Indonesia
NovelToon NovelToon
KELAM (Proses Revisi!)

KELAM (Proses Revisi!)

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Duniahiburan / Romansa / Tamat
Popularitas:16.3k
Nilai: 5
Nama Author: Yuli Anggraeni

Kisah ini mengisahkan tentang seorang gadis cantik yang bernama Claudia Sivaya yang harus menghabiskan masa mudanya dengan bekerja disebuah bar milik kakak angkatnya.

Hidupnya cukup kacau dan berantantakan dengan keadaan orang tuanya yang memang sudah bercerai namun ia tetap dipaksa bertahan hidup di negara orang hingga akhirnya ia bertemu lagi cengan laki-laki yang sempat menghancurkan hidupnya dan mengacaukan segalanya, Laki-laki yang tak pernah merasa salah sedikitpun.

Bagaimanakah kisah perjalan hidup Claudia?

BACA SELENGKAPNYA HANYA DI APLIKASI MANGATOON/NOVELTOON !!!

~×~

Copyright 2018 by Yuli Anggraeni

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuli Anggraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hangat Yang Sulit

...SELAMAT MEMBACA KISAH KELAM...

...~×~...

...“Aku sedang berusaha se-dewasa mungkin menerima kenyataan, bahwa semua yang terjadi adalah kebaikan.”...

...~×~...

London, 27 Februari 2017

SANG mentari masih malu-malu untuk menampakkan dirinya, gadis cantik dengan rambut hitam panjang miliknya sedang sibuk dengan tugas-tugas yang diberikan oleh gurunya.

Ethan yang melihat gadisnya sedang sibuk dengan buku-buku di depannya itu merasa jengah, karena jika Claudia sudah sibuk dengan buku-buku maka Ethan hanyalah segelintir angin yang berhembus bagi Claudia.

"Ku rasa ini akan membuat otakku semakin terbakar." Gerutu Claudia disela-sela kesibukan belajarnya.

Ethan yang mendengar itu hanya akan menahan tawanya karena jika Ethan tertawa dan didengar oleh gadis itu makan jangan harap jika Ethan akan selamat malam ini.

"Astaga!" Lagi-lagi Claudia mengumpat.

Ethan yang mendengar itu mulai kesal dan jengkel karena hal itu juga membuat pekerjaan Ethan sedikit terganggu.

"Astaga gadis itu sebenarnya kenapa?" Gerutu Ethan karena akhirnya ia tidak tahan lagi melihat Claudia yang sejak tadi terlalu sibuk dengan dunianya.

Hingga akhirnya Ethan memilih untuk pergi ke balkon dan meletakkan laptop miliknya di atas meja kecil yang berada di kamarnya.

Karena saat ini Claudia sedang berada di balkon kamarnya sambil sibuk berkutik dengan buku-buku di hadapannya.

Ethan tidak menggangu Claudia dan ikut duduk di bangku yang berada di sebelah gadis itu. Saat ini Claudia sedang sibuk membuat makalah dan juga mengerahkan beberapa tugas sekolahnya.

"Cla kalo capek mending istirahat dulu, besok hari Sabtu kamu gak lupa kan?" Tanya Ethan mengingatkan.

Claudia masih sibuk dengan pelajaran yang akan diujikan pada hari Senin, lalu Claudia memutuskan untuk berhenti berfikir dan menutup semua buku-buku pelajaran miliknya.

Karena jika Claudia sudah mulai lelah untuk membaca maka seluruh pelajaran yang Claudia baca hanya akan singgah dan pergi begitu saja dari memorinya.

Setelah selesai membereskan semuanya Claudia langsung memasukkan bukunya kedalam tas ransel miliknya dan langsung pergi menuju ke kamar mandi yang berada di dalam kamar Ethan untuk membersihkan dirinya.

Kurang dari sepuluh menit kemudian Claudia keluar dari dalam kamar mandi dengan setelan baju tidur dengan gambar animasi kesukaannya.

Saat ini Claudia sedang mengeringkan rambutnya didepan meja rias minimalis yang berada di dalam kamar Ethan, sampai saat ini Claudia masih tidak memahami apa tujuan Ethan meletakan meja rias di kamarnya.

Setelah rambutnya kering Claudia langsung mengikatnya asal dengan ikat rambut yang diberikan oleh Ethan kemarin malam.

"Sedang apa Cla?" Tanya Ethan sambil berjalan kearahnya.

"Sedang duduk, Kau bisa melihatnya bukan?" Tanya Claudia sarkas.

"Cla sebentar lagi Kau akan lulus dari sekolahmu bukan?" Tanya Ethan.

"Umm, lalu kenapa?" Tanya Claudia heran karena tak biasanya Ethan membahas tentang sekolahnya.

"Kau mau melanjutkan kuliah?" Tanya Ethan sambil menatap iris cokelat kesukaannya.

"Iyah Aku ingin, tapi untuk biaya SMA saja Aku harus banting tulang E, bagaimana jika Aku kuliah? Mungkin bisa mati." Balas Claudia dengan ekspresi wajah yang sulit untuk diartikan.

"Aku bisa membiayai mu jika Kau mau." Tawar Ethan tulus.

Claudia sudah tidak lagi bisa menerima setiap bantuan yang Ethan berikan karena seburuk apapun Claudia memperlakukan Ethan namun laki-laki tidak pernah membalasnya dan terus saja berbuat baik.

"Sudah terlalu banyak Aku merepotkan mu E, Apartemen yang Aku dan Ara tempati saja itu milikmu, lalu Kau ingin membiayai kuliah ku? Apa itu tidak terlalu menunjukkan ketidak tahu dirian ku terhadap kamu E?" Tanya Claudia dengan tatapan matanya yang sendu.

Ethan lagi-lagi terjebak dalam mata cokelat Claudia, mata yang bisa membuatnya berubah menjadi laki-laki yang sangat penyayang dari laki-laki yang hobi mempermainkan wanita.

"Kau jangan mudah percaya dengan ucapan orang Cla, Aku membantumu ikhlas Cla karena Aku dan Kamu adalah teman baik dari kecil." Jelas Ethan mencoba untuk membuat gadisnya kembali terhindar dari rasa tidak nyaman yang sedang dialaminya.

"Kau yakin? Teman baik katamu? Bukankah Aku adalah teman yang jahat, Apa Kau tak ingat hari dimana Aku memarahi mu di depan kedua orang tuamu?" Tanya Claudia.

"Sudahlah Cla pada saat itu memang Aku yang salah karena selalu menganggu mu." Ucap Ethan sambil tersenyum kecil ke arah gadisnya tak lupa juga dengan mengelus rambut panjang gadis cantik yang telah memenuhi pikirannya.

Claudia yang mendengar hal tersebut hanya tersenyum tipis, mencoba memaksa ujung bibirnya untuk terangkat walaupun hanya singkat.

"Kau kenapa Cla?" Tanya Ethan karena tiba-tiba saja Claudia mencoba untuk menarik napasnya kasar dengan kedua matanya yang terpejam, seolah begitu banyak beban yang ditanggung oleh gadis itu.

Mendengar pertanyaan singkat Ethan Claudia hanya diam saja dan tak memperdulikannya seolah bisu, dan hal itu bukan malah membuat Ethan tapi malah membuatnya semakin penasaran dan berakhir akan mengoceh sepanjang malam ini.

Ethan yang melihat raut wajah Claudia yang muram langsung menghampirinya dan duduk di sampingnya tak lupa dengan tangannya yang selalu saja merangkul bahu Claudia seolah sedang menyalurkan beban gadisnya agar berpindah kepadanya, walaupun hal itu memang tidak mungkin terjadi.

Claudia yang melihat tangan Ethan yang berada di bahunya hanya diam dan menatapnya seolah hal ini sudah biasa dan tidak mengganggunya.

Ethan yang melihat Claudia hanya menatap tangannya yang berada di bahunya tanpa menolak tentunya membuat Ethan bertanya-tanya ada apa dengan gadisnya itu?

"Kau baik-baik saja dear?" Tanya Ethan sekali lagi.

Claudia hanya menatap Ethan singkat setelah itu menganggukkan kepalanya singkat, kemudian Claudia menyadarkan kepalanya di bahu Ethan dan hal tersebut benar-benar membuat Ethan terkejut bukan main.

Enggan bertanya kepada gadisnya, Ethan malah membelai lembut rambut panjang Claudia mencoba untuk menenangkan gadisnya dan memberikannya kenyamanan.

"Kau harus percaya Cla, ketika semua orang menjauhi mu percayalah kalau aku akan selalu ada untukmu." Ethan mengatakan hal tersebut sambil terus membelai lembut rambut gadisnya itu.

Claudia yang mendengar hal tersebut hanya bisa mengangkat sedikit kedua ujung bibirnya dan mencoba untuk meyakinkan dirinya bahwa dirinya tidak sendirian, setidaknya untuk hari ini.

"Aku tidak bisa menjaga ucapan mu E karena entah sudah berapa banyak janji yang pernah ku dengar dan ku percayai, tapi semuanya hanyalah sebuah kebohongan." Ucap Claudia lirih bahkan hampir tidak terdengar.

"Aku tahu Claudia, tapi Aku akan mencoba untuk memperbaiki semuanya jika Kau mengizinkan ku."

"Semua itu butuh waktu E." Setelah itu Claudia memutuskan untuk tertidur dengan keadaan dirinya masih berada di dalam dekapan Ethan.

Setidaknya ada yang memeluknya untuk malam ini walaupun esok mungkin bukan pelukan yang dirinya dapat.

"Tidur yang nyenyak Cla, semoga mimpi indah." Ucap Ethan sambil membelai lembut pipi Claudia kemudian mengecupnya singkat.

Ethan memutuskan untuk tertidur bersama dengan gadisnya itu di sofa yang berada di dalam kamarnya, karena tidak tega untuk membangunkan Claudia apalagi ketika mendengar dengkuran halus dan napas teratur gadisnya yang sedang terlelap.

...~×~...

...TERIMAKASIH TELAH MEMBACA KISAH KELAM...

...Don't forget to vote, Comment and share link nya ke temen-temen kalian...

...And...

...I hope you enjoy reading this story :)...

...Love u guys 😘...

...Sampai jumpa di next episode bye 😉...

1
Yraeni_
Terimakasih untuk kalian yang sudah membaca kisah KELAM, Kalian bisa banget baca novel ku yang lain ya💚
scagrate
love mommy ina
Yraeni_
loveee
Yraeni_
Tengkyu sayang yg udah baca ceritanya aku
scagrate
cepet bggt tamatnya Thor:'
scagrate
huaaaaaa kok sad
scagrate
sad
scagrate
luvv
scagrate
happy
scagrate
meet again
scagrate
akhirnya ketemu
scagrate
semangat thor
scagrate
luvvv sama story'nya deh
scagrate
semangat Kaka author
scagrate
bagus ceritanya
xxxraen
Claudia
xxxraen
Axel nih sosok Abang yang dimimpikan so cute
xxxraen
semangat trsss thorrr
xxxraen
luvv
xxxraen
ceritanya bagus bgttt deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!