Indonesia
NovelToon NovelToon
Because My Familiy

Because My Familiy

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Romansa-Solidifikasi tingkat sosial
Popularitas:115.2k
Nilai: 5
Nama Author: anita fe

Cintya adalah gadis dari kalangan bawah yang cantik dan pintar. Dengan kepintarannya dia bisa memberikan ide ide cemerlang kepada kekasihnya hingga kekasihnya mampu dengan cepat mengembangkan perusahaannya. Hubungan mereka berdua pun juga semakin membaik. Tapi desakan ekonomi membuat gadis itu mencari pekerjaan untuk membiayai kuliahnya. Sampai akhirnya dia dipertemukan dengan bos barunya yang dingin dan kejam. Dari situlah kisah hidupnya mulai terungkap satu persatu.

Dan kepada siapa hatinya berlabuh?

Bagaimana kisahnya simak selengkapnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anita fe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pesta David

Ketika hari baru saja petang, jasmine meminta kakaknya untuk menemaninya membeli beberapa jajanan di depan apartemen mereka. Di depan apartemen mereka memang banyak sekali para pedagang kaki lima yang menjual berbagai macam makanan.

Cintya sebenarnya malas karena sebenarnya dia sedang berusaha untuk memikirkan cara agar bisa menghindar dari ajakan bosnya itu. Tapi karena jasmine memaksa membuat cintya merasa tak tega untuk menolak keinginan adik kesayangannya itu.

Cintya dan jasmine akhirnya memutuskan berjalan jalan disekitar apartemen mereka untuk membeli beberapa jajanan di pinggir jalan. Jasmine merasa bahagia karena kakaknya mau mengikuti keinginannya walaupun jasmine sendiri merasa aneh dengan penampilan cintya. Cintya sengaja memakai piyama hello kitty serta kacamata nobitanya yang membuatnya berpenampilan seperti seorang fake nerd ditunjang rambutnya yang dikepang dua kanan dan kiri. Kendati begitu jasmine lebih memilih diam daripada menanyakan hal itu kepada kakaknya.

Ketika mereka berdua sedang asyik menyusuri jalan melihat jajanan para pedagang kaki lima tersebut tiba tiba sebuah mobil mendekati mereka. Tanpa basa basi penumpang mobil itu segera turun lalu memanggil nama cintya dengan sedikit emosi.

"Cintya...!"

cintya sudah hafal dengan suara itu yang tak lain adalah bosnya hanya bisa menelan ludah. Dengan perlahan cintya membalikkan badannya sambil tersenyum meringis menunjukkan deretan gigi putihnya.

"Eh....tuan bos" cintya

"Ada apa cintya...Bukankah sudah kukatakan kepadamu aku akan menjemputmu jam setengah tujuh tepat? Lalu kenapa penampilanmu masih seperti ini!" bentak suwandi lalu melipat kedua tangannya di dadanya.

"Ehm..m...maaf...a..aku lupa tuan" cintya kembali tersenyum meringis.

"Apa kau bilang? lupa?" suwandi

"Ehm...begini tuan...aku rasa akan sangat terlambat kalau tuan menungguku dandan. Wanita itu kalau dandan lama tuan, Jadi aku sarankan lebih baik anda tidak perlu mengajak saya ke pesta itu" cintya berkata sambil menunjukkan wajah melasnya.

"Sudah kuduga...kau pasti akan mencari cari alasan" suwandi

"Kakak...maksud bos kakak...kakak malam ini akan diajak ke pesta oleh bos kakak?" tanya jasmine kepada cintya. Cintya hanya menjawab dengan anggukan.

"Kalau begitu aku akan membantu kakak dandan" ucapan jasmin membuat cintya langsung kaget.

"Apa? Jasmine....!" cintya berkata sambil merapatkan giginya.

"Tidak perlu...aku akan membawamu ke salon dan sebastian sudah mempersiapkan segalanya" suwandi.

"Kalau begitu tunggu apalagi...kakak berangkatlah...jangan buat bosmu terlambat" jasmine mendorong kakaknya mendekati mobil bosnya. Jasmin tahu kalau kakaknya tidak dipaksa maka dia tidak akan mau berangkat ke pesta.

"Jasmin hentikan!! lagipula mana ada orang pergi ke pesta memakai piyama sepertiku!" ucap cintya dengan geram.

"Kakak tenang saja...bukankah bos kakak tadi berkata bos kakak sudah menyiapkan segalanya. Ayo cepat berangkat" jasmin kembali mendorong masuk kakaknya ke dalam mobil bosnya.

"Tuan...aku titip kakak kesayanganku dan tolong jaga kakakku baik baik. Maklum kakakku dari dulu memang harus dipaksa kalau harus menghadiri pesta karena dia sejak kecil tidak suka pesta. Karena itu tolong jaga kakak kesayanganku" jasmine berkata sambil menunjukkan rasa hormatnya kepada suwandi sedangkan suwandi hanya tersenyum dan sedikit menganggukkan kepala sebagai balasan. Lalu suwandi segera menyusul masuk ke dalam mobil.

Di dalam mobil sebenarnya cintya berusaha merayu bosnya agar membatalkan rencananya. Tapi suwandi malah memerintahkan sebastian untuk segera menuju salon langganan maminya. Bahkan ketika sampai, Suwandi harus sedikit mengancam cintya agar dia mau turun untuk dirias.

Hanya butuh waktu 30 menit akhirnya cintya selesai di dandani karena tidak perlu make up tebal pada wajah cintya yang sudah terlihat cantik alami. Setelah selesai cintya berjalan keluar salon dengan wajah cantiknya serta sikap anggun. Sayang wajah manyunnya karena kesal malah membuat suwandi dan sebastian yang awalnya kagum menjadi terdiam berusaha menyembunyikan senyum mereka berdua karena berhasil menjahili cintya yang sejak dulu tidak suka pesta.

Awas saja kalau kalian berusaha mempermalukan diriku, aku akan membalas kalian berlipat lipat dari ini. batin cintya

Tak berapa lama mobil mereka telah sampai di kediaman David yang sudah terlihat ramai dengan hiruk pikuk pesta orang orang kalangan atas. Sepertinya mereka bertiga memang sedikit terlambat akibat ulah cintya tadi.

David yang awalnya hanya diam serius langsung tersenyum manis melihat kedatangan mereka bertiga. Pandangannya terfokus pada kehadiran cintya yang berjalan disisi kanan suwandi. Kecantikan khas oriental dan gaya berjalannya yang anggun semakin membuat david terpesona. Cintya memakai dress warna putih dengan atasan sedikit terbuka di bahunya. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai indah hingga sebagian rambutnya menutupi bahunyabyang terbuka.

Tanpa basa basi david berjalan mendekati mereka bertiga meninggalkan megan yang sejak awal pesta selalu menemani david disisinya

"Aku senang akhirnya kalian bertiga datang" david berkata dengan pandangan yang tak lepas dari cintya membuat cintya sebenarnya merasa semakin kurang nyaman dengan sikap David yang mencoba semakin akrab dengan dirinya. Disisi lain Megan yang melihat dari kejauhan interaksi antara David dengan cintya membuatnya cemburu dan muak.

Dasar wanita ******, apa belum cukup kau menggoda bosmu sekarang berusaha mendekati bosku dengan sikap jinak jinak serigalamu. Lihat saja aku akan membuatmu malu nanti. batin Megan

Sejak awal bekerja dengan David memang Megan sudah menaruh hati pada bosnya. Hanya saja David tidak pernah menghiraukannya. Bagi David, Megan hanyalah sekretarisnya dan sepanjang kinerjanya bagus David akan terus mempertahankannya sebagai sekretaris tidak lebih dari itu.

Setelah mendapat beberapa komentar dari cintya, David merasa puas dengan pendapat cintya terhadap beberapa desain rancangannya melalui notepadnya. Setelah mengembalikan notepadnya kepada asistennya David berniat mengajak cintya untuk berdansa. Malam ini David berencana akan berusaha mendapatkan perhatian cintya. Walaupun Suwandi sudah berkata kepadanya bahwa cintya sudah memiliki kekasih dan cintya sangat mencintai kekasihnya tapi itu tidak mengurungkan niat David untuk terus mengejar cinta cintya. Suwandi pun akhirnya hanya bisa membiarkan karena menurutnya David masih lebih baik daripada kekasihnya Imam.

"Maukah kau berdansa denganku cintya" David berkata sambil tersenyum manis kepada cintya.

"Maaf aku tidak bisa dansa dan aku tidak mau mempermalukanmu" cintya

"Kau hanya perlu mengikuti gerakanku" David

"Ehm...maaf aku rasa aku sedikit lapar tuan David" cintya

"Kau mau aku ambilkan kue coklat?" David

"Tidak...aku rasa aku akan mengambilnya sendiri...permisi" cintya bergegas membalikkan badan lalu melangkahkan kakinya perlahan menuju meja prasmanan.

"Kenapa susah sekali mendekatimu cintya" gumam David yang baru pertama kali menerima penolakan.

Disisi lain sebastian yang sedikit tersenyum sendiri membuat suwandi melemparkan pandangan penuh tanda tanya kepada sebastian. Sebastian yang paham langsung berbisik ke telinga suwandi.Suwandi hanya bisa tersenyum lebar sambil menggelengkan kepala mendengar bisikan sebastian. Tak lama kemudian David bergabung bersama Suwandi dan sebastian.

Sedangkan cintya yang baru mengambil sepotong kecil kue coklat segera menggigit lalu mengunyahnya perlahan sambil mengamati keadaan sekitarnya. Hingga dia dikejutkan dengan perkataan megan yang ternyata sudah berdiri di belakangnya bersama seorang wanita paruh baya sambil masing masing memegang gelas yang masih berisi minuman.

"Well...well...who is it?" megan berkata sambil mengejek.

Cintya langsung membalikkan badannya sambil terus menghabiskan potongan kue coklat yang ada ditangannya tanpa memperdulikan ejekan megan.

"Untuk apa wanita miskin seperti dia berada di pesta kalangan atas kalau bukan untuk menggaet para pria kaya" ucap wanita paruh baya itu yang tak lain adalah Lusi, ibu dari kekasihnya cintya.

Bagus dua ular bergabung ingin mengerjaiku. Inilah yang paling aku benci dari sebuah pesta. Yang miskin selalu ditindas yang kaya. Baiklah aku ikuti saja permainan kalian. Batin cintya

"Kue coklat ini ternyata enak juga tapi kurasa aku butuh minuman" cintya berkata dengan santainya sambil mengedarkan pandangannya dan pandangannya tertuju pada seorang pelayan yang sedang membawa beberapa minuman diatas nampan.

Sementara Megan dan Lusi memutar bola mata jengahnya melihat kelakuan norak cintya.

"Permisi boleh aku minta minumannya?" tanya cintya. Tanpa berkata pelayan itu menyodorkan nampannya. Hanya saja ketika akan meminumnya cintya mencium ada campuran minuman keras di dalam minuman tersebut sedangkan cintya paling tidak tahan dengan bau minuman keras. Untuk memastikannya cintya kembali mencium gelas minumannya dan akhirnya dia semakin yakin dengan dugaannya.

Lalu cintya berniat mengejar pelayan itu serta meminta minuman tanpa campuran alkohol. Hanya saja cintya melihat gelagat aneh pelayan itu yang mulai menjauh darinya seperti mengambil posisi yang tepat untuk menyerang.

"Lihatlah orang miskin mana bisa mengikuti gaya hidup seperti mereka" Lusi berkata sambil tersenyum mengejek kepada cintya begitu juga megan yang ikut tersenyum. Tapi sayangnya hal itu tidak cintya hiraukan. Perhatiannya masih tertuju pada gerak gerik pelayan yang mencurigakan itu. Pelayan itu bergerak perlahan mendekati bosnya dan seketika matanya terbuka lebar ketika mengetahui pelayan itu telah menyembunyikan sebuah pistol tepat dibawah nampannya. Pistol itu nampak bersiap hendak pelayan itu gunakan.

Cintya segera berlari cepat menuju bosnya. Kemudian mendorong david yang sedang berdiri disamping bosnya hingga terjatuh lalu dia melompat ke arah bosnya sampai jatuh berguling guling berpelukan dengan bosnya walaupun sayangnya laju peluru sangat cepat hingga sempat menggores lengan kiri cintya terlebih dahulu sebelum dirinya terjatuh.

"Aaakh!!" cintya sedikit mengerang kesakitan

Melihat kejadian itu sebastian diikuti beberapa anak buahnya langsung sigap mengejar pelaku penembakan itu yang segera berlari menuju dapur ketika mengetahui dirinya gagal bertindak.

"Cintya...kau baik baik saja?" suwandi bertanya dengan cemas tapi suwandi masih enggan berdiri padahal posisi tubuhnya diatas cintya.

"Yah....tuan bisakah anda menyingkir, anda berat sekali" cintya berkata sambil menahan sakit ditubuhnya.

Seketika suwandi langsung berdiri dan dengan sikap sedikit salah tingkah mengingat kejadian tadi, dia membantu cintya berdiri.

"Cintya lenganmu berdarah..." david yang ternyata sudah berdiri di dekat cintya.

"Hanya tergores...tuan David apa dapurmu ada pintu keluar lainnya?" tanya cintya dengan cepat

"Yah...pintu itu mengarah ke taman belakang" david

"Cepat tunjukkan jalannya! Semoga saja kita bisa mengepungnya" cintya berkata dengan cepat

"Baiklah tapi lenganmu...." david

"Nanti saja ayo cepat" cintya yang tidak sabar segera menarik tangan david.

Setelah mengkode kepada beberapa pengawal pribadinya Cintya, Suwandi, David dan beberapa pengawalnya bergegas berlari mengejar pelaku lewat jalan lainnya.

Tak lama kemudian mereka berpapasan dengan pelaku tersebut yang sempat terkejut karena pelariannya di hadang oleh mereka bertiga. Jarak yang jauh dengan mereka bertiga membuat Pelaku tersebut berlari berbelok arah lainnya. Cintya yang tak ingin kehilangan jejak dengan cepat merebut pistol dari seorang pengawal david dan langsung membidik sasaran

Satu...dua...door.....

"Oow Damn!" maki sebastian

"kena kau...." cintya

cintya lantas meniup ujung pistolnya lalu mengembalikannya ke pengawal david sambil mengucapkan terima kasih disertai senyum manisnya.

Peluru yang cintya tembakkan sukses mengenai paha pelaku tersebut hingga dia jatuh tersungkur. Anak buah sebastian yang ikut mengejar bersama sebastian langsung membekuk pelaku tersebut lalu membawanya menuju bosnya.

Sedangkan sebastian dengan wajah geramnya mendekati cintya lalu memarahi cintya.

"Apa kau sudah gila cintya!! Kau tidak lihat aku sedang mengejarnya!! Bagaimana kalau pelurumu mengenaiku atau anak buahku!!" sebastian berkata dengan penuh emosi.

"Hei...kenapa kau menyalahkanku tuan! Jelas jelas aku yang membantumu!! Atau jangan jangan kau yang iri padaku!!" balas cintya

"Aku ? iri padamu? hahaha...untuk apa aku iri pada bocah ingusan sepertimu" sebastian

"Maaf tuan, aku wanita dewasa bukan bocah lagi! Kau saja yang terlalu tua!" cintya

"Cintya kau...!!!" sebastian

"Hentikan!! Apa kalian tidak bisa akur sebentar saja! Aku bosan mendengar pertengkaran omong kosong kalian berdua!" suwandi sengaja berkata agak keras dihadapan cintya dan sebastian agar mereka berdua menghentikan pertengkaran mereka berdua.

Lalu dia memijit batang hidungnya sambil menggelengkan kepalanya karena merasa kesal sekaligus malu dengan tingkah anak buahnya dihadapan david. Sementara david hanya tersenyum saja melihat pertengkaran cintya dan sebastian bahkan dia semakin kagum pada sosok cintya.

"Bawa dia ke markas kita" perintah suwandi kepada anak buahnya.

"Baik tuan" jawab kedua pengawal itu.

"Sebastian...cintya...ayo kita pulang" setelah berkata seperti itu suwandi berjalan meninggalkan tempat itu diikuti sebastian dan beberapa pengawal pribadi suwandi.

"Tunggu Nona cintya...biar aku obati dulu luka di lenganmu" david berusaha menghadang kepergian cintya

"Terima kasih tuan...lagipula ini hanya tergores...permisi" cintya lantas setengah berlari mengejar bosnya dan sebastian yang lebih dulu berjalan pergi.

"Tapi...." david tidak bisa melanjutkan kata katanya karena cintya telah berlalu mengejar langkah bosnya.

Lagi lagi ditolak...tapi lihat saja, semakin kau menolakku semakin aku penasaran padamu...nona cintya... gumam david

Di perjalanan pulang suwandi sempat membawa cintya ke sebuah klinik walaupun dengan sedikit drama dari cintya yang memang tidak tahan dengan bau alkohol. Tapi akhirnya cintya hanya bisa pasrah dengan perintah bosnya itu.

1
Dien Dwie
tour up dong
Dien Dwie
ayo atur
Nuris Miazakaria
maaf 🙏🙏thor novelmu kok trll datar y...coba dibuat sdikit ada candaan walaupun bercrita ttg mafia..kmaren aq ngira pas crita ttg karin anak cyntia itu cuma roman percintaan ehhh gak tau nya ada crita mafianya juga..maaf cuma sdikit saran biar gx bosan bacanya
Dien Dwie
ayo toor
Nuris Miazakaria
y ampun imam masih blm kapok setelah ia menyakiti istrinya sendiri...masih berharap kembali sama cintya
Norhikmah
seruu ceritanya....
Nuris Miazakaria
kocak juga nie jimmy
Nuris Miazakaria
dasar ling tidak tau diri...jika inginengasuh jimmy seharusnya dia minta baik" jgn menculik..cyntia gak bakal maafin kalian berdua
Nuris Miazakaria
imam kok gak berubah" sihh
Nuris Miazakaria
nohhh kan klo jimmy udah sekarat nanti ling dan jack baru mau mengaku itu anak cyntia dan suwandi..buat perhitungan aja ma ling dan jack,suwandi
Anita Febri
tunggu cerita selanjutnya ya....Alexa akan tumbuh menjadi orang terdekat Karin semenjak mereka masih kecil 🥰
Listya
knpa harus Jasmine dibuat ninggal autor
Nuris Miazakaria
ck ck ..aq jadi sebel kesal dg jack dan ling,dasar paman macam apa yg tega menculik cucu keponakan sendiri,semoga setelah ketauan mereka gak akan pernah dimaafkan sama suwandi dan cyntia,pengen anak jgan nyulik donk,minta dg baik" apa adopsi aja,rey itu penerus suwandi,gak tau diri apalagi sama ling aq kok jadi malah benci,mungkin karna aq jg seorang ibu ,jadi klo diposisi cyntia aq gak akan pernah maafin,ibu yg mengandung yg melahirkan ,eh dia tinggal ngambil aja,harusnya klo pngen ngasuh minta baik" donk,sumpah gedek banget aq thor🙏😃
Nuris Miazakaria
dasar ling tidak tau diri..kalau menginginkan anak seharusnya bukan anak keponakan suamii...apalagi dia adalah calon pewaris suwandi..suwandi pasti bakal marah besar...ling bisa dituntut atas penculikan itu
Nuris Miazakaria
wahhhh karin sangat dimanja papanya
Nuris Miazakaria
lahhh kok gitu..anak keponakannya sendiri malah di ambil...pasti cintya bakal marah besar dg jack...dia ibunya tp tdk prnh melihat anaknya
Ristia Reva: Seharusnya jack gk egois ngambil anak cintya.walau itu kesalahan suwandi yg lalai jaga cintya seharusnya gk malah ambil anak cintya karna takut akan dalam bahaya lagi walaupun dia janji akan jaga cintya tapi kasihan cintya yang harus mikir gimana keadaan anaknya.kalo pengen punya anak kan bisa adopsi ato apalah tpi jangan ambil anak cintya dan suwandi dia lebih milih egois walau pengen punya anak gk mikir kalo seandainya cintya depresi karna anaknya hilang untung cintya gk depresi.kalo seandainya cintya ketemu sama anaknya terus mikir kenapa cintya gk rawat dia malah dikasih sama pamannya dan disitu cintya mau jawab apa kaena anaknya gk di kasih tau yg sebenarnya,coba kalo keadaannya terbalik gimana gk terimakan kalo seandainya anaknya diasuh suwandi dan cintya terus gk dikasih tau yg sebenarnya.
total 1 replies
Rini Mustika
uhhhh....ahir nya....❤❤❤
Rini Mustika
wih....keren
Pipin Davian
Lanjutannya mana nih ☹️☹️☹️
Iis Atikah
nah lho..akhirnya ketauan kebusukan laura dan imam..sabar cintya..suwardi....semangat thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!