Indonesia
NovelToon NovelToon
BERBAGI CINTA: Aku Tak Rela

BERBAGI CINTA: Aku Tak Rela

Status: tamat
Genre:Patahhati / Nikahmuda / Balas Dendam / Poligami / Menantu Pria/matrilokal / Tamat
Popularitas:739k
Nilai: 4.1
Nama Author: bil bil

Salsa merupakan seorang gadis pekerja keras dan juga, memiliki sifat yang sangat cuek dan ketus terhadap laki laki.

Ia selalu memegang prinsip sukses dulu, nikmatin masa muda dengan tenang,
setelah puas baru menikah.

Salsa merupakan anak tunggal dari seorang pengusaha yang cukup lumayan sukses.

Namun karna ibunya sudah meninggal, Ayah nya kini telah menikah lagi dengan seorang janda yang memiliki 1 anak perempuan yang usia hanya berbeda 1tahun dengan Salsa yaitu 22 tahun. Sedangkan kini Salsa berumur 21 tahun.

Salsa dijebak oleh ibu tirinya, dan membuatnya menjadi diusir oleh ayah nya sendirim

Menjalani hidup dengan luntang lantung tak tau arah, dan sialnya ia malah berjumpa dengan seorang pria yang sangat dingin melebihi dinginya kutub utara.

Entah takdir apa yang mempermainkan Salsa yang membuat nya berjodoh, dengan manusia es itu.

Disaat Salsa sudah mulai mencintai pria itu, rumah tangga mereka diuji dengan hal yang tak terduga, yang mengharuskan Salsa memiliki seorang madu. Hal yang tidak pernah sama sekali di pikirkan oleh Salsa, untuk hadir di tengah tengah keluarga mereka yang kini masih hangat hangat nya.

Kini telah hadir dengan sendiri nya tanpa diminta.

Gimana penasaran! Cepat baca, aku maksa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bil bil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Flasback on lll

"Huft..." 'Suara hembusan nafas kasar'

Jam kini sudah menunjukan pukul 04.00 subuh.

Dengan lunglai, Salsa bangkit dari duduknya.

Ia berjalan membuka pintu kamar, Salsa menuruni anak tangga menuju kearah dapur.

"Kenapa bisa setiap hari piring dan pakaian ini bertumpuk seperti gudang." gerutu Salsa.

Dengan terpaksa Salsa pun membawa pakaian-pakaian kotor yang menumpuk itu, untuk di cuci.

Setelah selesai di rendam, Salsa pun mulai mencuci pakaian-pakaian itu menggunakan tangan.

Karena memang Maya tidak mengizinkan Salsa mencuci menggunakan Mesin Cuci.

Dan itu semua dia lakukan karena sengaja.

"Dasar Kuntilanak gila! Awas saja kalian berdua, aku akan balas semuanya." gumam Salsa yang masih saja terus menggerutu.

*****

Salsa berjalan dengan tergesa-gesa, menuruni anak tangga.

Saat Ia melewati meja makan, Salsa melihat Nazwa yang kini tengah asyik dengan Hp nya. Dengan malas Salsa pun berjalan melewati Nazwa, dan berharap agar Nazwa tidak mencari masalah dengan nya. Karena pagi ini Salsa sangat terburu-buru, dan ada jadwal kuliah yang harus Ia kejar.

"Heh!" seru Nazwa.

"Apa?" ketus Salsa.

"Mau kemana lo pagi-pagi begini?"

"Pakek nanyak lagi, dasar bego! Udah tau gua makek baju kasual. Ya' mau kuliah lah! Buta mata lo?"

"Anj*ng!" Nazwa hendak menampar pipi Salsa. Tapi Salsa menangkis lengan Nazwa, dan menampar balik pipi Nazwa.

"Aw! Dasar perempuan enggak tau diri kamu." pekik Nazwa.

"Aaaa! Panas, panaaaasss!" jerit Salsa saat merasakan kulit nya yang sudah sangat panas, dan terasa seperti terbakar.

Maya menjambak kuat rambut Salsa.

"Apa kamu? Hah! Kamu itu cuman numpang disini. Jadi jangan suka membangkang. Kamu pikir kamu itu siapa? Hah!" ucap Maya penuh penekanan.

"Maya!" pekik Salsa.

"Kamu lah yang seharusnya tau diri. Kamu itu cuman wanita murahan, yang hanya bisa menggerogoti harta Ayah. Liat aja nanti aku akan balas semua perbuatan kalian berdua." balas Salsa.

"Hahaha!" 'Maya tertawa keras.'

"Oh ya? Hahaa! Akan aku nantikan saat-saat itu.

Apa Kamu pikir kamu bisa, Hah? Kamu itu jangan mimpi terlalu tinggi. Kamu liat Ayah kamu sekarang!

Lihat lah dia! Dia sudah seperti Anj*ng yang selalu menuruti perintah Tuan nya. Dan bahkan dengan bodohnya, Ayah mu mempercayai semua perkataan ku.

Aku bisa saja dengan mudah menghasut nya, untuk memberikan semua Ahli Waris nya kepada ku. Asal kau tau itu!" bentak Maya dan langsung menghempaskan dengan kasar kepala Salsa, hingga membuat Salsa jatuh tersungkur di lantai.

Salsa mencoba bangkit.

" Heh! " 'Salsa tersenyum miris'

"Maya, Maya! Kau lah yang seharus nya jangan mimpi terlalu tinggi. Sebaiknya, kau bersiap-siap lah untuk memikirkan

bagaimana cara nya agar kau bisa membiasakan dirimu untuk hidup menjadi orang miskin, supaya kau tidak terkejut nantinya. Atau mungkin kau ingin menjadi gelandangan saja? Agar kau tidak perlu susah-susah mencari makan. Karena kau tinggal meminta-minta di jalanan, tanpa perlu lelah-lelah berkerja."

"Diam!" bentak Maya.

"Kau lah yang seharusnya Diam Maya." Salsa membentak dengan nada yang lebih tinggi.

Hingga membuat Maya, dan juga Nazwa menjadi terdiam.

Salsa mengambil tas ranselnya yang terjatuh di lantai, dan hendak pergi.

Tapi sebelum Salsa keluar Ia kembali membalikan tubuhnya. Dan berkata.

"Kita lihat saja! Takdir siapa yang akan berpihak dan menang."

Setelah mengucapkan kata-kata keramat.

Salsa langsung pergi, dan menghilang dari hadapan Maya.

Nazwa langsung berjalan ke arah Maya.

"Mah! Gimana ini?" tanya nya

"Mama juga enggak tau."

"Mama sih! Sok-sok an berlagak berani dan nantangin Salsa. Padahal Mama sebenarnya panik, dan was-was kan?"

"Udah diem! Kamu ini bukan nya bantuin nyelesain masalah. Tapi malah nambahin beban masalah, dan juga beban keluarga." ketus Maya. Dan langsung pergi berlalu meninggalkan Putri nya itu.

"Loh, loh....! Mah!" Nazwa menghentak-hentakan kakinya di lantai. Karena kesal.

*****

"Dar!" panggil seseorang dari arah seberang sana.

Sasa menoleh kan kepalanya, dan melihat bahwa Sahabat nya kini tengah melambai-lambaikan tangan kearah nya.

"Sher!" Salsa berseru.

Setelah melihat ke kanan, dan ke kiri. Sherly langsung berlari menyebrang karena melihat kendaraan dijalan raya yang sudah kosong.

"Hay!" ucap Sherly.

"Aduh! Lho lama banget sih Dar." keluh Salsa.

"Iya, iya maaf! Kalau gitu yaudah ayo kita masuk ke Kampus! Entar telat."

Keduanya kini pun memasuki Gedung Kampus. Untuk memulai pelajaran.

*****

Sherly memasukan seluruh buku nya ke dalam tas, lalu menepuk bahu Salsa.

"Hey! Ngapain bengong? Yuk buruan! Kita pulang."

Dengan lesu, Salsa pun mengambil tas ranselnya, lalu memakai kan nya di punggung.

"Aduh! Kamu ini kenapa sih Dar? Tadi perasaan mukanya ceria. Ini kenapa udah berubah aja, kayak koran bekas." protes Sherly.

"Udah ah! Ayo buruan! Kamu jadi pulang gak sih? Bawel banget." Salsa langsung hendak pergi. Tapi sebelum itu Sherly langsung saja menarik tas ransel Salsa, hingga membuat Salsa jadi mundur lagi ke belakang.

"Eits, eits! Eits... Kamu mau kemana Darling?" cegah Sherly.

"Ya mau pulang lah! Emang nya mau kemana lagi?" ketus Salsa.

"Temenin aku ke Perpustakaan bentar Dar!" Sherly nyengir, dan menampakan gigi nya ke arah Salsa.

"Mau ngapain?" tanya Salsa polos.

"Mau beli martabak."

"Hah?"

Sherly langsung melotot.

" Ya' mau minjem buku lah Darling! Hiks, hiks...! Emang nya mau ngapain lagi?" balas Sherly prustasi.

"Hehe!" 'Salsa nyengir'

Salsa langsung mencubit kedua pipi Sherly, karena gumush melihat Sahabatnya itu. "Yaudah ayo Dar-dar!"

Ucapnya, dan langsung meletakan tangan Sherly ke lengan nya untuk di gandeng.

*****

"Dar!" panggil Salsa.

"Ye! Apa atuh?" jawab Sherly.

"Sebenernya kamu itu nyari apa sih Dar?" protes Salsa, yang dari tadi sudah lelah melihat Sahabat nya itu hanya mutar-mutar tidak jelas di Perpustakaan.

"Nyari buku lah!"

"Trus! Bukunya mana?"

"Ya' ini masih di cari Dar!"

"Udah dari tadi loh! Emang nya buku apasih yang kamu cari Dar?" tanya Salsa.

"Entah?" Jawab Sherly dengan entengnya.

Salsa langsung memelototkan matanya.

Salsa langsung menoyor jidat Sherly.

"Aw! Sakit Sa!" protes Sherly.

"Kamu ini bego apa gimana? Dari tadi aku nunggui kamu kayak orang gila. Tapi kamu dengan rasa tidak berdosanya malah bilang enggak tau jenis buku apa yang mau kamu cari?" protes Salsa.

"Aku lupa!" jawab Sherly dengan mulut mayun nya.

"Yaudah deh, kalau gitu besok aja nyari nya!"

ucap Sherly lagi.

"Ya." balas Salsa dengan mulut manyun nya.

"Eh, eh itu tangan lo kenapa Dar?" tanya Sherly yang baru ngeh, saat melihat tangan Salsa yang melepuh.

"Gak papa." jawab Salsa singkat.

"Eh! Enggak apa-apa gimana? Itu tangan kamu mblendung-blendung kayak orang bunting gitu kok." protes Sherly.

Sherly mengarah kan tangan meminta ke arah Salsa. Dengan tangan satunya yang Ia taruh di pinggang. " Jelasin!" ucap nya.

"Iya ntar." jawab Salsa.

"Dar-dar! Kamu berhutang penjelasan dengan Darling mu ini."

"Ya." balas Salsa singkat.

#Salsa#

#Sherly#

*Kalok Visualnya gak cocok menurut kalian Yasudah! Awalnya aku enggak ada niat buat ngasih Visual. Tapi kok tiba-tiba aja berubah pengen di kasih Visual. Jadi yaudah lah! Lanjut Tante. Terobos terossss!........."

1
Erna Lubis
perempuan goblok
Putri Banondari Banondari
awal aja udah tegang lanjuuut
Nadila Agustina
the real nyari mati si salsa
Nadila Agustina
kerem, luar biasa karya nya
Ony Syahroni
tamat thor hapy ending buat salsa bgm dg warisan ayahnya, semangat thor banyak dikritik biar tambah maju, thank y dan sehat sll utkmu
Ony Syahroni
iya thor dave sama salsa aja kasian ditipu dimas terus
Ony Syahroni
hebat km thor aku jd nyesek kasian salsa oon
Ony Syahroni
salsa cari penyakit siapkan pelakor
Ony Syahroni
cakep dan ganteng thor
Ony Syahroni
Luar biasa
Ony Syahroni
Biasa
Adinda
baik boleh tolol jangan
Adinda
salsa tolol bnget udh disakitin msh bertahan
ririn
salsa ngk konsisten udah dikhianati masih mau gituan ma suami
Diajeng Ayu: baca komen kakak auto ga jadi baca 🙏
total 1 replies
Lina Maulina Bintang Libra
bkn berhianat tp selingkuh sama aja kan
Ida Blado
lah gk seru,aturan dimas jgn di bikin mati,,, biar aja hidup dgn penyesalanya
Ida Blado
dgn dimas bersikap kasar dn ngungkit nafkah yg di berikan,,, apakah itu patut,,,, anwh sumpah ceritanya,,, cinta dari hongkong,,,, mau bikin plot twist ya gk random dn gaje jg kali
Ida Blado
jika ada nominasi novel ter membagongkan,,, novelmulah juaranya thor,,, cerita ngalor ngidul gk jelas,di bolak balik kek gorengan gosong.di bab2 atas apa itu maksudnya pakai sayang2an srgala,pakai anu segala,,,, lalu apa artinya bab ini,,, hadeuuhh,,, lbh semrawut daripada cerita ftv ikan terbang
Ida Blado
jgn bilang yg donorin mata antara duo penghiabat itu,,, iyuuhh amit2
Ida Blado
merasa aneh dgn ceritanya,,,, cara salsa itu,,, curiga boleh tpi kumpulin bukti,jgn nyolot2 mlh sendirinya yg rugi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!