Indonesia
NovelToon NovelToon
STARTING OR ENDING

STARTING OR ENDING

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Light Novel
Popularitas:2.2k
Nilai: 5
Nama Author: Ahmad Dzulmuhafidz

Cerita ini tentang seorang pemuda biasa yang memiliki hidup damai dan biasa saja orang itu bernama Ahmad Dzul Muhafidz, tapi pada suatu saat terjadi insiden yang sangat menakjubkan dan juga luar biasa.

Yaitu tepatnya pada suatu malam ada banyak objek misterius yang sangat bersinar datang entah dari mana menghantam ke berbagai belah dunia.

Dan pada malam itu juga saat Ahmad Dzul Muhafidz sedang berjalan-jalan di malam hari itu dirinya mengalami kejadian yang sangat mengenaskan, yaitu sekujur tubuhnya tertusuk oleh banyak objek misterius itu.

Ternyata objek misterius itu adalah...

Ingin tahu lanjutannya, jika ingin tahu lanjutannya baca dan ikuti terus projek karya dari kami ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ahmad Dzulmuhafidz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan Yang Menuntun Kearah Yang Tidak Terduga

"MAKSUDNYA, KAMI LAH YANG TELAH MEMBUAT SEMUA INI TERJADI... "

Ahmad pun tiba-tiba merasa sangat marah dan langsung mengayunkan tombaknya kearah QUITA.

Meski tubuh QUITA terbelah dua, tapi dirinya tidak mati karena dihadapannya hanyalah sebuah bayangan semata.

"Jadi semua ini adalah perbuatan kalian semua... "ucap Ahmad sambil merasa sangat marah

"KENAPA KAU MARAH?... "

"Karena kalian telah merenggut kehidupan ku yang bahagia... "balas Ahmad

"MUNGKIN KEHIDUPAN MU MENJADI BURUK. TAPI KEHIDUPAN ORANG-ORANG LAIN YANG ADA SEKITAR MU MENJADI BAGUS, KARENA HAL YANG KAMI LAKUKAN. "

Ahmad yang mendengar ini pun seketika terdiam dan berpikir mungkin saja kehidupannya memang menjadi berantakan karena ini, tapi pasti saja ada orang lain yang hidup berubah menjadi bahagia karena hal ini.

"LAGI PULA KAMI MELAKUKAN HAL INI MEMILIKI TUJUAN, BUKAN TANPA ALASAN. KAMI INGIN MENCARI SESEORANG YANG MEMILIKI KEMAMPUAN LUAR BIASA, DAN MAMPU MELAMPAUI SEGALANYA... "

Ahmad yang mendengar hal tersebut pun menjadi semakin marah.

"DAN ORANG ITU ADALAH, KAU... "

"Jadi kalianlah yang membuat semua hal ini terjadi. "ucap Ahmad

Tanpa sadar Ahmad pun memancarkan aura intimidasi yang sangat kuat terhadap QUITA.

"OH... SEPERTINYA KAU SANGAT MARAH YA. KAMI TIDAK ADA PILIHAN LAIN SELAIN, TETAP MELAKUKANNYA. KARENA JIKA TIDAK, KAMI DIBUNUH OLEH KEBERADAAN YANG SANGATLAH KUAT, YANG SAAT INI SEDANG MENGINCAR KAMI. "

"Jangan mengada-ada, lantas mengapa kalian mengorbankan kehidupan orang lain demi hidup kalian sendiri. "ucap Ahmad sambil merasa sangat marah dengan tatapan tajam

Semua yang ada sekitar Ahmad pun perlahan mulai menghilang.

"SEPERTINYA WAKTU KU, TIDAK LAMA LAGI YA. JADI AKU AKAN LANGSUNG MEMBERITAHU INTINYA SAJA PADAMU. KALAHKAN SAM... "

Bersamaan dengan halusinasinya yang menghilang itu pandang Ahmad pun kembali normal.

Apa?... yang barusan itu?. "batin Ahmad

Ahmad pun tiba-tiba merasa kepalanya sangat pusing, hingga membuatnya muntah, namun yang dirinya muntahkan adalah darah.

Nina yang panik pun langsung menghampirinya lalu menanyakan nya apakah dirinya baik-baik saja.

"Apa kau baik-baik saja?. "tanya Nina

"Tidak, aku sama sekali tidak apa-apa. hanya sedikit pusing, sepertinya karena aku terlalu memaksakan diri. "jawab Ahmad

Ahmad pun berdiri dan menuju kamar mandi yang ada disana untuk mandi.

Selama Ahmad mandi dirinya masih heran dan terus memikirkan hal yang baru saja dirinya lihat itu.

"Apakah yang kulihat itu sungguhan?... "batin Ahmad

Ahmad sama sekali tidak mengetahui, bahwasanya ada lebih banyak mahkluk seperti itu diluar sana. Tapi suatu hari nanti dirinya akan melihat langsung siapa dan seperti apa mereka itu.

Ahmad pun mengambil anduk dan langsung mengelap tubuhnya dengan handuk itu, lalu dirinya juga langsung mengenakan kembali bajunya.

Setelah itu Ahmad menghampiri Nina dan mengatakan bahwa dirinya harus membereskan kembali barang-barang yang berada di rumah neneknya. Untung saja barang-barangnya tidak ikut rusak oleh hancurnya rumah neneknya itu.

Nina pun memilih untuk mengikutinya.

"Kenapa kau mengikuti?. "tanya Ahmad dengan heran

"Tidak kenapa-kenapa, aku hanya tidak ingin sendirian saja di sana. Memang kenapa?... "balas Nina

"Terserah kau. "jawab Ahmad dengan pasrah

Ahmad pun memungut kembali semua barang-barangnya dan mengemaskan nya juga.

Ahmad pun tidak sengaja menemukan foto keluarganya yang sudah lama, tertimbun oleh puing-puing bangun.

"Mereka semua telah tidak lagi, semuanya terjadi sangat cepat.. "batin Ahmad

Ahmad pun mengambil foto itu untuk agar dirinya tetap terus mengingat keluarganya yang telah tiada.

"Apakah kau punya tempat tinggal?. "tanya Nina

"Tidak. "jawab Ahmad

"Kalau begitu, kau tinggal di tempat ku saja. "ucap Nina

"Apa!.. Tinggal bersama mu, i.. Itu tidak mungkin. Kau itu perempuan dan aku laki-laki, aku takut akan ada hal yang aneh-aneh terjadi... "kata Ahmad dengan malu-malu dan canggung

"Kau tidak perlu khawatir tentang hal itu, lagi pula ini lebih kuat dari pada dirimu. "balas Nina

"Dia benar juga. Tunggu, tidak, dia tetaplah seorang perempuan. "batin Ahmad

Ahmad pun tidak punya pilihan lain selain menerima tawaran dari Nina tersebut, karena dirinya saat ini sudah tidak punya apa-apa lagi.

"Jadi apa sekarang?. "tanya Ahmad dengan rasa bingung

"Entahlah, aku tidak tahu. Lakukan saja sesuka mu. "balas Nina

Ahmad pun memilih untuk tidur saja.

...MALAM HARINYA...

Pada malam hari Ahmad pun terbangun di pukul 23:00.

"Kenapa aku terbangun di tengah-tengah malam begini. "batin Ahmad

Sepertinya Ahmad melupakan bahwa dirinya tadi tidur di waktu menjelang sore dan dirinya saat ini sedalam mengalami kebingungan karena tidur di waktu menjelang sore.

Ahmad pun tidak bisa tidur malam itu karena Jika dirinya sebelumnya sudah tidur di waktu akan malam biasanya ia tidak akan bisa tidak lagi, dan jika dirinya memaksakan tidur kepalanya akan merasa pusing.

Ahmad pun keluar untuk melihat langit malam.

Langit di malam itu terlihat sangatlah terang dengan banyak bintang di mana-mana, sama seperti waktu insiden itu.

"Aku selalu penasaran dengan apa yanga ada di luar, apa kau juga sama?. "ucap Nina

Ahmad pun terkejut dengan kehadiran Nina yang tiba-tiba muncul itu.

"Nina!... "teriak Ahmad

"Apa?. "tanya Nina

"Tidak, bukan apa-apa. Kau hanya membuat ku sedikit terkejut. "jawab Ahmad

"Oh.. Benarkah. Jadi bagaimana menurut mu... "ucap Nina

"Menurut apa?. "tanya Ahmad dengan heran

"Ih... Kau ini, itu loh yang aku tanyakan pada mu diawal. "balas Ahmad

Ahmad pun merenung dan berpikir untuk sejenak sambil menatap tersebut.

"Iya, aku sangat penasaran. Tapi bukan kearah yang baik. "ucap Ahmad dengan wajah sedikit marah

"Apa maksud mu?... "tanya Nina

"Bukan apa-apa... "Jawab Ahmad

Setelah menjawab hal itu Ahmad tidak mengatakan sepatah kata pun lagi. Dan pada akhirnya Nina pun merasa lelah dan lalu tertidur, meninggal sendirian di malam hari itu Ahmad.

Ahmad pun bingung kedepannya apa yang harus dirinya lakukan, lagi pula dirinya hanya orang biasa yang terjebak di salam cerita seorang pahlawan.

Ahmad pun melihat tangannya lalu mengepalkan nya kuat-kuat dirinya meyakinkan dirinya bahwa hidupnya pasti memiliki makna dan tujuan.

Tapi dipikirkan muncul sebuah pertanyaan.

"Tapi apa?... "

Ahmad pun lalu melihat ke arah langit kembali.

...----------------...

Ditempat lain, lebih tepatnya di negara timur sana yaitu Mesir. Terjadi sebuah kekacauan yang disebabkan oleh monster yang ukuran sangat besar, di ketahui monster itu keluar dari sebuah break dongeon.

Monster itu memiliki tinggi sekitar tujuh puluh meter, ukuran tubuh lebih dari dua ratus meter. Ciri-ciri dari monster dirinya memiliki kulit sekeras baja dan juga kulitnya berwarna putih.

...-------------BERSAMBUNG-------------...

...Thank you for reading ...

1
Feeyfeey0
untuk ceritanya sudah lumayan bagus
seftiningseh@gmail.com
semangat terus kak
dukung aku di novel istri kecil tuan mafia
Xsam: ya bro
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!