Indonesia
NovelToon NovelToon
Anak Kandung Yang Tersisikan

Anak Kandung Yang Tersisikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Saudara palsu
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nadia Papendang

Klarissa anak kandung dari keluarga yang cukup kaya raya, namun sejak sepupunya datang dan di angkat sebagai anak angkat oleh kedua orang tuanya, Klarissa Tersisikan.

Kedua orang tuanya mengabaikan dan tidak peduli, saudara-saudara kandungnya, pacarnya bahkan sahabatnya tidak ada yang peduli pada Klarissa bahkan mengabaikannya.

Mampukah Klarissa hidup dalam keterabaian dari orang-orang terdekatnya??...
Apakah masih ada yang peduli pada Klarissa?...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nadia Papendang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 09

Beberapa saat kemudian setelah beberapa kali Klarissa memasukkan bola ke ring, "Kak... Izin sebentar... Mau ke toilet!" Ujar Klarissa

Vano mengangguk, begitu pula dengan teman-teman yang lainnya. Klarissa berjalan menuju toilet, Kirana tersenyum licik melihat Klarissa ke toilet. "Kak Morgan... Kirana ke toilet bentar ya!" Tutur Kirana

Morgan mengangguk "Mau ditemenin nggak?" Tanya Aldy orang yang paling care pada Kirana

Kirana menggelengkan kepalanya "Kirana sendiri aja!" Jawab Kirana

Mereka mengangguk, Kirana masuk kedalam toilet, saat Kirana masuk selang beberapa menit Klarissa keluar dari toilet karena urusannya sudah selesai. Klarissa berlari menuju lapangan kembali meneruskan main basket "Kak... Kita lanjut lagi!" Teriak Klarissa girang.

Geng warior melihat Klarissa berlari dari toilet ke lapangan dengan senyum Kegirangan, Klarissa main basket lagi-lagi Klarissa memasukkan bola ke ring membuat siswa yang menontonnya bertepuk tangan karena Klarissa beberapa kali memasukkan bola ke ring. Tapi Aldy seolah khawatir dengan Kirana ya... Mula dari Kirana ngak keluar dari toilet!" Ujar aldy

"Kita susulin yuk!" Ujar Panji

Geng warior berjalan menuju toilet, sesampainya di toilet mendengar orang menangis "Kirana... Lo didalam?" Teriak Aldy

"Kak... Tolongin Kirana... Hiks... Hiks... Hiks...!" Ujar Kirana

Deg

Aldy dan lainnya panik lalu mereka menerobos masuk kedalam toilet "Kirana... Lo dimana?" Tanya Aldy

Bruk... Bruk... "Disini kak!" Ujar Kirana

Mata Aldy dan geng warior lainnya membulatkan matanya karena pintu toilet dikunci dari luar "Brengsek... Siapa yang kunciin lo Kirana!" Tanya Panji

Aldy membuka pintu toiletnya lalu Kirana keluar dari toilet dengan baju yang basah di sekujur tubuhnya, dia seperti orang menggigil "Hiks... Hiks... Hiks... Dingin kak!" Ujar Kirana

Membuat Panji, Aldy, dan Dino mengepalkan tanganya "Jawab yang jujur siapa orang yang ngelakuin ini ke lo?" Tanya Aldy

Kirana menggelengkan kepalanya "Hiks... Hiks... Hiks... Karina nggak tau kak...Kirana

Aldy mengepalkan tangannya "Gue tau yang ngelakuin ini ke lo siapa!" Ujar Aldy

"Emang siapa?" Tanya Panji

"Pasti Klarissa, gue lihat tadi dia keluar dari toilet dengan tawa kegirangan kalian lihat nggak?" Tanya Aldy

Mereka menggangguk "Tapi kayaknya bukan Klarissa!" Ujar Arthur

"Lo lihat dari tadi ada yang masuk selain Klarissa?" Tanya Aldy

Arthur menggelengkan kepalanya "Berarti bener emang Klarissa pelakunya!" Ujar Aldy

"Iya gue setuju, tadi dia melihat morgan dan Karina bergandengan tangan mungkin Klarissa kesel, lalu melakukan tindakan ini ke Kirana!" Ujar Panji

"Gue setuju kak!" Ujar Dino

Mereka menggepalkan tangannya lalu keluar dari toilet, Aldy menuntun Kirana begitu juga Morgan memegang tangan Kirana yang menangis. Panji dan Dino berlari menuju lapangan menemui Klarissa, Panji menyeret Klarissa ke pinggir lapangan lalu menamparnya kencang PLAKKK.... "Brengsek lo!" Ujar Panji

Klarissa memegang pipinya yang kebas dan sudut bibirnya mengeluarkan darah, Klarissa memandang Panji"Ada apa... kenapa tiba-tiba menamparku?" Tanya Klarissa

Dino menarik kera baju Klarissa "Lo mau main-main dengan kita?" Tanya Dino dengan mata melotot.

Klarissa kebingungan tidak mengerti mengapa kakak-kakaknya sendiri menampar bahkan terlihat sangat marah "Ada apa... Aku ada salah apa lagi?" Tanya Klarissa

"Lo bener-bener ya... Lo kesel lihat Morgan sama Kirana jadinya lo lampiasin ke Kirana hingga dia begitu?" Tunjuk Panji kearah Kirana yang terlihat menangis bajunya basah

Klarissa memandang wajah Karina"Ck... Kalian nuduh gue lagi?" Klarissa tersenyum getir

"Brengsek... ngaku lo!" Teriak Aldy

"Gue nggak ngelakuin apa-apa!" Ujar Klarissa

Mata Dino melotot kearah Klarissa "Ini yang membuat kita benci ke lo, lo iblis bermuka dua... Gue bilang ngaku lo atau gue laporan ke papa dan mama biar lo dihukum papa!" Tutur Panji.

Klarissa tersenyum "Lo mau gue bilang gimana, gue nggak ngelakuin apa-apa sama dia, kenapa kalian nggak percaya gue, gue lho saudara kandung kalian... Apa muka gue kelihatan seperti penjahat?" Tanya Klarissa dengan mata memerah

"Lo emang iblis bermuka dua, oke kalau lo nggak ngaku gue aduin masalah ini ke BK!" Ujar Aldy

Klarissa menggelengkan kepalanya "Gue nggak percaya kalian mau ngelakuin itu ke gue, kalau gue bilang gue difitnah kalian percaya?" Tanya Klarissa

Mereka menggelengkan kepalanya "Gue nggak percaya lagi sama omongan lo... Lo itu iblis, lo masih marah karena Morgan mutusin lo?" Tanya Dino

Klarissa tersenyum "Mutusin... Gue yang mutusin ngapain gue harus marah, gue udah stop menaruh perasaan ke dia sekarang terserah dia mau dengan cewek siapapun gue nggak perduli!" Ujar Klarissa

"Ck... Drama queen lo, ayo kak kita seret dia keruang BK!" Ujar Dino

Panji mengangguk menyeret Klarissa seperti menyeret seorang maling, Klarissa menahan sesak lagi-lagi dituduh bahkan lebih tepatnya difitnah. "Ya allah... Sebenarnya apa salahku kenapa harus mereka yang bertindak ini kepadaku... Kenapa kakak-kakakku sendiri yang melakukan ini, kenapa tidak orang lain saja... Ini terlalu menyakitkan ya allah!" Batin Klarissa

Sesampainya diruang BK ada bu dwi "Ada apa ini ribut-ribut?" Tanya bu dwi

"Cewek ini sudah membully adik kita bu... Lihat Kirana bu!" Tutur Panji

"Lho kamu kenapa Kirana?" Tanya bu dwi

"Hiks... Hiks... Hiks... Saya di kunciin dari luar toilet bu, lalu disiram hingga seperti ini!" Tutur Kirana

Bu dwi menatap Kirana dan Klarissa "Kalian bertengkar... Bukannya kalian saudaraan?"

Tanya bu dwi

"Saya nggak ngelakuin itu bu!" Singkat Klarissa

"Bohong bu... Dia yang ngelakuin itu, tadi saya melihat Klarissa keluar dari toilet tersenyum kegirangan berlari ke lapangan!" Tutur Aldy

"Klarissa... Jadi kamu yang melakukan ini pada Kirana?" Tanya bu dwi

"Sumpah bu... Saya memang dari toilet tapi saya tidak pernah melakukan itu...

Mereka memfitnahku!" Ujar Klarissa

"Fitnah kamu bilang... Mereka melihat ditoilet tidak melihat siapa-siapa bu, kalau bukan dia yang melakukan itu apa mungkin hantu ditoilet yang melakukan itu pada Kirana!"

Ujar Aldy

"Kalau Kirana sendiri yang menyiram air ke bajunya bagaimana?" Tanya Klarissa

"Hiks... Hiks... Hiks... Gue nggak segila itu Klarissa!" Tangis Kirana

"Terus lo nuduh gue gitu, kalian juga nuduh gue, oke kalau kalian percaya kalau gue yang ngelakuin itu... Terserah kalian!" Ujar Klarissa

"Jadi kamu yang melakukan ini Klarissa?" Tanya bu dwi

Klarissa tersenyum karena sudah percuma mengelak dengan tindakan yang tidak dilakukannya terpaksa Klarissa mengangguk agar masalah ini tidak tambah ruwet "Maaf... Gue yang ngelakuinnya, iya bu saya yang melakukannya jadi mau bagaimana lagi harus saya kan yang menanggung semua karena nggak ada siswa yang masuk kedalam toilet!" Ujar Klarissa

Bu dwi memandang Klarissa lekat "Kamu atau bukan Klarissa?" Tanya bu dwi

"Sudahlah bu... Dia sudah mengakuinya tadi, ibu harus hukum dia!" Tunjuk Aldy

Klarissa tersenyum getir "Sekarang percuma mereka tidak ada yang percaya denganku, selamat kalian udah membuat gue semakin benci sama kalian!" Batin Klarissa

Tiba-tiba Kirana pingsan "Kirana!" Ujar Morgan

Morgan menggendong Kirana ke UKS, sementara kakak-kakak Klarissa masih berada diruang bk.

1
Kasih Bonda
next Thor semangat
Ayunda Marbun: mantap deaa, tp gw capek liat othor ny lama kali up, nunggu pergantian hari lama tau gk
total 1 replies
Suanti
penasaran selanjut nya 🤣🤣🤣
bagus dea siksa puas2 dulu baru jeblos kan ke penjara keluarga beni dan untuk dea bakal menyesal setelah tau keluarga beni kerja sama dgn al mau menghancur kan org tua nya 🤭
Kasih Bonda
next Thor semangat
Mulyani
aaaaa sebentar amat tuuuuu😭😭😭
Nda_Zlnt
lanjut thor
Suanti
setelah terbongkar kebusukkan kejahatan keluar gita dan al jeblos kan ke penjara 🤭🤣
Yani Yan
aku menunggu tamat nah..nyaman ada cerita baru lagi..semanggat
Kasih Bonda
next Thor semangat
Mulyani
iy Allah lanjut dkit amat sih ka jdi geregetan ka
Nda_Zlnt
lanjut thor
Suanti
queen/dira beri pelajaran ke yuna biar kapok sekalian gita dan beni suami nya 🤭🤣🤣🤣
Kasih Bonda
next Thor semangat
Nengsih ning
anak pembantu aj gk tau diri... lagaknya dh ky majikan seenaknya aj bilng harus hukum Nadira..... woyyyy nyadar diri km tuh siapa di situ 😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Nengsih ning
senang rasanya hati ini mengingat bgimna Nadira d perlakukan layaknya anak babu oleh kakak nya sendiri deo... sangat kesal ..tp skrg sudah ad dea yg bakal menjaga nya... terimakasih Dea ingatanmu sudah kembali...jaga adik mu baik " jangn smpe sedih dan menderita lagi
Kasih Bonda
next Thor semangat
Nda_Zlnt
benci banget sama deo, mati ajalah dia
Kasih Bonda
next Thor semangat
Nengsih ning
kake dan nenek nya Nadira kan dr kedua belah pihak sm sm ky...masa gk tau keadaan cucu nya yg menderita tanpa Nadia bilng pun... pasti dh paham dong bgimna keadaan nya Nadira di lihat dr pakainya tanpa Nadira harus bicara sm kake nenek nya jg😮‍💨😮‍💨😮‍💨
Deeva Satrya: nanti Nadira jg ktemu sm keluarga di RS luar negeri dmn Nadira di rawat,,disitu terbongkar smua kelakuan. si deo bego itu si deo siftnya nurun derel logika GK main tolol bego bodoh untuk si deo siap siap nanti km bkal di rajam sm mm km Nadia dan quen akan tau jati diri sebenarnya,,Krn dr kecil dea dan Nadira mirip Sprti kembaran selisih umur 10 bulan,,
total 2 replies
Mulyani
lanjut dooong ka
Kasih Bonda
next Thor semangat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!