Indonesia
NovelToon NovelToon
The Path To Godhood

The Path To Godhood

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Dikelilingi wanita cantik / Fantasi
Popularitas:418
Nilai: 5
Nama Author: Made Budiarsa

Xuan Han terbangun di dalam gua sembari mengingat kalimat tentang cinta. Ia hanya tahu namanya, tidak ada yang lain, kecuali kalimat itu.
Berbekal rasa penasaran tentang identitasnya ia mulai menelusuri hutan, bertemu para kultivator, hewan-hewan buas dan berbagi hal unik di dunia itu.
Perlahan-lahan ingatannya kembali pulih dan pada saat ia tahu jika kebenarannya menyakitkan, akankah ia mau menerimanya?

Ikuti perjalanannya yang memegangkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Made Budiarsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Namun sayang sekali, ini pasti yang terakhir

Ia diam setelah bersembunyi di semak-semak. Beberapa kali angin berembus, suara pedang yang berisik, juga melengking. Dalam pandangannya, baik Li Yin, Xiao Meimei, maupun musuh-musuhnya memiliki kecepatan yang sangat mengejutkan. Tiba-tiba Li Yin bisa mengayunkan pedangnya di udara, sebentar kemudian Wang Hao menyerang dengan mematikan, seolah-olah setiap detik bisa menentukan kemenangan.

Sementara Xiao Meimei, gadis kecil itu dengan lihai melompat, mengayunkan zither-nya, mengertakkan giginya, dan beberapa kali menyebut jalang. Lalu, tangan kirinya sering beberapa kali melambai-lambai untuk mengontrol empat pedangnya demi menyerang dua selendang yang berusaha mencari celah.

Xuan Han memperhatikannya beberapa kali dan memuji kehebatan gadis itu. Ia berpikir, jika ia bisa sekuat itu, maka menjelajahi hutan seorang diri bukanlah sesuatu yang menyusahkan. Akan tetapi, ia sering penasaran, mengapa ia perlahan-lahan merasa semakin mudah mempelajari gerakan gadis itu? Ia tidak tahu mengapa.

Sembari menyaksikannya, tiba-tiba Wang Hao mengayunkan pedangnya dan embusan angin kencang muncul, menggoyangkan semak-semak dan pepohonan, hingga membuat Li Yin terdorong dan akhirnya berdiri dibantu pedangnya. Ia tiba-tiba batuk-batuk, memuntahkan sedikit darah.

Xuan Han dari jauh mengernyitkan dahinya. Ia tentu saja ingin membantu, dan jika bisa mengalahkan pemuda bernama Wang Hao itu, serta ingin mencari informasi tentang istana langit dari Nona Xie, tetapi bagaimana caranya ia mengalahkannya?

Mengambil busur di punggungnya, ia menatapnya sebentar. Diam mengamati Li Yin yang masih terdiam, ia mengambil anak panah dari quiver-nya. Menarik busur dan membidik. Tetapi, tangannya sedikit bergetar. Haruskah ia melepaskannya? Bagaimana jika akhirnya Wang Hao tahu dan menyerangnya balik?

Ketika pikirannya ragu-ragu seperti itu, Wang Hao tersenyum seraya berjalan mendekat.

"Nona Li, sepertinya kemampuanmu tidak seperti yang dirumorkan."

Tersenyum penuh kemenangan, ada energi Qi yang mengalir ke dalam pedangnya, membuatnya terlihat menyeramkan.

Ia terus bergerak mendekat. Berhenti setelah sepuluh langkah di depan Li Yin. Mengangkat pedangnya tinggi-tinggi, aura kuning melesat ke atas seperti gletser.

Xiao Meimei yang sedang bertarung merasa khawatir dan ingin menolong, tetapi Nona Xie melambaikan tangannya dan sebuah pedang muncul di tangannya, melesat menghadangnya. "Nona cantik, kamu harus memperhatikan dirimu sendiri dulu."

Ketika itu, Nona Xie melesat mengayunkan pedangnya dan suara aduan pedang bermunculan.

Li Yin melihat aura yang melesat. "Ranah spiritual tahap empat."

Mengusap sisa darah dari bibirnya, ia mengayunkan pedangnya lalu mengangkatnya tinggi-tinggi. Aura putih yang berkilauan juga melesat ke atas langit. Tatapannya tajam menatap Wang Hao.

Pemuda itu tersenyum puas melihatnya. Ia tertawa. "Nona Li, kamu juga melangkah ke tahap alam spiritual tahap dua. Itu benar-benar mengesankan. Sayang sekali, aku telah mencapai tahap empat. Kau harus berakhir di sini."

Li Yin tidak menjawab, tangannya perlahan-lahan turun. Tangan Wang Hao juga turun. Ketika itu dua cahaya bersatu, meledak dan menciptakan embusan angin yang sangat kencang, mengguncang pepohonan.

Xiao Meimei ingin segera membantu, tapi segera salah satu selendang Nona Xie melesat melilitnya. Mengumpat, Xiao Meimei menggerakkan jarinya dan pedang melesat memotong beberapa kali sebelum selendang di tubuhnya tercabik-cabik. Sayang sekali, Nona Xie tersenyum, menggunakan pedangnya dan terus mendorong gadis itu menjauh dan terus menjauh.

Di semak-semak, Xuan Han menurunkan busurnya dan memegang apa saja yang ada di sekitarnya. Angin berembus kencang. Ia berusaha tetap berdiri.

Tidak lama setelah ledakan terjadi, Li Yin melompat mundur. Pakaian kuningnya tercabik-cabik. Beberapa luka gores memenuhi tubuhnya. Ia memuntahkan darah sedikit dan napasnya cepat.

Sementara Wang Hao hanya dibantu pedangnya. Tersenyum lalu perlahan-lahan berdiri. Ia tidak terluka.

Xiao Meimei yang melihatnya berseru, "Wang Hao bajingan! Aku akan membunuhmu!"

Wang Hao tidak memedulikan ocehan gadis itu. Ia tertawa.

Di depannya ada celah besar yang hancur karena ledakan tadi. Wang Hao mengangkat pedangnya lagi dan energi kuning melesat. "Sekte benar-benar menciptakan teknik yang baik bagi semua muridnya. Setelah masuk ke dalamnya, aku benar-benar sangat beruntung bisa bergabung dengan mereka."

"Apa kau akan membunuhku?" Li Yin batuk-batuk dan berusaha berdiri, lalu menatap cahaya yang melesat ke langit.

"Maafkan aku..."

Perlahan-lahan Wang Hao mengayunkan pedangnya.

Li Yin menatapnya sebentar. Ia mengeluarkan kristal ungu. Memecahkannya, tiba-tiba itu menjadi energi ungu yang melesat ke pedangnya. Lalu perlahan-lahan mengangkatnya tinggi-tinggi. Energi putih sekali lagi melesat ke langit.

Xuan Han yang melihatnya dari kejauhan sedikit terkejut. Ternyata itu bisa digunakan seperti ini. Namun sayang sekali uang seratus koin emas. Tapi melihat situasinya, sepertinya ini memang harus digunakan.

Ledakan terjadi lagi dan Li Yin mundur. Terluka. Memuntahkan darah lagi. Xiao Meimei khawatir dan ingin menolong, akan tetapi ia lengah dan Nona Xie mengayunkan kakinya menendang punggung gadis itu hingga terjatuh. Belum sempat ia berdiri, segera tangan Nona Xie melambai. Pedang melesat, menjadi dua, dan akhirnya empat. Tertancap di empat titik tanah sekitar Xiao Meimei. Lalu, dua selendang merah muda melesat, melilit tubuhnya, menguncinya hingga kesulitan bergerak.

Sementara zither dan pedang yang melayang-layang ingin menyerang Nona Xie, ia hanya cukup mengeluarkan empat jimat. Keempatnya melesat lalu membentuk formasi yang mengunci pergerakan senjata itu.

Xiao Meimei mengertakkan giginya, mengumpat dan meronta-ronta, tapi tidak bisa melakukan apa-apa.

Nona Xie berjalan mendekatinya, membungkuk dan meraih dagu gadis itu. "Sudah cukup bermain-mainnya. Nona cantik, lihatlah sekarang bagaimana seniormu berakhir."

Xiao Meimei menggeram dan ingin meludah, namun segera Nona Xie membanting kepalanya ke tanah. Ia menghela napas lalu menatap sekitar sebentar. "Manusia biasa itu sepertinya lari terbirit-birit. Tidak akan ada yang menyelamatkanmu sekarang. Sayang sekali kalian menyelamatkan orang yang pengecut sepertinya."

Wang Hao menatap pedangnya beberapa saat. Ia menghela napas. Kemudian menatap Li Yin yang menyedihkan. Mengangkat pedangnya sekali lagi. "Nona Li, aku hanya bisa menggunakan tebasan pedang pertama beberapa kali dengan ranahku. Kamu mengejutkanku dengan menggunakannya dua kali. Sekarang, lihatlah tebasan ketiga ini. Setelah aku menyerap kultivasimu, kamu pasti akan merasakan bagaimana bentuk tebasan kedua dikeluarkan. Tidak apa-apa bukan jika aku membantumu dalam perjalanan seperti ini?"

Li Yin tidak menjawab apa pun. Ia memuntahkan darah lagi. Akan tetapi, ada sedikit senyuman di bibirnya. Perlahan-lahan ia mengeluarkan kristal ungu lagi. Segera ia memecahkannya. Energi itu masuk ke pedangnya. Sekali lagi, Li Yin mengangkat pedangnya dan cahaya putih melesat.

Melihat ini, Wang Hao berkata, "Aku tidak percaya kau ternyata membawa beberapa kristal roh lagi. Namun sayang sekali, ini pasti yang terakhir."

1
Pena Quality
saling support
Budiarsa: Terima kasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!