Indonesia
NovelToon NovelToon
The Cold Princess

The Cold Princess

Status: tamat
Genre:TimeTravel / Perjodohan / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:4.9k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

[Bukan Novel Terjemahan] [Original Karya Penulis]

Seorang mahasiswa melakukan penelitian di hutan, saat dia merasuk lebih dalam ke jantung hutan, dia menemukan sebuah lubang hitam besar. Karena rasa penasaran dia mendekat ke arahnya. Namun, siapa sangka dia akan terseret ke dalam.

Seorang gadis yang dianggap terkenal lemah berencana bunuh diri saat tau akan menggantikan kakak tirinya untuk dinikahkan dengan pangeran yang terkenal gila di seluruh kekaisaran.

***

Bagaimana jika mahasiswa itu menggantikan sang gadis untuk menikah? Akankah mereka berdua bekerja sama untuk balas dendam karena kemiripan wajah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9 : Pangeran Kelima

​Iring-iringan tandu pengantin merah itu membelah jalanan utama ibu kota Dinasti Tang dengan suasana yang jauh dari kata meriah. Tidak ada tabuhan tabuh gendering kebahagiaan, tidak ada lemparan kelopak bunga dari warga, dan tidak ada senyum hangat penyambutan. Yang terdengar hanyalapak derap kuku kuda pengawal istana yang berpadu dengan bisik-bisik ketakutan para penduduk di pinggir jalan yang menyaksikan rombongan tersebut melintas menuju ujung barat kota.

​Wilayah barat ibu kota dikenal sebagai kawasan terlarang yang diselimuti kabut suram. Semakin jauh tandu melangkah, bangunan-bangunan megah berganti menjadi tembok batu tua yang ditumbuhi lumut tebal. Udaranya terasa lebih dingin dan lembap, membawa aroma tanah basah bercampur bau dupa tua yang terbakar lambat di kejauhan.

​Di samping tandu utama, Luo Huanran terus melangkah dengan kepala tertunduk. Langkah kakinya terasa berat, namun ia berusaha keras untuk tidak menunjukkan kepanikan. Setiap kali ia melirik bangunan-bangunan runtuh di sekitar kawasan itu, bayangan tentang pangeran gila yang kejam berkelebat kencang di dalam kepalanya, membuat jantungnya berdegup tak beraturan.

​Di dalam tandu yang berguncang pelan, Fang Hua duduk dengan punggung tegak. Kain kerudung merah yang menutupi wajahnya telah dibuka sedikit agar ia bisa bernapas lebih lega. Matanya yang tajam mengawasi setiap jengkal perubahan lingkungan di luar lewat celah kain tirai tandu. Ia tahu betul mereka sedang memasuki sarang macan. Namun, alih-alih merasa gentar, darah penelitinya justru mendidih penasaran.

​Brak!

​Suara benturan logam yang keras tiba-tiba menghentikan seluruh rombongan secara mendadak.

​Luo Huanran terperanjat kaget, refleks melangkah mundur dan hampir tersandung ujung jubah pelayannya sendiri. Ia segera merapatkan diri ke sisi tandu, menatap ke arah depan dengan mata membelalak ngeri.

​Di gerbang utama Kediaman Pangeran Kelima--sebuah kompleks bangunan luas yang tampak suram, tidak terawat, dan dikelilingi pagar besi hitam berkarat--puluhan pengawal istana berdiri menghadang. Suasana di depan gerbang itu terasa sangat mati. Tidak ada pelayan yang menyambut, tidak ada lentera merah pernikahan yang digantung, yang ada hanyalah sekelompok prajurit penjaga berwajah dingin dengan bekas luka tikam di pipi mereka.

​"Berhenti!" teriak pemimpin pengawal istana bagian barat dengan suara serak yang menggelegar.

​Pemimpin pengawal yang mengantar rombongan dari istana utama segera turun dari kudanya, lalu maju membungkuk memberikan hormat kepada kepala pengawal kediaman barat.

​"Kami datang membawa pengantin wanita sesuai dengan titah langsung dari Kaisar dan Pangeran Kedua," lapor pemimpin pengawal itu sambil menyerahkan sebuah segel giok resmi.

​Kepala pengawal istana barat menerima segel tersebut, memeriksanya sekilas dengan tatapan mencurigakan, lalu mengalihkan pandangannya yang tajam ke arah tandu merah. Tidak ada sambutan hangat. Yang terdengar hanyalah dengusan napas kasar dari para penjaga yang memegang pedang terhunus setengah.

​"Bawa dia masuk," ucap kepala pengawal itu dingin tanpa ekspresi. "Tetapi ingat, aturan di kediaman ini mutlak. Siapa pun yang membuat keributan atau mencoba melarikan diri, kepalanya akan dipisahkan dari badan sebelum matahari terbenam."

​Mendengar ancaman itu, Luo Huanran semakin meremotkan diri di samping roda tandu, tangannya gemetar hebat mencengkeram kain bajunya.

​Fang Hua yang berada di dalam tandu menyipitkan mata. Ia merapikan letak tas ransel kecil yang terselip di balik gaun pengantinnya, memastikan botol-botol kecil berisi cairan kimia racikannya aman di tempat. Tanpa menunggu aba-aba lebih lanjut, ia menyingkap sendiri tirai merah tandu dan melangkah keluar dengan anggun.

​Kehadiran sosok pengantin bergaun merah menyala itu langsung menarik perhatian seluruh penjaga. Kain penutup kepala yang tipis membuat siluet wajah Fang Hua terlihat samar, namun aura dominan yang terpancar dari dirinya membuat para prajurit terlatih itu sedikit mengerutkan kening heran. Biasanya, pengantin yang dikirim ke tempat ini akan datang dalam keadaan menangis histeris atau pingsan ketakutan.

​"Nona, mari," bisik Luo Huanran dengan suara sangat pelan, segera melangkah mendekat untuk mengambil alih ujung jubah pengantin Fang Hua layaknya seorang pelayan pribadi yang setia.

​Fang Hua mengangguk tipis memberi isyarat agar Luo Huanran tetap tenang. Ia melangkah pasti melewati gerbang besi hitam yang berderit nyaring saat dibuka. Begitu mereka melangkah masuk, pintu gerbang besar itu langsung dibanting tertutup rapat dari luar oleh para penjaga, mengunci mereka di dalam kompleks istana yang sunyi senyap bagaikan kuburan.

​Di dalam halaman utama, rumput liar tumbuh tinggi di celah-celah batu pijakan. Bangunan-bangunan utama tampak megah namun kusam, seolah sudah bertahun-tahun tidak pernah tersentuh tangan manusia. Di teras aula utama, berdiri seorang pria tegap berbadan tinggi dengan jubah hitam legam. Wajah pria itu tertutup topeng besi berwarna perak yang hanya memperlihatkan sepasang mata kelam yang memancarkan aura haus darah yang luar biasa pekat.

​Pangeran Kelima, Wang Yiche.

​Sosok yang dijuluki monster dan dikabarkan kehilangan kewarasannya itu berdiri tegak menatap kedatangan mereka berdua dengan tatapan mematikan. Di samping sang pangeran, tergeletak seekor serigala liar bermata merah yang mendesis rendah, menambah kengerian suasana di tempat itu.

​Luo Huanran langsung kehilangan tenaganya. Kakinya lemas seketika dan ia hampir jatuh bersimpuh ke tanah jika saja tangan Fang Hua tidak dengan cepat mencengkeram lengannya dan menariknya berdiri tegak.

​"Selamat datang di kediamanku, Nona Muda keluarga Luo," suara berat dan dingin dari balik topeng perak itu memecah kesunyian, menggema di seluruh halaman utama dan membuat udara terasa semakin membeku.

​Fang Hua menatap lurus ke arah pria bertopeng di depannya. Tidak ada rasa takut di matanya. Bibirnya justru menyunggingkan senyuman tipis penuh tantangan.

***

​Happy Reading 🥰

​Mohon dukungan untuk Like, Komen, dan Ikuti Penulis yah, terimakasih ❤️

1
Maria Lina
lgi ya thor jgn tamat dlu ok..may lihat feng hua punya anak dlu ya thor
Maria Lina
yah cuman 1 ya thor😭😭
ANWi/Berly Re: iya kak , biar ak bisa up terus selama review🙏 karna ini tinggal beberap bab hehe
total 1 replies
Maria Lina
1 lgi 1lgi ya thot
Maria Lina
kok 1 thor kurang ni.lgi ya ya
Maria Lina
kok bru nongol thor uda ku tunggu dri tdi lo thor hehe
ANWi/Berly Re: maaf kak, td ada acara rt-an~❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud bnyk double nya💪💪💪😍😍😍
ANWi/Berly Re: terimakasih juga kak karena udah baca novel ini❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih ya thor ud up double"🙏🙏🙏😍😍😍
Maria Lina
mksih ya outhor yg baik ud up nya🙏🙏🙏😍😍😍
ANWi/Berly Re: makasi juga kakak Maria Lina udah baca cerita ini~❤️
total 1 replies
Maria Lina
kok 1 thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: tiap hari tiga ya kak,,, belum acc biasanya sm noveltoon
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk ya thor ud up nya🙏🙏🙏🥰🥰
ANWi/Berly Re: makasi jg udah baca mak Maria Lina ❤️
total 1 replies
Maria Lina
makasih bnyk"ya thor ud kabulkn🙏🙏🙏🥰🥰
Maria Lina
ini thor ku ksh vote karena outhor ud kabulkn up nya bnyk"thor
Maria Lina
hadeh 1 lgi 🤔🤔
Maria Lina
jgn aj tiap hari up nya 1 bab thor🤔🤔
ANWi/Berly Re: sehari 1 bab, mau ga kak?
total 1 replies
Maria Lina
thor yg sistem rosting gk di lanjutkn ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!