Indonesia
NovelToon NovelToon
Menikahi Duda Impoten

Menikahi Duda Impoten

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: nur danovar

Vony gadis lugu dari pedesaan, muda dan cantik. ia di jual oleh bibinya dan menikah dengan pria duda bernama Hades Prawira yang menderita impoten.

Setelah menikah Vony justru iba dan berjanji akan membantu Hades untuk sembuh. di tengah pernikahan Vony tahu jika yang membuat Hades impoten adalah mantan istrinya sendiri Kasandra. Wanita itu sengaja menyuntikan obat khusus berdosis tinggi pada Hades hingga menyebabkan ia menderita impoten.

Mampukan Vony mengembalikan keperkasaan Hades serta meluluhkan hati pria yang sedingin salju itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nur danovar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Perhatian Kecil

Pagi yang cerah membuat Vony bersemangat seperti biasanya. ia sudah terlihat rapi tatkala jam menunjukan pukul tujuh pagi. Vony mematut sekali lagi dirinya di depan cermin. stelan celana panjang hitam dan blouse warna pink dengan corak bunga kecil-kecil terlihat manis di badannya. rambut panjangnya ia gerai sedikit serampangan membuat wajahnya semakin tampak muda.

Dengan lincah Vony menuruni anak tangga. langkahnya berubah pelan ketika ia melihat Hades sedang bicara dengan Aldo. wajah mereka nampak serius sepertinya membahas masalah pekerjaan. Vony sedikit canggung berjalan melalui Hades dan Aldo yang tengah berdiri di ruang tengah.

"Pagi Nona" Aldo menyapa Vony yang tersenyum ramah ke arahnya.

"Pagi pak Aldo" balas Vony sembari melik Hades yang acuh padanya ha ya diam tanpa memandang Vony.

Vony bergegas duduk di depan meja makan. ia meraih piring salad, karena terlalu bersemangat gerakan tangannya tanpa sengaja menyenggol cangkir kopi panas di sampingnya.

Pyar!

"Ouch!"

Cangkir kopi jatuh ke lantai, sementara sebagian isi cangkir yang masih panas menyiram tangan Vony. gadis itu terpekik menahan sengatan rasa panas di kulit tangannya.

Semua bergerak ke ruang makan melihat apa yang terjadi disana. Hades menatap sedikit terkejut. tangan Vony terlihat merah ia meringis kesakitan.

"Dasar ceroboh" gumam Hades sembari melangkah menarik lengan Vony membawa langkah gadis itu ke dapur untuk mengguyur luka dengan air dingin yang mengalir. Vony meringis menahan perih ketika air dingin menyentuh kulitnya. Hades masih memegangi tangan Vony sambil menatap sedikit geram pada istrinya itu.

"Apa kau tidak bisa melakukan sesuatu dengan benar?" omel Hades.

Vony hanya menggeleng samar sementara Aldo dan bi Sum sibuk mencari salep di kotak obat yang tersedia.

Hades kembali menarik perlahan tangan Vony menuju ruang tengah. ia duduk di sofa mengobati luka bakar di tangan Vony mengolesinya dengan salep.

Viny terdiam menatap Hades sejak tadi. ia tidak menyangka pria yang membangun dinding tinggi dan tebal dengan siapapun itu bisa tergoyah hatinya mengobati luka di tangan Vony.

"Apa yang kau lihat?!" Hades kesal karena Vony terus menatapnya.

"Ah tidak ada, aduh sakit" rintik Vony menatap tangannya yang merah.

"Tidak perlu pergi ke kampus, Aldo kau antar Vony ke rumah sakit" perintah Hades.

"Tidak perlu pak, aku baik-baik saja nanti juga akan sembuh. aku sudah terbiasa luka kecil seperti ini" sahut Vony.

Itu luka biasa, dulu saat membantu bi Darti di dapur ia biasa kadang terkena air panas, minyak panas, wajan..

"Jangan membantah pergi ke rumah sakit!" Hades memutar duduknya wajah tampannya tepat menghadap Vony yang membuat gadis itu langsung gugup.

"Ah iya baiklah" Vony menunduk tak kuasa menatap sepasang sorot mata Hades yang tajam namun selalu terlihat ada luka di dalamnya.

Aldo menggeleng samar, tapi ia senang Hades mau peduli dengan Vony. ini pemandangan yang langka jika situasi dan momennya tepat Aldo tentu akan mengambil foto mereka berdua dengan kamera ponselnya. sayangnya momen sedang tidak tepat. terlebih Hades bisa marah besar jika Aldo memotretnya tanpa izin.

Aldo mengemudikan mobil menuju rumah sakit terdekat. sepanjang perjalanan di kursi belakang Hades dan Vony hanya saling diam. tidak ada yang memulai percakapan. keduanya terlihat canggung. Aldo beberapa kali melirik ke arah kursi belakang melalui kaca spion.

Mobil berhenti di pelataran rumah sakit, Hades dan Vony segera turun.

"Sebenarnya tidak apa-apa tidak usah kemari, aku baik-baik saja pak"

"Diam dan berhenti memanggil ku pak!" guman Hades geram sembari tetap melangkah memasuki loby rumah sakit. pemandangan mengejutkan terjadi di loby, tidak di sangka Hades dan Vony justru bertemu Kasandra dan Victor.

1
Mariyati
ceritanya bagus, aku suka
nur danovar: terimaksih kakak 🙏😍
total 1 replies
Yulasni Adnan
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!