Bab 24: Realitas

Harmonis, sebuah kata yang menjadi idaman setiap orang dalam menjalani kehidupan. Baik dalam di lingkungan keluarga, pertemanan, atau pun pekerjaan. Harmonis bisa merujuk pada hubungan dengan orang lain maupun dengan diri sendiri – keseimbangan antara logika dan perasaan.

Meskipun hubunganku dengan Ayah kurang begitu akrab, tetapi tak pernah terpikirkan jika suatu hari beliau menjadi begitu tempramental hingga membuat cap telapak tangan di pipiku.

Apa cara mendidiknya keras? Iya, tetapi sebelumnya tidak pernah sampai menggunakan kekerasan.

Aku mengambil posisi duduk di depan Ayah. Sadrah, berharap ceritaku bisa menjadi penolong dari kepulan amarahnya yang kian membumbung tinggi.

Baru saja menyentuh sofa, Ayah langsung menembakkan pertanyaan, “Kamu sebenarnya ke mana dan dari mana? Apa yang kamu perbuat hingga pulang dalam keadaan kumuh?”

Sabar dan tenang. Api tidak bisa dipadamkan dengan api juga. “Arya ke toko buku, terus pulang. Tapi tadi jalanan macet banget. Jadi….”

“Maksud Ayah kenapa kamu bisa meninggalkan motor di pemakaman?” Suara Ayah masih mengejutkan jantungku.

Aku atur ritme nafas sejenak. “Soal itu – pas mau pulang – Arya lihat Adam duduk sendirian di saung. Terus dia manggil Arya, dan kita ngobrol sebentar di atas, di pelataran pohon beringin yang di makam. Begitu aja, Yah,” uraiku berdebar.

“Adam?” Ayah memolotiku.

“Iya.”

“Adam mana?”

“Anak Pak Yusuf, yang rumahnya belakang mushola.”

Ayah menggebrak meja dengan cukup kencang. “Arya, Adam mana?”

Karena terkejut, posisiku bergeser beberapa centimeter dan tubuhku gemetar. “Adam anak kampung sini, Yah. Teman kecil Arya yang dulu sering main ke sini juga.”

“Ayah tanya serius. Jangan main-main!”

Melihat emosi Ayah yang justru semakin meledak-ledak, aku menjaga jarak. Aku juga perhatikan tangan Ayah menunjukkan sinyal tak baik.

“Arya serius, Yah. Apa Ayah mengira Arya sedang berbohong? Apa perlu Arya panggil Adam ke sini atau kita sekarang ke rumahnya?”

“Arya!!!” Ayah menyerukan namaku hingga terasa bergaung…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!