Pernikahan adalah sebuah ikatan yang sakral dan suci. Setiap orang menginginkan pernikahan yang bahagia. Akan tetapi bukan semua pernikahan lahir dari cinta. Namun beberapa memilih bertahan hanya karena alasan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon myranda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 10
Dua puluh menit berlalu kini Grace dan yang lain nya tiba di sebuah STAY HOME. Desa itu daerah wisata yang masih baru saja berkembang, jadi untuk kelancaran para wisatawan pemerintah setempat membangun beberapa STAY Home yang berbentuk bangunan kecil seadanya dan bentuk rumah tersebut di desain seperti rumah adat asal dari suku desa itu.
Sejak tadi Grace tidak berbicara, Grace pun menghampiri asisten Carson yang kini sibuk menurunkan koper dari dalam mobil.
Grace meraih koper miliknya.
" biarkan saja saya non..." ucap asisten tersebut berhenti berbicara karena Grace terdiam dan menatap pria itu dengan tajam dan kemudian menarik kopernya begitu saja.
Grace pun masuk kedalam STAY HOME tersebut dan didalam sana Carson sudah duduk menunggunya.
" mari berbicara " ucap Carson. Mendengar itu Grace pun menghentikan langkahnya dan diam di tempat. Sementara asisten tersebut juga ingin masuk akan tetapi mendengar perkataan Carson membuatnya memilih menunggu diluar.
" soal hari ini...." Carson berhenti berbicara karena kini Grace langsung memotong pembicaraan Carson.
"Soal itu Bapak tenang saja, saya tidak pernah menggap pernikahan ini benar-benar terjadi. Anda tidak usah merasa terbebani dengan pernikahan ini, setelah kita kembali, besok mari kita mengurus perceraian kita segera. " ucap Grace
" saya tidak punya waktu besok" ucap Carson
" bagaimana dengan lusa?" ucap Grace
" lusa juga" ucap Carson
" jika begitu kita urus perceraian kita saat anda senggang, dan selama itu mari rahasiakan pernikahan ini " ucap Grace
" tidak akan ada waktu senggang" ucap Carson
" maksud kamu?" kata Grace
" bagiku pernikahan bukan lah permainan, dan aku tidak ingin menjadikan pernikahan ku sebagai mainan dan candaan . Jadi jangan pernah mebahas perceraian dengan ku" ucap Carson
" Aku juga tidak pernah sedikitpun berniat untuk menjadikan pernikahan ini sebagai candaan. Akan tetapi pernikahan ini terjadi karena salah paham dan tidak sewajarnya." ucap Grace
" apa yang kamu takutkan, kita bisa membuat nya menjadi sewajarnya itu semua tergantung pada kita berdua." ucap Carson
" kamu mengerti tidak maksud dari perkataan ku?" ucap Grace
" iya....."
" Aku mengerti. Aku hanya mau bilang padamu biarkan saja dulu pernikahan ini berjalan sebagaimana mestinya. Kita hanya perlu waktu untuk diri kita sendiri. "
" kamu tenang saja, aku juga tidak akan memaksamu untuk hal-hal yang tidak bisa kamu lakukan. Aku tidak akan menjadikan pernikahan ini sebagai alasan untuk mengikat dan membatasi kebebasan kamu. Aku akan membiarkan kamu melakukan apapun yang kamu mau."
" asal......"
" selama ada pernikahan ini, kamu jangan mengotori nya dengan kehadiran orang ketiga didalamnya. Tentu aku tidak bisa memaklumi hal itu" ucap Carson berbicara dengan serius.
" soal itu kamu tidak usah khawatir kan aku dan lebih baik khawatirkan dirimu saja" ucap Grace
" bagus lah jiga begitu"
" aku rasa tidak ada lagi masalah soal pernikahan ini" ucap Carson
" aku akan terima pendapat mu, akan tetapi bisa kah kamu memberikan aku satu permintaan??" ucap Grace
" katakan apa itu" Jawab Carson
" berikan aku waktu, selama aku belum bisa menerima pernikahan ini mari kita merahasiakan nya. " ucap Grace
" berapa lama waktu yang kamu butuhkan " ucap Carson
" aku tidak bisa menjawabnya sekarang " kata Grace
" lalu bagaimana jika waktu itu tak kunjung tiba" ucap Carson
" maka mari kita berhenti sampai disana saja" ucap Grace
" aku menghormati privasi dan pendapatmu akan tetapi untuk berhenti aku tidak bisa menjawabnya sekarang, karena berikan aku alasan yang lebih pasti lagi untuk mengakhiri nya" ucap Carson.
" baik.... Mari menghentikan pernikahan ini jika salah satu diantara kita terdapat berselingkuh " ucap Grace
" baik" jawab Carson
" dan mari kita tetap bekerja sebagai rekan kerja saja" ucap Grace
" hm.... Baik" ucap Carson menganggukkan kepalanya setuju.
" apa masih ada yang mau dibahas? " ucap Grace
" semuanya sudah kamu katakan dengan jelas" kata Carson
" baik.... Jika begitu apa aku sudah bisa masuk? " kata Grace
" oh iya... "
" Untuk suvei lapangan nanti kita mulai jam satu saja, kamu sudah sangat lelah jadi kamu istirahat saja dulu. Dan sebentar lagi seseorang akan mengantar sarapan. Makan lah sebelum tidur" ucap Carson
" hm..... Terimakasih " jawab Grace setelah itu masuk kedalam kamarnya. Carson pun hanya menatap pintu yang sudah tertutup.