Bab 21 bagian 1: Musabab

Niat hati ingin mendapat ketenangan, tetapi justru misteri bertambah. Laksana baru keluar dari lubang sumur, lalu terjebak dalam labirin. Jika tak bisa mengendali dan mengidentifikasi pikiran, maka selamanya akan berada dalam ruang teka-teki.

Entah kepada siapa lagi cerita ini akan dilabuhkan. Tidak! Aku tidak boleh menggantungkan harapan kepada orang lain. Aku harus percaya pada diri sendiri bahwa pasti akan kudapati jawaban atas segala peristiwa yang kualami.

Waktu menunjukkan jam 11 malam lebih 13 menit. Sunyi dan begitu senyap. Semilir angin bertiup kencang. Langit mendung menutupi cahaya bulan. Kulangkahkan kaki menyusuri jalan kampung menuju sebuah warung. Perutku ingin menyantap mie instan.

Namun belum sampai di tempat yang dituju, langkah terhenti kala melihat ada yang aneh di sebuah rumah yang hendak kulalui. Siapa orang yang duduk termenung di teras rumah Mak Iroh? Dari jarak sekira 10 meter, kulihat dia mengenakan kebaya putih dan kain motif batik berwarna gelap (entah cokelat atau warna lain, terlihat samar).

Kemudian, rasa penasaran mendera batin. Kucoba dekati untuk memastikan. Dia terdengar menangis. Ada aura yang tak biasa, tetapi kuputuskan untuk menyapanya.

Belum sempat terucap kata, justru dia lebih dulu membalikkan badan dan menatapku tajam. Aku tercengang, “Mak Iroh?” Kontan mulutku menyebut namanya. Ingin berlari, tetapi kaki tak mau diajak bergerak.

Aku terpatung dengan mulut rapat. Bulu kuduk mulai berdiri karena tak percaya dengan yang ada di hadapanku.

“Hampura nyah mun Emak loba salah (mohon dimaafkan jika Ibu banyak salah),” ucapnya tersedu.

Aku menutup mata. Mimpi? Ini mungkin hanya mimpi. Mak Iroh sudah meninggal.

“*Pang bejakeun ulah raribut nyah meh Emak*bisa tenang (Tolong sampaikan agar jangan pada ribut agar Ibu bisa tenang),” lanjutnya sambil terus menangis.

Bibirku pun sulit untuk dibuka. Lidah terpenjara, diam tanpa kata.

Kemudian, terdengar langkah dari dalam rumah yang mendekat. Pintu dibuka, lalu segera kubuka mata.

“Arya? Ad…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!