Indonesia
NovelToon NovelToon
Belahan Jiwa

Belahan Jiwa

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: sriajhani

Menghilangnya Sari di hari itu membuat Kevin kalang kabut membuat hilang semangat hidupnya, Kevin tak mau kehilangan sari untuk yang kedua kali.
Siang itu tak sengaja Kevin melihatnya di sebuah toko dengan kondisi yang sangat kacau membuat Kevin kembali mendekatinya dan mencari tahu apa yang terjadi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sriajhani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Setelah pak Edi berbicara panjang lebar mengenai perpindahan dan terjadinya penjualan aset kampus dan Yayasan. Kevin di minta untuk memperkenalkan diri kepada semua anggota rapat saat ini.

Kevin berdiri di depan dan memperkenalkan dirinya, dari sekian banyak anggota rapat hanya direktur yang tidak hadir, " mohon maaf sebelumnya, mulai hari ini saya yang akan ambil alih manajemen di kampus ini, dan mulai hari ini kita akan bekerjasama untuk kelangsungan kampus dan juga karir bapak- bapak dan ibuk-ibuk semua, jadi saya mohon kerjasamanya, saya hanyalah mahasiswa biasa di kampus ini dan masih tahun satu, jadi saya mohon profesional sebagai dosen dan mahasiswa", kata Kevin.

Setelah rapat di bubar, Kevin meminta ibuk Rika untuk menemuinya, dan menyerahkan satu laporan keuangan untuknya. Ia menunggu dengan tenang, sampai laporan itu di terima setelah Kevin melihat ada keganjilan di laporan itu dan ia bertanya langsung.

" Buk kenapa ada perbedaan disini, dan ada pengeluaran yang sama dan itu nominalnya tidak lah kecil, kemana perjalanan ini", tanya Kevin.

Akhirnya Kevin minta pengeluaran yang detail dari tiga tahun terakhir dan itu harus siap besok, Rika merasa kurang senang dan akhirnya pamit mundur diri dari ruangan Kevin. Kevin mulai minta data keseluruhan mahasiswa yang aktif sehingga bisa di tafsirnya uang masuk awal tahun ini, hanya dalam hitungan jam semua data di tangan Kevin, dan semua di pelajari dengan cepat, dalam satu tahun kampusnya kembali jaya dengan berlimpah mahasiswa.

......

Kini ia harus kembali ke di Italia untuk melihat neneknya yang sakit, tapi dalam waktu yang tak di tentukan, lamakah dia disana atau sebentar, malam di mana ia ketemu sama papanya di pesta Reno membuatnya tidak tenang tapi demi Sari gadis yang di cintainya pada pandangan pertama membuatnya bisa melupakan kemelut dalam keluarganya. " Sari aku merindukanmu", bisik Kevin. Tidak perlu menunggu lama pesawat yang di tumpangi perlahan meninggalkan bandara.

........

Sementar Sari sangat betah dengan pekerjaannya, banyak kariawan yang terkesan dengan kebaikan kan kelincahannya dalam bergaul, ibu Nana selalu mengajari dengan baik, begitu juga dengan Sari sampai pada satu keputusan yang diambil oleh Nana. Sari yang akan menjalankan kontrak kerja sama dengan perusahaan Randi.

"Sari, proyek kerja sama kita dengan pak Randi, disetujui oleh pak Kevin dan dari pihak perusahaan kamu yang pergi, cuma kamu yang bisa pergi kesana, harus mulai belajar dari sekarang", kata buk Nana.

Sari membayangkan ia akan kerja jadi kuli bangunan disana, angkat batu, angkat pasir dan lainnya, pasti akan sangat berat sekali pekerjaa yang di berikan buk Nana padanya dan ia pun komplen sama buk Nana. "Mana bisa begitu buk, Sari disini kerja bagai tenaga kebersihan bukan kuli bangunan, lagian yang jadi kuli itu anak cowok bukan anak cewek, masa iya buk cewek cantik begini jadi kuli, apa kata orang buk", dengan wajah memelas sama buk Nana.

"Kamu itu tidak bisa mengelak, karna ini perintah dan kamu nanti akan tetap pergi, besok kamu di antar pak Yanto setiap hari ke sana, dan pulang pun di jemput pak Yanto sopir kantor", kata Nana.

"Buk jangan lah saya buk, cari yang lain aja, pak Ujang kan ada, bisa minta pak Ujang aja yang kesana, pak Ujang punya motor, jadi tidak harus di antar jemput sama pak Yanto, biar hemat buk, jadi pak Ujang aja ya buk", kata Sari.

" Keputusan sudah bulat tidak bisa di ganggu gugat jika kamu gan mau berarti kamu out dari sini, nah jika kamu keluar terus kamu mau makan pakai apa, kamu bayar kos kamu bagaimana kamu udah hutang lo sama perusahaan 150 juta", kata buk Nana.

150 juta,banyak banget saya aja gak ada pegang uang sebanyak itu, di dompet saya hanya ada uang 400 ribu, mana mungkin aku punya hutang segitu banyak yang bayar kos satu tahun cuma 9 juta, itupun pak Kevin yang bayarkan, atau jangan-jangan. " buk kok bisa sebanyak itu buk hutangnya, aku tak pernah ngutang keperusahaan ibuk, ibuk mah kelewatan sama saya, lagian buat apa uang sebanyak itu buk", kata Sari.

"Jadi bagaimana mau ikut atau harus bayar sekarang", ancam buk Nana.

"Baiklah kalau begitu saya akan ikut, tapi kalau muka saya jadi hancur kena pasir tiap hari bagai mana buk, secara sayakan cantik dan kulit saya juga mulus, dan harus jadi kuli sampai proyek itu selesai", kata Sari sambil megang wajah dan kulit tangannya.

Melihat tingkah sari yang seperti itu Nana berusaha untuk tidak ketawa habis sangat lucu lihat wajahnya. "oke, berarti besok kamu sudah siap, dan karena kerjamu udah siap jadi kamu boleh pulang dan ingat persiapkan fisik dan mentalmu untuk kerja di proyek besok", kata Nana.

Sari agak mendekat ke arah Nana sambil berbisik " jadi besok saya tidak memakai baju seragam OB buk tapi pakai baju untuk ke lapangan kan, yang agak gimana gitu".

" Iya, jangan lupa bawa topi untuk menutup kepalamu, dan masker untuk menutupi wajahmu yang jelek ini", kata Nana sambil pemukul pipi sari di dengan pena.

Nana hanya tersenyum melihat tingkah Sari, Nana sengaja merekam percakapannya dan rekaman itu akan di kirim ke kevin untung Sari tidak tahu, agar Kevin tahu bagaimana cara ia mengajari dan mendidik Sari.

" Aaaakkkkk ..... aku tak mau jadi kuli bangunan, awas kamu pak Kevinnnnnnn.... aku akan bikin perhitungan dengan mu.....", kata Sari berteriak dengan sangat keras, sehingga kariawan lain pada keluar melihat Sari yang teriak-teriak. Hanya Nana yang tersenyum melihat Sari, yang lain pada bingung dan penuh tanda tanya apa yang terjadi.

Semua kariawan keluar melihat Sari yang berteriak dengan keras, satpampun berlari masuk kedalam kantor mendengar teriakan keras yang berasal dari dalam gedung, Sari baru sadar kalau dia jadi tontonan bagi kariawan lain, karena malu Sari berlari keluar kantor sekencang-kencangnya, sesampai di depan pos satpam ia berhenti dengan nafas ngos-ngisan, lalu ia duduk di dalam pos untuk menenangkan diri, sebelum pulang.

Beberapa kariawan bertanya pada buk Nana, tapi Nana diam saja dan terus berlalu kembali keruangannya, " Yes berhasil", kata Nana. Kamu masuk perangkap ku Sari, tapi dengan cara begini aku bisa membinamu, kamu masih terlalu kecil untuk menghadapi dan menjalankan amanat pak Kevin sayang, tapi tenang saja aku akan bantu kamu sampai kamu betul-betul siap untuk terjun langsung memimpin perusahaan ini.

Setelah itu Sari keluar dari pos satpam, ia langsung pulang dan istirahat, dari kantor ia naik angkot dan mampir ke pasar dulu beli topi untuk kerja besok, " Ya Tuhan kenapa mesti aku yang harus jadi kuli bangunan, mas Kevin benar-benar tega padaku, awas saja nanti kalau ketemu", kata Sari dalam hati.

Sari mampir dulu ke warung untuk beli nasi dan cemilan lainnya, setelah itu baru naik kelantai 2 dan masuk kekamarnya, ia ganti pakaian dengan baju rumah, dan langsung rendam kain kotornya, karena ia akan kerja jadi kuli jadi semua kerjaan di kos di siapkannya hari ini," besok aku pergi pagi pulang sore hari, berapa lama aku akan jadi kuli bangunan aku juga tak tau" katanya.

.............

Pagi sekali Sari sudah di kantor seperti biasa menyapu ngepel dan bikin kopi setelah jam 8 semua kerjanya selesai kembali ke gudang dimana pak Ujang sudah di sana duduk santai setelah capek bekarja," pak Ujang di suruh buk Nana ke lapangan nggak hari ini untuk jadi kuli?", tanya Sari ke pak Ujang.

"Tidak saya dengan cuma kamu aja sendiri dari sini untuk kesana", jawab pak Ujang.

"Pak Ujang jadi kuli itu susah gak sih" , tanya Sari.

" Ya susah nggak cuma berat, harus angkat pasir,batu, kayu, seng dan yang paling berat itu menggali tanah untuk pondasi, emang kamu kuat", tanya pak Ujang menakuti Sari.

Ponselnya berbunyi panggila dari buk Nana,

" Ya hallo buk, apa berangkat sekarang ke lokasi," tanya Sari.

"Memangnya kamu udah siap, dan dijemput dimana sama pak yanto", tanya buk Nana.

"Saya sudah dikantor buk, kerjaan saya dikantor udah beres dan mau ganti baju siap-siap mau kelokasi 10 menit lagi ya buk", katanya

"Oke , 10 menit lagi kamu keruangan saya di untuk ambil berkasnya",

"Siap buk bos perintah di laksanakan", jawab Sari.

Siap ganti baju Sari dengan percaya diri keluar dari gudang, melihat penampilan Sari yang berbeda pak Ujang ketawa-ketawa selain lucu dan juga kunyel sekali dandanannya, celana jeans usang yang robek, baju kaos oblongnya juga sangat lusuh di lapisi kemeja lengan panjang lengkap dengan topi, " Kenapa pak Ujang ketawa lihat sari, hari ini Sari akan kerja rodi jadi kuli di lokasi proyek barunya pak Randi, buk Nana minta sari untuk kerja disana, sejujurnya sari tak mau tapi karena hutang sari banyak sama perusahaan terpaksa sari ikut", Sari cerita ke pak Ujang dengan air mata berlinang dan hampir menangis.

Pak Ujang berdiri dan memegang pundak Sari, " Kamu pasti bisa jalani semua, secara kamu anak pak Ujang yang kuat, yang ceria dan yang penting semangat bekerja untuk melunas hutang-hutang kamu yang tak jelas itu", Support pak Ujang. Pak Ujang sudah menganggap sari seperti anaknya, kadang pak Ujang sengaja bawa makan banyak dari rumah untuk ia dan Sari semenjak sari Masuk kerja disana banyak pekerjaan pak Ujang yang diselesaikan oleh sari.

"Pak Ujang sari pamit ya", katannya.

"Ia, anak pak Ujang harus rajin kerja dan yang ikhlas jangan malas demi cita-cita, nanti pulang kerja kita karumah pak Ujang", kata pak Ujang.

"Serius pak Ujang kita pulang kerumah", kata sari

"Ia pak Ujang tungguin di sini ya",

"Oke bos kita nanti pulang bareng", dengan semangat Sari keluar dari gudang dan menuju ruang Buk Nana.

Lagi-lagi Sari bikin heboh di kantor hari ini dengan pakaiannya, kalau kemaren dengan teriakannya. ia terus menuju ruang buk Nana dan minta langsung ke buk Nana berkas itu, ia tak mau lama-lama di sana hanya akan menambah heboh kantor. " Buk mana berkasnya, saya mau berangkat sekarang, Habsi capek buk di lihatin mulu sama pegawai yang lain, emangnya saya topeng monyet apa di lihat rame-rame dan di ketawain", kata nya.

Nana ketawa sehingga semu yang ada di ruangan Nana juga ketawa lihat penampilan dan wajahnya yang memelas gitu," siapa yang tak akan ketawa lihat penampilan kamu kek gitu, emang kamu mau kemana kok kayak gitu, kamu itu mau ke lapangan untuk kerja, bukan mau jadi preman mau malak orang", jawab Nana.

" Lah saya mau kelapangan buat jadi kuli kan kalau mau terhindar dari debu, panasnya matahari ya begini,biar muka saya yang cantik ini tidak ternoda dengan debu dan pasir, nanti kalau kulit saya tergores apa ibu mau tanggungjawab", kata Sari bela diri.

"Ngga gitu juga kali ", jawab buk Nana dan mencibir ke arah Sari. Membuat Sari akin kesal dan jengkel. Nana memberikan map warna merah yang berisi copian kerja sama dan juga perincian belaja barang pada Sari, Beserta kartu ATM yang bebas pengambilannya dalam satu hari.

Kartu yang sama bentuknya yang di kasih Kevin waktu itu, di buka dompet dan di lihatnya kartunya sama yang pasti isi berbeda katanya. "Buk Nana kenapa saya yang pegang ini kartu itu kan kerjanya buk nana" katanya

Makin lama saya disini mereka akan semakin menertawakannya lebih baik ia berangkat sekarang, diambilnya map dan ATM itu sari pergi dari ruangan buk Nana. ia langsung ke parkiran mencari pak Yanto, dan dengan berlari kecil-kecil pak Yanto menemuinya, " Kita berangkat sekarang pak ke pak Yanto", dan mereka langsung masuk mobil dan meninggal kantor.

Dalam perjalan ke lapangan yang menghabiskan waktu 30 menit dengan jalanan yang padat, sehingga membuat Sari gelisah karena belum juga sampai di lokasi. sementara jam udah hampir jam 9, jam berapa nanti sampai di lokasi, " masih jauh gak pak Yanto, bisa-bisa saya di marahi lagi Samo pak Randi jika datang terlambat", katanya

"Dekat buk, kita udah masuk ke lokasi, apa nanti saya nungguin ibuk atau di jemput lagi ntar sore", tanya pak Yanto.

"Memang kerja pak Yanto hanya antar jemput saya saja, tak ada kerja lain apa?", tanya Sari.

"Saya hanya di gaji untuk antar jemput ibuk saja", katanya

"Pak bagaimana kalau bapak di sini saja kita kerja bareng, biar ada tambahan gaji bapak, saya malu pak masa iya, kuli bangunan di antar jemput, saya jadi malu pak", kata Sari.

"Tapi saya hanya jadi sopir saja buk, nanti buk Nana marah sama saya", kata pak Yanto.

" Ya bapak jangan bilang-bilang sama buk Nana, ini rahasia kita berdua, apa bapak gak bosan nungguin saya dari pagi sampai sore", bujuk Sari.

Akhirnya pak Yanto mau bekerja di proyek, dan Sari sangat senang karena ada teman di sana, dia tidak sendirian lagi.

1
Ayu Kartika II
sy gk hbis pikir sm sari rajin sholat tpi mau tinggal seatap tidur sekamar udh gtu berbuat yg dilarang sm agama trs hamil dinikahin mlh gk mau kabur"an mlh mikirin sttus bumi dan langit sdangkan dosa gk dipikirin sy jdi aneh sm sari jln pikiranya gk jelas susah dipahami thor berbelit" sekali,,,
sri wahyuni
mantap
Soni Putra
nyimak thor
Cakrabirawa Tarihoran
sumpah sihh ini novelnya bagus banget ...👍😭❤ tapi yg buat saya sedih author kga mw up gila gilaa. 😭😭
Ibune Jihan
lanjut dong
SoftMambo
Sudah kuduga, cerita ini emang asik!
LiveChic
Yang punya daya tarik bukan magnet aja. Tapi karya author juga, lho! Hahaha.. semangat lanjut kak!
margoandme
Makin seru nihh!! Aku pun kepo!!
infintesoul
Karena pake bahasa sehari2 aku jadi gampang ngerti! Lanjut thor!
TickleStar
Thor ada lanjutannya kan? *Ada sayang ada!! Tuh kan si author bikin gemes deh! :*
Cinta Misnaming
Tuh kan bersambung :( aku nungguinnya kaya nunggu doi yang turun dari langit #Ea sehari berasa seribu tahun~
Cinta Insta
Se daebak itu! Aku bakal terus menunggu lanjutannya Thor! Semongko!
Sri Wahyuni: makasih supportnya cinta, semoga puas dengan hasil karya perdanaku
total 1 replies
Prabu Marbun
thooorr.he authorrr😆 up lge dong thorr. yg bnyakk😍😍 smangattt thorrr😘
Sri Wahyuni: secepatnya gan. semoga suka dengan karya perdanaku. makasih
total 1 replies
Ibune Jihan
lanjut terus
Ibune Jihan
lanjut dong
Sri Wahyuni: ok. siap.bosku.. semoga suka dengan karya perdanaku.
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!