Indonesia
NovelToon NovelToon
Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Terlahir Kembali Dengan Mata Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:22.8k
Nilai: 5
Nama Author: Ichageul

Saka mengalami kecelakaan tragis. Mobilnya menabrak pembatas jembatan lalu terjun bebas ke sungai dan meledak.

Ajaibnya Saka masih hidup. Namun saat membuka mata, dia terbangun di tubuh orang lain. Saka hidup dalam tubuh Aryan, pria yang mengalami kecelakaan di hari yang sama dengannya.

Setelah selamat dari kecelakaan tragis, hidup Saka berubah seratus delapan puluh derajat. Bukan saja harus menjalani kehidupan orang lain, matanya juga bisa melihat kilatan masa depan.

Saka bisa melihat kejadian buruk di masa depan. Kejadian yang memaksanya ikut campur dalam takdir seseorang. Dan membuka tabir rahasia tentang kematiannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ichageul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kecurigaan dan Kebohongan

“Aku sempat melihat pisau yang disembunyikan olehnya,” Saka terpaksa berbohong. Sekali lagi, pria itu masih belum mempercayai siapa pun untuk saat ini.

“Benarkah?” Firlan terlihat tidak percaya mendengar jawaban Saka.

Pria itu menyandarkan punggungnya ke kursi lalu melipat kedua tangannya di depan dada. Sementara pandangannya terus tertuju kepada Saka.

“Lalu bagaimana kamu tahu kalau dia akan menyandera bosmu?”

“Aku hanya menebaknya. Pasti dia akan memilih orang yang mudah terancam olehnya. Lebih mudah baginya menjangkau atasanku dibanding orang lain.”

Meski yang dikatakan Saka terdengar masuk akal, pria itu tetap belum bisa mempercayai jawaban Saka. Dia masih merasa Saka menyembunyikan sesuatu darinya.

“Aku tidak yakin jawaban yang kamu berikan adalah yang sebenarnya.”

“Terserah Anda mau percaya atau tidak.”

Firlan mengubah posisi duduknya. Sekarang posisinya condong ke meja. Matanya terus ke arah Saka dengan tatapan serius.

“Tiga kejadian, tiga kasus berbeda, tetapi hanya ada satu kesamaan, yaitu kamu. Apa kamu pikir semua itu hanya kebetulan?

Dan jangan kamu pikir aku mempercayai semua yang kamu katakan tadi. Jadi, katakan yang sebenarnya.”

“Saya bisa saja mengatakan kebenarannya, tapi pertanyaannya, apa Anda akan mempercayai apa yang saya katakan.”

“Coba saja. Kita lihat seberapa masuk akal jawabanmu.”

“Aku tidak suka coba-coba.”

Merasa sudah cukup lama menghabiskan waktu di kantor polisi, Saka langsung bangkit dari duduknya. Dia menatap Firlan. “Aku sudah mengatakan apa yang harus kukatakan. Jadi sudah waktunya aku pergi.”

Saka langsung berbalik, bermaksud hendak pergi. Namun Firlan menahannya. “Tunggu!”

Saka kembali membalikkan tubuhnya. “Apa masih ada yang ingin Anda tanyakan?”

“Berikan nomor ponselmu.”

“Untuk apa?”

“Supaya aku lebih mudah mengawasimu.”

Saka hanya mendecak saja. Namun akhirnya dia menuliskan juga nomor ponselnya di secarik kertas lalu menyodorkannya ke dekat Firlan.

Tanpa membuang waktu Firlan langsung menyimpan nomor ponsel Saka. Pria itu juga langsung menghubungi nomor Saka.

Saka dapat merasakan ponsel di saku celananya bergetar. Saat dia mengambil ponselnya, tampak sederet nomor tak dikenal di layar ponselnya.

“Itu nomorku. Jika kamu sudah siap mengatakan yang sebenarnya, hubungi aku.”

“Jika Anda sudah siap mendengar jawaban saya, baru saja akan menghubungi Anda,” balas Saka. Setelah itu dia keluar dari ruangan Firlan.

Saka berpapasan dengan Revan yang juga baru selesai memberikan keterangan. Dirga yang duduk menunggu bergegas mendekati atasannya. “Sudah selesai, Pak?” tanya Dirga kepada Revan.

“Ya. Bagaimana denganmu?” Revan menatap Saka.

“Ya, sudah selesai.”

“Kalau begitu, kita kembali ke kantor,” putus Revan.

Ketiga pria itu segera keluar dari kantor polisi. Dirga dengan cepat membukakan pintu penumpang bagian belakang untuk Revan. Setelahnya Dirga segera duduk di belakang kemudi, sementara Saka duduk di sebelahnya.

“Ar, kenapa kamu bisa ada di kantor polisi?” tanya Dirga yang masih penasaran.

“Tadi aku nggak sengaja ikut campur urusan rumah tangga orang.”

“Maksudnya?”

“Ada laki-laki yang ambil anak yang lagi jalan sama ibunya. Aku pikir tuh orang mau nyulik, aku langsung selamatin tuh anak. Malah sempat mukul tuh orang. Eh nggak tahunya itu bapaknya tuh anak. Makanya dilaporin ke polisi dengan tuduhan penganiayaan.”

“Hahaha!”

Suara tawa Dirga langsung terdengar. Kemarin Saka mengatakan ditampar perempuan gila, sekarang dibawa ke kantor polisi karena memukul orang. Kenapa nasib sahabatnya ini apes sekali?

“Terus soal Pak Revan yang mau disandera, kamu tahu dari mana?”

Revan yang sedang memejamkan mata, segera menajamkan telinga. Selain Dirga, dia juga cukup penasaran.

Mengapa Saka bisa tahu jika dirinya hendak disandera? Tadi dia mendengar dengan jelas peringatan Saka kepada petugas polisi.

“Aku sempat lihat dia sembunyiin pisau. Aku nebak aja sih kalau dia bakalan sandera Pak Revan. Karena nggak mungkin kalau dia menyandera polisi. Pasti bakal langsung dilumpuhkan.”

Jawaban yang diberikan Saka terdengar cukup masuk akal. Dirga pun langsung mempercayainya. Tetapi tidak dengan Revan. Pria itu merasa masih ada hal lain yang disembunyikan Saka.

Apa yang dilakukan Saka menarik perhatian Revan. Dia merasa Aryan alias Saka memiliki keistimewaan tersendiri.

Sebelumnya Revan tidak pernah tertarik pada Aryan. Di matanya Aryan hanyalah karyawan biasa.

Namun sejak insiden tadi, Revan merasa ada yang berbeda dengan pria itu. Biasanya instingnya tidak pernah salah.

***

Tepat pukul delapan malam Saka meninggalkan pool taksi. Karena insiden yang terjadi hari ini, dia terpaksa pulang lebih lambat.

Dirga yang membawa sepeda motor menawarkan tumpangan pada Saka tetapi ditolaknya. Saka ingin pulang menggunakan transportasi umum sambil menenangkan pikirannya.

Saka duduk melamun di bangku belakang. Bus yang ditumpanginya ini tidak terlalu penuh. Hanya saja Saka lebih senang duduk di belakang.

Perjalanan terpaksa berhenti karena bus tiba-tiba berhenti. Sang sopir tidak bisa melanjutkan perjalanan karena mesin bus panas. Sopir meminta penumpang turun dan naik ke bus berikutnya.

Jaraknya sekarang ke rumah tinggalnya hanya tinggal satu kilometer lagi. Saka pun memutuskan pulang dengan berjalan kaki.

Sepanjang jalan, matanya memandangi deretan toko yang berada di sisi kiri trotoar. Daerah tempat tinggalnya memang terdapat banyak toko. Mulai dari toko yang menjual makanan, alat elektronik, pakaian, dan gadget.

Langkah Saka terhenti ketika melihat seorang perempuan duduk sendiri di sebuah toko cake and pastry. Wajah wanita itu tampak sendu. Matanya terus melihat layar ponsel di tangannya.

“Yura,” gumam Saka.

Jantung Saka berdetak tak karuan saat melihat Ayura, wanita yang sangat dicintainya. Dia sudah lama mengenal Ayura, tetapi hubungan mereka hanya sebatas teman.

Sampai akhirnya setahun yang lalu Saka menyatakan perasaannya.

Gayung bersambut, Ayura menerima pernyataan cinta Saka. Hubungan pertemanan berubah menjadi hubungan asmara.

Enam bulan berpacaran, Saka memutuskan melamar Ayura. Dia ingin segera meresmikan hubungan mereka ke jenjang pernikahan.

Namun jawaban Ayura benar-benar di luar dugaannya. Wanita itu menolak lamarannya.

Bukan itu saja, sehari setelah menolak lamarannya, Ayura menghilang begitu saja. Saka berusaha menemukan Ayura, tetapi tidak membuahkan hasil.

Saka sampai menyewa jasa detektif swasta untuk mencari jejak Ayura. Enam bulan mencari, akhirnya Saka mendapat titik terang.

Detektif swasta yang disewanya mengatakan sudah menemukan Ayura. Rencananya mereka akan bertemu sebelum mendatangi Ayura.

Namun sayang, sebelum Saka sampai di lokasi pertemuan, kecelakaan menimpanya. Karena kecelakaan itu Saka kehilangan nyawanya.

Secara ajaib dia kembali hidup tetapi bukan di tubuhnya, melainkan di tubuh orang lain.

Didorong kerinduan, Saka memutuskan masuk ke dalam toko kue tersebut.

Baru saja dia melangkah masuk, Saka menangkap suara lirih Ayura. “Mas Saka … I miss you,” ujarnya sambil mengusap foto Saka di layar ponsel.

“Ay,” panggil Saka. Sontak Ayura mengangkat kepalanya. Dia menatap bingung kepada pria yang berdiri di hadapannya. Ayura sama sekali tidak mengenali Saka yang sekarang.

Melihat Ayura yang diam saja, Saka langsung mendekat sambil berkata, “Ini aku, Ay.”

“Kamu … siapa?” tanya Ayura bingung.

***

Saka lupa udah jadi Aryan🤭

1
tehNci
Jujur ajalah Saka... Siapa tau, Dirga dan Firlan bisa mbantumu mengungkap kejahatan Baskara lebih cepat dan bang Indra bebas dari tuduhan pelaku penggelapan pajak
yula
💪💪💪💪💪thor
ismi
jujur saja saka,bahwa jiwamu tertukar dengan aryan
Ria alia
Kalo saka jujur apa mrka akan percaya ?🤔
fifia
dah lah jujur wae
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sakaaaa inget tubuh mu adl aryan
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
mantan CEO koq dilawan🤣🤣
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
ntah Bun...
bentar mau ambil air sama baskom...
mau di liat lewat media air dlm baskom... apakah bisa keliatan gk ya .... Saka mau jujur apa mingkem 😂
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
plus plus
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
hayooo lohh..... Saka kamu mau jawab apa tentang pertanyaan yg Firlan ajukan 🤔
apakah mau jujur kau...ato kau masih mau ngeles blom mau terbuka 😔
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
tiga serangkai bersatu padu....kerja sama....saling bantu... semoga kamu gk knp np ....setelah istirahat bisa pulih kembali ya Saka...aamiin 🤲🏻
jangan bikin in cemas pembaca Ka....kamu itu kuat dan dgn keyakinan seyakin-yakinnya pasti kerja kerasmu akan membuahkan hasil /Determined//Determined//Determined/
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🤎⃟dí́ժαհᄂ⃟ᙚ🥑⃟𝐐⃟❦♬⃝❤
gk ada mendingnya ya Bani.... mundur kena maju kena😔
Euis Sri
jujur aja,.Dirga dan Firlan orang baik dan tulus,.biar ada yg bantuin klo Saka dalam kesulitan,.😅
Febri Nayu
jujur ae wees Yo kan Yo kan .. Ben enak wadul e wkwk
Febri Nayu
hayoo looo kepiye wes Iki wess
vania larasati
lanjut kak
yula
💪💪💪💪💪thor
RosMa🌹🌹🌹
makin keren ini Saka..
RosMa🌹🌹🌹
Dirga,..mempan gak ya rayuannya 😅😅
Ayuk Witanto
penglihatan tentang baskara pastinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!