Indonesia
NovelToon NovelToon
Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Balas Dendam Sang Mawar Hitam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: Mutzaquarius

Bertahun-tahun setelah sebuah pembantaian menghapus keluarga Black Rose dari dunia mafia, Elena kembali dengan identitas sebagai seorang pelayan.

Tidak seorang pun tahu siapa dirinya atau alasan sebenarnya ia memasuki keluarga Bianchi.

Namun, putra pertama keluarga Bianchi, Leon mulai mencurigai wanita itu. Kebiasaan aneh dan tato yang wanita itu miliki, membangkitkan potongan ingatan dari masa lalu yang tidak pernah bisa ia pahami.

Sampai sebuah kesalahpahaman memaksa mereka untuk menikah.

Leon melihat kesempatan untuk mengawasi Elena lebih dekat. Sementara Elena menerima pernikahan itu demi satu tujuan yaitu membalas dendam.

Dua orang dengan tujuan tersembunyi terikat dalam satu pernikahan.

Dan, tanpa mereka sadari, pernikahan itu akan membuka rahasia yang menghubungkan masa lalu mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutzaquarius, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Di Awasi

Setelah makan siang selesai, Leon menerima kabar bahwa terjadi masalah di markas The Raven. Tanpa membuang waktu, ia segera berpamitan kepada anggota keluarganya.

Beberapa menit kemudian, mobil yang ia tumpangi melaju meninggalkan kediaman Bianchi.

Di sepanjang perjalanan, Leon duduk di kursi belakang dengan wajah serius. Tatapannya lurus mengarah pada Sean yang mengemudikan mobil.

"Bagaimana?" tanyanya. "Apa kamu sudah melakukan apa yang aku perintahkan?"

"Sudah, Tuan. Semuanya berjalan sesuai perintah Anda."

Leon mengangguk pelan. "Bagus."

Sementara itu, Elena diantar beberapa pelayan menuju kamar Leon karena, mulai hari ini, ia akan tidur di kamar tersebut.

Seluruh barang miliknya sudah dipindahkan ke sana. Pakaian, perlengkapan make-up, aksesori, hingga beberapa barang pribadi lainnya sudah ditata dengan rapi.

Elena melangkah masuk ke kamar dan berhenti sejenak, mengamati seluruh ruangan.

Kamar itu luas, tetapi didominasi warna gelap. Perabotannya sederhana dan tertata rapi, nyaris tidak ada hiasan yang memberikan kesan hangat.

Elena mengangkat alis. "Tidak hanya orangnya, ternyata kamarnya juga suram."

Ia berjalan perlahan ke tengah ruangan. Tatapannya menyapu setiap sudut.

Sekilas, kamar itu terlihat biasa saja. Tapi, beberapa detik kemudian, sudut bibir Elena terangkat tipis.

Ia menyadari sesuatu. Tetapi, ia memilih berpura-pura tidak melihatnya.

Wanita itu justru berjalan santai menuju meja rias yang sudah disiapkan untuknya. Setelah itu, ia membuka lemari dan menatap baju yang tergantung dan terlipat rapi di dalamnya.

Elena mengambil salah satunya dan membentangkannya.

"Ini sepertinya bukan bajuku," gumamnya.

"Itu bajumu."

Elena langsung menoleh dan mendapati Maria berdiri di ambang pintu.

Seketika, Elena melipat kembali pakaian tersebut dan membungkukkan tubuhnya.

"Nyonya."

Maria tersenyum hangat, lalu masuk ke dalam kamar. "Bagaimana? Apa kamu menyukai baju-baju itu?"

"Se-semua ini..."

"Iya, aku yang memilihnya," potong Maria sambil tersenyum.

Ia berjalan mendekati lemari. "Pernikahan kalian terlalu mendadak. Aku tidak sempat menyiapkan sesuatu yang istimewa untukmu. Jadi, setidaknya aku bisa membelikan baju dan beberapa perlengkapan untukmu."

Elena menatap isi lemari dengan sedikit terkejut. Jumlahnya bukan hanya beberapa potong. Tapi, hampir seluruh bagian lemari sudah terisi penuh baju baru.

"Nyonya, ini terlalu banyak. Saya tidak bisa menerimanya."

"Jangan begitu." Maria menepuk lembut lengan Elena. "Bagaimanapun juga, sekarang kamu adalah istri Leon."

Maria tersenyum lebih lebar. "Kamu menantuku. Dan, jangan panggil aku Nyonya lagi. Panggil aku Mommy."

Elena terdiam. "Ta-tapi..."

Maria tersenyum seolah memahami kegelisahan yang Elena rasakan.

"Pelan-pelan saja. Kamu pasti akan terbiasa."

Elena akhirnya tersenyum dan mengangguk. "Baik."

Maria mengusap lengan Elena sebentar. "Kalau begitu, istirahatlah. Mommy keluar dulu." Maria berbalik dan meninggalkan kamar.

Begitu pintu tertutup rapat, senyum di wajah Elena perlahan menghilang. Ia kembali menatap baju-baju yang memenuhi lemari.

"Dia sengaja menyiapkan semua ini untukku?"

Elena mengerutkan kening. Semakin lama berada di keluarga Bianchi, semakin banyak hal yang tidak ia mengerti.

Victor jelas menunjukkan sikap dingin terhadap Leon. Daniel juga terus memancing dan menyindir kakaknya. Tapi, Maria berbeda.

Wanita itu terlihat benar-benar menyayangi Leon. Bahkan, setelah pernikahan yang terjadi karena skandal, Maria masih memperlakukannya dengan hangat. Padahal, ia hanya seorang pelayan yang mempunyai kedudukan rendah.

"Kenapa mereka bisa bersikap begitu berbeda terhadap Leon?"

Elena terdiam sejenak. Ada sesuatu yang tidak ia ketahui tentang keluarga ini. Sesuatu yang mungkin berkaitan dengan hubungan antara Leon dan Victor.

Tapi, Elena tidak ingin terlalu memikirkannya karena ada hal yang jauh lebih penting.

Ia kini bukan lagi seorang pelayan. Ia adalah Nyonya Muda Bianchi.

Status itu memberinya akses, kebebasan, dan wewenang yang sebelumnya tidak pernah ia miliki.

Elena tersenyum tipis. "Baiklah, kita mulai dari mana dulu?"

Baru saja ia selesai berbicara, ponselnya tiba-tiba berdering.

Elena mengambilnya dan melihat nama yang tertera di layar. Sedetik kemudian, ekspresinya langsung berubah.

Ia terdiam beberapa detik sebelum akhirnya menerima panggilan tersebut.

"Halo, Uncle?" Elena berjalan menuju jendela. "Bagaimana kabarmu?"

Ia terdiam, mendengarkan suara dari seberang, sebelum menjawab, "Maaf. Aku belum bisa mengirim uang untukmu."

Keningnya sedikit berkerut. Beberapa saat kemudian, ekspresinya melunak.

"Baiklah. Aku akan menjaga diriku baik-baik."

Panggilan berakhir.

Elena menurunkan ponselnya lalu, menatap layar selama beberapa detik sebelum menyimpannya kembali.

Kemudian, pandangannya beralih ke lemari. Tangannya meraih salah satu baju yang tergantung di sana.

Tapi, sebelum berbalik, Elena kembali melirik ke arah sudut kamar dengan senyum miring yang perlahan muncul di wajahnya.

"Sepertinya, aku tidak sendirian di sini."

Ia menggenggam baju tersebut, lalu berdiri di sudut yang terlihat. Lalu, tangannya bergerak melepas bajunya perlahan dengan senyum misterius yang masih menghiasi wajahnya.

Sementara itu, di dalam mobil yang melaju, Leon buru-buru menutup laptopnya dengan wajah kesal.

"Cih!"

Leon menggeram dengan napas memburu.

Dengusan kasar itu membuat Sean yang sedang fokus mengemudi melirik melalui kaca spion.

"Ada apa, Tuan?"

"Tidak ada apa-apa," jawab Leon singkat.

Sean masih memperhatikan wajah tuannya yang terlihat kesal, tapi entah mengapa ada sedikit rona merah di pipi tuannya.

"Tapi, kenapa wajah Anda merah?" tanya Sean dengan kening berkerut heran.

Leon langsung mendengus. "Kamu fokus saja menyetir. Tidak perlu memperdulikan ku."

"Ba-baik, Tuan."

Sean segera mengalihkan pandangan kembali ke jalan.

Sementara itu, Leon menyandarkan tubuhnya di kursi dan melonggarkan dasinya dengan kasar.

"Dasar wanita tidak tahu malu," gerutunya dalam hati. "Bisa-bisanya dia ganti baju di sana."

Ia teringat saat melihat Elena berganti baju melalui kamera keamanan yang terhubung ke laptopnya.

Leon mengusap wajahnya kasar.

Seharusnya, ia langsung mengalihkan pandangan. Tapi, entah mengapa, bayangan itu justru terus terlintas di kepalanya.

"Lupakan, Leon!" batinnya sambil menggelengkan kepala. "Itu hanya kebetulan."

Ia kembali membuka laptop, berusaha memusatkan perhatian pada laporan yang belum selesai. Tapi, beberapa detik kemudian, wajah Elena kembali muncul dalam pikirannya.

Leon langsung menutup laptopnya lagi.

"Sial!" umpatnya.

Sean kembali melirik melalui kaca spion. "Tuan?"

"Jangan bicara!" bentaknya.

"Ba-baik, Tuan."

1
Kustri
pengen'a kasih yg hitam spy sesuai... sayang'a gk ada🌹
+44
bentar lagi.. aku mencintaimu 🌚
Alissia
cemburu bilang dong jangan di geden gengsinya🤣🤣
Kustri
☕lah thor biar kalap UP'a😉
🇦 🇵 🇷 🇾👎
bucin lho kn cmbr kn😃
🇦 🇵 🇷 🇾👎: bnr😫😫😫
total 2 replies
Kustri
cemburu bilang boss! 🤣
💖💖💖
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Gengsi keknya, kak🤭
total 1 replies
Kustri
eummm.... ternyata leon bukan anak kandung victor
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Iyesss
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
cp kh mrk
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Coba tebak!😌
total 1 replies
Kustri
owh owh siapa diaaa....
nyogok biar dobel up🤭
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Hari ini, udah q kasih double 😌
total 1 replies
Kustri
mgkin benar the reavan pelaku'a 20th yg lalu leon umur brp🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Gak jauh sama Si El
total 1 replies
Kustri
siapa yg ngasih senjata ke elena!
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Aq/Grin/🤭
total 1 replies
Kustri
mgkin maria dijodohkan & daniel anak kekasih victor🤔
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Bukan gitu 🤧
total 1 replies
Kustri
itu viona apa perawan tua? apa dia gk ada kerjaan lain? apa gk punya tmpt tinggal?
huh benalu menyusahkan👊
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Dia udah berkeluarga 😃. Habis pesta, makanya nginep dulu di rumah mas Piktor🤭
total 1 replies
Kustri
wkwkkkk... kau laki" sejati, gk mgkin akan melewatkan itu🤣🤣🤣
Kustri
tenang leon bs jd el akan membantumu dlm sgl hal
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Atau, sebaliknya 😃
total 1 replies
Kustri
betul kata leon, qu jg bertanya" dr mana keahlian el didpt klo sehari" ada dipanti... tlg beri penjelasan sedikit thor mgkin 1 part u/perjalanan el🥺
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Belum ada penjelasan, tapi udah ada dugaan kalau identitas di palsukan 😌
total 1 replies
Kustri
eummm... daniel si munaf, serakah & pecundang👊👊👊
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
🇦 🇵 🇷 🇾👎
sk crtvny
✯أزلان 💜 أديتيا✯ Mutzaquarius: Thankiyu, kak 💜
total 1 replies
🇦 🇵 🇷 🇾👎
next
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!