Novel ini bercerita tentang seorang CEO yang bernama Arya Permadi , pria tampan yang sangat membenci seseorang gadis tomboy yang bernama amora dan tidak pernah takut oleh Arya sekali pun Arya sudah menjadi atasannya di kantor.
Hal itu membuat Arya semakin kesal dan ingin membuat Amora tidak betah di kantor namun apa yang dilakukan Arya tidak sedikitpun membuat Amora gentar bahkan Amora suka melawan Arya yang akhirnya Arya lah yang sering kesal karena Amora selalu bisa mengatasi sikap Arya Permadi yang galak itu. Hal itu karena Amora dikelilingi oleh orang-orang baik.
Hal itu membuat Arya semakin kesal karena orang-orang disekitarnya membela dan membantu Amora untuk mengahadapi Arya.
" Maaf nona saya tidak punya waktu untuk meladeni kamu karena saya masih ada urusan yang lebih penting dari kamu, jadi tolong minggir" kata Arya.
Arya pria tampan kaya raya dan juga sangat dikagumi oleh wanita muda dan cantik termasuk mahasiswi yang ada di kampus ini semua seperti terhipnotis jika melihat ketampanan dan Arya Permadi seorang eksekutif muda yang sukses dan memimpin beberapa perusahaan di berbagai macam bidang dan hal itu membuat dia semakin digandrungi oleh para wanita. Tetapi tidak satu orang pun yang mampu menaklukkan pria tampan yang berusia tiga puluh tahun itu.
Bagaimana cerita selanjutnya? Silahkan ikuti cerita Arya dan Amora di novel ini😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Juwita Simangunsong, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
7. Paramitha Property Grup
Diruangan dosen sedang ada pembahasan tentang mahasiswa yang akan di promosikan untuk magang di kantor yang telah meminta tenaga baru dari lulusan terbaik kampus. Ada beberapa mahasiswa dan mahasiswi yang terpilih antara lain Amora karena memang dia sangat berkompeten untuk posisi yang ditawarkan oleh perusahaan terbesar yang meminta tenaga baru yaitu sebagai asisten pribadi seorang CEO muda yang memimpin perusahaan yang bergerak di bidang property.
Perusahaan itu adalah Paramitha Property Grup dan tentu saja kampus mengirimkan seorang Amora yang memang paling berkompeten itu dan pihak kampus sangat merekomendasikan Amora si gadis tomboy itu.
" Aku kepilih magang di perusahaan tetkenal itu Mikha! " Kata Amora bangga dan merasa terharu dengan kabar yang baru saja didapatkan nya dari tata usaha kampus.
" Selamat ya Ra, kami bangga mendengar nya. Paling tidak diantara kita bertiga sudah ada yang sukses dan akan menjadi seorang yang sangat hebat" kata Mikha sambil berdiri dan memberikan pelukan kesahabatnya itu.
" Aku juga mau peluk " kata Evi sambil menangis bahagia mereka berpelukan.
" Kita harus rayakan keberhasilan Amora ini dengan makan siang di kantin " kata Mikha, karena diantara mereka bertiga Mikha lah yang paling kaya diantara mereka jadi dialah yang menjadi bandar.
Setelah selesai acara makan sederhana itu itu mereka bubar dengan acara masing-masing seperti biasanya karena mereka punya kesempatan jika dirasa acara mereka telah selesai maka mereka harus langsung pulang kerumah masing-masing tidak boleh kemanapun kecuali dengan keluarga atau pacar jika sudah punya itu pun harus saling memberi tahu.
""""""""""""""""""""""""""""""""""
Hari Senin pagi Amora mengunjungi Paramitha Property Grup, sesampainya di sana Amora duduk dilobi dengan berbekal surat dari kampus yang sudah dia serahkan kepada resepsionis kantor itu. Karena dia memang harus langsung bertemu dengan CEO perusahaan itu.
Setelah kurang lebih setengah jam dia menunggu akhirnya resepsionis itu menyampaikan agar Amora langsung menjumpai CEO perusahaan itu keruangan nya. Seorang office boy yang bernama Didit mengantarkan Amora keruangan CEO perusahaan itu " ini mba ruangannya, mba ketuk saja orangnya baik kok cuma agak pelit bicara" ujar pak Didit.
" Terimakasih pak atas bantuannya" kata Amora ramah.
" Iya mba.....maaf mba siapa ya kalau boleh tahu?" Kata office boy itu ramah.
" Nama saya Amora pak bapak siapa?" Ujarnya sambil tersenyum.
" Nama saya Didit mba " jawab Didit sambil melangkah meninggalkan Amora di depan pintu ruangan CEO itu.
Tok...tok...tok...
" Masuk" kata seorang pria yang ada di dalam ruangan.
Amora membuka pintu dan masuk keruangan CEO itu dan dia melihat seorang pria muda yang lagi sibuk dengan sebuah panggilan telepon. Sebelum dipersilahkan duduk Amora sudah duduk duluan karena pikirnya ada kursi kosong kok di anggurin " duduk sajalah " pikirnya.
Setelah Amora duduk lima menit dia tertunduk sambil melihat berkas dan suratnya, tak lama CEO itu selesai berbicara dengan orang ada di sebrang sana melalui telepon akhirnya dia fokus ke Amora yang ada di depannya " selamat pagi " kata CEO itu dan Amora kaget mendengar suara CEO itu.
" Selamat pagi pak, maaf saya lagi memperhatikan surat yang akan saya berikan kepada bapak dari kampus saya " kata Amora sambil menyerahkan surat itu , namun ketika pandangan Amora tepat terbentur dengan retina mata CEO itu wajahnya berubah menjadi pucat karena yang sedang berada di hadapannya adalah arus pria yang tidak lain adalah Arya Permadi pria yang pernah di maki olehnya.
" Ketemu lagi kita nona apa kabar kamu hari ini, apa kamu mau memaki saya lagi seperti yang kamu lakukan kepada saya waktu itu?" Kata Arya sambil tersenyum sinis.
" Pak saya ke sini atas rekomendasi dari kampus saya, jika bapak tidak berkenan saya magang dikantor ini tidak apa-apa dengan senang hati saya akan ke luar dari ruangan bapak sekarang juga" kata Amora yang tidak takut sama sekali dengan Arya.
" Ooh kamu nantang saya? " Ujar Arya sambil terus memandangi sinis ke pada Amora " tapi sayangnya saya akan menyetujui pihak kampus untuk menerima kamu magang di kantor saya, karena dengan itu kamu harus bayar lunas penghinaan yang pernah kamu lakukan ke pada saya " sambungnya.
" Maksudnya bapak apa ya , bayar lunas bagaimana?" Wajah Amora terlihat bingung dengan apa yang dikatakan oleh Arya.
" Ahh tidak ada maksud apa-apa , ok baiklah saya terima kamu mulai besok kamu masuk dan jangan sampai telat " jawab Arya dengan senyum devilnya.
Setelah Amora keluar dari ruangan Arya dan melihat apa yang dilakukan Amora membuatnya semakin geram karena Amora tidak merasa takut sedikitpun kepada Arya.
***Bagaimana cerita selanjutnya apakah yang akan di buat oleh Arya membalas dendam kepada Amora , terus ikuti kisahnya dan jangan lupa like dan komen ya😊***
*PERJUANGAN CINTA KITA
Suami salah hanya karena cemburu athor buat menderita, menyesal, mengemis maaf, dan berjuang keras dan lama baru dapat maaf, istri tegas tidak mudah memaafkan dan pergi
*BIARKAN AKU TETAP MENJADI SUAMIMU
Suami salah paham athor buat menderita, menyesal, mengemis maaf, dan berjuang keras dan lama baru dapat maaf, istri tegas tidak mudah memaafkan dan pergi
*PENYESALAN TAK BERUJUNG
suami melakukan kesalahan (tapi faktanya alisa lebih murahan yang berhubungan dengan lelaki lain) athor buat menderita, menyesal, mengemis maaf, dan berjuang keras dan lama baru dapat maaf, istri tegas tidak mudah memaafkan (kalau novel paling egois)
*BERUANG KUTUB JATUH CINTA
disini istri yang salah paham tapi tetap saja suami yang salah, tapi anggap suami salah athor buat menderita, menyesal, mengemis maaf, dan berjuang keras dan lama baru dapat maaf, istri tegas tidak mudah memaafkan dan pergi
*CINTAI AKU ISTRIKU
istri selingkuh, durhaka, merendahkan harga diri suami, mau cerai dan nikah dengan lelaki lain, tapi dengan semudah itu dimaafkan, bahkan dia tidak menyesal sama sekali, apalagi berjuang, suami dibuat kayak lelaki bodoh yang Terima saja diperlakukan rendah, dan mudah memaafkan dan parah suami yang dibuat merasa bersalah dan minta maaf dan berjuang
Dari novel saja karakter author bisa dilihat, egois
sedikit bar bar tp pada tempatnya.
berharap dalam bab berikutnya tidak ada penghianatan dan perselingkuhan. 🙏🙏