Indonesia
NovelToon NovelToon
PENDEKAR TELUK SERIGALA <<QIU FENG>>

PENDEKAR TELUK SERIGALA <<QIU FENG>>

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Epik Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:43.5k
Nilai: 4.7
Nama Author: Qian Shan

"Aku telah memberikan banyak kematian,akan memalukan jika aku harus memeluk kaki Budha untuk menolak kematian ku sendiri" walau tubuh Qiu Feng bersimbah darah akibat menerima banyak luka dari serangan lawan,namun semangat bertarung nya sama sekali tidak surut.

Sebaliknya,Qiu Feng kembali mengangkat pedangnya tanpa ada keraguan sedikitpun meski ia menyadari kemungkinan untuk menang sangatlah sulit.

kuti terus kisahnya!!!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qian Shan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini Ayah Mu

"Aku tidak pernah bertemu sapa dengannya,jangankan berani berfikir untuk menyinggung,bahkan keluarga Yu kami sangat menghormati seorang Zhao Luang.Apa yang dapat mendorong seseorang yang begitu terhormat seperti Zhao Luang berbuat sebiadab itu pada putri kecil ku?" geram dan meradang.Sudah tidak dapat di gambarkan betapa murkanya seorang Tuan Yu setelah dia membaca tulisan tangan Yu En dari Qiu Lan.

Air mata seorang ayah meluruh begitu saja dan tak lagi dapat di bendung,walau ia menggigit bibirnya hingga berdarah,itu bahkan belum cukup untuk sekedar mengikis sedikit saja amarahnya.

Melihat situasi ini,Qiu Lan ikut merasakan sesak dan menghela nafas berulang kemudian berkata "Kecantikan putri mu lah yang tidak dapat tertolak oleh manusia biadab itu,Tuan Yu!"katanya.

Tangis Tuan Yu justru semakin pecah,bahkan ia terisak,menahan agar suara tangisnya tidak meledak." Apa yang salah dengan kecantikan putriku? Bukankah dengan statusnya,orang itu dapat dengan mudah mengutus salah satu tetuanya dan meminta putri kami baik-baik?"

"Aisshh,,, apa Tuan Yu pikir,kecantikan Yu En sebanding dengan kursi kehormatan yang ia duduki selama ini? Lagi pula semua tulisan Yu En yang sudah anda baca itu adalah sebuah cerita tragis yang belum usai Tuan Yu. Harus anda ketahui,aku menemukan tubuh Yu En di lembah Fu,yang artinya putrimu di buang dari atas jurang Cung Yang.Putrimu kehilangan kaki kirinya dan juga dalam keadaan tengah hamil."

BANGGG

Tuan Yu meledakkan aura membunuh sepenuhnya,beruntung Qiu Lan sigap melindungi dirinya sendiri,namun segala sesuatu yang ada di ruangan itu hancur berkeping-keping,sementara bangunan toko persenjataan bergetar hebat seperti terkena dampak gempa.

Ayah mana yang dapat menahan amarah,mengetahui fakta tentang nasib putri kesayangannya yang begitu tragis? Jikapun harus menukar dengan nyawanya,maka Tuan Yu tidak akan berkata apapun dan langsung menyodorkan kepalanya.

Hati Tuan Yu lebih dari sekedar tercabik-cabik, darahnya mendidih hingga sangat panas yang akhirnya melahirkan benih dendam.Dendam seorang ayah yang putrinya di perlakukan sangat kejam oleh seseorang yang begitu ia hormati selama ini.

Untuk beberapa lama,Qiu Lan membiarkan Tuan Yu meluapkan emosi dengan caranya. Namun yang sama sekali tak dapat ia duga adalah,bahwa seorang Tuan Yu tiba-tiba bersimpuh dua kaki di hadapannya lalu memohon pada Qiu Lan."Aku memohon sebagai seorang ayah dari Yu En,aku memohon agar seorang ayah ini di izinkan bertemu dengan putrinya!!" ujarnya setengah bersimpuh,bahkan Tuan Yu hampir-hampir bersujud jika Qiu Lan tidak mencegahnya.

Qiu Lan tak lagi perlu berfikir setelah ini,dia pun langsung berkata."Aku akan menutup matamu selama perjalanan!" Qiu Lan sudah bosan dengan situasi cengeng ini,ia ingin segera menyudahi dan membiarkan Tuan Yu melihat langsung kondisi putrinya.

Usai menyelesaikan beberapa hal dengan pelayan toko persenjataan Tuan Cong,Qiu Lan membawa Tuan Yu pergi bersamanya tanpa sedikit pun ada penolakan dari Tuan Yu,meski kepalanya harus tertutup rapat dengan kain berlapis sebagai syarat.

Di sepanjang perjalanan,Tuan Yu hanya diam dan sama sekali tidak bersuara di dalam kereta kuda.Jiwa orang tua ini sungguh sedang sangat terguncang dan itu sangatlah wajar. Karena itulah di sepanjang perjalanan tersebut, Qiu Lan sama sekali tidak mengganggu,tetapi memilih untuk membiarkan Tuan Yu mengambil waktu nya. Bahkan untuk sekedar mengajaknya berbincang,Qiu Lan tidak memiliki minat.

Setelah menghabiskan waktu tiga hari melakukan perjalanan,Qiu Lan akhirnya berhasil membawa Tuan Yu ke markas Harimau. Kepulangan Tuan muda Harimau kali ini tidak mendapat sambutan seperti biasanya yang selalu meriah,karena Du Gong serta lainnya telah menyampaikan bahwa Qiu Lan mengambil misi di luar dari misi perampokan.

Dari jauh seorang pria gagah berkata melalui transmisi suara jiwa."Akhirnya kau pulang juga." sambut Qiu Qiu pada putranya,namun Qiu Lan tak menghiraukannya dan langsung menurunkan Tuan Yu dari kereta kuda kemudian membuka kain yang penutupi wajahnya.

Tuan Yu menyipitkan mata karena silau,lantas ia berusaha mengamati sekitar sembari berfikir, kira-kira di mana dirinya berada saat ini."Tuan Qiu Lan,apakah kita sudah sampai? " tanya Tuan Yu,namun tatapannya masih menyapu kerumunan orang orang yang mengelilingi nya saat ini,di mana ia melihat orang-orang dengan tubuh kekar dan terkesan bengis.

"Eum! Kita sudah sampai di markas Harimau dan sekalian perkenalkan! Orang ini adalah ayahku,sedangkan yang lainnya adalah saudara-saudaraku dari kelompok Harimau.Ingat ini baik-baik Tuan Yu,mereka semua adalah orang-orang yang selama ini telah merawat dan memperlakukan putrimu dengan sangat baik." ujar Qiu Lan mengingatkan dengan tegas.Sekalian memperkenalkan beberapa orang pada Tuan Yu.

Mendengar Qiu Lan menyebut nama Tuan Yu,sontak Qiu Qiu menyalak."Hey,, anak sialan,kau bilang apa tadi? Tuan Yu? maksudmu Tuan Yu ayah dari Yu En?" sambar Qiu Qiu.Ia sedikit meradang karena menurutnya Qiu Lan telah ceroboh karena telah membawa salah satu sebab yang nantinya akan menjadi petaka bagi kelompok Harimau.

Tuan Yu yang sudah tidak sabar ingin melihat keadaan putrinya,dengan tulus kembali berlutut dan kali ini di hadapan mata semua orang termasuk Qiu Qiu."Aku Yu Bao,ayah dari Yu En memohon kemurahan hati semua orang dari keluarga besar Harimau,agar di izinkan melihat keadaan putrinya! Aku mohon!" pintanya dengan wajah sangat memelas.

Sementara semua orang termasuk Qiu Qiu, tidak menyangka jika mereka akan mendapatkan sikap seperti ini dari Tuan Yu. Di hadapan mereka saat ini adalah seorang ayah yang kehilangan putrinya.Pikir semua orang,lalu bagaimana mungkin mereka dapat melarangnya?

Namun sebelum siapapun berkata.Shu Mei,istri Qiu Qiu,sekaligus ibu Qiu Lan tiba-tiba datang dengan membawa serta Yu En yang diam mematung tanpa ekspresi di atas kursi roda."Sepertinya Yu En juga sangat ingin berjumpa dengan ayahnya Tuan Yu!" katanya sambil terus mendorong kursi roda,mendekat pada Tuan Yu.

Tubuh Tuan Yu mematung kaku dengan wajah membeku,hatinya terhenyak dan hancur "Yu,,,,??" tenggorokan Tuan Yu benar-benar tercekat tak dapat meneruskan panggilan.

Dia sangat ingin meraung namun tiada suara yang keluar.Kedua tangannya meraih tanah kemudian mencengkramnya kuat-kuat,tak kuasa melihat nasib tragis yang menimpa putrinya.Hanya air mata yang menggambarkan betapa seorang ayah begitu terpukulnya hingga hancur lebur,betapa tersayatnya hati seorang ayah melihat putrinya diam mematung seakan tidak dapat mendengar panggilannya,walau putrinya ini hidup.

Namun selanjutnya sesuatu terjadi pada Yu En.Wanita ini tiba-tiba bereaksi dengan meneteskan air mata dalam kebisuannya dan hal itu menarik perhatian semua orang yang mengenalnya sebagai patung bernyawa.

"Qiu Lan,lihatlah! Yu En menangis." ucap Shu Mei begitu senang,sembari menunjuk air yang merembes dari mata Yu En.

Qiu Lan mengangguk namun menahan rasa senang di dalam hati,sebab bagaimanapun juga,orang yang harusnya paling bersyukur saat ini adalah ayahnya.Sementara Tuan Yu yang juga dapat melihat reaksi Yu En,perlahan mulai bangkit dari simpuhnya,mengacuhkan dirinya yang sangat berantakan.

Tuan Yu mengulurkan tangan sambil mendekat perlahan pada sang putri,lalu kembali menjatuhkan dirinya di depan Yu En, ia mencoba melihat dan merasakan bagaimana menderitanya Yu En saat ini.

"Yu En? Nak? " panggilnya,dengan tangan tua nya merayap perlahan mengusap lembut wajah sang putri sekaligus mengusap air matanya.

"Demi langit,ayah rela menggantikan penderitaanmu putriku! Demi langit,berilah kesembuhan pada putriku dan berilah semua penderitaannya padaku sebagai gantinya!!"

"Katakan sesuatu untuk ayahmu ini,nak! Ayah di sini sekarang. Katakan apapun untuk ayah mu ini! Kau bukan patung nak,kau putri ayah." Tuan Yu mencoba berkomunikasi agar putrinya ini kembali bereaksi,namun sekali lagi Yu En hanya dapat meneteskan air mata tanpa dapat menggerakkan apapun dari bagian tubuhnya walau sebatas jari.

Namun bagi orang-orang Kampung Harimau,air mata Yu En adalah suatu perkembangan dari kondisinya selama ini dan itu sangat baik menurut mereka.Lalu apa yang dapat kita saksikan dari situasi ini adalah tentang kelompok perampok yang terkenal bengis dan jahat,ternyata di buat menangis oleh adegan Tuan Yu ini.

Pada akhirnya,kelompok Harimau ini menunjukkan sisi mereka sebagai manusia yang dapat merasakan kesedihan.Atau mungkin juga karena mereka semua memang mengharapkan kesembuhan bagi wanita yang selama ini mereka anggap sebagai patung bernyawa.

__________________________

1
Iis Hikaz
lanjut kan thor
sibaweh abduh
sangat bagus sekali
Ani Sumarni
Menyimak saja
Ani Sumarni
Li Xierui mendadak Jantungan karna
Melihat sosok Qiu Feng pria yang
Mencuri Hatinya sampai2salting dan
Salah menjawab
Ani Sumarni
👍👍Demi persahabatan Jin Tian dan Lu Bao Iblis utara tidak jadi membunuh Lu Bao
Ani Sumarni
Tenankan hati dan pokuskan pikiranmu pusatkan pada musuh2mu
Semoga saja ada seseorang/Qiu Feng
Datang untuk membantu/MenolongMu akan terus rasa pada Qiu Feng bahwa Binatang Tunggangannya yang dipinjamkan pada Jitian dalam keadaan penyergapan musuh/Kultivator2 yang
Ingin merebutnya Yao Lang
Ani Sumarni
Qiu Feng (Iblis Utara)👍👍berteman
Ani Sumarni
Lanjut
Ani Sumarni
Lanjut Author
Salam sehat sukses selalu Aamiin
Ani Sumarni
Semangat terus pantang mundur ingat Cita2Mu Paman Huang pergi dari sekte/Rumah meninggalkan Putrimu paman ingin menambah Ilmu
Wawasan untuk hidup menjadi lebih kuat Jasmani Rohani dan menjadi
Kultivator yang Hebat/Kuat untuk melindungi diri, dan keluarga dan sebuah Tujuan yang belum Tercapai
Ani Sumarni
Berhati2lah tingkatan kewaspadaan terhadap adanya kemungkinan
Semoga saja tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan
Ani Sumarni
Menyimak saja
Ani Sumarni
Luar biasa Author 👍👍
Ani Sumarni
Mungkin itu keberuntungan mu Qiu Feng?¿👍👍💪💪
Ani Sumarni
Lanjut Author
Salam sehat sukses selalu Aamiin
Ani Sumarni
Qiu Lan Du Dong Chi Pay Tertegun dan terpukul saat mendengar Putra dan keponskannya telah tiada/di bunuh oleh mereka
Ani Sumarni
Syukurlah Qiu Feng ada yang datang dan membawanya ke tempat ke diamam mereka bertiga untuk dirawatnya
Ani Sumarni
Semoga cepat datang seseorang menjadi Dewa penolong untuk Qiu Feng dan menyelamatkannya dari keterpurukan yang menimpa pada
Dirinya Qiu Feng
Ani Sumarni
Mantap Qiu Feng 👍👍
Ani Sumarni
Siapa yang melerai/Menghentikan
Qiu Feng??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!