Indonesia
NovelToon NovelToon
Terpaksa Nikah

Terpaksa Nikah

Status: tamat
Genre:Patahhati / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / CEO / Playboy / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:449.4k
Nilai: 5
Nama Author: Chimud

Gadis ceroboh! Gadis kampung! Gadis konyol! Itulah yang disematkan pada gadis yang berasal dari keluarga sederhana itu oleh seorang kakak kelas.

Suatu saat ketika hujan turun begitu lebat, Aisyah sedang perjalanan pulang dari belajar kelompok di rumah sahabatnya. Hal itu membuat dia harus berteduh agar bukunya tidak basah. Tak disangka dia akan bertemu kakak kelas yang selalu dihindarinya. Namun, gadis itu tetap berteduh karena tak ada pilihan lain.

Hujan yang begitu dingin dan lama, membuat Aisyah tertidur di dalam pos ronda bersama sang kakak kelas. Warga yang hendak bersiskampling memergoki mereka berdua.

"Hei, sedang apa kalian?!"

Apakah yang akan terjadi pada mereka? Bagaimana nasib gadis yang selalu terancam bila didekat sang pria? Yuk, kak baca cerita lebih lengkapnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Chimud, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8 . Riski punya pacar

Ditengah keramain kantin. Aisyah, Indah dan Putri duduk di antara murid-murid yang lain. Mereka membeli siomay untuk mengganjal perut. Mereka menikmatinya sambil bercengkrama.

"Makasih ya, Indah," ucap Aisyah.

"Sama-sama," ucap indah dengan senyum manis di bibirnya.

"Hei lihat. Itu kan kak Rizki anggota OSIS yang galak itu." Putri menunjuk ke arah sepasang sejoli yang sedang duduk berdua.

"Bisa punya pacar juga dia. Apa pacarnya nggak sakit hati dimarahi dia mulu," ucap indah.

Indah mengatakan hal itu pasalnya sepengetahuan mereka Riski orangnya galak. Jadi, dia heran saja kenapa bisa Riski punya pacar.

"Iya. Kalau aku, pasti nggak mau punya pacar yang galaknya kayak macan."

"Aku juga. Bisa-bisa cepat tua karena dimarahi terus." Indah menyetujui ucapan Putri.

"Kalin berdua apaan sih. Sukanya ngomongin orang. Lihat tuh, cewek saja kelihatan bahagia." Aisyah menunjuk kearah mereka.

Aisyah merasa tahu kalau Riski memperlakukan pacarnya dengan baik.

"Dibalik kegarangannya, kelihatannya kak Riski orangnya baik," sambungnya.

"Cie ... yang pernah dibopong," goda Indah.

"Apaan sih." Aisyah memanyunkan bibirnya. Dia tidak suka digoda oleh sahabatnya itu. Lagian pada saat itu juga bikan kemauannya.

...****************...

"Tugas buat minggu depan. ini buat berkelompok. Satu kelompok tiga orang. Buat makalah tentang kelangsungan hidup makhluk hidup," ucap guru biologi.

"Tugas dikumpulkan hari kamis jam pelajaran saya. Tugas ini buat penilaian semester satu. Jadi kalian harus mengumpulkan tepat waktu," lanjutnya.

"Ada pertanyaan?"

"Tidak, Bu," jawab murid satu kelas kompak.

Tet

Tet

Tet

Bel pulang sekolah berbunyi. Mereka merapikan buku pelajaran dan bersiap pulang.

"Ais, kamu satu kelompok sama aku ya?" tanya Ari.

"Heh, Aisyah itu satu kelompok sama kami. Kamu kan sudah ada Bambang sama Dwi!" ucap Indah agak ngegas.

"Biarin. Biar Dwi aja yang sama kalian. Sana, Wi, sama mereka." Ari memberi tanda dengan dagunya.

"Eh ... kamu mau cerain aku ya, Ri. Teganya." Dwi memasang wajah melas seolah-olah ingin menangis.

"Iya ... mulai sekarang kamu aku talak."

Tok

Tok

Tok

Ari memukul meja dangan penggaris. Seperti di persidangan yang menandakan putusan hakim. Ari tertawa dengan tingkahnya sendiri.

"Oh ... teganya kamu, Ari, telah meninggalkanku demi gadis lain." Dwi menyangga keningnya.

"Iya. Karena dia lebih cantik dari pada kamu."

Perkataan Ari yang hanya candaan dengan Dwi membuat Aisyah malu. Dia menundukan kepala untuk menyembunyikan pipi merahnya. Entah kenapa dia malu hanya karena Ari menyebutnya cantik.

"Pokonya tidak bisa. Ayo Ais, kita pulang." Indah beranjak dan menarik tangan Aisyah yang diikuti Putri.

Mereka segera pergi agar tidak mendengar protes dari Ari lagi. Mereka meninggalkan cowok-cowok yang sedang memperdebatkan hal yang tidak penting.

"Eh, bagaimana kalau besok sabtu kita ke perpustakaan daerah?" tanya Putri memberi usulan pada teman-temannya.

"Hu um." Aisyah dan wulan menganguk tanda setuju.

"Tapi si resek jangan sampai tau. Nanti malah ikut. Bikin ribut saja," ucap Indah melirik ke Aisyah.

"Kenapa nglirik aku." Aisyah merasa karena mendapat lirikan dari Indah. "Iya iya ... aku tidak bakalan ngomong," lanjutnya sembari menutup mulut.

"Beneran loh." Indah mangangkat kedua jari. "Kamu orangnya terlalu baik kok, Ais. Mana bisa bohong," lanjutnya.

"Beneran." Aisyah mengangkat dua jarinya. Mereka berpisah setelah persetujuan itu.

Di tempat parkir, Aisyah melihat Ari yang sedang ngobrol sama Wulan. Di samping wulan, tak ketinggalan ada Dian. Aisyah hanya melewati mereka. Karena takut mengganggu acara mereka. Karena Aisyah sebenarnya menyadari kalau Wulan suka sama Ari.

Tentu saja. Siapa juga yang tidak tahu. Dilihat dari sikap wulan yang selalu saja deketin Ari pasti sudah bisa ditebak. Tapi sayangnya, Ari orangnya yang kurang peka. Sehingga tak tahu apa yang diharapkan wulan.

Aisyah kok diam saja. Kok tidak menyapa aku, batin Ari yang matanya masih mengikuti kemana Aisyah jalan.

Ih ... Ari kok gitu sih. Lihatin Aisyah tidak lepas- lepas, batin Wulan jengkel.

"Ri!"

"Eh." Panggilan Wulan membuyarkan pandangannya terhadap Aisyah.

"Kok lihatin Aisyah sampe segitunya. Kamu suka ya sama Aisyah?" Wulan mencoba mencari jawaban.

"Eh ... Anu. Tidak kok. Aku cuma heran sama dia. Kok tidak menyapa aku," jawab Ari canggung.

"Kirain kamu suka sama dia." Wulan benafas lega. Kekhawatirannya tidak menjadi kenyataan.

"Sudah ah. Yuk kita pulang." Ari menunggangi motornya. Meninggalkan Wulan dan Dian setelah dia pamit.

Panasnya hari itu membuat Aisyah kehausan. Dia berhenti sejenak mengambil botol minum lalu meminumnya. Aisyah selalu membawa air minum dari rumah untuk menghemat uang sakunya.

Ari yang melewati Aisyah membunyikan klakson dua kali untuk menyapanya. Aisyah melambaikan tangannya untuk membalas.

Mohon tinggalkan komentar yang membangun 🙏😊

1
Qaisaa Nazarudin
Egois dan kekanak-kanakan..Mau nya Riski itu apa sih heran aku..
Qaisaa Nazarudin
GAK SUKA DENGAN SIKAP RISKI YG TERLALU KASAR..
Fara F
saya mampir dek...
Chimud: iya, Kak. makasih. ini karya pertama, masih amburadul. 🙈
total 1 replies
Fara F
story yang luar biasa..benar-benar masterpiece..good job for authornya👍😘
Chimud: thanks, Kak. terharu
total 1 replies
Hawa Nia
mna cerita Reski dan Aisyah bersama
Chimud: Aisyah telah sakit hati, jadi dia tidak mau mengulangi kisah meeeka. Maaf, lanjutkan saja baca ceritanya.
total 1 replies
Hawa Nia
ceritanya TDK seru karena tdk bersatu dngn riski
Rina Maria
bagus
Chimud: Terima kasih, Kak. 😊
total 1 replies
Jambul Laura
cerita nya gk seru
Crestyla Masirum: knpa watak utamanya mati ..
total 2 replies
Eri Daffa
g ada bonchap nya thor☹️☹️
Chimud: mau bochap 😁. rencananya, sih ada. tapi, hari ini pikirannya tidak conect. 🙏
total 1 replies
Muhammad faizin Abdul muizz
.
Chimud: Jangan patah hati dong, Kak. 🙈
total 1 replies
Muhammad faizin Abdul muizz
❤️❤️❤️
Chimud: Terima kasih. 🥰
total 1 replies
Eri Daffa
gantung thor😭😭
Chimud: Biar penisirin. 🤭
total 1 replies
Muhammad faizin Abdul muizz
yessssss 😂😂😂😘
Eri Daffa
akhirnya syah juga🎉🎉
Chimud: Habis ini, saat yang ditunggu-tunggu. 😅
total 1 replies
visi Sembiring
penasaran reaksi mantan mertua aisyah saat tau.aisyah menjadi wanita yg sukses setelah pisah dg anaknya 🤣🤣🤣
Zia Alika
bertele-tele cerita nya,,,ga ada geregetttt nyaaa
Chimud: Maaf, Kak, jika mengecewakan. Author juga sudah bosan nulis ini terus. Mau ditamatin nunggu alur enak. Tiba2 tamat juga nggak enak. 🙏
total 1 replies
Ncii
😀😀🤦🤦🤦
Ela
kirain mau ma riski aisah dah ah aku setop bacanya
Chimud: maaf, Kak, jika mengecewakan.
total 1 replies
Ncii
semngat thorrr ..
Muhammad faizin Abdul muizz
si David tak peka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!