🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Sulaiman Efendy
NASIB SHEILA SAMA DGN ISTRI THEO YG PERTAMA, YAITU RISHA ADIK ANGKAT SATRIA AYAH KYLE & EMILY...
Sulaiman Efendy
PSTI SITA NGRAWAT PAPANYA THEO, OM NYA BELLINDA..
ros
ceritanya menarik 👍
innoi nurazizah
Luar biasa
momnaz
bagus
Ameerah Khair
yalooooooooooo pening nyeeeee
Neneng cinta
msh nyimak....
Eni Nuraini
cerita yang menarik,menghibur...
konflik sederhana tp mengharukan juga sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!