Bocil silahkan putar balik..!
Karamoy terjebak dalam pernikahan penuh luka selama 5 tahun. Dimalam yang dingin, dia dibunuh oleh sahabatnya yang menjadi selingkuhan suaminya.
Tapi ternyata, kematiannya malah mengantarkannya ke 5 tahun silam kehidupannya.
Bagaimana? Mungkinkah dia mengulangi kesalahan yang sama dengan tetap menikah bersama mantan suaminya atau memilih jalan lain?
Kuy,, baca novel ini untuk mendapatkan jawabannya..!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon To Raja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
SB 9. Pada siapa Karamoy menaruh rasa?
Ruang makan.
"Paman makanlah," Karamoy menaruh daging di piring Semuel dan tersenyum riang ke arah pria itu sebelum kembali menikmati makanannya.
Sedari tadi Semuel telah memperhatikan Karamoy, ada sesuatu yang berubah pada perempuan itu, tetapi Semuel tidak bisa menebak bagaimana bisa Karamoy berubah hanya dalam waktu satu malam?
"Karamoy," katanya kemudian membuat Karamoy menoleh ke arahnya.
"Ya Paman?" Karamoy berbicara sembari mengunyah makanan di mulutnya.
"Apa kau baik-baik saja?" Tanya Semuel.
"Maksud Paman?" Karamoy kebingungan,
Bukankah Sekarang dia sedang duduk di depan pamannya sembari makan dengan lahap dan tersenyum dari waktu ke waktu?
Lalu apanya yang tidak baik?
"Paman tahu kau sangat mencintai Avandra, tetapi lamaran tadi,,"
"Paman," Karamoy meletakkan sendoknya dan menelan sisa-sisa makanan di dalam mulutnya.
Ia menatap pamannya lalu menundukkan kepalanya menghela nafas dengan berat.
"Aku menyesal, seharusnya dari dulu aku tidak pernah mencintainya, aku memberikan begitu banyak hal kepadanya, bahkan aku sampai melupakan Paman hanya demi pria yang tak tahu malu itu.
"Aku berpikir semakin banyak yang kuberikan padanya maka lama-lama dia akan melirikku dan menyadari bahwa sebenarnya aku terlalu mencintainya. Bahkan aku mencintainya lebih dari aku mencintai diriku sendiri.
"Aku melupakan segala hal yang menyenangkan hanya karena ingin menyenangkan hatinya, aku berubah menjadi wanita tua yang dipandang remeh oleh semua orang hanya karena aku ingin terlihat baik di depannya.
"Aku sudah melakukan begitu banyak hal tapi dia tidak pernah melihatku, jangankan melihatku bahkan sedikitpun melirikku dia tidak pernah melakukannya. Waktu itu aku sakit,,, aku sakit parah karena begadang demi membantunya menyelesaikan semua pekerjaannya, tapi apa yang terjadi, dia bangga membawa selingkuhannya ke rumah dan mengatakan padaku kalau dia berniat menceraikan ku.
"Bahkan selikuhannya ternyata adalah sahabatku sendiri, mereka begitu tega, mereka mempermainkan aku selam lima tahun, bahkan pada akhirnya mereka memiliki anak dan,,," Karamoy mulai terisak ketika dia mengingat momen dimana Meriska menenggelamkannya di kolam yang dingin.
Karamoy masih terus terisak ketika dia merasakan sebuah badan kekar telah membawanya ke dalam pelukannya.
Karamoy yang membalas pelukan pamannya dan menangis semakin keras "Pokoknya, di kehidupan ini aku tidak akan menjadi lemah, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama, dan kupastikan mereka akan menyesal atas perlakuan mereka selama 5 yang lalu!" Isak Karamoy.
"Paman tahu, paman mendukungmu," Semuel berbicara meski dia sama sekali tidak mengerti dengan apa yang baru saja dikatakan oleh keponakan angkatnya.
Tapi melihat bagaimana cara Karamoy menangis begitu sedih, maka dia hanya bisa menghibur perempuan itu.
"Terima kasih Paman, aku sangat beruntung memiliki paman yang pengertian." Karamoy menjawab dengan suara menahan isakan.
"Paman juga senang memiliki perempuan sepertimu hidup aman. Jadi sekarang berhentilah dan menangis dan kita lanjutkan makan malam." Semuel berbicara sembari mengusap airmata Karamoy.
"Terima kasih Paman." Jawab Karamoy.
Keduanya melanjutkan makan malamnya. Setelah selesai, Karamoy membereskan piring-piring itu sementara Semuel sudah kembali ke ruang kerjanya.
Pria itu duduk sembari memandangi fotonya bersama Karamoy, 'Apakah ini artinya Karamoy sebenarnya ditakdirkan bersamaku?'
Samuel kembali mengingat bagaimana Karamoy menolak lamaran itu dan sama sekali tidak terlihat tertekan setelah lamarannya dibatalkan.
Artinya,, Karamoy tidak memiliki perasaan pada Avandra, lalu,, pada siapa Karamoy menaruh rasa?
terimakasih untuk tulisan indah mu thor
suka semua.top deh.
cmn ada satu yg mgok d tgh jaln mf ya🙏🙏😁😁.